OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

01/03/26

Iran dan Israel saling jual beli serangan

 
Perang iran israel 2026

OPSINTB.com - Perang antara Israel dan Iran tak bisa terhindarkan. Kedua negara ini dikabarkan saling jual beli serangan.


Serangan pertama dilakukan oleh Israel dengan melepaskan rudal ke kota Teheran, Iran. 


Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pidato perdananya mengatakan serangan itu dilakukan bersama dengan Amerika Serikat (AS). Netanyahu mengklaim, serangan ke Iran demi keamanan.


Rudal Amerika Israel, meledak di langit Iran pada pukul 08.10 waktu Tel Aviv. 


"Saudara dan saudariku, warga Israel, beberapa saat yang lalu, Israel dan Amerika Serikat meluncurkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran," kata Netanyahu dalam pernyataannya, seperti dikutip dari detik.com, Sabtu (28/02/2026).


Dalam pidatonya Netanyahu, mengucapkan terimakasih kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurutnya, hal ini bagian bersejarah dari pimpinan Trump.


Dia juga menyeru agar rakyat Iran,  melakukan pembangkangan terhadap pemerintah dan pergantian kepemimpinan di Teheran.


"Waktunya telah tiba bagi seluruh rakyat Iran... untuk melepaskan belenggu tirani dan mewujudkan Iran yang bebas dan cinta damai," cetus PM Israel tersebut dalam pernyataan yang ditujukan pada rakyat Iran, dikutip dari halaman yang sama.


Laporan The Juresalem Post, Iran juga telah melesatkan rudal ke Israel. 


Serangan Iran ke Israel terjadi pukul 10.00 waktu setempat. Serangan itu membuat sirene meraung di seluruh penjuru Israel. 


Ledakan rudal dilaporkan meledak di Israel Utara. Mendapati hal itu, militer Israel, Tzahal menghimbau agar warganya mencari tempat berlindung. 


Banyak yang menyebutkan perang ini akan menjadi perang besar. Pasalnya, perang ini tak hanya  Israel yang melakukan serangan melainkan Amerika ikut campur membantunya. (red)

28/02/26

Anggota DPR RI Fauzan Khalid beri santunan anak yatim dan lansia

 
Anggota DPR RI Fauzan Khalid beri santunan anak yatim dan lansia

OPSINTB.com - Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H Fauzan Khalid terus bertemu dan bersilaturrahmi dengan masyarakat dan organisasi kemasyarakat (ormas) di Pulau Lombok, NTB, untuk menyerap aspirasi pada masa reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, 20 Februari hingga 9 Maret 2026. 


Fauzan yang terpilih daeri daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, kali ini bertemu pengurus, partisipan dan anggota Muslimat  Nahdlatl Ulama (NU) Kabupaten Lombok Barat, masyarakat, dan sejumlah anak yatim dari PAUD Zainul Ishlah, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, NTB, Sabtu (28/02/2026).


Dalam kunjungan ini, Fauzan juga memberikan santunan sembako kepada anak yatim, dan para lansia. Fauzan dalan kesempatan ini minta semua anak-anak, anak didik PAUD Zainul Ishlah, untuk terus belajar dan menimba ilmu sebagai bekal masa depan.  


“Teruslah belajar, jangan putus asa dan mudah menyerah, karena dengan bekal ilmu, kita dapat meraih cita-cita yang diinginkan untuk masa depan. Rajinlah membaca menambah wawasan, insyaalloh semua keinginan dan cita-cita akan tercapai,” kata Fauzan memberi semangat kepada anak didik PAUD Zainul Ishlah, Desa Sigerongan, Lombok Barat.


Fauzan juga mengingatkan, agar orangtua memahami hal-hal mendasar anak, sehingga anak tidak cepat mengambil jalan pintas, seperti kasus gantung diri anak SD, lantaran tak mampu membeli buku dan pena. Fauzan berharap kasus serupa tidak terjadi lagi, dan orangtua peka terhadap tumbuh kembang anak.


“Mari kita doakan negara kita, agar terus maju dan kasus anak gantung diri karena berbagai hal, tidak lagi kita temukan di Tanah Air tercinta kita ini,” kata Fauzan, Ketua KPU NTB periode 2008-2013 ini.


Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kabupaten Lombok Barat, Hj. Khairatun Fauzan Khalid, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Fauzan Khalid, yang telah meluangkan waktu bersilaturrahmi dengan Muslimat NU Lombok Barat.


Menurut Hj. Khairatun, sumbangsih pemikiran dan sumbangan lain yang telah diberikan Anggota DPR RI Fraksi NasDem Fauzan Kahlid kepada Muslimat NU, memberi dampak positif bagi pengembangan organisasi dan masyarakat. “Banyak kegiatan yang telah kami lakukan berkat sumbangsih Pak Fauzan. Sekali lagi, kami sangat berterima kasih,” kata Hj Khairatun.


Usai bersilaturrahmi, Fauzan berkesempatan meninjau kegiatan Muslimat NU Lombok Barat. Diantaranya, kegiatan berbagi dan pelayanan kesehatan gratis bagi kaum dhuafa dan kurang mampu, dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-80. 


Sejumlah warga mengatakan, Anggota DPR RI Fraksi NasDem Fauzan Khalid, selama ini sangat memperhatikan masyarakat.  Aksi nyata, pemberian bantuan dan kunjungan langsung kepada masyarakat, tidak saja dilakukan saat terpilih menjadi Anggota DPR RI, tetapn rutin dilakukan sejak menjabat Bupati Lombok Barat, periode tahun 2016-2024. (red)

Bupati Iron jelaskan alasan hadiah umrah untuk dua kades dalam lomba Ramadan

 
Bupati Iron jelaskan alasan hadiah umrah untuk dua kades dalam lomba Ramadan

OPSINTB.com – Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, angkat bicara terkait pro kontra pemberian hadiah umrah kepada dua kepala desa (kades) dalam lomba lampion dan kebersihan desa selama bulan Ramadan.


Menurut H Iron, hadiah umrah tersebut diberikan kepada kepala desa karena mereka merupakan penanggung jawab utama pemerintahan ditingkat desa, termasuk dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan masyarakat.


“Ada yang mempertanyakan kenapa lomba lampion dan kebersihan desa di bulan Ramadan hadiahnya umrah untuk kepala desa. Karena kepala desa adalah pimpinan di desa, dia yang mengomandoi, dia yang memerintah dan bertanggung jawab atas kegiatan di wilayahnya,” ucap H Haerul, Jumat (27/2/2026)


Ia menjelaskan, kegiatan lampion yang meriah selama Ramadan tetap melibatkan pemuda dan seluruh elemen masyarakat. Namun, secara struktural seluruh kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi pemerintah desa yang dipimpin kepala desa.


“Pemuda dan masyarakat itu bagian dari pemerintahan desa juga. Jadi kepala desa tetap menjadi penggerak dan penanggung jawabnya,” katanya.


H Iron menambahkan, hadiah umrah tersebut hanya diberikan kepada dua kepala desa, dari wilayah utara dan satu dari wilayah selatan Lombok Timur. Penilaian akan dilakukan oleh tim yang akan segera dibentuk.


“Nanti tim akan menyebar untuk melakukan penilaian secara independen, tidak ada keberpihakan. Desa mana yang terbaik dan paling bersih, itulah yang berhak mendapatkan hadiah umrah,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa hadiah umrah tersebut bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, pembiayaan hadiah sepenuhnya berasal dari donatur dan bukan menggunakan uang rakyat.


“Hadiah ini bukan dari uang APBD, bukan dari uang rakyat. Ini dari  donatur," pungkasnya. (zaa)

Rukhidatun Aini, siswi cantik SMPN 3 Montong Gading raih medali emas di Olimpiade GSO

 
Rukhidatun Aini, siswi cantik SMPN 3 Montong Gading raih medali emas di Olimpiade GSO

OPSINTB.com - Sekilas Rukhidatun Aini, nampak sederhana. Tutur bahasanya dan pembawaannya menunjukan dia hanya anak biasa-biasa saja.


Mungkin karena berasal dari dusun, jadi pembawaannya persis seperti anak kampung seusianya. Tak ada yang nampak istimewa dari perangainya. 


Rukhidatun Aini, tinggal di Montong Tanggo, Desa Montong Betok, Kecamatan Montong Gading dari keluarga petani. Mungkin itu faktor yang membentuknya.


Hidup dan perangainya boleh sederhana, tapi tidak dengan prestasinya. Aini, sapaan akrabnya sebagai salah satu orang yang membawa harum nama tempat tinggalnya, sekolah, bahkan daerah. 


Pasalnya, remaja 15 tahun ini mampu menaklukan kompetisi nasional. Tak tanggung, dirinya meraih medali emas dalam ajang olimpiade tingkat nasional Garuda Science Olympiad (GSO) dan mewakili Nusa Tenggara Barat.


Siswi kelas sembilan yang berprestasi dari SMP Negeri 3 Montong Gading ini, membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk mengubur mimpi. Tekad serta semangatnya yang sekuat baja, mampu melewati batasan itu.


Prestasinya di panggung nasional itu, berawal dari media sosial. Perjalanan Aini menuju medali emas bermula dari informasi yang ia dapatkan melalui teman-temannya. 


"Seorang teman mengirimkan tautan pendaftaran lomba beserta kisi-kisi materi yang bisa dipelajari," ucapnya saat ditemui di sekolahnya, Sabtu (28/2/2026).


Awalnya, ia hanya mencoba untuk daftarkan diri tak ada target karena dirinya sadar dari kampung. Meski tak ada goals, dirinya tetap belajar dari kisi-kisi yang dibagikan. 


Bagai gayung bersambut, usahanya membuahkan hasil. Pada tahap awal di tingkat provinsi, ia berhasil meraih juara tiga. Prestasi itu menjadi motivasi untuk terus melangkah lebih jauh.


"Waktu itu saya daftar lagi karena ingin menambah sertifikat supaya bisa masuk sekolah impian," terangnya.


Kompetisi tingkat nasional diikuti lebih dari 200 peserta per grup, dengan total peserta diperkirakan mencapai ribuan dari seluruh Indonesia. 


Dari Lombok Timur, Aini menjadi salah satu yang berhasil menembus seleksi hingga tingkat nasional.


Di balik keberhasilannya, ada cerita perjuangan yang sederhana namun penuh makna. Tantangan terbesarnya bukan soal materi pelajaran, melainkan keterbatasan fasilitas.


“Cuma HP lowbat sama nggak ada kuota,” katanya sambil tersenyum simpul.


Untuk persiapan lomba, Aini belajar mandiri. Ia menyalin kisi-kisi materi dan memperdalam pelajaran yang sudah dipelajari di sekolah. 


Saat mengalami kesulitan, akuinya, dirinya bertanya kepada guru. Sesuai mata pelajaran yang dilombakan meliputi Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Inggris.


Aini memang aktif mengikuti berbagai olimpiade tingkat nasional. Meski tidak selalu meraih juara, ia tetap mendapatkan sertifikat sebagai peserta. 


"Sudah lima hingga enam kali saya mengikuti olimpiade nasional," ujarnya.


Sementara itu, Prestasinya tak hanya di bidang akademik. Ia juga pernah mengikuti seleksi undangan dari institusi kepolisian setelah adanya sosialisasi di sekolah. 


Dari delapan pendaftar, hanya tiga yang lolos seleksi administrasi dengan syarat nilai di atas 8,5 pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. 


"Saya juga termasuk salah satunya yang lolos seleksi,"bebernya


Waka Kesiswaan SMP Negeri 3 Montong Gading, Hilman, mengungkapkan rasa bangga atas prestasi siswinya tersebut.


"Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan dan kami berharap bisa menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya, khususnya kelas 7 dan 8, untuk terus berjuang meraih prestasi di berbagai bidang," ujarnya.


Menurutnya, sekolah memiliki banyak program pengembangan diri melalui konsep Sekolah Penggerak dan project ekstrakurikuler setiap semester.


Program tersebut mencakup keterampilan tata boga, pembibitan tanaman, perikanan, hingga pelestarian budaya seperti adat sorong serah menggunakan bahasa halus Sasak.


Tak hanya akademik, pembinaan karakter juga menjadi prioritas. Sekolah aktif menggalakkan program anti-bullying, pembinaan keagamaan seperti tahfiz dan seni baca Al-Qur’an, serta gerakan peduli lingkungan melalui program grebek sampah dan pengolahan sampah plastik menjadi produk kreatif.


“Pesan yang selalu kami tanamkan kepada siswa adalah masa depan yang baik dipersiapkan dengan baik. Belajar giat, bersosialisasi dengan baik, aktif dan kreatif dalam pembelajaran,” kata Hilman.


Secara akademik maupun non-akademik, SMP Negeri 3 Montong Gading dikenal sebagai salah satu sekolah yang unggul di Kecamatan Montong Gading. 


"Kita bahkan kerap mewakili Lombok Timur hingga tingkat provinsi dalam berbagai lomba," tandasnya. (zaa)

Lelang randis di Lombok Timur akan dimulai awal Maret

 
Lelang randis di Lombok Timur akan dimulai awal Maret

OPSINTB.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Kasubdit Pemindah Tanganan dan Pengamanan Aset Daerah, memastikan proses pelelangan kendaraan dinas dan barang milik daerah saat ini masih dalam tahap administrasi dan verifikasi.


Kasubdit Pemindah Tanganan dan Pengamanan Aset Daerah Kabupaten Lombok Timur, Yunia, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan lelang secara online ke KPKNL Mataram sejak Jumat pekan lalu. Di hari yang sama, pihaknya juga menerima perbaikan dari lembaga tersebut. 


"Saat ini kami masih dalam proses perbaikan dan pengunggahan dokumen secara online. Insya Allah hari ini selesai dan tinggal menunggu verifikasi kembali," ucapnya Sabtu (28/2/2026).


Menurutnya, proses unggah dokumen memerlukan waktu karena seluruh berkas kendaraan, termasuk BPKB dan STNK, harus diunggah secara lengkap ke sistem. Sejak Senin lalu hingga hari ini, tim masih melakukan proses tersebut.


Setelah pengajuan online diverifikasi kata Yunia, pihaknya akan menyerahkan berkas fisik ke KPKNL Mataram untuk kemudian menunggu jadwal resmi pelaksanaan lelang. 


"Kemungkinan lelang dimulai minggu depan atau awal Maret," jelasnya.


Yunia menegaskan, lelang akan diumumkan secara terbuka dan dapat diikuti masyarakat Lombok Timur maupun luar daerah. Peserta cukup membuat akun pada situs resmi lelang pemerintah.


Ia juga mengingatkan agar masyarakat segera membuat akun karena proses verifikasi akun oleh KPKNL memerlukan waktu. Jika terdapat kendala verifikasi, masyarakat dapat menghubungi layanan pelanggan KPKNL Mataram untuk mendapatkan penjelasan.


Sistem penawaran dan uang jaminan dalam mekanisme lelang, peserta diwajibkan disetorkan sebelum mengikuti proses bidding. Langkah itu tak membuat otomatis menjadikan peserta sebagai pemenang.


“Namanya lelang, ada proses tawar-menawar. Siapa yang menawar dengan harga tertinggi sampai batas waktu yang ditentukan, dia yang menjadi pemenang,” tegasnya.


Pemenang lelang wajib melunasi sisa pembayaran sesuai harga penawaran tertinggi. Setelah pelunasan dan pengambilan kuitansi di KPKNL Mataram, barulah kendaraan beserta dokumen seperti BPKB dan STNK dapat diserahterimakan.


Kendaraan lama hingga besi

rongsokan barang yang dilelang terdiri atas dua kategori, yakni dijual per unit dan dalam bentuk besi rongsokan. 


"Untuk besi rongsokan, penjualan dilakukan berdasarkan berat dengan harga yang telah ditetapkan,"terangnya


Sebagian kendaraan yang dilelang merupakan aset lama, bahkan ada yang berasal dari tahun 1980-an dan 1990-an, yang selama ini tersimpan di gudang masing-masing instansi.


Yunia menegaskan bahwa penghapusan kendaraan dinas tidak dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui proses lelang resmi. Penentuan harga pun dilakukan oleh penilai independen, bukan oleh pemerintah daerah.


“Apapun kondisinya, baik masih lengkap maupun tidak ada STNK atau BPKB, harga akan disesuaikan oleh penilai berdasarkan kondisi saat penilaian,” bebernya. (zaa)

Seaplane Batujai: Arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB

 
Seaplane Batujai: Arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB

Oleh: Ahsanul Khalik, Kepala Dinas Kominfotik  NTB Sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB


Penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan layanan seaplane pada 28 Februari 2026 antara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah H Lalu Fathul Bahri, dan PT Abadi Mega Angkutan, disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, menjadi babak baru yang menandai lebih dari sekadar pembukaan rute wisata baru. Ini adalah simpul awal dari arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB. 


Kebijakan ini selaras dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD yang menempatkan penguatan konektivitas, pariwisata berkualitas, dan ekonomi biru sebagai pilar daya saing. Bagi provinsi kepulauan seperti NTB, konektivitas bukan pelengkap, ia adalah prasyarat pemerataan dan pertumbuhan.


Gubernu NTB, H Lalu Muhamad Iqbal menyadari bahwa NTB memiliki ratusan pulau kecil di perairan Lombok dan Sumbawa. Potensinya besar, namun aksesibilitas kerap menjadi hambatan. 


Transportasi laut tetap vital, tetapi memerlukan waktu tempuh panjang dan sangat bergantung pada cuaca. Dalam banyak kasus, perjalanan antarpulau bisa memakan waktu beberapa jam; seaplane berpotensi memangkasnya menjadi puluhan menit—sebuah lompatan efisiensi yang signifikan. 


Karena itu, transportasi udara berbasis air bukan simbol kemewahan, melainkan konsekuensi logis dari karakter kepulauan NTB.


Pemilihan Bendungan Batujai dilakukan melalui kalkulasi teknis yang ketat. Kedekatannya dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menghadirkan keunggulan yang tidak dimiliki lokasi lain:


- Integrasi ATC (Air Traffic Control) memungkinkan koordinasi komunikasi dan pengawasan ruang udara berada dalam satu klaster kendali, meminimalkan fragmentasi pengawasan.


- Radius navigasi menjadi lebih efisien karena proksimitas dengan infrastruktur utama menekan kebutuhan pembangunan sistem terpisah yang mahal. 


- Integrasi fasilitas juga mengurangi duplikasi perangkat dan biaya, meningkatkan kelayakan fiskal proyek.


- Dari sisi keselamatan, respons darurat menjadi lebih cepat karena berada dalam ekosistem pengendalian bandara internasional. 


Dengan pendekatan ini, Batujai dipilih berdasarkan aviation logic dan standar keselamatan, bukan pertimbangan estetika.


Adapun roadmap implemntasi dan tata kelola, adalah bagaimana pengembangan dilakukan secara bertahap dan terukur, dimulai dari:


- Penataan waterbase sesuai standar keselamatan penerbangan dan regulasi Kementerian Perhubungan, 


- Sinkronisasi perizinan dan SOP operasional termasuk prosedur water aerodrome, 


- Pembangunan fasilitas berkonsep ramah lingkungan, 


- Hingga uji coba operasional sebelum ekspansi rute. 


Koordinasi dengan pengelola bendungan memastikan fungsi utama pengairan tetap terlindungi. Operasional seaplane dirancang tidak mengganggu tata kelola air maupun keselamatan kawasan, sehingga pembangunan berjalan berdampingan dengan fungsi infrastruktur yang telah ada.


Dari sisi ekonomi, seaplane memperkuat strategi low volume–high value tourism: jumlah wisatawan yang terkontrol dengan kontribusi ekonomi lebih tinggi. Dampaknya tidak berhenti pada operator penerbangan, tetapi menjalar pada: 


- Pemerataan kunjungan ke pulau-pulau kecil, 


- Kenaikan okupansi homestay dan eco-resort, 


- Pertumbuhan UMKM pesisir, serta 


- Peningkatan PAD sektor pariwisata.


Dalam horizon 5–10 tahun, konektivitas cepat ini berpotensi mendorong investasi resort pulau kecil, memperluas pasar wisata konservasi, serta membuka akses logistik yang lebih efisien bagi komoditas perikanan premium bernilai tinggi.


Konektivitas udara - air ini juga memiliki implikasi lintas sektor. Ia juga: 


- Mendukung ekonomi biru dengan mempercepat mobilitas pelaku usaha dan investor, 


- Memungkinkan akses medis darurat dari pulau terpencil,


- Memperkuat jejaring regional Bali–NTB–NTT dalam arus wisata dan investasi. 


- Menjadi katalis kawasan berbasis keberlanjutan yang memadukan konservasi dan ekonomi lokal.


Dengan demikian, seaplane bukan proyek tunggal, melainkan simpul integrasi kebijakan yang mempertemukan pariwisata, perikanan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam satu ekosistem.


Kebijakan baru ini pasti akan menimbulkan Pertanyaan publik, dan tentunya merupakan hal yang wajar muncul, sebagai perhatian publik dalam arah baru sebuah pembanguan. Pertanyaan yang pasti muncul adalah:


Apakah ini elitis? 


Segmen premium memang menjadi sasaran awal untuk mengoptimalkan nilai ekonomi per kunjungan, tetapi manfaatnya menyebar melalui lapangan kerja, kemitraan UMKM, dan jasa lokal. 


Kemudian Apakah ramah lingkungan? Fasilitas dirancang berkonsep hijau dan tunduk pada regulasi keselamatan serta lingkungan, dengan prinsip bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian harus berjalan seiring. 


Bagaimana dengan fungsi bendungan? Operasional mengikuti regulasi teknis dan tidak mengganggu fungsi utama pengairan, dengan koordinasi lintas instansi yang ketat. 


Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi agar kebijakan ini memperoleh legitimasi publik.


Kita pastinya memahami, bahwa tidak banyak provinsi yang memiliki waterbase terintegrasi dengan bandara internasional. Diferensiasi ini memperkuat posisi NTB dalam peta pariwisata nasional dan regional.


Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahawa kebijakan ini merupakan transformasi dari sekedar destinasi unggulan menuju ekosistem kepulauan yang terhubung dan berdaya saing.


Seaplane Batujai bukan akhir, melainkan awal dari reposisi strategis NTB sebagai provinsi kepulauan yang mampu mengelola geografinya secara cerdas dan terukur. Ia adalah wujud keberanian mengambil langkah berbasis kalkulasi teknis, perencanaan kebijakan, dan visi jangka panjang. Jika konsisten dijalankan, kebijakan ini bukan hanya membuka akses ke ratusan pulau, tetapi juga membuka babak baru pembangunan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan, di mana kepulauan bukan lagi batas, melainkan kekuatan utama yang mengantarkan NTB menuju keunggulan kompetitif nasional dan regional. (red)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama