Lombok Tengah

29/03/26

Bupati Pathul: Lebaran Topat harus dibudayakan dan menjadi wadah silaturahmi

 
Bupati Pathul: Lebaran Topat harus dibudayakan dan menjadi wadah silaturahmi

OPSINTB.com - Lantunan salawat dari grup marawis alumni santri Salafiyah Assafi’iyah Situbondo, Jawa Timur membuka acara perayaan Lebaran Topat di Bencingah Agung Masmirah Komplek Kantor Bupati Lombok Tengah pada Sabtu (28/3/2026).


Selanjutnya, TGH Supardan Khalil memberikan tausiah kepada ribuan aparatur sipil negara yang hadir di acara tersebut. Adapun pemda setempat mengadakan acara Lebaran Topat di Bencingah Agung adalah untuk memperkenalkan tempat ini kepada masyarakat.


Bencingah Agung dibangun dan dihajatkan menjadi venue utama MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB di Loteng pada pertengahan Juni 2026 mendatang.


Dalam sambutannya, Bupati Loteng H Lalu Pathul Bahri, mengatakan Lebaran Topat adalah sebuah tradisi, yang di dalamnya lebih mengutamakan silaturahmi atau halal bihalal.


‘’Yang nanti akan menjadi sebuah budaya dan diteruskan para generasi berikutnya,’’ ujar Miq Hul panggilan karib bupati.


Pathul kemudian bercerita tentang awal mula tercetusnya halal bihalal di Indonesia. Halal bihalal, Pathul menuturkan, adalah ide dari Presiden Sukarno. Kemudian dicetuskan KH Wahab Hasbullah. Tetapi, karena yang datang silaturahmi banyak dari kalangan non muslim, maka oleh KH Wahab Hasbullah dikemas menjadi kata ‘’halal bihalal’’.


‘’Tradisi budaya ini setiap tahun berharap terus dikembangkan. Sehingga, setiap tahun kita terus bersilaturahmi, berijtima’, halal bihalal untuk memupuk semangat kebersamaan di antara kita,’’ ucap Pathul.


Dalam acara ini juga diumumkan hasil sementara sayembara desain logo dan piala MTQ XXXI mendatang. Dimana sayembara ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. 


Sejumlah peserta dari Pulau Jawa dan lain-lain telah mengirim hasil desain mereka. Panitia menegaskan seluruh karya yang masuk telah melalui proses seleksi ketat dengan mempertimbangkan aspek filosofi, estetika, dan kesesuaian dengan nilai-nilai MTQ XXXI Loteng.


Hasil sayembara, kata panitia, akan diumumkan pada 4 April 2026 di acara car free night (CFN). Lebaran Topat tak lengkap tanpa hidangan ketupat. Dalam hal ini panitia telah meminta para ASN untuk membawa nampan saji berisi ketupat serta aneka hidangan lainnya untuk dinikmati bersama usai acara. (wan)

28/03/26

Anak penderita hydrocephalus di Desa Kawo bakal segera dapat penanganan medis

 
Anak penderita hydrocephalus di Desa Kawo bakal segera dapat penanganan medis

OPSINTB.com - Nur Azizah (11), anak penderita hydrocephalus asal Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) dipastikan akan segera mendapatkan perawatan medis. Dalam waktu dekat, ia atas bantuan Pemda Loteng akan dirujuk ke RSUD Mandalika.


Nur selama ini dirawat oleh sang kakak di sebuah rumah sederhana dengan segala keterbatasan. Diketahui, ibu Nur telah lama meninggal dunia, sedangkan ayahnya kini telah menikah lagi.


‘’Keluarga merawat dengan penuh kasih, tanpa lelah, tanpa menyerah. Namun, kita tahu perjuangan ini tidaklah ringan,’’ kata Wakil Bupati Loteng, H Muhammad Nursiah saat mengunjungi kediaman Nur, Jumat (27/3/2026) pagi.


Kisah Nur sendiri viral setelah warga setempat yang peduli dengan kondisinya membagikannya di media sosial. Bahkan warga melakukan penggalangan dana untuk sekadar membantu perekonomian Nur dan sang kakak.


Pemda sendiri, selain memastikan akan segera melakukan penanganan medis terhadap Nur, juga memberikan bantuan paket kandang ayam petelur mini. Lengkap dengan pakan hingga masa produksi.


‘’Bukan sekadar bantuan, tetapi sebuah ikhtiar kecil agar keluarga memiliki tambahan penghasilan untuk terus bertahan dan berharap,’’ imbuh Nursiah.


Pemdes Kawo memastikan keluarga Nur telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat Progam Keluarga Harapan serta menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). 


Pemdes berharap, kondisi ini menjadi perhatian serius Pemda agar intervensi yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.


Kepala Dinas Kesehatan Loteng, dr Mamang Bagiansyah, menyatakan pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan Nur melalui layanan kesehatan yang tersedia.


‘’Pendampingan medis akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisinya tetap terkontrol,’’ kata dia.


Melalui langkah ini, Pemkab Loteng menegaskan komitmen dalam memperkuat perlindungan sosial, menurunkan angka kemiskinan, dan menghadirkan layanan inklusif berkeadilan bagi masyarakat. (wan)

27/03/26

Penyaluran DD di Loteng baru 94 desa

 
Penyaluran DD di Loteng baru 94 desa

OPSINTB.com - Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) hingga triwulan I (Januari–Maret) 2026 menunjukkan capaian yang signifikan. Hingga Rabu, 25 Maret 2026, sebanyak 94 desa telah menerima penyaluran DD. Sementara 48 desa lainnya masih belum tersalurkan.


Berdasarkan data yang dihimpun, total pagu DD Loteng 2026 mencapai Rp 51.975.746.000, dengan realisasi penyaluran ke Rekening Kas Desa (RKD) hingga saat ini sebesar Rp 18.183.136.400.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng, Baiq Murniati, menyampaikan secara umum proses penyaluran berjalan lancar tanpa kendala dari sisi teknis maupun sistem.


‘’Alhamdulillah, penyaluran DD berjalan lancar. Sampai saat ini sudah 94 desa yang tersalurkan,’’ ujarnya.


Ia menjelaskan, belum tersalurkannya DD di 48 desa tersebut bukan disebabkan oleh gangguan sistem, melainkan karena desa yang bersangkutan belum mengajukan permohonan pencairan.


Menurutnya, sebagian besar desa masih terkendala pada penyelesaian laporan tahun anggaran sebelumnya yang belum rampung.


‘’Sebagian besar karena laporan tahun sebelumnya belum selesai disusun dan disampaikan, sehingga desa belum bisa mengajukan permohonan,’’ jelasnya.


Lebih lanjut ditegaskan, dari sisi sistem penyaluran tidak ditemukan kendala. Proses berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, sehingga hambatan yang terjadi murni bersumber dari kesiapan administrasi desa.


‘’Kalau kendala di sistem tidak ada masalah. Ini murni karena desa belum siap dalam penyelesaian laporan tahun sebelumnya,” tambahnya.


Pemkab Loteng melalui DPMD terus mendorong percepatan penyelesaian laporan desa, agar seluruh desa dapat segera mengakses DD secara merata dan tepat waktu. Penyaluran yang optimal diharapkan mampu mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (wan)

KPP Pratama Praya dan Kodim 1620/Lombok Tengah koordinasi tingkatkan kepatuhan pelaporan pajak

 
KPP Pratama Praya dan Kodim 1620/Lombok Tengah koordinasi tingkatkan kepatuhan pelaporan pajak

OPSINTB.com - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya berkoordinasi dengan Kodim 1620/Lombok Tengah terkait optimalisasi kepatuhan pelaporan pajak. Hal ini dalam rangka meningkatkan penerimaan negara dari sektor perpajakan.


Koordinasi kedua institusi tersebut berlangsung di Praya pada Kamis (26/3/2026), dalam suasana penuh sinergi serta strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak.


‘’Kolaborasi antara instansi perpajakan dan aparat kewilayahan dinilai penting untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif,’’ ujar Kepala KPP Pratama Praya, Zaldi Haris.


Lebih lanjut, dia menyampaikan, kerjasama lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Pihaknya akan terus berupaya memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI.


‘’Guna memastikan pesan pentingnya pajak dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat,’’ tutup Zaldi.


Sementara itu, Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti menyebut, pihaknya mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban perpajakan. Dia mencontohkan, seperti melalui pendekatan teritorial serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah binaan.


‘’Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta peningkatan kepatuhan perpajakan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan nasional melalui optimalisasi penerimaan negara dari sektor pajak,’’ sebutnya. (wan)

19/03/26

LPTQ Loteng mulai blusukan gencarkan Program Sambang TPQ

 
LPTQ Loteng mulai blusukan gencarkan Program Sambang TPQ

OPSINTB.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lombok Tengah (Loteng) memulai Program Sambang TPQ pada Selasa (17/3/2026). TPQ Nurul Muhajirin di Kecamatan Praya Tengah adalah TPQ pertama yang dikunjungi tim. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.


Ketua Harian LPTQ Loteng, TGH Sabarudin Abdurrahman, mengatakan pihaknya akan mengunjungi TPQ di 12 kecamatan.


‘’Program sambang TPQ merupakan bagian dari upaya sistematis LPTQ dalam melakukan pembinaan, pendataan dan penguatan kelembagaan TPQ di seluruh wilayah Loteng,’’ kata dia.


Lanjutnya, tujuan utama program ini adalah untuk memastikan proses pembelajaran Al-Qur’an di tiap TPQ berjalan dengan baik serta untuk memberikan dukungan kepada para pengajar dan pengelola TPQ di tengah masyarakat.


‘’Tujuan kami datang adalah untuk melakukan pembinaan terhadap TPQ di Loteng, sehingga cahaya Al-Qur’an akan terus membahana di daerah ini,’’ imbuhnya.


TGH Sabarudin menegaskan, mempelajari Al-Qur’an harus dilakukan kepada guru yang memiliki sanad keilmuan yang jelas, sebab Al-Qur’an tidak bisa dipelajari dengan sembarangan.


‘’Tidak cukup hanya belajar di Google atau YouTube tanpa bimbingan guru. Jika belajar tanpa guru ngaji yang benar, maka dikhawatirkan justru tersesat dalam pemahaman,’’ tegasnya.


Sejauh ini, LPTQ Loteng telah bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia Loteng untuk pengusulan pemberian insentif terhadap para pembina TPQ. Dan telah meminta data-data TPQ sebagai bagian dari proses pendataan kelembagaan.


‘’Mekanisme pengajuan pemberian insentif melalui Dewan Masjid Indonesia Loteng dan LPTQ,’’ katanya.


Dalam kunjungan tersebut, LPTQ menyerahkan bantuan: 10 buku Iqra, 10 mushaf Al-Qur’an dan 75 paket bingkisan. Harapannya dapat mendukung pendidikan Al-Qur’an di TPQ Nurul Muhajirin.


TPQ Nurul Muhajirin sendiri saat ini memiliki 97 santri aktif. Mereka terbagi dalam tiga jenjang, yaitu kelas Iqra, Al-Qur’an dan tahfidz serta tilawah bagi yang telah lancar membaca Al-Qur’an.


Disebutkan, keberadaan TPQ Nurul Muhajirin menjadi alternatif kegiatan positif anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital, sekaligus menjadi upaya mengurangi ketergantungan penggunaan HP di kalangan santri. (wan)

16/03/26

Polres Loteng bakal jadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan

 
Polres Loteng bakal jadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan

OPSINTB.com - Polres Lombok Tengah (Loteng) berencana menjadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan. Mengingat tingginya animo masyarakat serta dukungan positif dari pemda setempat.


‘’Kami berencana menjadikan event Runmadhan Cup sebagai acara tahunan,’’ kata Kapolres Loteng, AKBP Eko Yusmiarto usai menutup event tersebut, Minggu (15/3/2026) malam.


Seperti diketahui, event Runmadhan Kapolres Cup berlangsung selama dua hari, dari 14-15 Maret 2026. Kegiatan ini diadakan untuk mencegah lomba lari ilegal yang dilakukan kawula muda di Loteng.


Runmadhan Cup 2026 telah menyelesaikan babak final semalam. Juara umum kemudian akan diikutsertakan dalam event Kemala Run yang digelar Polda Bali pada 18-19 April 2026 mendatang.


‘’Para juara akan digembleng langsung oleh Polda NTB untuk mewakili NTB pada ajang Kemala Run di Bali April mendatang,’’ imbuh Eko.


Di babak final yang berlangsung di depan Mako Polres Loteng semalam, selain melombakan empat kategori yang ditentukan, penyelenggara juga mengadakan laga eksebisi. Dimana pada laga ini beberapa peserta merupakan warga negara asing yang sedang berlibur di Loteng.


‘’Selain dari Loteng, KLU, Lotim, Lobar, Dompu, dan Sumbawa; ada juga peserta mancanegara dari Spanyol dan Prancis tadi. Ini bukti gaung dari kegiatan kita didengar oleh wisatawan mancanegara yang sangat excited untuk mengikuti kegiatan ini,’’ ujarnya.


Selain event Runmadhan Kapolres Cup, Eko melanjutkan, pihaknya juga sedang mempertimbangkan event drug rice, mengingat banyak wilayah di Loteng yang dijadikan ajang balap liar pada malam bulan Ramadhan.


‘’Akan kami pertimbangkan. Tentunya dengan support dari beberapa pihak seperti pemda, swasta, dan sebagainya. Nanti kami coba rapatkan dengan stakeholder,’’ tukas Eko.


Terkait adanya komentar sumbang dari terkait acara ini, Kapolres bilang, ‘’Dari sesuatu kegiatan ada yang suka dan tidak suka. Tapi, kami ambil positifnya ya, bahwa kegiatan ini tulus untuk masyarakat. Jadi, suara sumbang itu masukan buat kami,’’ demikian Eko.


Adapun pada malam final Runmadhan Cup semalam, terlihat beberapa pejabat tinggi Polda NTB hadir menyaksikan acara ini. Seperti Wakapolda NTB, Brigjen Pol Hari Nugroho beserta istrinya dan sejumlah pejabat lain.


Pantauan opsintb.com, ribuan penonton dari berbagai daerah hadir menyaksikan event yang pertama kali digelar ini. (wan)

15/03/26

Idul Fitri dan Nyepi hampir bersamaan, Wabup Nursiah himbau warga Loteng jaga toleransi

 
Idul Fitri dan Nyepi hampir bersamaan, Wabup Nursiah himbau warga Loteng jaga toleransi

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM Nursiah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Loteng mengenai pengaturan pola perayaan dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi.


Dimana Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu akan berlangsung pada 19 Maret 2026. Sedangkan Hari Raya iIdul Fitri bagi umat Islam diperkirakan berlangsung pada 20 atau 21 Maret 2026 mendatang.


‘’Supaya tidak saling menganggu, sehingga tidak sampai menimbulkan polemik,’’ kata Nursiah, Kamis (12/3/2026).


Menurut Ketua DPD II Golkar Loteng itu, dua perayaan hari besar tersebut sangat penting bagi masing-masing umat beragama. Dia pun meminta masyarakat untuk menjaga kekompakan serta toleransi antara umat beragama.


‘’Tetap jaga kekompakan dan toleransi dengan sama-sama saling menghormati dua hari besar ini,’’ pesannya.


Dia menambahkan, Hari Nyepi identik dengan kesunyian dan ketenangan. Maka, lanjut dia, umat agama lain juga harus menghormati hal itu dengan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu pelaksanaan Hari Raya Nyepi.


‘’Misalnya, kalau kegiatan takbiran pada malam lebaran, jika masih dalam suasana Nyepi nanti kita atur rutenya. Sebisa mungkin tidak melintasi kawasan tempat perayaan Nyepi agar tidak mengganggu umat Hindu yang melaksanakan,’’ ucapnya.


Kendati menjadi agama minoritas, Umat Hindu di Loteng sendiri tersebar di beberapa wilayah, seperti Kota Praya, Kecamatan Jonggat, dan Pringgarata. 


‘’Nah, di wilayah-wilayah tersebut nanti akan diatur pola perayaannya agar tidak saling mengganggu. Sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi di Loteng bisa berjalan lancar dan khidmat,’’ tandas pria kelahiran Desa Batujai, 31 Desember 1963 tersebut. (iwn)

Cegah balap lari liar di malam Ramadan, Polres Lombok Tengah gelar Runmadhan Cup

 
Cegah balap lari liar di malam Ramadan, Polres Lombok Tengah gelar Runmadhan Cup

OPSINTB.com - Mencegah terjadinya balap lari liar di jalan raya pada malam bulan suci Ramadan seperti yang terjadi di Bypass BIL-Mandalika beberapa hari lalu, Polres Lombok Tengah mengadakan lomba lari bergengsi bertajuk ‘’Runmadhan Kapolres Cup 2026’’ 100 meter.


Runmadhan Cup diadakan di depan Mako Polres Lombok Tengah pada Sabtu (14/3/2026) usai pelaksanaan salat tarawih. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah antusias menyaksikan kegiatan ini. 


Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sebagai wadah bagi pemuda dan masyarakat Lombok Tengah untuk menyalurkan bakat positif sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.


‘’Melalui semangat olahraga, kita bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang kondusif, aman dan nyaman, khususnya di bulan Ramadhan di wilayah hukum Lombok Tengah,’’ kata Kapolres saat dikonfirmasi di lokasi.


Dia melanjutkan, sebanyak 300 lebih peserta mengikuti lomba ini. Para peserta tidak hanya pelari Lombok Tengah saja, tetapi berasal dari berbagai daerah di NTB, seperti Dompu, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat dan Mataram.


‘’Mari kita buktikan bahwa pemuda Lombok Tengah kreatif, sehat dan cinta damai!’’ serunya.


Runmadhan Cup melombakan empat kategori, yakni: U 10-15, U 16-20, U 21 ke atas, serta kategori wanita. Untuk malam pertama lomba diisi babak penyisihan, dan rencananya pada malam final besok malam akan dihadiri Kapolda NTB dan sejumlah pejabat tinggi Polda NTB.


‘’Untuk final kita adakan besok. Ada Kapolda, pejabat Polda hadir untuk mengikuti kegiatan final kita,’’ ujar Eko.


Polres Lombok Tengah menyediakan hadiah Rp2 juta untuk juara umum, Rp1,5 juta untuk juara pertama, Rp1 juta untuk juara kedua dan Rp750 ribu untuk juara ketiga. Selain itu, Kapolres menambahkan para pemenang akan diberangkatkan ke Pulau Bali untuk liburan.


‘’Kita harapkan kegiatan ini juga untuk mencari bibit sprinter Lombok Tengah, yang bisa menembus nasional,’’ tambahnya. (red)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama