Lombok Tengah

27/11/25

SML beri waktu 3 bulan ke Pemda Loteng untuk tertibkan retail modern yang melanggar

 
SML beri waktu 3 bulan ke Pemda Loteng untuk tertibkan retail modern yang melanggar

OPSINTB.com - Serikat Masyarakat Loteng (SML) audiensi dengan Pemda Loteng untuk mempertanyakan sikap Pemda terhadap peraturan daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penataan Pasar Rakyat, Swalayan, dan Minimarket di Ruang Sekretariat Daerah (Sekda) Loteng, Kamis (27/11/2025).


Audiensi ini menekankan penertiban terhadap pelanggaran yang dilakukan minimarket waralaba secara umum, seperti terkait izin bangunan, izin jarak, dan operasional, yang terkesan ada pelanggaran.


Pelanggaran tersebut juga telah diakui DPMPTSP dan Pol PP Loteng. Oleh sebab itu, Serikat Masyarakat Loteng berkomitmen bekerjasama dengan Pemda menuntaskan masalah tersebut.


‘’Hampir semua minimarket waralaba ini, baik itu Alfamart, Indomaret, ataupun minimarket di Loteng rata-rata tidak memiliki sertifikat laik fungsi (SLF),’’ kata juru bicara SML, Indra Wahyudi.


Indra mengatakan, akan memberikan waktu tiga bulan kepada Pemda Loteng untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tidak sebatas itu, pihaknya juga akan melaporkan masalah ini ke Ombudsman Provinsi NTB; untuk mempertanyakan prosedur penegakan masalah tersebut.


‘’Apakah harus tetap dibiarkan dengan alasan-alasan premisif. Memang kami tau banyak pertimbangan untuk melakukan penegakan hukum terhadap Perda ini, tetapi akan lebih bijak jika memang dari Pemda sendiri memiliki penilaian terhadap minimarket waralaba, karena tidak semua dapat memberikan keuntungan untuk daerah,’’ ujarnya.


Pihaknya berharap, Pemda lebih tegas terhadap pihak-pihak yang mengelola minimarket untuk mengurus izin baru berkaitan dengan PBG retail modern, sebab jika masih berdiri di atas PBG lama, menurut Indra, maka pembayaran pajaknya akan nihil.


‘’Itu kan bisa menjadi indikasi terjadinya kebocoran PAD,’’ tukas Indra.


Sementara itu, Sekda Loteng H Lalu Firman Wijaya, yang menemui para audiens mengakui belum sepenuhnya menegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2021 tersebut. Kendati demikian, lanjut Sekda, langkah awal sudah dilakukan, seperti identifikasi dan kajian untuk memastikan jumlah retail modern yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 7 tersebut.


Diakuinya juga dalam penegakan ini banyak tantangan yang harus dipertimbangkan. ‘’Terkait dengan saudara-saudara kita yang berkerja di sana. Kemudian stakeholder lain yang terpengaruh penegakan Perda itu,’’ ucap Firman.


Adapun pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan retail-retail modern tersebut hampir seluruhnya sama, seperti jarak dengan pasar tradisional, jarak antar retail, kemudian lokasi.


‘’Sehingga nanti kita harus berdiskusi untuk sama-sama mencari solusi terkait penegakan Perda tersebut,’’ pungkasnya. (wan)

24/11/25

DPRD Loteng lantik anggota PAW Fraksi Golkar, Rasyidi gantikan almarhum Lalu Erlan

 
DPRD Loteng lantik anggota PAW Fraksi Golkar, Rasyidi gantikan almarhum Lalu Erlan

OPSINTB.com - DPRD Lombok Tengah (Loteng) kembali melakukan pelantikan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Loteng Fraksi Partai Golkar dari almarhum Lalu Erlan ke Rasyidi sisa masa jabatan 2024-2029.


PAW sebagaimana keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-537 Tahun 2025 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Loteng. ‘’Saudara Rasyidi sisa masa jabatan 2024-2029, yang menggantikan Almarhum Lalu Erlan dari Fraksi Partai Golkar,’’ sebut Ketua DPRD Loteng, Lalu Ramdan di Ruang Sidang Gedung DPRD setempat pada Senin (24/11/2025).


DPRD Loteng berterimakasih kepada almarhum Lalu Erlan atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjabat sebagai anggota DPRD Loteng. Almarhum diketahui berasal dari dapil V Jonggat-Pringgarata.


Sementara itu, Rasyidi sebagai pengganti almarhum Lalu Erlan berlatar belakang sebagai guru dan pemilik sekolah madrasah di Desa Sisik. Dia menceritakan belum terlalu lama menjadi anggota partai berlambang pohon beringin itu. 


‘’Sejak pencalegan kemarin. Ini tahun serta pengalaman pertama,’’ cerita Rasyidi.


Dengan latar belakang sebagai seorang guru madrasah, pria asal Desa Sisik, Kecamatan Pringgarata tersebut berjanji akan berusaha meningkatkan kesejahteraan guru madrasah.


‘’Kalau madrasah, isu yang berkembang adalah kesejahteraan. Insyaallah nanti kami berusaha memperjuangkan kesejahteraan guru-guru madrasah,’’ ujarnya.


Kendati baru di pemilihan legislatif kemarin, Rasyidi mendapat perolehan suara yang terbilang cukup tinggi di dapil Jonggat-Pringgarata, dengan 2.383 suara.


Dia menyatakan, siap ditempatkan di komisi berapapun sesuai perintah partai. ‘’Siap! Siap! Di mana-mana sesuai perintah partai,’’ tegasnya.


Rasyidi berkomitmen siap melanjutkan apa yang telah diperjuangkan almarhum Lalu Erlan. ‘’Insyaalloh nanti sesuai dengan tupoksi kami di Komisi III,’’ pungkas Rasyidi. (iwn)

Pol PP Loteng amankan penjaja seks di bawah umur, layani pelanggan sambil bawa anak

 
Pol PP Loteng amankan penjaja seks di bawah umur, layani pelanggan sambil bawa anak

OPSINTB.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Tengah (Loteng) mengamankan dua orang pasangan remaja di bawah umur dengan status bukan pasangan nikah di sebuah kamar kos-kosan di wilayah Praya. Diduga, keduanya adalah pelanggan dan penjaja seksual. Mirisnya, remaja perempuan tersebut menemui pelanggan sambil membawa anaknya yang masih berusia setahun.


‘’Coba bayangkan, bagaimana perasaan Anda. Dia berbuat begitu sambil membawa anaknya yang masih satu tahun berhubungan dengan remaja laki-laki tersebut,’’ kata Kepala Satuan  Pol PP Loteng, Zainal Mustakim pada wartawan, Senin (24/11/2025).


Kedua remaja tersebut terjaring dalam razia pemberantasan minuman keras dan prostitusi di wilayah Praya pada Sabtu (23/11) malam. Selain di kos-kosan, Pol PP juga mengamankan sejumlah pria hidung belang dengan sejumlah pasangan non muhrim di beberapa kafe. Mereka kemudian digiring dan dimintai keterangan, selanjutnya mendapat pembinaan.


Adapun pasangan pelanggan dan penjaja seksual di bawah umur, saat ini telah dititipkan di Dinas Sosial daerah setempat. Razia ini, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum, H Ayuda menjelaskan, dilakukan selama dua pekan. ‘’Memang kami ingin melakukan pemberantasan terhadap miras dan prostitusi di daerah kita, khususnya Kota Praya,’’ jelas Ayuda.


Razia tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan kegiatan tersebut. ‘’Kami dari Satpol PP tentu menindaklanjuti laporan itu. Ada tempat usaha yang terindikasi menjual miras dan prostitusi. Jangan sampai miras dan prostitusi beredar luas,’’ sambungnya.


Pada penggerebekan pekan pertama, Pol PP Loteng mengamankan ratusan miras dari beberapa kafe dan warung remang-remang. Sedangkan pada penggerebekan pekan kedua, pihaknya tidak menemukan miras, tetapi menemukan kegiatan yang terindikasi mengarah prostitusi.


‘’Sehingga kami mengamankan beberapa wanita yang ‘terindikasi’ itu ya. Ada juga pasangan tidak sah atau bukan suami istri,’’ seraya menambahkan ‘’pasangan non suami istri berjumlah lima pasang, dan yang terindikasi penjaja prostitusi enam orang.’’ 


Tindak lanjut dari penggerebekan pasangan non muhrim tersebut; pihaknya berharap pemerintah desa dan dusun bersangkutan mau menikahkan mereka agar jangan sampai terus bermaksiat.


‘’Kedua, yang terindikasi pelaku prostitusi, kami sudah koordinasi dengan Dinas Sosial. Kami beri peringatan dulu. Jangan sampai mengulangi,’’ harapnya.


Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM, dan meminta mereka tidak mengeluarkan izin menjual atau mengedarkan miras di kafe-kafe dan tempat karaoke. (wan)

23/11/25

Seorang warga Desa Pejanggik tewas tersambar petir

 
Seorang warga Desa Pejanggik Loteng tewas tersambar petir

OPSINTB.com - Seorang warga Dusun Ularnaga, Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah bernama Sebah (56) meninggal dunia setelah tersambar petir pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 15.30 WITA.


Sebah, pada saat peristiwa memilukan itu terjadi sedang berada di sawah untuk memperbaiki pematang sawahnya di kawasan Bangket Tengak desa setempat.


Saat ditemukan warga, kondisi korban sudah dalam keadaan terlentang, dengan celana kanan bagian atas robek hingga ke paha. ‘’Pada saat ditemukan, kaki korban terlihat bergerak-gerak, namun sudah dalam kondisi tak bernyawa,’’ kata Dur, salah seorang warga. 


Dia bercerita, sempat mengecek kondisi korban untuk memastikan apakah korban masih bernyawa atau tidak. Kemudian, memanggil warga lain untuk menggotong korban dan menaikkannya ke ambulan desa.


Kepala Desa Pejanggik, H Ahmad Nusilah membenarkan kejadian tersebut. Menurut informasi, terang Nusilah, insiden terjadi pada saat korban berada di area persawahan dan sedang mencangkul pematang sawahnya untuk diperbaiki. 


‘’Petir menyambar tiba-tiba, sehingga korban diduga terkena dan langsung terjatuh di pinggir pematang sawahnya,’’ kata Kades Nusilah.


Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat musim penghujan. ‘’Terutama petani yang beraktivitas di sawah atau area terbuka, agar mencari tempat berlindung yang aman apabila cuaca mendung atau hujan disertai petir,’’ dan ‘’hindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang,’’ demikian Nusilah menyampaikan. (wan)

22/11/25

Ribuan guru se-Kecamatan Praya semarakkan HUT PGRI dan HGN ke-80

 
Ribuan guru se-Kecamatan Praya semarakkan HUT PGRI dan HGN ke-80

OPSINTB.com - Ribuan guru jenjang TK hingga SMP se-Kecamatan Praya, Lombok Tengah mengikuti jalan sehat semarak HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 di Alun-Alun Tatas Tuhu Trasna atau Tastura Praya, Sabtu (22/11/2025).


Peserta jalan sehat dilepas Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H Lalu Firman Wijaya didampingi Kepala Disdik, H Lalu Idham Khalid, dan Camat Praya, Lalu Balya Wiranegara tepat pukul 07.00 WITA, dengan rute mengelilingi Kota Praya dan berakhir di Alun-Alun Tastura.


‘’Jalan sehat ini sekaligus untuk mempererat silaturahmi para guru,’’ ucap Sekda.


Bertepatan dengan momen ini, Sekda Firman menekankan pentingnya kedisiplinan ke setiap guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. 


‘’Disiplin merupakan pondasi yang harus dijaga oleh para guru dalam menjalankan tugasnya,’’ tegasnya.


Dia menilai, figur guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga mengajarkan adab dan etika. Oleh sebab itu, Firman melanjutkan, guru harus menjadi teladan yang baik dalam membentuk karakter para penerus bangsa.


Usai jalan sehat, para guru mengikuti undian dengan hadiah-hadiah menarik, seperti perlengkapan rumah tangga dan lain-lain. Pantauan wartawan, suasana berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan.


‘’Momentum ini diharapkan semakin memperkuat semangat para guru untuk mengabdi dan berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa,’’ Kepala Disdik Loteng, H Lalu Idham Khalid menambahkan. (wan)

20/11/25

Perekonomian masyarakat Loteng meningkat, jumlah penerima bantuan menurun

 
Perekonomian masyarakat Loteng meningkat, jumlah penerima bantuan menurun

OPSINTB.com - Asisten II Sekretariat Daerah Lombok Tengah (Loteng), H Lendek Jayadi mengatakan, ada penurunan jumlah penerima bantuan pangan (minyak dan beras) pada periode Oktober-November 2025. Jumlahnya mencapai 674 orang dari 116.428 pada periode Oktober-November, yang  sebelumnya pada periode Juni-Juli berjumlah 117.102 orang.


‘’Ada penurunan jumlah di enam kecamatan, yaitu di Kecamatan Janapria, Jonggat, Praya, Praya Barat Daya, Praya Tengah, dan Pujut,’’ kata Lendek dikonfirmasi pada Kamis (20/11/2025).


Dari enam kecamatan tersebut di atas, kecamatan dengan jumlah penurunan penerima tertinggi yaitu Kecamatan Jonggat, dengan jumlah 357 orang penerima manfaat, kemudian Kecamatan Praya Tengah, dengan jumlah 322 penerima manfaat, dan Kecamatan Pujut, dengan jumlah 272 penerima manfaat.


‘’Nah, penurunan jumlah penerima manfaat ini adalah turunan dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diproduksi oleh Kementerian Sosial, sehingga dengan jumlah ini, Bulog akan menyalurkan pada 24-28 Oktober,’’ imbuh Lendek.


Adapun para penerima manfaat nantinya akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng merk Minyakita selama periode tersebut. ‘’Ya untuk dua bulan. Satu bulan 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng,’’ ungkap mantan Kepala Dinas Pariwisata Loteng itu.


Berkurangnya jumlah penerima, Lendek melanjutkan, diperkirakan karena perekonomian masyarakat Loteng meningkat, yang di mana data ini diambil dari data Dinas Sosial NTB.


‘’Menurut data Dinsos NTB ada dua kabupaten/kota yang penduduknya mengalami peningkatan ekonomi, yaitu Loteng dan Kota Mataram,’’ ujar Lendek.


Pola penyaluran minyak dan beras tersebut masih sama seperti pola penyaluran pada periode sebelumnya, yakni masyarakat penerima manfaat datang langsung ke kantor desa masing-masing dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. (wan)

Bocah 8 tahun tewas terseret arus sungai di Desa Aikmual

 
Bocah 8 tahun tewas terseret arus sungai di Desa Aikmual

OPSINTB.com - Nahas menimpa seorang bocah inisial FZ (8) warga Belencong, Desa Aikmual, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Dia meregang nyawa setelah terseret arus Sungai Aikmual sejauh 200 meter dari tempat awal dia berenang bersama tiga kawannya, Kamis (20/11/2025).


Tim penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Tengah yang mendapat laporan langsung bergegas menuju lokasi kejadian. ‘’Kami langsung melakukan evakuasi terhadap empat korban tersebut,’’ kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Tengah, Supardan.


Dia menjabarkan, awalnya menerima laporan dari call center kedaruratan 112 pada pukul 16.27 WITA. Dengan membawa perlengkapan seperti tali, pelampung, dan alat evakuasi lain, tim bergerak ke lokasi, di mana pada waktu tersebut air sungai sangat deras setelah diguyur hujan.


‘’Kami berhasil evakuasi keempat korban, tapi seorang di antara mereka meninggal dunia,’’ tambahnya.


Adapun korban meninggal dunia langsung dibawa ke Puskesmas Aikmual. Pihaknya berharap, agar peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak bermain di sekitar aliran sungai yang sewaktu-waktu memiliki aliran arus kuat. (iwn)

19/11/25

Lawan stunting, Pemkab Loteng serahkan 30 kandang ayam petelur

 
Lawan stunting, Pemkab Loteng serahkan 30 kandang ayam petelur

OPSINTB.com - Berbagai strategi dilakukan Pemkab Loteng untuk memerangi stunting. Terbaru, Pemkab melaunching bantuan kemiskinan dalam mengatasi stunting dari sektor pertanian. Caranya; setiap kepala keluarga (KK) yang termasuk keluarga miskin dan memiliki anak stunting diberikan kandang ayam lengkap dengan ayam layer atau ayam ras petelur, dengan jumlah belasan.


‘’Jadi, dasarnya adalah KK miskin dan stunting. Pemberdayaan usaha untuk peternakan ayam petelur, tapi diutamakan untuk kebutuhan stunting,’’ kata Wabup Loteng, HM Nursiah pada wartawan, Rabu (19/11/2025).


Dengan cara ini, kata Nursiah, penanggulangan stunting di Loteng dirasa akan lebih efektif. Pihaknya juga terbuka menerima sumbangan telur dari para donatur yang ingin ikut andil mengentaskan kasus kerdil di daerah ini.


‘’Siapapun ada rizki, mari kita sama-sama untuk menangani stunting. Insyaallah akan menjadi ukuran pengembangan ke depan seperti apa,’’ katanya.


Akhir tahun ini, sebanyak 30 kandang ayam akan diserahkan kepada para penerima manfaat. Para penerima tersebar di berbagai wilayah Loteng. ‘’Menyebar nanti pengembangannya,’’ imbuhnya.


Pihaknya juga memperbolehkan penerima manfaat untuk menjual telur yang dihasilkan bila terdesak kebutuhan lain. ‘’Tentu tidak semua telur bisa dikonsumsi, maka bisa dijual untuk membeli kebutuhan lain,’’ terang Ketua DPD Golkar Loteng tersebut.


Pantauan opsintb.com di lokasi launching, yakni Aula Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan, sampel kandang beserta ayam layer sudah tersedia di depan aula tersebut.


‘’Hari ini, dilaksanakan juga penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat berupa kandang ayam petelur dan ayam layernya ,’’ jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Loteng, M Kamrin terpisah.


Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan sapi tinggi Gumba 109 serta Gumba 105, dan kambing PE kepada sejumlah kelompok tani. ‘’Ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung program ketahanan pangan, meningkatkan populasi dan produktivitas ternak di Loteng,’’ pungkas Kamrin. (iwn)

PAW Wakil Ketua 1 DPRD Loteng, Lalu M Ahyar gantikan Almarhum Lalu Ahmad Rumiawan

 
PAW Wakil Ketua 1 DPRD Loteng, Lalu M Ahyar gantikan Almarhum Lalu Ahmad Rumiawan

OPSINTB.com - DPRD Loteng melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRD Loteng pengganti antar waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024-2029. Pelantikan dilakukan di Ruang Sidang Utama DPRD Loteng, Selasa (18/11/2025).


Diketahui, dalam pelantikan ini, Lalu Muhamad Ahyar akan menggantikan Almarhum Lalu Ahmad Rumiawan sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Loteng. Lalu Ahmad Rumiawan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tunggal di Desa Presak, Kecamatan Batukliang pada 15 Mei 2025 silam. Baik Lalu Muhamad Ahyar dan Almarhum sama-sama dari Fraksi Partai Golkar.


Dalam konferensi persnya, Lalu Muhamad Ahyar menyatakan, amanah ini sebagai tanggung jawab besar untuk semakin menguatkan peran legislatif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.


‘’Ini menjadi tonggak awal kami untuk lebih memaksimalkan perjuangan-perjuangan dalam melayani masyarakat sesuai dengan aspirasi yang masuk kepada kami di lembaga legislatif,’’ ujar Ahyar.


Ke depan, ungkapnya, DPRD Loteng akan lebih sering turun ke masyarakat untuk memastikan kebutuhan serta persoalan masyarakat terserap dengan baik.


‘’DPRD akan lebih intens hadir di tengah masyarakat dan konstituen untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan dan pelayanan yang optimal bersama Pemda sebagai mitra kerja kami,’’ ungkap dia.


Sebagai pengawas jalannya pemerintahan, Ahyar melanjutkan, dia ingin memastikan apa yang dicita-citakan daerah benar-benar terwujud.


Dalam kesempatan itu, Lalu Akhyar juga mengenang sosok Almarhum Lalu Ahmad Rumiawan, yang dinilai sebagai figur pemimpin yang solutif . ‘’Beliau adalah the right man on the right place. Mendiang selalu hadir dengan solusi ketika ada permasalahan dan kendala dalam menjalankan tugas legislatif. Itu menjadi panutan bagi kami,’’ kenangnya.


Menurut Lalu Akhyar, dedikasi Almarhum Rumiawan sangat besar, baik untuk masyarakat, rekan-rekan dewan, maupun pemerintah daerah.


‘’Apa yang telah beliau lakukan akan kami teruskan semaksimal mungkin. Itu menjadi warisan kerja yang harus kami jaga dan lanjutkan,’’ tutupnya. (wan)

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama