OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

01/09/26

Resmikan Puskesmas Sakra Timur senilai Rp 12 Miliar, Bupati Iron: Nakes yang tidak melayani dengan baik akan dipindah ke Sambelia

 
Resmikan Puskesmas Sakra Timur senilai Rp 12 Miliar, Bupati Iron: Nakes yang tidak melayani dengan baik akan dipindah ke Sambelia

OPSINTB.com - Puskesmas Sakra Timur resmi beroperasi. Peresmian gedung senilai Rp 12 miliar itu menambah fasilitas kesehatan di Lombok Timur. 


Peresmian gedung yang berada di Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur itu dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah yakni Bupati Lombok Timur, Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Utama RSUD dr R Soedjono Selong, Direktur Utama RS Keruak, Direktur Utama RS Labuhan Haji, Direktur Utama RS Selaparang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Kepala Puskesmas Lepak, Kepala Puskesmas Sakra Timur, Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda setempat.


Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin menegaskan, pembangunan gedung yang megah bukan menjadi tujuan akhir. Tapi yang paling penting ialah manfaat dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 


"Saya meminta seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, bidan, perawat, kepala puskesmas hingga jajaran lainnya, memberikan pelayanan yang ramah, cepat dan humanis," kata Bupati Iron dalam sambutannya, Selasa (1/9/2026). 


Menurutnya, masyarakat yang datang ke puskesmas tidak hanya membutuhkan obat, tetapi juga perhatian dan kepedulian dari petugas kesehatan. 


Mereka, kata dia, ingin mendapatkan sapaan, teguran, dan pelayanan. Begitu juga orang tua yang datang dalam kondisi sakit, mereka membutuhkan perhatian dan tindakan yang cepat.


Bupati Iron juga mengingatkan petugas kesehatan agar tidak mempersulit masyarakat dalam mendapatkan pelayanan hanya karena persoalan administrasi BPJS Kesehatan.


"Layani dulu, urusan BPJS belakangan. Jangan masyarakat yang sedang sakit justru dipersulit dengan pertanyaan BPJS-nya mana," tegasnya.


Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya memenuhi kewajiban pembayaran BPJS Kesehatan. Menurutnya, beban anggaran yang harus disiapkan pemerintah daerah untuk BPJS terus meningkat setiap tahun.


Bupati Iron menyebut pada 2021 pembayaran BPJS lebih dari Rp 22 miliar, kemudian sekitar Rp 30 miliar pada 2022. Pada 2023 membayar senilai Rp 28,7 miliar, sementara tahun 2024 sudah mulai tinggi karena ada tuntutan UHC dan lainnya sehingga menbayar menjadi sekitar Rp 87 miliar, pada 2025 kita membayar Rp 88 miliar.


Bahkan, kata dia, pemerintah daerah saat ini menghadapi kebutuhan pembayaran sekitar Rp125 miliar kepada BPJS Kesehatan.


"Pemerintah capek mencari uang, melakukan efisiensi segala macam, supaya Rp 125 miliar ini bisa kita berikan kepada BPJS, agar masyarakat bisa dirawat dengan gampang menggunakan BPJS," katanya.


Karena itu, ia meminta seluruh jajaran kesehatan memahami bahwa jabatan yang diemban pada hakikatnya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat.


"Kita mau jadi bupati, kepala dinas, camat, kapolsek, kepala BPJS Kesehatan dan sebagainya, hakikatnya adalah pelayan masyarakat," tegasnya.


Ia menekankan, pemerintah bukanlah penguasa yang harus dilayani masyarakat. Sebaliknya, pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.


"Bupati itu pelayan masyarakat. Camat pelayan masyarakat, kepala desa juga pelayan masyarakat. Masyarakat adalah yang paling utama untuk kita perhatikan," ujarnya.


Bupati Iron juga menegaskan jika petugas kesehat macam-macam dalam melayani. Masyarakat diminta lapor dan langsung Whatsapp dirinya.


"Kalau betul petugas itu, tidak baik, tidak cepat melayani buat kesulitan masyarakat, wajib, orang itu pindah ke Sambelia,"tuturnya


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur H. L. Aries Fahrozi mengatakan keberadaan Puskesmas Sakra Timur diharapkan dapat membagi beban pelayanan yang selama ini ditangani Puskesmas Lepak.


"Beban Puskesmas Lepak sudah terbagi sekarang ke Puskesmas Sakra Timur. Harapan kita tentu kualitas layanan kesehatan di Puskesmas yang ada di Sakra Timur ini semakin baik, semakin bermutu," bebernya


Ia menegaskan pelayanan kesehatan harus mengedepankan sikap ramah, humanis, senyum, sapa, sopan santun dan kesabaran.


Menurut Aries, hal tersebut menjadi arahan Bupati Lombok Timur dalam setiap pengarahan kepada jajaran kesehatan agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Ia menyebut pembangunan Puskesmas Sakra Timur telah lama didambakan masyarakat. Dengan diresmikannya gedung tersebut, pihaknya berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sakra Timur semakin optimal.


Aries juga menyampaikan bahwa Puskesmas Sakra Timur akan dipersiapkan untuk menjalani proses akreditasi dalam tiga bulan ke depan.


"Insyaallah, kami rencanakan puskesmas ini akan diakreditasi pada bulan Desember 2026," ujarnya.


Ia menjelaskan, salah satu persyaratan akreditasi adalah puskesmas telah memberikan pelayanan minimal selama tiga bulan. Dengan demikian, pelayanan yang dimulai pada September, Oktober dan November akan menjadi dasar untuk pengajuan akreditasi pada Desember 2026.


Setelah proses akreditasi selesai, Puskesmas Sakra Timur ditargetkan dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan pada awal 2027.


"Insyaallah pada Januari 2027, Puskesmas Sakra Timur bisa bekerja sama dengan BPJS dan kemudian bisa mandiri sepenuhnya sebagai puskesmas yang memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di empat desa," Pungkasnya. 


Usai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, bupati bersama sejumlah tamu undangan meninjau langsung kondisi gedung Sakra Timur. (zaa)

SMPN 1 Keruak borong gelar juara gerak jalan tingkat Kabupaten Lombok Timur

 
SMPN 1 Keruak borong gelar juara gerak jalan tingkat Kabupaten Lombok Timur

OPSINTB.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMPN 1 Keruak. Kali ini, melalui tim gerak jalan putra dan putri, sekolah tersebut berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih Juara umum tingkat Kabupaten Lombok Timur, pada lomba gerak jalan yang digelar Pemerintah Daerah dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.


Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa-siswi SMPN 1 Keruak memiliki kemampuan, semangat, serta daya saing yang tinggi, tidak hanya di tingkat Kecamatan, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat Kabupaten.


Sebelumnya, tim gerak jalan SMPN 1 Keruak telah membuktikan kemampuan mereka dengan menjadi juara umum di tingkat Kecamatan dengan memboyong 6 piala juara 1 dan 6 piala juara 2 dari 12 mata lomba yang diikuti. Prestasi tersebut kemudian kembali dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan keberhasilan meraih posisi tertinggi pada kompetisi tingkat Kabupaten Lombok Timur.


Dalam ajang tersebut, tim gerak jalan SMPN 1 Keruak mampu bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai sekolah negeri maupun sekolah favorit di Kabupaten Lombok Timur. Dengan kekompakan, kedisiplinan, ketepatan gerakan, serta semangat juang yang tinggi, tim putra dan putri SMPN 1 Keruak akhirnya berhasil membawa pulang piala Juara I.


Kepala SMPN 1 Keruak, Hj Sopiatun menyebut bahwa prestasi tersebut tentunya tidak diraih secara instan. Berbagai persiapan dan latihan dilakukan secara intensif oleh para siswa di bawah bimbingan pelatih dan pembina. Dukungan penuh dari pihak sekolah juga menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tersebut.


“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membawa kita menjadi juara, mulai dari semua guru, pelatih dan pembina serta dukungan dari Alumni SMPN 1 Keruak,“ ujarnya, Selasa (1/9/2026).


Sopiatun juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang berhasil diraih oleh para siswa, sehingga mengharumkan nama sekolah.


“Meski berhasil meraih hasil terbaik, kami tidak ingin terlena dan berbesar hati secara berlebihan. Keberhasilan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas siswa dan mengembangkan potensi mereka di berbagai bidang,“ jelasnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan (Wakasis), Sapril NM menyampaikan ucapan syukur yang mendalam karena perjuangan dan proses panjang yang dilalui membutuhkan hasil.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan merasa bangga atas torehan prestasi ini. Semua lelah dan peluh sudah terobati dengan rasa bangga dan bahagia nama sekolah kami disebut dalam pengumuman pemenang lomba gerak jalan indah tingkat Kabupaten Lombok Timur,” ungkapnya.


Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim, pelatih, pembina, serta dukungan dari berbagai pihak yang telah memberikan motivasi kepada para siswa selama menjalani proses latihan hingga mengikuti perlombaan.


“Kami berharap keberhasilan tim gerak jalan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMPN 1 Keruak untuk terus berusaha, disiplin, dan berani mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Prestasi ini juga tidak terlepas dari pembinaan di sekolah melalui 25 ekstrakurikuler yang tersedia,“ katanya.


Sapril menambahkan, prestasi di bidang non akademik tersebut juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kemampuan, kedisiplinan, kerja sama, serta karakter.


**“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang dan mendukung kegiatan-kegiatan akademik maupun nonakademik di SMPN 1 Keruak, khususnya kepala sekolah,” tambahnya.


Sedangkan koordinator lomba, Ikhwanuddin percaya bahwa hasil yang diperoleh merupakan bentuk keseriusan sekolah, dalam mendukung segala bentuk kegiatan lomba, baik dari persiapan sampai pelaksanaan. Semangat dan kegigihan siswa juga sangat berperan dalam mewujudkan prestasi untuk sekolah.


“Keberhasilan tim gerak jalan putra dan putri SMPN 1 Keruak diharapkan menjadi momentum untuk meraih prestasi lainnya. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh keluarga besar sekolah, SMPN 1 Keruak optimistis dapat terus mencetak generasi-generasi berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, Kecamatan Keruak, hingga Kabupaten Lombok Timur,“ tandasnya.


Iwan juga menegaskan bahwa prestasi bukan hanya tentang sebuah piala, melainkan menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah mampu membawa siswa-siswi SMPN 1 Keruak menuju puncak prestasi. (red)

Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah tunjukkan kepedulian nyata bagi pekerja rentan

 
Raih Jamsostek Award 2026, Bank NTB Syariah tunjukkan kepedulian nyata bagi pekerja rentan

OPSINTB.com - Bank NTB Syariah kembali mempertegas posisinya sebagai lembaga keuangan yang peduli terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. Bank daerah kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat ini berhasil meraih penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik Kategori Menengah dan Besar dalam ajang Jamsostek Award Provinsi NTB Tahun 2026 yang diselenggarakan di Prime Park Hotel, Mataram.


Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan atas apresiasi tinggi terhadap komitmen berkelanjutan Bank NTB Syariah dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Tidak hanya memastikan perlindungan bagi seluruh karyawan internal, Bank NTB Syariah juga secara aktif menyasar kelompok pekerja rentan dan sektor informal di berbagai penjuru wilayah NTB.


Langkah strategis ini sejalan dengan tema Jamsostek Award 2026, yakni “Bersama Memperluas Coverage, Menguatkan Care, dan Membangun Credibility untuk Jamsostek yang Lebih Inklusif.” Melalui sinergi erat bersama BPJS Ketenagakerjaan serta berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank NTB Syariah konsisten mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal agar memiliki perlindungan finansial dan rasa aman dari risiko kerja.


Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah tanggung jawab dan pemicu semangat bagi bank untuk terus menebar kemaslahatan.


"Perlindungan kepada pekerja rentan merupakan bagian dari prinsip syariah yang kami usung, yakni menghadirkan keberkahan, kemaslahatan, dan rasa aman bagi keluarga pekerja. Kami menyadari tantangan ketenagakerjaan di NTB masih besar, di mana sekitar 470 ribu pekerja rentan masih membutuhkan akses perlindungan sosial. Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka bisa bekerja dengan tenang," tegasnya.


Di tengah momentum percepatan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Provinsi Nusa Tenggara Barat, pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai korporasi, institusi, dan pelaku usaha lainnya di NTB untuk ikut mengambil bagian dan bahu-membahu memperluas jaring pengaman sosial.


Ke depan, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan Keuangan Syariah yang inklusif serta memperkuat kerja sama strategis dengan pemerintah daerah dan instansi terkait demi terwujudnya masyarakat NTB yang sejahtera dan terlindungi. (red)

121 ribu lebih IKD di Lotim telah berstatus aktif

 
121 ribu lebih IKD di Lotim telah berstatus aktif

OPSINTB.com - Pemerintah terus berupaya memperbaiki data, khususnya penerima bantuan. Warga saat ini bisa mengajukan diri untuk sebagai penerima manfaat melalui website Perlindungan Sosial (Perlinsos). 


Salah satu buktinya pemerintah menurukan ratusan agen untuk menemui warga agar melakukan pendaftaran langsung di portal Perlinsos. Salah satu syarat melakukan registrasi ialah dengan mengaktifasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). 


Kepala Bidang Pelayanan Pendafataran Peneduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, Cipto Tri Utomo, menerangkan berdasarkan presentase yang diakui oleh Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri), melalui penarikan dataset resmi kinerja pelayanan khususnya aktivasi IKD dari modul atau system Pengelolaan dan Pelayanan Data Kependudukan Daerah (PPDKKD) telah mencapai ratusan ribu. 


"Data ini dikelola oleh Pengelola Data Administrasi Kependudukan (PDAK) di Lingkungan Ditjen Dukcapil Kemendagri berdasarkan perhitungan pembagian antara jumlah capaian aktivasi IKD dengan data rekam dinamis," kata Cipto kepada opsintb.com melalui sambungan telfon, Senin (31/8/2026). 


Dia memaparkan, transaksi atau status perekaman biometric KTP elektronik terus mengalami pergerakan, bertambah secara real-time di database pusat. 


Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 jumlah aktivasi IKD sampai dengan tanggal 31 Agustus sejumlah 121.221. Sedangkan rekam dinamis sejumlah 1.015.468, sehingga diperoleh persentase 11,94 persen dari target Kabupaten Lombok Timur sebesar 15 persen sampai dengan akhir tahun 2026.


Artinya, lanjut dia, Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Timur harus mengejar sebesar 3,06 persen untuk mencapai target tersebut. Dia meyakini jumlah itu bisa tercapai melihat tren angka yang setiap hari terus naik. 


Dia menerangkan, tren itu bisa dilihat dari tahun 2023 hingga 2025 yang di posisi 3 persen. Per hari hanya puluhan warga yang meminta aktivasi IKD.


Begitu juga awal-awal tahun 2026 yakni bulan Januari hingga April hanya tembus 500 per bulan. Data aktivasi mulai menanjak sekira bulan Juni, per harinya tembus 1.500 orang. 


Ditengah keterbatasan perlengkapan dan tenaga, pihaknya terus bekerja maksimal untuk mengejar target. Pelayanan aktivasi, kata dia, dilakukan melalui pelayanan di UPT Kecamatan, MPP, Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Timur, serta jemput bola di kantor desa sesuai permintaan Pemdes dan pembukaan stand pada setiap event atau pusat keramaian.


Di lain sisi, adanya program Perlinsos dimana Lotim menjadi salah satu kabuapten di Indonesia yang menjadi percontohan turut memberikan kontribusi aktivasi IKD. 

 

"15 persen itu bisa terpenuhi jika melihat trend," kata Cipto. 


Kendati demikian, didapati juga beberapa IKD yang tertolak atau batal. Diakibatkan, karena foto dibKTP Elektronik terbaca tidak sesuai karena blur. 


Faktor lainnya ialah email pendaftar tidak mendapatkan notifikasi aktivasi. Untuk kasus ini, ucapnya, bisa melakukan proses pendaftaran dari awal dan tidak membutuh waktu lama. 


"15 persen bisa tercapai kalau lihat trend positif ini," pungkasnya. (kin)

Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan

 
Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan

OPSINTB.com - Dari serajah untuk kemajuan, dari kebersamaan untuk kesejahteraan. Begitulah mimpi di umur 131 Lombok Timur. 


Kegiatan yang diperingati pada tanggal 31 Agustus 2026, pada sore hari di Lapangan Tugu Selong. Hadir dalam gelaran itu dihadiri oleh mantan Gubernur NTB dua priode, Dr TGH Zainul Majdi, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, Wakil Bupati H Moh Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Puncak peringatan Hari Jadi Lombok Timur tersebut ditutup dengan tablig akbar dan tausiyah kebangsaan yang disampaikan Al Mukarram Tuan Guru Bajang (TGB) TGH. Muhammad Zainul Majdi.


Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian peringatan hari jadi 131 Lotim, khususnya untuk Tuan Guru Bajang,  Muhammad Zainul Majdi atas tausiyah dan pesan kebangsaan yang disampaikan.


Bupati juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin Lombok Timur terdahulu yang dinilai telah meletakkan dasar pembangunan daerah. Yakni H. Abdul Kadir yang menjabat pada 1983–1988, H. Moh. Ali Bin Dachlan pada periode 2003–2008 dan 2013–2018, serta H. M. Sukiman Azmy pada periode 2008–2013 dan 2018–2023.


Menurut bupati, peringatan hari jadi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.


"Saya pikiran harus lebih tinggi daripada perbedaan, persaudaraan harus lebih tinggi daripada kepentingan, dan Lombok Timur harus dijaga bersama," pesan Bupati Iron. 


Bupati menyebut pelaksanaan rangkaian Hari Jadi ke-131 juga menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan kegiatan besar meskipun tidak masuk dalam APBD dan tidak memiliki anggaran khusus.


“Setiap keringat yang jatuh untuk menyelesaikan acara ini merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Lombok Timur,” ungkapnya.


Ia menegaskan Pemkab Lotim, berkomitmen menghadirkan daerah yang semakin sejahtera, maju, adil, jujur, dan transparan. Pembangunan, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan jalan dan gedung, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.


Pemerintah juga berupaya memastikan anak-anak Lombok Timur memiliki masa depan yang lebih baik, masyarakat semakin sehat, berpendidikan, produktif, dan sejahtera, serta kehidupan sosial tetap harmonis di tengah keberagaman.


Bupati Jawab Aspirasi Masyarakat


Puncak peringatan Hari Jadi kemudian dilanjutkan dengan dialog aspirasi masyarakat. Tiga perwakilan masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.


Aspirasi tersebut meliputi persoalan infrastruktur dan pertanian, pelayanan posyandu serta jaminan kesehatan bagi para kader, hingga pariwisata, sampah, dan penerangan jalan.


Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus mencari solusi dan berbagai sumber pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal.


Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan PAD diharapkan dapat memperluas ruang fiskal pemerintah sehingga kemampuan pembiayaan pembangunan semakin besar.


Selain mengandalkan pendapatan daerah, Pemkab Lombok Timur juga terus memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Bupati menyebut pada 2026 dan 2027 Lombok Timur mendapatkan dukungan sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan jalan dan infrastruktur.


Di sektor pertanian, khususnya irigasi, pemerintah juga berhasil memperoleh dukungan lebih dari Rp21 miliar melalui kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).


Bupati juga menyampaikan rencana penambahan anggaran pembangunan jalan melalui anggaran perubahan tahun ini. Sementara pada 2027, pemerintah kembali akan membahas anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan.


Pemerintah menargetkan jalan-jalan yang belum beraspal dapat dituntaskan secara bertahap hingga akhir masa jabatan.


Kader Posyandu Akan Didorong Mendapat Jaminan Sosial


Di bidang kesehatan, Bupati menegaskan perhatian pemerintah terhadap Posyandu tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana, tetapi juga perlindungan sosial bagi para kader.


Pemerintah akan memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Bagi kader yang belum terdaftar, pemerintah akan mengupayakan kepesertaan melalui mekanisme penganggaran yang dikoordinasikan bersama pemerintah desa.


Sementara kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait. Kebutuhan yang belum dapat dipenuhi pada tahun ini akan diupayakan melalui penganggaran berikutnya.


Sampah dan Pariwisata Jadi Perhatian


Terkait persoalan pariwisata dan sampah, Bupati menegaskan kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik wisatawan.


Menurutnya, wisatawan tidak akan merasa nyaman apabila destinasi wisata dan lingkungan sekitarnya masih dipenuhi sampah. Karena itu, Pemkab Lombok Timur terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah.


Bupati menyebut Lombok Timur menjadi satu-satunya kabupaten di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang terpilih dalam program pengelolaan sampah yang dibiayai Bank Dunia.


Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, pemerintah juga mendorong investasi, khususnya di wilayah selatan seperti Kecamatan Jerowaru yang memiliki potensi besar di kawasan pesisir.


Sementara di wilayah utara, Bupati mendorong aktivitas usaha agar memberikan kontribusi kepada daerah melalui pembayaran pajak sesuai ketentuan. Pendapatan tersebut nantinya dapat kembali digunakan untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Target 8.000 Titik Lampu Jalan


Untuk persoalan penerangan jalan, Bupati menyampaikan rencana kerja sama yang akan dilaksanakan pada 2027. Pemerintah menargetkan pemasangan lampu jalan di sekitar 8.000 titik di seluruh wilayah Lombok Timur.


Menurutnya, penerangan jalan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi.


Menutup tanggapannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mengawal pembangunan Lombok Timur. Masukan dari masyarakat, menurutnya, merupakan bagian penting untuk mengingatkan pemerintah agar terus bekerja dan mempercepat pembangunan.


“Insyaallah ke depan Lombok Timur akan semakin maju. Kita bersyukur dan terus berikhtiar agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.


TGB Soroti Empat Karakter Masyarakat Lombok Timur


Sementara itu, dalam tausiyah kebangsaan, TGB TGH. Muhammad Zainul Majdi menyampaikan sejumlah karakter positif yang menurutnya telah diwariskan para ulama, guru, dan orang tua terdahulu kepada masyarakat Lombok Timur.


Ia menyebut sedikitnya ada empat sikap yang menjadi kekuatan masyarakat Lombok Timur, yakni cinta ilmu, berani merantau untuk mencari kebaikan, terbuka terhadap sesama, serta berani menegakkan kebenaran.


Puncak peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur ditutup dengan penyerahan penghargaan juara 1 BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan bantuan hasil penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.


Bantuan tersebut senilai Rp480 juta, yang dihimpun melalui aksi galang dana Korpri, PGRI, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama