OPSINTB.com - Pemerintah pusat bakal segera memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia. Kebijakan ini akan berlaku sehari dalam sepekan untuk mengurangi pemakaian energi.
Menanggapi kebijakan tersebut, Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Lalu Pathul Bahri, mengatakan bakal segera mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh ASN di Loteng guna menginformasikan satuan perangkat kerja mana saja yang boleh WFH dan work from office (WFO).
‘’Dalam waktu dekat ini kami akan bersurat (SE), bahwa memang WFH itu sudah ada penjelasannya dari Mendagri,’’ kata Pathul Bahri di Praya, Rabu (1/4/2026).
Dia merinci beberapa dinas yang berkaitan langsung dengan akses pelayanan masyarakat tetap akan masuk kantor atau WFO. Selain itu, pejabat eselon II dan III akan tetap masuk kantor.
‘’Eselon II, Eselon III itu WFO atau masuk penuh,’’ ujarnya. Lalu menambahkan, ‘’Staff dan lain sebagainya yang akan WFH.’’
Kendati demikian, Pathul meyakinkan bahwa kebijakan ini tidak akan menggangu pelayanan kepada masyarakat. ‘’Tidak ada persoalan untuk pelayanan di rumah sakit, sekolah dan pelayanan publik lainnya,’’ tegasnya.
Selain pemberlakuan WFH, pemerintah pusat juga menetapkan kebijakan pengurangan perjalanan dinas pejabat mencapai 50 persen. Terkait hal ini, Pathul belum bisa memberikan jawaban secara mendetail. ‘’Nanti kita korek,’’ pungkasnya. (wan)








follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami