OPSINTB.com | News References -->

Headline

Politik

Hukum

Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021

H Iron pastikan diri maju pada Pilkada Lotim 2024

 
H Iron pastikan diri maju pada Pilkada Lotim 2024

OPSINTB.com - Pilkada Lombok Timur (Lotim) tinggal 3 tahun lagi. Akan tetapi isu demi isu mulai berkembang. Dan dinamika politik pun mulai terasa hangat. 

Beberapa figur bakal calon sudah bermunculan, bahkan mulai mendeklarasikan diri walaupun belum dengan acara khusus. Tetapi sebagian para figur sudah memastikan diri ikut berkompetisi pada Pilkada Lotim tahun 2024 mendatang. 

Sama halnya dengan isu liar yang beredar, bahwa H Haerul Warisin tidak akan lagi mencalonkan diri menjadi Bupati Lotim karena tidak mendapat restu dari sang istri. Juga tidak akan mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra. 

Dan isu tersebut langsung dibantah oleh mantan Wakil Bupati Lotim itu. Ditegaskannya, berbagai isu yang menimpa dirinya adalah informasi tak bertuan.

Pasalnya, kata H Iron panggilan akrab H Haerul Warisin, sang istri sangat mendukung tekadnya mencalonkan diri pada pilkada mendatang. Bahkan Partai Gerindra melalui petinggi partai yang juga Anggot DPR RI, yakni H Bambang Kristianto (HBK) dengan tegas memberi dukungan.

"Waktu kami dikumpulkan di Hotel Astoria beberapa waktu lalu, pak HBK menunjuk saya untuk harus maju menjadi calon Bupati Lotim," ungkap H Iron, Kamis (21/10/2021).

Tak hanya itu, lanjutnya, HBK juga tidak lagi mengizinkannya maju menjadi calon DPR Provinsi NTB. Sebab ia diwajibkan tunduk kepada Partai Gerindra, ikut bertarung pada Pilkada Lotim mendatang.

"Dengan pernyataan itu maka sudah bisa dipastikan bahwa saya pasti akan maju di Pilkada Lotim tahun 2024 nanti," tegasnya. (yan)

Festival Dara Ngindang, ribuan merpati hiasi langit Desa Lendang Belo

 
Festival Dara Ngindang, ribuan merpati hiasi langit Desa Lendang Belo

OPSINTB.com - Kegiatan Festival Dara Ngindang dilaksanakan di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (21/10/2021).

Pada festival ini, ribuan dara (burung merpati, red) dilepas bebas menghiasi langit biru Desa Lendang Belo dan disaksikan oleh masyarakat banyak. Dan burung dara dibawa dari berbagai Kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain masyarakat, festival itu juga dihadiri langsung oleh Kadis Pariwisata Lombok Timur H Mugni dan Kadis Pariwisata NTB Yusron.

Inisiator Festival Dara Ngindang, Surya Jaya mengatakan, festival ini pertama kali dijadikan event di Desa Lendang Belo. Ia berencana akan menjadikan festival ini sebagai event tahunan di desa setempat.

"InsyaAlloh nantinya festival ini akan kita jadikan event tahunan," ucap Surya ditemui usai kegiatan festival.

Pada kesempatan itu, dia menceritakan filosopi Festival Dara Ngindang. Kata Surya, sebelum adanya Pos di negara ini, merpatilah sebagai pemersatu bangsa bahkan pemersatu dunia. Merpati dilatih secara khusus untuk mengirim pesan atau surat. Setelah Pos lahir, budaya itu mulai dilupakan. Sehingga festival ini dijadikan event untuk mengenang hal itu. 

"Budaya ini kita akan lestarikan terus menjadi event yang dikenal dunia," pungkasnya.

Sementara itu ia katakan, event ini diikuti oleh sekitar 200 peserta se-Pulau Lombok, yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Lombok Utara. Dan jumlah burung merpati yang dilepas sekitar 2 ribu ekor.

Surya berharap, melalui festival ini Desa Lendang Belo dikenal sebagai desa wisata uang dikenal dunia. Dan ekonomi masyarakat setempat khususnya, lebih maju. Juga nilai jual burung merpati menjadi lebih tinggi.

Di sisi lain, H Mugni memberi apresiasi atas terlaksananya Festival Dara Ngindang. "Festival ini sudah kedua kalinya dilaksanakan dan alhamdulillah acaranya berjalan dengan lancar," katanya.

Pemerintah juga memberi dukungan penuh kegiatan ini. Dan kehadiran pemerintah kabupaten maupun provinsi adalah salah satu wujud dukungan itu. Karena ini adalah tradisi atau budaya yang datang dari bawah. 

"Nah ini sudah dua kali bisa berjalan. Artinya di tahun depan pemerintah harus mengambil bagian akan tercatat menjadi salah satu Event di Lombok Timur, yakni Dara Ngindang yang menjadi milik Desa Montong Gading, khususnya Desa Lendang Belo," jelas Mugni. (zaa)

Miq Gite terpilih sebagai Ketua Umum Sekda se-Indonesia

 
Miq Gite terpilih sebagai Ketua Umum Sekda se-Indonesia

OPSINTB.com - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi, terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) periode 2021-2024.

Jabatan tersebut diberikan langsung oleh Ketua umum DPP Forsesdasi periode 2018-2021, H Nasrun umar, pada acara Musyawarah Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia 2021, Kamis (21/10/2021) di Jakarta.

"Saya akan mengikuti keputusan munas ke empat ini dan menyatakan kesediaan menjadi ketua umum DPP Forsesdasi 2021-2024," ucap Miq Gite, sapaan Sekda, di hadapan 547 Sekda seluruh Indonesia dan peserta yang mengikuti secara online maupun offline.

Sementara itu, H Nasrun Umar mengungkapkan, pilihan Sekda NTB sebagai Ketua Umum Forsesdasi selanjutnya merupakan pilihan terbaik.

Miq Gite, dalam memperjuangkan aspirasi seluruh Sekda se-Indonesia tak akan bekerja sendirian. Ada 547 Sekda lainnya yang akan turut serta membantu menjalankan berbagai program hingga 2024 mendatang.

"Jangan khawatir, ada 547 anggota Forsesdasi yang berdiri membantu di belakang bapak. Untuk memperjuangkan cita-cita dan aspirasi seluruh sekda se-nusantara," tandasnya. (red)

Mantan kades dibui gegara jual tanah pemda Rp 790 juta lebih

 
Mantan kades dibui gegara jual tanah pemda Rp 790 juta lebih

OPSINTB.com - Polres Sumbawa Barat menahan mantan Kepala Desa Benete, Kecamatan Maluk berinisial MS dan seorang warga berinisial JB. Keduanya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penjualan tanah aset Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

"Perkara korupsi tanah aset Pemda KSB sudah P21 dan terduga tersangka telah dilakukan penahanan," kata Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Ipda Eddy Sobandi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/10/2021).

Eddy menjelaskan, penjualan tanah aset tersebut diduga dikorupsi dengan modus memalsukan sejumlah dokumen.

"Tersangka JB menyuruh MS selaku Plt Kepala Desa Benete pada tahun 2012 untuk menerbitkan SKPT atau surat keterangan kepemilikan tanah pada bulan Juli 2012, setelah pembebasan lahan oleh pemerintah KSB, dan tanggal SKPT dibuat berlaku mundur seolah-olah tanah tersebut dibuatkan SKPT sebelum pembebasan lahan oleh Pemda KSB. Setelah SKPT tanah tersebut terbit selanjutnya tersangka MS dan JB menjual tanah tersebut ke sebelas pembeli," ungkapnya Kasi Humas.

Kasi Humas Eddy mengatakan, kerugian negara yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut hingga mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan laporan pemeriksaan inspektorat pemrov NTB tanggal 28 September 2020 lalu, kerugian negara sebesar Rp 790.371.000.

"Selanjutnya kasat Reskrim AKP Hilmi Manossoh Prayugo SIK selaku penyidik akan berkordinasi dengan jaksa untuk pelimpahan barang bukti dan terduga tersangka (tahap II)," imbuhnya. (red)

Foto : ilustrasi

Rabu, 20 Oktober 2021

Pecah rekor, vaksinasi Lotim tembus angka 41 ribu sehari

 
Pecah rekor, vaksinasi Lotim tembus angka 41 ribu per hari

OPSINTB.com - Target 100.000 dosis vaksin yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk 3 hari ke depan, tampaknya bakal tercapai.

Pasalnya, pada hari pertama pencanangan vaksinasi untuk mengejar herd immunity di Lotim, sudah menembus angka 41.141 dosis. Capaian ini bahkan mungkin lebih cepat dari yang diperkirakan. Uniknya lagi, ini menjadi rekor tertinggi selama pelaksanaan vaksinasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taufik menegaskan, ketersediaan dosis vaksin yang ditargetkan itu diyakini selesai dalam waktu 3 hari ini.

Untuk hari pertama, saja sebut Kasatgas Covid-19 Lombok Timur itu, vaksinasi disediakan dibeberapa fasilitas dan pelayanan kesehatan di Lotim sudah mencapai lebih dari 41 ribu dosis. Baik itu dosis satu (D1) maupun dosis kedua (D2).

Masih kata Sekda Lotim, sebanyak 33.460 dosis untuk vaksin D1 telah diselesaikan dengan cakupan dibeberapa fasilitas kesehatan (Faskes). Demikian pula untuk vaksin D2 sudah mencapai 7663 dosis.

"Di hari pertama, capaian sebanyak 41.141 dosis suntik vaksin yang sudah diberikan kepada masyarakat tersebar di 40 Faskes baik di desa maupun di rumah sakit," jelas Juaini Taufik kepada media ini, Selasa (19/10/2021).

Sedangkan untuk Dosis tiga (D3) baru dilaksanakan di dua tempat yakni di Desa Lepak sebanyak 18 dosis dan di RSUD dr. R. Soedjono Selong sebanyak 10 dosis.

Diyakininya, capaian untuk herd immunity di Kabupaten Lotim ini bakal terwujud setelah mengerahkan semua pihak. Apalagi, target 70 persen vaksinasi ini dalam waktu yang tidak lama dapat dicapai.

Selaras yang diungkapkan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy atas komitmennya untuk mewujudkan herd immunity di Lotim. Mengingat batas waktu untuk mengejar herd immunity hanya tinggal sebulan lagi.

Apalagi Kabupaten Lotim terutama kawasan selatan Lotim seperti Keruak dan Jerowaru sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Street Sircuit harus memiliki kesiapan. 

Kesiapan ini salah satunya diwujudkan dengan kekebalan kelompok bagi masyarakat, mengingat sejumlah event penting yang akan digelar dalam waktu dekat. (yan)

Selasa, 19 Oktober 2021

Puluhan warga Desa Rumbuk tagih janji pemekaran dusun

 
Puluhan warga Desa Rumbuk tagih janji pemekaran dusun

OPSINTB.com - Puluhan warga Desa Rumbuk menagih janji pemerintah desa (Pemdes) untuk pemekaran 5 dusun yang ada di Desa Rumbuk, Kecamatan Sakra, Lombok Timur yang Sampai saat ini belum dilaksanakan, Selasa (19/10/2021).

RT Dasan Kebon Desa Rumbuk, Safi'i Ahmad mengatakan, hering yang dilakukan untuk menindak lanjuti apa yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat, terutama terkait dengan pemekaran 5 dusun di Desa Rumbuk yang belum dilaksanakan. Sedangkan SK dari bupati dikeluarkan dari tahun 2019, sementara sampai saat ini belum terealisasi dan belum jelas. 

Sehingga, ia sebagai masyarakat menganggap permasalahan pemekaran dusun ini dianggap saling lempar sana sini, untuk itu ia sebagai masyarakat selalu bertanya-tanya. Dan sebagai masyarakat hanya tau anggaran Desa Rumbuk sangat besar, yakni Rp 2.306.622.296. Namu sampai saat ini belum ada hasil yang nyata di mata masyarakat.

"Setau kami permasalahan pemekaran dusun ini ada kuasanya desa jadi kami menganggap desa tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini," ucap Sakiti sebagai masyarakat yang memperjuangkan pemekaran.

Sementara 5 dusun yang ingin dimekarkan, yaitu Dusun Tangga Lisung, Dusun Rejeng Jaya, Dusun Teming Indah, Dusun Nurmujahidin dan Dusun Kuang Utik. 

Dalam hal, alasan dari masyarakat untuk ingin memekarkan dusun yaitu ingin adanya kesejahteraan. Karena di setiap dusun ini terlalu besar sehingga ia dan masyarakat sangat bersemangat untuk melajukan pemekaran.

"Tapi saat ini kita sudah melakukan hearing 2 kali, ini yang kedua kalinya namun hasilnya sama dengan hering pertama yaitu alasan Covid-19," katanya.

"Saya berharap semoga apa yang menjadi permasalahan di Desa Rumbuk ini segera bisa diatasi," cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Timur, M Hairi menjelaskan, untuk saat ini 5 dusun ini belum mampu dimekarkan dikarenakan kendala dengan Covid-19 ini sehingga anggaran belum mencukupi. Pasalnya, saat ini anggaran tersebut diperuntukan untuk penanganan Covid-19.

Ditambahkannya, aitem-aitem untuk pemekaran ini sudah lengkap, ada SK persetujuan bupati, ada Perdes dari Desa Rumbuk. Sehingga mereka tinggal mengisi. 

"Cuman kan mengisi tanpa menghitung kemampuan ya konyol juga, karena tetap kadus ada Sintap dan ada upahnya nanti," terangnya.

Sementara untuk meminimalisir konflik yang terjadi, nantinya ia akan terus turun lebih persuasif. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. (zaa)

Fix! Raker dan Milad ke-3 FWMO Lotim akan dipusatkan di Senggigi

 
Fix! Raker dan Milad ke-3 FWMO Lotim akan dipusatkan di Senggigi

OPSINTB.com - Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur (Lotim) akan menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) program tahun 2022 dan peringatan Milad ke-3 pada tanggal 28 Oktober 2021 di salah satu hotel yang ada di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat.

"Kegiatan Raker dan Milad FWMO Lotim akan dilaksanakan di salah satu hotel di kawasan pantai Senggigi," kata M Nurji, Ketua Panitia Raker dan Milad ke-3 FWMO Lotim, Selasa (19/10/2021).

Ia menjelaskan kegiatan akan berlangsung dari tanggal 27-29 Oktober 2021 mendatang. Dengan perincian, Raker akan berlangsung tanggal 27 Oktober 2021. Sementara untuk kegiatan puncak Milad ke-3 FWMO Lotim akan dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2021. Dan rencananya akan dihadiri Wakil Bupati Lotim serta Forkopimda Lotim.

"InsyaAlloh pak Wakil Bupati Lotim akan hadir nantinya dalam kegiatan tersebut," kata Nurji seraya mengatakan kegiatan Milad dilakukan secara sederhana mengingat situasi masih pandemi dengan tetap patuhi prokes yang ada.

Hal yang sama dikatakan Ketua FWMO Lotim, Syamsurrijal menegaskan, kegiatan Raker sebuah momentum yang bagus untuk menyusun program kerja tahun 2022 mendatang. 

Begitu juga peringatan Milad ke-3 FWMO Lotim sebagai rasa syukur kita atas bertambahnya usia dari FWMO Lotim. Dengan tentunya tetap mengawal berbagai kebijakan Pemkab Lotim sebagai salah satu pilar demokrasi di negara ini.

"Sesuai dengan tema milad yakni 'bersama insan pers, maju membangun Lotim'," tukasnya.

‎"Intinya kami menggelar Raker dan Milad di luar Lotim bagian dari sosialisasi. Karena ke depannya FWMO Lotim akan mengembangkan sayap, tidak saja di Lotim tapi di NTB," pungkasnya. (yan)

Dua pria asal Ampenan gasak isi gudang demi biaya hidup

 
Dua pria asal Ampenan gasak isi gudang demi biaya hidup

OPSINTB.com - Dua pelaku pencurian gudang di Dusun Ireng Lauq, Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat ditangkap Tim Opsnal Polsek Gunungsari.

"Penangkapan salah satu pelaku berinisial AP alias Andi (22), warga Ampenan, Kota Mataram dilakukan setelah aksi pencuriannya diketahui dan berhasil diamankan oleh korban dengan dibantu warga setempat," ungkap Kapolsek Gunungsari, Iptu Agus Eka Artha Sujana, Selasa (19/10/2021).

Dari penangkapan tersebut, setelah proses pengembangan, ternyata AP beraksi tidak sendiri, melainkan dibantu rekannya IE alias Irfan (24), warga Sukaraja, Ampenan, Kota Mataram. 

"Jadi pada hari Minggu, 17 Oktober 2021, sekitar pukul 19.30 wita pelaku masuk ke dalam gudang dan mengambil barang-barang milik korban tanpa seizin dan sepengetahuan korban," tutur Agus Eka.

Ia menyebutkan, korban bernama Samsul Huda (41) warga Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, kehilangan 1 buah radiator Isuzu Elf warna hitam, 4 buah boring/linear merek Parkins 1300 series warna hitam. "Sehingga atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta," kata Kapolsek Gunungsari.

Dari pengakuan para pelaku, uang hasil penjualan barang-barang curiannya, akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya, motor yang digunakan para pelaku turut disita sebagai barang bukti. "Keduanya akan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke (4) e KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. (red)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama