HKTI NTB dan Pemkab Lotim Jalin Kerjasama Pengelolaan Bawang Putih - OPSINTB.com | News References -->

Sabtu, 18 Januari 2020

HKTI NTB dan Pemkab Lotim Jalin Kerjasama Pengelolaan Bawang Putih

HKTI NTB dan Pemkab Lotim Jalin Kerjasama Pengelolaan Bawang Putih

Kerjasama Hkti ntb dan bank ntb syariah

OPSINTB.com - DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB dan Bank NTB Syariah telah menyepakati kerjasama pendanaan modal melalui Pembiayaan Tunas Sejahtera iB Amanah. Petani bawang putih dan jagung binaan HKTI diberikan pinjaman modal.

Menindaklanjuti kerjasama itu, kini HKTI NTB dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menadatangani kerjasama untuk pengembangan bawang putih di Kecamatan Sembalun.

Ketua HKTI NTB, H Rumaksi mengatakan, kerjasama bertujuan untuk mempersatukan visi misi HKTI dan Pemkab Lombok Timur. Sebab, hasil panen petani nantinya akan dijadikan bibit untuk memenuhi kebutuhan bawang putih di NTB maupun di luar daerah, sehingga pemerintah tidak lagi melakukan impor bawang putih.

"Karena itu, di dalam kesepakatan ini nanti kami dari HKTI akan mengokupasi semua hasil panen para petani dan akan dibuat menjadi bibit untuk memenuhi semua kebutuhan baik di dalam daerah maupun di luar daerah," katanya, saat acara penandatanganan kerjasama di Hotel Santika Kota Mataram, Jumat 17/01/2020.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy yang hadir dalam penandatanganan kerjasama, mengapresiasi HKTI yang bekerjasama dengan Bank NTB Syariah untuk meminjam dana bagi petani di Lombok Timur.

Bupati mengatakan, "Pada tahun ini akibat lost bawang putih maka bapak Ketua HKTI NTB bersama kita berinisiatif meminjam dana pada Bank NTB Syariah. Ada sekitar 1500 petani yang dapat bantuan mudahan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat kami di Sembalun."

"Bawang putih fenomena aspek kesehatan ranking tinggi sebagai obat dari segala macam obat. Ketika kita mengimpor bawang putih setiap tahun minimal 400 ribu ton maka kita juga harus memberikan kesempatan yang sama pada masyarakat kita di Sembalun," lanjutnya.

Masyarakat di Lombok Timur kini semakin moderen menyajikan bawang putih dalam kemasan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Itu menurutnya karena masyarakat mulai sadar keuntungan dari industrialisasi seperti yang selalu diutarakan Gubernur NTB.

"Ada industrialisasi bawang putih diracik, dikemas, dan dia berkualitas. Tidak hanya dijual secara manual, tentu nilai tidak setinggi seperti diolah dan dikemas bagus," ujarnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah, yang hadir dalam kegiatan tersebut, meyakini kerjasama dengan Bank NTB Syariah akan membuat petani lebih sejahtera ke depan. Terlebih lagi Bank NTB Syariah juga tentu akan memperoleh banyak sisi keuntungan.

"Oleh karena itu, kalau Bank NTB Syariah sudah berani memberikan bantuan kepada petani bawang putih di Sembalun, saya yakin bisnis ini akan punya masa depan yang cerah di masa yang akan datang," katanya.

Dan orang nomor satu di NTB itu berharap agar petani yang telah diberikan bantuan, mampu bertanggung jawab dengan terus mengembangkan produktivitas pertanian mereka. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama