OPSINTB.com | News References -->

Headline

Politik

Hukum

Nasional

21/04/24

Mengambil ibrah 81 kelahiran NBDI

 
Mengambil ibrah 81 kelahiran NBDI

OPSINTB.com - 21 April 1943 silam, TGKH Zainuddin Abdul Majid, mendirikan Nahdhatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI), di Pancor, Lombok Timur. Organisasi ini dihajatkan khusus untuk murid perempuan.


Kelahiran organisasi ini lebih dahulu dari peringatan hari Kartini, yang mulai diperingati 21 April 1946.


Keberadaan organisasi yang digawangi kaum perempuan itu, telah banyak berperan dalam mengangkat derajat perempuan ditengah gelapnya sosial kala itu.


Wakil Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr H Abdul Hayyi Akrom, kepada media mengatakan, masyarakat sangat penting untuk mengambil inspirasi, spirit serta pelajaran dari pendirian dan keberadaan organisasi yang didirikan oleh pahlawan nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.


"TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid 81 tahun silam telah mendirikan NBDI," ujarnya


Dikatakannya, diantara pelajaran penting dari pendirian madrasah NBDI adalah kepeloporan, kemajuan untuk perempuan, emansipasi perempuan, kesungguhan dalam perjuangan, kerja keras, tidak menyerah pada tantangan dan hambatan demi kemajuan bangsa.


Sebagaimana diketahui, kata dia, NBDI adalah sekolah pertama sebagai wadah pendidikan yang diperuntukan untuk kaum perempuan di Pulau Lombok.  Telah hadir memberikan yang terbaik bagi bangsa terutama untuk kemajuan perempuan Indonesia.


"Karena itu 21 April 1943 adalah bagian hari bersejarah bagi pendidikan kaum perempuan khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya," ucapnya


Pada konteks ke-Indonesiaan, terangnya, tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini. 


Hari emansipasi perempuan di Indonesia yang disematkan pada hari lahirnya Raden Ajeng Kartini di Jepara, Jawa Tengah. 


Menurut, Akrom, pendirian NBDI sendiri didirikan untuk memberikan pendidikan secara maksimal khusus bagi kaum perempuan ketika itu. 


Karena itu, lahirnya NBDI adalah realisasi kejeniusan ulama asal Lombok, TGKH. Zaenuddin Abdul Majid, kemudian menjadi kesadaran dan gerakan kolektif partisipasi perempuan di Indonesia.


"Pada saat pendirian NBDI, kaum perempuan tidak memiliki ruang untuk menuntut ilmu dan masih jauh dari ilmu pengetahuan dan pendidikan," ucapnya


Pendidikan, kata dia, masih menjadi barang mewah dah hanya bagi kaum lelaki. Situasi itu menjadi kegelisahan tersendiri bagi pahlawan nasional asal NTB ini.


Di tengah keadaan yang masih penuh keterbatasan, bangsa Indonesia belum merdeka. Sosok TKGH. Zaenuddin Abdujl Majid menjadi pelopor pendirian madrasah pertama untuk kemajuan pendidikan kaum perempuan.


Ujian dan tantangan pendirian NBDI, imbuhnya, tak hanya datang dari kaum penjajah yang masih bercokol di tanah air ketika itu. Namun demikian hal serupa juga dari kelompok bangsanya sendiri, dari tokoh-tokoh agama ketika itu yang memandang pendirian madrasah khusus untuk kaum perempuan adalah sesuatu yang tabu di zaman itu. 


TGKH. Zaenuddin Abdul Majid, kala itu sama sekali tidak gentar dengan segala rintangan dan hambatan yang datang. Malah semakin kokoh dan bersemangat memberikan pendidikan terbaik bagi kaum perempuan.


Dari peristiwa 81 silam dirinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengambil inspirasi dan spirit dari kepeloporan pendirian NBDI untuk bersama sama memajukan tanah air. 


"Terlebih saat ini, fasilitas dan teknologi yang banyak dapat digunakan sebagai instrumen memajukan kehidupan bangsa dalam berbagai bidang kehidupan," pungkasnya 


Dalam kesempatan itu dirinya mewakili sivitas akademika IAIH Pancor, Dr. Hayyi Akrom menyampaikan selamat mengkaji dan mengambil inspirasi dari HUT 81 tahun Madrasah NBDI. (kin)

20/04/24

Loteng bakal wakili NTB rebut Paritrana Award 2024

 
Bpjs ketenagakerjaan loteng

OPSINTB.com - Prestasi membanggakan akan diterima Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) jika berhasil menjadi yang terbaik tingkat nasional. Kabupaten Loteng bakal diganjar Paritrana Award yang merupakan apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pelaku usaha yang telah mendukung implementasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek. 


"NTB diwakili Kabupaten Lombok Tengah dalam Anugrah Paritrana Award tingkat nasional nanti," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTB, Boby Foriawan didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Loteng, Syafruddin di Pendopo I pada Sabtu (20/4/2024). 


Menurut Boby, Kabupaten Loteng sudah sejajar dengan daerah-daerah lain, bahkan dengan Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah terhadap perhatiannya dengan jaminan kesehatan masyarakat, mengingat potensi Loteng luar biasa banyak.


"Dulu tidak ada yang kenal Loteng, tetapi sekarang sudah terkenal baik nasional maupun dunia. Di mana atas perhatian Pak Bupati terhadap kesejahteraan masyarakat, baik itu kesehatan, pangan dan lainnya. Itu yang membuat saya bangga," ujar Boby. 


Adapun beberapa indikator penilaian Paritrana Award di antaranya regulasi yang dibuat pemerintah daerah terkait dengan jaminan ketenagakerjaan, korporate, komitmen dan Dana Bea Cukai Hasil Tembakau (DBCHT). (wan)

19/04/24

Triwulan I 2024, Pariwisata NTB cukup baik

 
Pariwisata ntb

OPSINTB.com - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jamaludin Maladi, menyatakan kondisi pariwisata NTB selama triwulan pertama 2024 cukup baik. Apalagi dengan dibukanya pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) 1 April lalu membuat kunjungan wisatawan baik lokal maupun asing meningkat.


''Menurut saya bagus sekali. Apalagi sekarang TNGR sudah dibuka untuk tracking. Nah biasanya ketika dibuka pendakian ini, sudah banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang,'' ujar Jamaludin Maladi, Jumat (19/4/2024). 


Selain itu, kata dia, dengan telah dibukanya penerbangan langsung dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Bizam, akan menambah positif dunia pariwisata NTB. 


''Alhamdulillah, walaupun tidak tiap hari, tapi ini positif bagi pariwisata kita,'' katanya. 


Lebih lanjut, Jamaludin mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Menkomarves telah membahas terkait subsidi penerbangan untuk lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) yang di mana Mandalika masuk salah satu dari lima DPSP tersebut. Meski tidak berlaku sampai akhir tahun, terangnya, subsidi ini tentu akan sangat menarik bagi para wisatawan. 


''Ini rencananya akan disubsidi pada bulan Mei-Agustus tahun ini. Mudah-mudahan ini segera terealisasi untuk meningkatkan promosi pariwisata kita,'' imbuhnya. 


Kenapa subsidi tidak dilakukan sampai September saat penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika? Menurut Jamaludin, MotoGP sudah memiliki pasar tersendiri. Artinya, jelas dia, yang akan datang menonton adalah orang-orang yang berduit. 


''Kalau untuk MotoGP, terkait penerbangan; menurut saya orang datang nonton kan orang-orang udah punya duit. Katakan saja kita bicara ini penonton dari luar negeri. Itu biasanya sudah ada pasar khusus. Berapapun harga tiket biasanya habis,'' sebut Jamaludin. 


Dirinya berharap dengan adanya subsidi ke DPSP maskapai-maskapai penerbangan juga mendukung agar tingkat kunjungan wisatawan ke Mandalika maupun DPSP lainnya meningkat pesat. (wan)

Masuki hari ketiga pencarian, dokter yang tenggelam di Pantai Lancing belum ditemukan

 
Pencarian dokter hilang di lombok

OPSINTB.com - Memasuki hari ketiga pencarian korban tenggelam di perairan Pantai Lancing, Dusun Tampah, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng) belum membuahkan hasil. Korban atas nama Lalu Wisnu Aditya Wardana (27) sebelumnya dinyatakan tenggelam setelah perahu yang ditumpangi untuk memancing bersama dua rekannya terbalik setelah dihempas gelombang perairan Pantai Lancing sebanyak dua kali. 


Korban yang berprofesi sebagai seorang dokter dan bertugas di RSUD Praya tersebut diberitakan tenggelam pada Rabu (17/4). Kejadian ini pun menghebohkan warga sekitar setelah bibi korban atas nama Baiq Ernawati melaporkan kejadian tersebut.


''Perkiraan kejadian yaitu di sekitar koordinat LKP 8°54’53.12″S–116°12’10.71″E Heading 255,740 dengan jarak 5.05 NM dari unit siaga SAR Kuta Mandalika. Adapun identitas korban adalah Lalu Wisnu Aditya Wardana, laki–laki, umur 27 tahun, alamat Desa Kateng Pendem, Kecamatan Praya Barat,'' ujar Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi melalui rilisnya, Jumat (19/4/2024). 


Adapun kronologi kejadiannya, terang Wahyu, pada Rabu 17 April 2024, pukul 15.00 WITA, korban pergi memancing bersama seorang temannya menggunakan sampan di perairan Pantai Lancing. Tiba-tiba sampannya terbalik setelah diterjang gelombang besar dan seorang rekannya berhasil diselamatkan oleh nelayan yang sedang melintas.


''Korban yang selamat berupaya mencari rekannya yang hilang bersama nelayan yang menyelamatkannya, namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,'' imbuhnya. 


Selain Tim SAR, proses pencarian korban juga melibatkan TNI, Polri, BPBD, nelayan, warga setempat, pihak keluarga, dan juga dengan menggunakan drone. ''Dengan harapan meningkatkan proses pencarian,'' katanya. 


Adapun dari informasi yang diperoleh opsintb.com, seorang saksi bernama Yudi yang merupakan warga setempat menyebutkan, setelah perahu tersebut terbalik, korban sempat berenang menggunakan boks ikannya ke pinggir pantai, tidak jauh dari tebing Pantai Tampah. 


''Kemungkinan diperkirakan tenggelam di sana,'' sebutnya. (wan)

18/04/24

PDIP NTB santai sikapi mundurnya Budi Suryata, kendati sudah berikan privilege selama 25 tahun

 
Kisruh pdip ntb

OPSINTB.com - DPD PDI Perjuangan angkat bicara terkait mundurnya H Lalu Budi Suryata sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB dan sekaligus sebagai kader Partai Banteng Moncong Putih. PDIP NTB memastikan, mundurnya Budi tak memberi pengaruh apapun.


"Malah kader kami mulai dari anak ranting, ranting, dan anak cabang, justru sangat nyaman dengan mundurnya Budi," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Ruslan Turmuzi, dalam keterangan pers di Kantor DPD PDIP NTB, Kamis (18/4/2024).


Pada Kamis, DPD PDIP NTB memang tengah menggelar rapat lengkap yang dihadiri seluruh pengurus DPD PDIP NTB, termasuk Ketua DPC PDIP sepuluh kabupaten/kota di NTB, dengan agenda utama membahas persiapan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024. Mulai hari ini, DPD PDIP NTB membuka pendaftaran calon kepala daerah mulai dari tingkat provinsi untuk calon gubernur hingga calon bupati dan wali kota di sepuluh kabupaten/kota di NTB.


Setelah pembahasan agenda utama rampung, Ruslan mengungkapkan, ada yang mengusulkan agenda tambahan terkait mundurnya Budi Suryata. Hingga Kamis, DPD PDIP NTB sebetulnya kata Ruslan, belum menerima surat pengunduran diri Budi Suryata tersebut. Para pengurus DPD baru mengetahui hal tersebut dari pemberitaan media massa. Dan belakangan, Budi Suryata kemudian mengirimkan file digital surat tersebut secara personal ke sejumlah pengurus.


Surat pengunduran diri Budi Suryata itu tertanggal 16 April 2024 dan ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dengan tembusan DPD PDIP NTB, DPC PDIP Sumbawa, dan untuk kebutuhan arsip. Dalam surat yang salinannya didapat awak media tersebut, Budi menyatakan alasan pengunduran dirinya lantaran sudah tidak nyaman dan tidak sejalan dengan kepemimpinan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB.


Karena pemberitaan sudah meluas, terpaksa walaupun belum resmi kami terima suratnya, kami memberikan tanggapan. Yang pasti, hari ini, PDIP solid mulai dari anak ranting hingga ke DPP. Fokus kami saat ini adalah pemenangan Pilkada Serentak sesuai instruksi DPP," kata Ruslan.


Mundur sebagai kader partai dan juga dari posisinya sebagai Sekretaris DPD PDIP NTB, sepenuhnya kata Ruslan adalah hak Budi Suryata. Tak ada kader PDIP yang hendak menahan-nahannya untuk menjalankan haknya tersebut. PDIP NTB sama sekali tak terganggu. Apalagi tidak nyaman.


Terkait alasan Budi Suryata yang mundur lantaran tidak nyaman dan tidak sejalan dengan kepemimpinan Ketua DPD PDIP NTB, seluruh kader PDIP NTB juga tidak mengerti dengan hal tersebut.


Ruslan menegaskan, selama di PDIP, Budi telah mendapatkan privilege begitu banyak dalam rentang waktu dua dekade terakhir. Budi Suryata dikader oleh partai dan terpilih menjadi Anggota DPRD Sumbawa. Kemudian oleh partai, dia diberi amanah dan kepercayaan untuk duduk sebagai Ketua DPRD Sumbawa selama dua periode. Selanjutnya Budi menjadi Anggota DPRD NTB, dan kembali diberi amanah oleh partai sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD NTB yang dijabatnya hingga saat ini.


Sebagai kader yang sama-sama duduk di DPRD NTB seperti Budi, Ruslan menyebut dirinya bahkan sempat merasa "cemburu" dengan privilege yang diperoleh Budi, mengingat Ruslan adalah salah satu kader senior di PDIP NTB. Di DPRD NTB saja, Ruslan sudah terpilih berturut-turut selama lima periode.


Karena itu, jika kini ujug-ujug Budi Suryata menyatakan tidak nyaman, banyak yang bertanya akan hal tersebut. Karena itu, secara pribadi, Ruslan menilai Budi sepertinya sudah kufur nikmat, mengingat begitu banyaknya privilege yang telah diberikan oleh partai kepadanya.


"Kalau hari ini Budi mengaku tidak nyaman, dalam persoalan apa? Karena nggak diusulkan jadi calon Bupati di Sumbawa? Lha, ini proses pendaftarannya saja kan baru kita mulai buka," kata Ruslan.


Karena itu, alasan tidak nyaman yang disebut Budi dalam suratnya, kata politisi asal Lombok Tengah ini, menjadi tidak rasional. Dan malah sebaliknya, justru seluruh kader PDIP NTB yang kini merasa nyaman dengan keluarnya Budi dari PDIP. Apalagi kalau mempertimbangkan kontribusi, kinerja, dan cara Budi bekerja selama ini.


Dalam rapat lengkap kemarin pun, DPD PDIP NTB telah menetapkan DR Hakam Ali Niazi sebagai Sekretaris DPD PDIP NTB menggantikan posisi Budi. Sebelumnya, di kepengurusan Hakam adalah Wakil Sekretaris.


"Kami seluruh kader solid. Hak Budi mengundurkan diri, dan kami tinggal buat keputusan. Kami nggak terlena dan terpengarih akan hal tersebut," ucap Ruslan menegaskan.


Terkait posisi Budi Suryata di DPRD NTB, penggantian antar waktu tidak memungkinkan dilakukan. Karena itu, Budi akan tetap dalam posisinya sebagai legislator di DPRD NTB hingga akhir Agustus 2023.


Pendaftaran Cakada


Sementara itu, terkait pendaftaran bakal calon kepala daerah, PDIP NTB secara resmi membuka kesempatan kepada figur-figur terbaik Bumi Gora untuk menjadi calon bupati dan wali kota melalui PDIP. Sementara untuk bakal calon Gubernur, PDIP telah menetapkan mengusung kadernya sendiri yakni HW Musyafirin, yang merupakan Bupati Sumbawa Barat dua periode.


"PDIP NTB secara resmi membuka pendaftaran bagi figur-figur terbaik yang ingin duduk di jabatan eksekutif sebagai bupati dan wali kota di sepuluh kabupaten/kota di NTB," kata Ruslan.


Pendaftaran tersebut kata dia, terbuka untuk kader PDIP maupun non kader. Saat ini, PDIP memiliki suara signifikan di DPRD Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Utara, Kabupaten Bima, Kota Bima, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Raihan kursi di lembaga legislatif tersebut menjadi modal utama bagi PDIP menatap pilkada serentak yang pemungutan suaranya digelar 27 November 2024.


PDIP kata Ruslan juga membangun komunikasi dengan partai lain untuk mengusung kandidat dalam Pilkada. Terbuka juga peluang bagi tokoh dan kandidat yang mendaftar ke PDIP dengan membawa dukungan yang telah diperoleh dari partai lain. (red)

Menuju Lotim berkemajuan tahun 2025

 
Lotim berkemajuan

OPSINTB.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, gelar Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Musrenbang RPJPD) tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Penjabat Bupati Lotim, HM Juaini Taofik, itu dilaksanakan di Pendopo Bupati, Kamis (18/04/2024).


"Ini penting dalam upaya memperkuat visi pembangunan jangka panjang dan rencana strategis Lombok Timur," ucap Pj Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik.


Kegiatan ini, imbuhnya, merupakan kegiatan lanjutan dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan jangka panjang dan perencanaan pembangunan tahunan. Musrenbang RPJPD tahun 2025-2045, kata dia, menjadi platform penting bagi semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan arah pembangunan Gumi Patuh Karya dalam dua dekade kedepan.


Ia membeberkan, RKPD tahun 2025 akan menjadi panduan operasional bagi pemerintah daerah, dalam menjalankan program-program prioritas yang telah dirumuskan.


Dirinya menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam proses perencanaan pembangunan untuk yang berkelanjutan dan inklusif. 


Bupati menyebut, dari pencapaian RPJPD pada Tahun 2005-2025 ada beberapa pencapaian yang meningkat. Seperti indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2005 lalu berada diangka 59,51 meningkat melebihi target menjadi 70,65 pada 2023. 


"Sementara itu ada beberapa yang masih memerlukan kerja keras seperti penurunan angka kemiskinan," terangnya


Pria yang karib disapa Ofik itu menjelaskan, pada rancangan RPJPD tahun 2025-2045 sesuai dengan hasil pembahasan yang telah disusun rancangan visi Kabupaten Lombok Timur yaitu Mewujudkan Lotim yang Maju, Sejahtera, Berbudaya, dan Berkelanjutan.


Pada dokumen rancangan RKPD Kabupaten Lotim tahun 2025 telah dirumuskan tema pembangunan yakni Transformasi Ekonomi dan Pembangunan Manusia Berkualitas dengan Dukungan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.


Visi itu dijabarkan ke dalam 21 prioritas daerah mulai dari fasilitas pendidikan hingga kontribusi pada sektor perikanan dan kelautan.


Terakhir Taofik, berharap melalui musrenbang ini seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif menyampaikan saran dan masukan terkait berbagai hal yang belum terakomodir.


"Rancangan RPJPD maupun RKPD untuk penyempurnaan menjadi dokumen rancangan akhir," harapnya


Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur itu, dihadiri oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Timur, Pj. Sekda, Unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, Kepala OPD, camat, unsur TP. PKK, organisasi kemasyarakatan, dan akademisi. (kin)

Pathul Bahri: Halalbihalal momen evaluasi diri dan rajut silaturrahmi

 
Bupati pathul bahri loteng

OPSINTB.com - Pemkab Lombok Tengah (Loteng) menggelar acara Halalbihalal dan Lebaran Topat 2024 di halaman kantor bupati setempat, Rabu (17/4/2024). Acara ini dihadiri seluruh ASN dan lembaga vertikal yang berdinas di daerah ini. 


Asisten II Setda Loteng, H Lendek Jayadi menjelaskan, acara ini merupakan rutinitas Pemda Loteng setiap tahun. Tujuannya ialah untuk merajut tali silaturrahim antar seluruh perangkat daerah. 


''Jadi, ini merupakan rutinitas kita tiap tahunnya. Kita kumpul di tempat ini tujuannya untuk bersilaturrahmi dengan seluruh ASN di Loteng,'' ujar H Lendek Jayadi saat dikonfirmasi.


Sementara itu, Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri menyampaikan, momen halalbihalal ini merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi diri. Bupati sekaligus meminta maaf, sebab sebagai seorang pelayan masyarakat, dirinya tak luput dari kesalahan. 


''Saya minta maaf. Momen ini untuk mengevaluasi diri saya untuk bahan membangun daerah ini menjadi lebih baik ke depan,'' katanya. 


Pada momen ini juga, bupati mengaku selama 26 tahun dirinya menjadi seorang pejabat; selalu tidur di atas pukul 3 malam. Hal itu, katanya, bukan dilakukan tanpa kesia-siaan, namun untuk berdiskusi bersama stakeholder untuk memajukan daerah ini. 


''Saya jadi pelayan ini hitung-hitung sudah cukup lama. Ternyata saya tidur di atas jam 3 malam itu sudah 26 tahun untuk memikirkan Loteng,'' ujar Pathul. 


Perihal adanya teriakan ''gubernur'' dari para ASN saat dirinya menaiki panggung acara, Pathul menegaskan, dirinya tidak pernah berkomentar akan mencalonkan diri menjadi gubernur, tapi yakin akan terpilih jika mencalonkan diri. Di sisi lain, dirinya juga yakin jika tidak terpilih; hal itu merupakan kehendak Tuhan. 


''Tidak saya pikirkan, mau jadi nyalon atau tidak jadi; kita jangan ribut,'' tegasnya. 


Lebih lanjut, Pathul juga menyinggung dua kandidat calon gubernur dari Loteng, yakni Lalu M Iqbal dan H Suhaili FT. Menurutnya, keduanya adalah kader terbaik yang dimiliki daerah ini.


''Apalagi Pak Suhaili, beliau adalah kader yang pernah berdarah-darah membangun Loteng,'' pungkas bupati.


Acara Halalbihalal dan Lebaran Ketupat 2024 ditutup dengan pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah pawai lampion yang diselenggarakan Pemda Loteng. (wan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama