Lombok Tengah

25/02/26

Pemkab Loteng dorong percepatan pendidikan inklusif berbasis data

 
Pemkab Loteng dorong percepatan pendidikan inklusif berbasis data

OPSINTB.com - Pemkab Loteng melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Diskusi Terpumpun Menghadirkan Layanan Pendidikan Inklusif Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis mempercepat layanan pendidikan inklusif berbasis data di daerah, Rabu (25/2/2026).


Kepala Bapperida Loteng, H Lalu Wiranata menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil cut off Pendataan Profil Belajar Siswa (PBS) serta proses verifikasi-validasi asesmen lanjutan yang tengah dilakukan melalui jejaring puskesmas di bawah koordinasi Dinas Kesehatan.


“Dari 9.934 peserta didik yang terdata, sebanyak 5.317 siswa teridentifikasi memiliki hambatan fungsional belajar dengan tingkat beragam, yakni 540 siswa kategori berat, 2.818 kategori sedang, dan 1.959 kategori ringan. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan layanan pendidikan yang lebih terarah dan sistematis,” ujarnya.


Menurutnya, temuan tersebut berkaitan erat dengan capaian mutu layanan pendidikan, termasuk pembentukan karakter, peningkatan literasi dan numerasi, serta penanganan angka anak tidak sekolah yang masih menjadi perhatian bersama. 


‘’Data PBS yang telah divalidasi Dinas Kesehatan kini menjadi salah satu basis data dalam perencanaan pembangunan daerah,’’ imbuhnya.


Sementara itu, Wabup Loteng, HM Nursiah menegaskan, data 5.317 siswa dengan hambatan fungsional belajar merupakan dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak secara strategis.


“Pendidikan inklusif tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah-pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pemerintah desa serta dukungan dunia usaha, organisasi penyandang disabilitas, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.


Ia mengapresiasi dukungan mitra pembangunan, termasuk perwakilan Kedutaan Besar Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) serta Program INOVASI, yang selama ini mendampingi penguatan pendekatan pembangunan berbasis data dan peningkatan kapasitas satuan pendidikan di Lombok Tengah.


Menurut Wabup, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memenuhi lima aspek akomodasi layak, yakni akses fisik dan lingkungan, pembelajaran adaptif, penyediaan alat bantu dan teknologi asistif, dukungan sosial-emosional, serta tata kelola sekolah yang akuntabel dan tangguh.


Melalui forum ini, Pemkab Loteng berharap setiap komitmen dukungan dirumuskan secara jelas dan terukur; untuk siapa, kapan dilaksanakan, serta bagaimana mekanisme pemantauan berkelanjutannya. Sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh anak-anak.


“Forum ini adalah momentum percepatan menghadirkan layanan pendidikan inklusif bagi semua anak Lombok Tengah. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan yang bermutu,” tutup Wabup. (wan)

24/02/26

PDAM Tiara Loteng dan PT Angkasa Pura BIZAM MoU layanan air bersih bandara

 
PDAM Tiara Loteng dan PT Angkasa Pura BIZAM MoU layanan air bersih bandara

OPSINTB.com - PDAM Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Lombok Tengah (Loteng) menekan memorandum of understanding (MoU) dengan PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) terkait penyediaan layanan air bersih di kawasan bandara. MoU itu berlangsung di Aula PT Angkasa Pura, Selasa (24/02/2026).


Direktur Tiara, Bambang Supratomo mengatakan, MoU tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara BUMD dan BUMN di Loteng.


“Secara teknis dan non teknis, kita harus berani mengambil sikap seperti ini sebagai upaya menjaga sinergisitas antara BUMN dan BUMD agar terus berjalan,” ujar Bambang saat diwawancarai awak media.


Menurutnya, keberadaan Angkasa Pura di Loteng diharapkan memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah. Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui dukungan layanan air bersih oleh PDAM, yang juga berpotensi menambah pendapatan perusahaan daerah dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Sebagai BUMD, kami ingin menunjukkan bahwa PDAM naik kelas. Tidak hanya melayani masyarakat umum, tetapi juga fasilitas vital seperti bandara. Ini bentuk simbiosis mutualisme yang berjalan,” tegasnya.


Bambang menjelaskan, sebelumnya layanan air bersih ke Angkasa Pura sudah berjalan, namun belum maksimal karena keterbatasan infrastruktur. Dengan hadirnya SPAM Mandalika, kapasitas pelayanan kini dinilai lebih siap untuk mendukung kebutuhan bandara.


Melalui sistem tersebut, wilayah yang sebelumnya dilayani Instalasi Pengolahan Air (IPA) Batujai kini telah tercover SPAM Mandalika. Dengan demikian, distribusi dari IPA Batujai dapat dialihkan untuk mengoptimalkan suplai ke kawasan bandara.


“Secara sistem jaringan sudah kami evaluasi dan telaah. Secara teknis, pelayanan untuk bandara sangat dimungkinkan berjalan dengan baik,” jelasnya.


Dalam ruang lingkup kerja sama, PDAM Tiara akan menyuplai kebutuhan air bersih di seluruh kawasan bandara. Ke depan, BIZAM akan sepenuhnya menggunakan air bersih dari PDAM.


Saat ini, kebutuhan air bersih bandara mencapai sekitar 800 meter kubik per bulan. Angka tersebut berpotensi meningkat seiring rencana pengembangan bandara.


Selain suplai air, PDAM juga menyiapkan jaringan distribusi serta tenaga teknis (manpower) untuk memastikan sistem pelayanan di dalam kawasan bandara berjalan optimal.


Pada kesempatan itu, Bambang menyampaikan apresiasi kepada Bupati Loteng yang telah memberikan rekomendasi, sehingga kerja sama tersebut dapat terwujud. Ia juga mengapresiasi General Manager Angkasa Pura BIZAM atas komitmen dan komunikasi intensif hingga tercapai MoU ini.


“MoU ini sudah beberapa kali dibahas dan akhirnya menemukan titik temu. Kami berharap kerja sama ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak serta daerah,” pungkasnya. (wan)

23/02/26

Reses di Desa Sintung, Dewan Murdani serap aspirasi kaum muda

 
DPRD Lombok Tengah Murdani

OPSINTB.com - Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah (Loteng) dari Fraksi NasDem, Murdani, melaksanakan reses di enam titik di Daerah Pemilihan V (Jonggat-Pringgarata) beberapa pekan lalu. Salah satu titik tersebut berada di Dusun Karang Jangkong, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata.


Kunjungan Murdani ke Karang Jangkong merupakan bagian dari agenda reses untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya kaum muda. Dani mengatakan telah menampung beragam aspirasi para pemuda, salah satu yang paling krusial adalah terkait mengurangi angka pengangguran.


‘’Oleh sebab itu, mereka minta diberikan bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan, semisal tata rias, tata boga, bengkel, dan lain-lain,’’ kata Dani melalui pesan WhatsApp, Senin (23/2/2026).


Dani melanjutkan, aspirasi penting lainnya seperti perbaikan jalan lingkungan, perbaikan lampu penerangan lingkungan, rabat jalan, dan pengelolaan sampah yang belum optimal juga menjadi perhatian. Terlebih saat ini transfer pusat ke desa dikurangi, sehingga desa dipastikan tidak dapat memenuhi program perbaikan tersebut.


‘’Oleh sebab itu mereka sampaikan aspirasi melalui kami. Itu akan kami tampung dan perjuangkan pada program berikutnya,’’ ujar Dani.


Tak kalah penting, beberapa isu sosial juga menjadi aspirasi para pemuda, seperti permintaan perhatian kepada guru ngaji serta perhatian terhadap kegiatan keagamaan.


‘’Ini harus dicarikan jalan keluarnya. Oleh karena itu, semua aspirasi yang diserap akan dikompilasi dan tabulasi oleh tim saya untuk nanti diarahkan ke OPD mana diusulkan, dan insyaallah akan terealisasi pada tahun anggaran berikutnya,’’ tandas Murdani. (iwn)

21/02/26

Pemkab Loteng awali Safari Ramadhan dari Batukliang dan Janapria

 
Pemkab Loteng awali Safari Ramadhan dari Batukliang dan Janapria

OPSINTB.com - Kegiatan Safari Ramadhan yang merupakan program rutin Pemkab Lombok Tengah (Loteng) telah dimulai pada malam ketiga Ramadhan 1447 Hijriah atau Jumat (20/2/2026).


Tim A yang dipimpin Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri bergerak ke Masjid Al Huda Desa Mantang, Kecamatan Batukliang. Sedangkan Tim B yang dipimpin Wakil Bupati, H Muhammad Nursiah melakukan safari di Masjid Al Abror Desa Janapria, Kecamatan Janapria.


Untuk diketahui, Safari Ramadhan tahun ini dilakukan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana pada pelaksanaan tahun ini safari dilakukan di masjid setelah pelaksanaan salat isya serta tarawih berjamaah bersama masyarakat. Sedangkan pada tahun sebelumnya, safari dilakukan di ruang terbuka kantor camat setempat.


Dalam Safari Ramadhan tahun ini, Pemkab Loteng akan memberikan santunan terhadap 100 orang anak yatim-piatu di masing-masing kecamatan.


Dalam sambutannya, Pathul menyampaikan beberapa program pemerintah yang sedang berjalan dan diharapkan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. 


Selain itu, program pembangunan yang dikerjakan pada anggaran pemerintah daerah 2026 di Kecamatan Batukliang adalah seperti infrastruktur, baik itu jalan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan.


‘’Koperasi Desa Merah Putih dan sekolah rakyat akan kita bangun di Desa Beber,’’ kata Pathul.


Sementara itu, dari Masjid Al Abror Desa Janapria, Wakil Bupati, H Muhammad Nursiah menyampaikan, safari kali ini menjadi kesempatan bertatap muka antara masyarakat dan seluruh unsur pelayanan. ‘’Terutama pihak desa dengan para kepala perangkat daerah agar koordinasi lebih mudah, baik terkait kesehatan, jalan, dan pendidikan,’’ ujar Nursiah.


Masyarakat juga menyampaikan beberapa keluhan. Semisal kerusakan jalan Montong Gamang-Praya Timur akibat tingginya curah hujan dan mobilisasi kendaraan. Selain itu, kalangan pemuda berharap adanya penambahan fasilitas lapangan, karena saat ini hanya tersedia satu lapangan di Desa Janapria yang belum menampung seluruh aktivitas kepemudaan.


‘’Kami harap Safari Ramadhan ini menjadi ruang dialog sekaligus langkah konkret pemerintah dalam merespon kebutuhan warga,’’ kata salah seorang pemuda. (wan)

20/02/26

Investor tegaskan komitmen, Lombok disiapkan jadi kawasan Eco Tourism berkelas dunia

 
Investor tegaskan komitmen, Lombok disiapkan jadi kawasan Eco Tourism berkelas dunia

OPSINTB.com - Komitmen pengembangan pariwisata berkelanjutan di Lombok kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan manajemen PT Lombok Property Ventures. Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan investor.


President Director PT Lombok Property Ventures, Anas Moukhlis menyampaikan, pihaknya memiliki visi jangka panjang menjadikan Lombok sebagai kawasan eco tourism berkelas dunia. Menurutnya, pengembangan dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian alam, budaya, serta keseimbangan sosial masyarakat sekitar kawasan.


Dalam waktu dekat, perusahaan akan membuka Mandala Eco Resort dan Jaya Vila Resort sebagai proyek percontohan kawasan wisata ramah lingkungan. Kedua resort tersebut dirancang dengan konsep pembangunan berkelanjutan, mengedepankan efisiensi energi, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta desain arsitektur yang menyatu dengan karakter alam Lombok.


Selain itu, sejumlah proyek lanjutan seperti Mandala Terraces, Mandala Signature, Luxury Cliff, dan The Nest Project saat ini tengah memasuki tahap perizinan. Seluruh proyek tersebut dirancang terintegrasi guna membentuk ekosistem pariwisata premium berbasis prinsip eco tourism.


Di sisi lain, pembangunan AWANARA Resort di kawasan Pengantap juga terus menunjukkan progres. Kawasan ini akan dikembangkan secara bertahap dengan target sekitar 255 unit vila, menyesuaikan kebutuhan dan permintaan pasar.


Skala pengembangan tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan daya tarik investasi, membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dari total rencana pengembangan, kontribusi pajak yang diperkirakan disetorkan kepada pemerintah daerah mencapai sekitar Rp21 miliar per tahun.


Sementara itu, Asset & Legal Manager PT Lombok Property Ventures, Busran Ekamayadi, M.Tr.Par, memastikan seluruh perizinan proyek masih dalam proses penyelesaian sesuai regulasi yang berlaku. 


" Perusahaan berkomitmen menjalankan seluruh tahapan administrasi secara transparan dan taat hukum sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik." tegas Busran Ekamayadi, Jumat, 20 Februari 2026.


Dengan dukungan pemerintah daerah dan komitmen investasi berkelanjutan, Lombok diharapkan terus berkembang sebagai destinasi eco tourism unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (red)

17/02/26

Pemdes Ubung buka suara terkait kisah viral Noorida

 
Pemdes Ubung buka suara terkait kisah viral Noorida

Foto: Unsur Pemdes Ubung saat memberikan klarifikasi kepada media terkait kisah Noorida. (wan/opsintb)


OPSINTB.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah buka suara terkait pemberitaan yang beredar mengenai kisah Noorida Akmal Binti Ayoob, yang disebut-sebut bertahan hidup selama 18 tahun di Loteng sebagai tukang sapu.


Kepala Desa Ubung, Mustaal menegaskan, bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Berdasarkan data dan pengetahuan pihaknya, Noorida diketahui tidak pernah menjadi tukang sapu, sebagaimana diberitakan.


‘’Ia (Noorida) diketahui tinggal di wilayah kami dan saat itu hanya membawa seorang anak perempuan. Informasinya sekarang anak Noorida dua orang, cowok cewek,’’ kata Mustaal, Selasa (17/2/2026).


Lebih lanjut, Mustaal mengatakan, anak perempuan Noorida pernah berkuliah di Universitas Mataram melalui program Bidikmisi.


‘’Ini kan menunjukkan bahwa anaknya tetap mendapat akses pendidikan layak,’’ imbuhnya.


Adapun terkait isu rumah tangga, yang menyebut Noorida ditelantarkan suami; Mustaal menjelaskan, memang keduanya telah bercerai pada 24 Juni 2024. Setelah bercerai, kata dia, mantan suaminya memberikan uang Rp 20 juta sebagai biaya kepulangan ke Malaysia.


Setelah perceraian itu, Noorida bekerja menjadi karyawan di Pasar Bambu atau area UMKM kerajinan kuliner desa setempat selama kurang lebih delapan bulan.


‘’Bukan sebagai petugas kebersihan seperti yang diberitakan hingga viral,’’ ucapnya.


Pihaknya berharap, pemberitaan ini dapat memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, serta mencegah berkembangnya opini yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.


‘’Kami tetap terbuka untuk berkoordinasi dan komunikasi demi menjaga nama baik semua pihak,’’ tandas Mustaal. (wan)

Kolaborasi PWLT dan ITDC, Mandalika Fun Art 2026 Sukses digelar di Bazar Mandalika

 
Kolaborasi PWLT dan ITDC, Mandalika Fun Art 2026 Sukses digelar di Bazar Mandalika

OPSINTB.com - Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) bekerja sama dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sukses menyelenggarakan ajang PWLT Fun Art 2026. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Bazar Mandalika, Lombok Tengah, Senin (16/02/2026).


Ratusan peserta yang terdiri dari siswa tingkat TK dan SD antusias mengikuti berbagai mata lomba, mulai dari lomba mewarnai hingga fashion show. Kemeriahan semakin terasa saat grup Gendang Beleq dari SD 22 Praya tampil memukau membuka kegiatan dengan atraksi budaya khas Sasak.


Beberapa penampilan yang ditampilkan pada kegitan tersebut antara lain: fashion show Putri Mandalika, Duta Lingkungan, putri Kecil Pariwsata NTB, dan tari.


Ketua PWLT, Budiman menyatakan kegiatan Mandalika Fun Art 2026 ini membawa misi literasi mengenai legenda Putri Mandalika. Budiman menekankan pentingnya menghubungkan identitas budaya Sasak dengan kemajuan modernisasi KEK Mandalika saat ini.


‘’Kami ingin generasi muda tidak hanya bangga pada pembangunan fisik seperti sirkuit MotoGP, tapi juga mencintai akar budayanya. Melalui seni, kami mengenalkan konsep pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kreatif kepada masyarakat lokal agar mereka menjadi aktor aktif dalam pembangunan,” katanya.


Perwakilan ITDC, I Made Pari Wijaya, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program PWLT Fun Art sangat sejalan dengan visi ITDC dalam menjadikan kawasan Mandalika sebagai pusat kolaborasi, pengembangan bakat, serta atraksi budaya.


“Kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan program kami. Kami ingin menjadikan Mandalika sebagai destinasi kolaboratif yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga wadah kreasi bagi masyarakat,” ujar Pari Wijaya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya ITDC untuk mendekatkan diri dengan masyarakat Lombok Tengah dan NTB secara umum. 


Melalui konsep one-stop destination, pengunjung kini bisa menikmati wisata kuliner, berbelanja di Bazar Mandalika, sekaligus menyaksikan kegiatan kreatif dan edukatif


Ke depannya, semangat kolaborasi antara ITDC dan PWLT diharapkan terus terjaga guna meningkatkan angka kunjungan wisata ke kawasan Mandalika. 


‘’ITDC juga berencana akan terus menggarap berbagai agenda kreatif lainnya untuk memperkuat daya tarik kawasan di masa mendatang,’’ ujarnya. (iwn)

16/02/26

Wabup Nursiah: Anak-anak Loteng harus tangguh dan berdedikasi

 
Wabup Nursiah: Anak-anak Loteng harus tangguh dan berdedikasi

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Muhammad Nursiah menekankan agar seluruh anak di daerah ini untuk tangguh dan harus bisa berbuat untuk kemajuan daerah. Hal itu dikatakannya dalam Musrenbang Tematik Anak 2026, bertema ‘’Anak Berkarakter Tangguh Loteng Hebat’’ yang berlangsung di ballroom kantor bupati setempat, Ahad (15/2/2026).


Menurut dia, generasi muda jangan terlena dengan perbuatan yang menghancurkan masa depan, karena kemajuan zaman yang semakin canggih. ‘’Daerah menjadi hebat dan maju tergantung pada generasi anak yang berdedikasi tinggi dan berakhlak mulia,’’ kata Wabup.


Dia menilai sejauh ini Pemda telah sangat memperhatikan anak-anak, baik pendidikannya, taraf hidup, serta pengakuan dan status anak terkait program-program yang berkaitan dengan pencegahan pernikahan dini.


‘’Kami terus perhatikan anak-anak yang ada di Loteng dalam segala bidang, sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Tidak ada lagi anak yang di usia masih membutuhkan kasih sayang orang tua justru mencari nafkah untuk kebutuhan hidupnya,’’ imbuhnya.


Sementara, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Loteng, Sri Muliana Widiastuti menyatakan, tujuan Musrenbang Tematik Anak ini ialah untuk menyerap aspirasi anak Loteng dalam melaksanakan program tahun 2020 dan 2027 mendatang. Kegiatan ini diikuti 36 anak se-Loteng.


‘’Untuk program yang diajukan tahun lalu, program tersebut tahun ini sedang dilaksanakan sesuai yang direncanakan oleh komunitas anak Loteng,’’ ujarnya.


Di acara yang sama, Kepala DP3AP2KB Loteng, H Kusriadi menyebut mendukung pelaksanaan program ini. Sebab, musrenbang ini dapat merekam aspirasi anak-anak di Loteng.


Kusriadi menilai, anak-anak adalah investasi yang sangat berharga. Oleh karenanya, aspirasi mereka dapat dijadikan referensi ke depan. Terlebih Loteng yang berstatus kabupaten layak anak, maka sepatutnya Pemda memberikan ruang bagi mereka.


‘’Dengan demikian anak-anak Loteng dapat berkiprah dengan baik untuk mewujudkan daerah yang hebat,’’ tandasnya. (iwn)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama