OPSINTB.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melaksanakan panen raya lumbung pangan Baznas jagung varietas Advanta (ADV) Jago. Kegiatan itu berlangsung di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (24/4/2026).
Gelaran ini menjadi simbol komitmen Baznas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Baznas RI, H. Sodik Mudjahid menyampaikan, rasa syukur atas terlaksananya panen raya tersebut berkat dukungan dan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
"Alhamdulillah, dukungan dan kerjasama dengan Bupati Lombok Timur yang punya komitmen yang luar biasa kepada rakyatnya, kami Baznas hari ini secara simbolik melakukan panen raya jagung," ucapnya ditengah panen raya jagung.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas kepada bangsa, khususnya dalam mendukung program presiden yakni ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Di lain sisi, bagi Baznas kegiatan ini adalah sebagai salah satu laporan pertanggungjawaban kepada para muzaki
Menurutnya, hasil panen tersebut telah dirasakan langsung oleh para mustahik yang selama ini mengelola lahan pertanian.
"Mohon doanya dari semua dan dukungan dari semua bisnis semakin berkembang, sehingga semakin banyak rakyat kita, umat kita yang ter sejahterakan oleh berbagai program Baznas," katanya.
Untuk sementara, luas lahan yang dikelola mencapai 50 hektare jagung dan 20 hektare padi. Secara nasional, program lumbung pangan Baznas telah tersebar di sekitar 80 titik dan akan terus dikembangkan.
Kesuksesan di Lombok Timur, kata dia, akan menjadi tambahan semangat bukan saja kepada Baznas, tapi juga bagi para muzaki untuk terus memberikan zakat infak sedekahnya.
Selain sektor pertanian jagung dan padi, Baznas juga mengembangkan berbagai program lain seperti peternakan sapi, perikanan, UMKM, rumah sehat, serta pendidikan.
Terkait dukungan pembiayaan, bebernya, pengembangan sektor pertanian tidak selalu dalam bentuk uang, melainkan melalui sinergi program dengan berbagai pihak.
"Oh, itu nanti tentu dengan dukungan bapak bupati, kita pikirkan serapnya termasuk bagaimana kita bersinergi dengan pusat demand yang luar biasa di desa-desa, yakni MBG itu di kerjasamakan dengan MBG antara yang tadi kami bina para penduduk lokal,"ujarnya.
Panen raya ini merupakan panen perdana di Lombok Timur untuk tahun 2026 dan diharapkan menjadi pemicu semangat bagi daerah lain.
Ia mengakui bahwa tingkat keberhasilan pembinaan UMKM secara umum masih berada di kisaran 50 sampai 60 persen. Sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkannya.
Oleh sebab itu pihaknya bekerja sama dengan kementerian, termasuk dengan BSI.
"Karena perbankan dianggap cukup bagus dalam pembinaan UMKM untuk meningkatkan keberhasilan di atas 50 persen," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin menyampaikan, apresiasi atas kunjungan dan dukungan Baznas RI, serta berharap kerja sama ini terus berlanjut.
"Kita berharap akan terus terjalin hubungan kerjasama yang baik dan pembinaan-pembinaan dari pusat tentu ke daerah sangat kami harapkan secara berkesinambungan," terang Bupati Iron.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap program lumbung pangan dapat diperluas dengan dukungan dari Baznas. Pihaknya juga bakal memberikan hal serupa berupa pupuk NPK gratis kepada kelompok tani sebagai penyemangat.
Ia menegaskan bahwa Lombok Timur merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional yang memiliki surplus produksi.
“Jadi kita tidak kekurangan hasil beras maupun jagung, bahkan produksi kita dibawa keluar karena tidak habis dikonsumsi,” beber Iron. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami