OPSINTB.com | News References -->

Headline

Politik

Hukum

Nasional

Senin, 06 Desember 2021

Puantiara Lombok beri peluang UMKM NTB go internasional

 
Puantiara Lombok beri peluang UMKM NTB go internasional

OPSINTB.com - Wakil Gubernur Provinsi NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengungkapkan bahwa peresmian Puantiara Lombok merupakan kesempatan besar bagi UMKM NTB untuk go internasional.

Hal tersebut ia ungkapkan ketika menghadiri Launching Puantiara Lombok yang berkolaborasi dengan Pesona Alam Lombok serta Marin Ukraf, Senin (6/12/2021).

"Kita punya pengrajin-pengrajin handal, sehingga memang harus terus dibina, agar hasil karya dan ciri khas Lombok NTB ini bisa go internasional," ungkap Ummi Rohmi sapaan akrabnya.

Puantiara Lombok sendiri merupakan suatu wadah bagi para pengrajin mutiara di Lombok NTB untuk memasarkan produknya sehingga dapat memiliki nilai tambah ketika dipasarkan.

Ummi Rohmi juga menjelaskan bahwa hadirnya Puantiara Lombok akan semakin mendukung program industrialisasi yang selama ini digaungkan oleh pemerintah provinsi NTB.

"Dengan adanya Puantiara Lombok menjadi kesempatan kita untuk terus menambah nilai jual produk-produk lokal NTB sehingga kita dapat membuka pasar internasional dan tentunya mendukung program unggulan industrialisasi," jelas mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur periode 2009-2013 itu.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Puantiara Lombok (P3ML), Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi yang menyatakan bahwa Lombok mempunyai potensi produk-produk lokal yang banyak, sehingga besar kemungkinan untuk bisa melebarkan sayap untuk go internasional.

"Lombok sangat terkenal dengan mutiaranya dan harus kita memiliki perhimpunan agar mewadahinya sehingga dapat memperhatikan standar dan kualitas Ketika akan dipasarkan," tutupnya. (red)

Longsor tutup jalur pusuk, pengendara diminta beralih jalur

 
Longsor tutup jalur pusuk, pengendara diminta beralih jalur

OPSINTB.com - Tingginya curah hujan yang berlangsung sejak hari minggu sore hingga pagi tadi Senin (6/12/2021) pukul 09.30 wita, berdampak longsor menutupi badan jalan dan mengisolasi jalur dari pemenang menuju Gunung Sari maupun sebaliknya.

Kejadian tanah longsor di jalur lintas pusuk Lombok Utara tersebut sempat menutupi jalan dan mengakibatkan kemacetan panjang baik dari arah gunung sari menuju pemenang maupun pemenang menuju arah gunung sari.

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Lombok Utara, Ipda Bambang Tedi pada saat dimintai keterangan di lokasi kejadian mengatakan, kejadian longsor tersebut terjadi sekitar jam 08.00 wita.

"Sehingga menutupi ruas jalan dan mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di jalur pusuk." terangnya.

Situasi di lokasi yang sedang dalam pengerjaan pelebaran mengakibatkan jalur pusuk rentan di landa longsor yang sewaktu-waktu dapat menutupi ruas jalan, dan yang terburuk dapat menimpa pengguna jalan pada jalur pusuk.

"Kami menghimbau untuk pengguna jalur pusuk agar sebaiknya beralih jalur melalui jalur senggigi," imbau Ipda Bambang Tedi. (red)

Banjir Lombok Barat, 4 orang dilaporkan meninggal dunia

 
Banjir Lombok Barat, 4 orang dilaporkan meninggal dunia

OPSINTB.com - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Pulau Lombok selama dua hari terakhir, menyebabkan luapan sungai yang merendam beberapa desa di Kecamatan Batu Layar dan Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (6/12/2021).

Laporan sementara kejadian bencana Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB, Rabu pukul 15.00 wita, kejadian tersebut mengakibatkan 4 warga Desa Batu Layar Barat meninggal dunia dan 1 belum ditemukan. Sementara 6 orang mengalami luka-luka.

"Saat ini BPBD Provinsi NTB dan Tim Gabungan masih melakukan proses pendataan dan evakuasi korban terdampak di beberapa titik banjir," jelas Kepala Pelaksana BPBD NTB, H Sahdan.

Saat ini, kebutuhan mendesak korban banjir berupa air mineral, makanan siap saji, terpal/tenda, selimut, dan paket sandang.

Atas kejadian itu, ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada 
terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung. (yan)

Waspada! Ini titik-titik rawan banjir di NTB

 
Waspada! Ini titik-titik rawan banjir di NTB

OPSINTB.com - Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemda Kabupaten dan Kota bertindak cepat dengan mengevakuasi warga terdampak banjir yang terjadi di beberapa titik di NTB. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan beberapa daerah terendam banjir. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, H Sahdan menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah bertindak cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) di titik banjir.

"Tim TRC BPBD Provinsi NTB bersama TRC Kababupaten/kota sedang melakukan evakuasi ke lokasi bencana Gunungsari dan sekitarnya," jelas Kalak BPBD, Senin (06/12/2021).

Selain itu, BPBD NTB juga telah berkoordinasi dengan seluruh Kabupaten Kota untuk sama-sama membantu masyarakat yang terkena dampak banjir.

"Untuk banjir dan longsor Sekotong, BPBD Provinsi telah berkoordinasi dengan Pemda Lobar untuk segera berkonsentrasi menangani bencana tersebut," tutupnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik yang juga terjun langsung membantu korban banjir yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat menyampaikan pesan agar seluruh warga untuk lebih waspada dikarena intensitas curah hujan semakin meningkat.

"Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar untuk lebih waspada, dikarenakan intensitas curah hujan yang semakin tinggi," tutur Kadinsos.

Adapun beberapa lokasi yang menjadi perhatian untuk seluruh warga berhati-hati dan waspada. Seperti di Kota Mataram apabila kondisi hujan sampai nanti siang maka, wilayah Turida, Sweta, Babakan, Abian Tubuh, Pagutan sampai Sekarbela agar siaga. Selanjutnya sepanjang pantai Pondok Perasi, Bintaro agar dan Tanjung Karang sampai Mapak diwaspadai air hujan disertai Rob yang naik dari laut.

Kabupaten Lombok Utara (KLU), sesuai laporan sementara, agar dilakukan pemantauan sekitar aliran Sungai Pusuk, karena sedang banjir di sertai lumpur bekas pengerukan jalan pusuk, waspadai kalau air mulai masuk ke pemukiman warga, dan untuk Pemenang sudah mulai banjir sekitar Dusun Telagawareng Desa Pemenang Barat.

Kabupaten Lombok Barat, mulai Batu Layar Tanak Embet, dan Kekeri air sudah masuk rumah warga, selanjutnya Gunung Sari intensitas hujan cukup besar. Untuk pantai Kuranji diwaspadai bersamaan dengan naik nya Rob dari laut, karena tadi malam sudah masuk rumah warga. Selanjutnya Lembar sampai Sekotong siaga karena banjir dan longsor, di Buwun Mas.

Kabupaten Lombok Tengah waspadai wilayah selatan dan kemungkinan longsor di bagian utara batu kliang.

Kabupaten Lombok Timur, mulai wilayah Gunung Malang, Labuhan Lombok Pringgabaya sejak kemarin banjir, dan wilayah sambelia agar mewaspadai air dari atas perbukitan.

Selanjutnya untuk pulau Sumbawa, walaupun sampai pagi ini laporan masih landai, karena kemarin sore sempat terjadi banjir di wilayah Desa Lito Moyo Hulu, serta kondisi KSB, Dompu, kota Bima dan Kab. Bima tetap waspada, karena kondisi sedang hujan.

Sementara itu, dihimbau kepada seluruh Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk dapat melakukan pemantauan kondisi yang ada di lingkungan masing-masing serta lokasi tertentu yang selama ini rawan banjir dan longsor, untuk selanjutnya melaporkan pada kesempatan pertama. (red)

Minggu, 05 Desember 2021

Warga lapor dugaan pupuk tanpa izin edar, Polres Loteng turun tangan

 
Warga lapor dugaan pupuk tanpa izin edar, Polres Loteng turun tangan

OPSINTB.com - Satuan Reskrim Polres Lombok Tengah, menyelidiki pupuk yang diduga tidak memiliki surat izin edar di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng).

"Benar, kami sedang selidiki kasus tersebut. Ini masih tahap penyelidikan," ujar Kasat Reskrim Polres Loteng, IPTU Redho Rizky Pratama saat dikonfirmasi wartawan, Minggu siang (5/12/2021).

Redho mengatakan, pihaknya baru mengamankan dua karung pupuk Merk SP-3.6 dan satu karung pupuk merk Phoska Raya dari penjual (LN) warga Desa Sengkol.

"Pupuk yang kita amankan sebagai sampel untuk kita lakukan uji kandungan nantinya," kata Redho.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya sudah memanggil penjual untuk dimintai keterangan klarifikasi terkait kasus tersebut dan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah.

Menurut Redho, kasus itu masih dalam tahap penyelidikan dan jika ditemukan alat bukti yang cukup, maka kasus itu segera naik ke tahap penyidikan.

"Nanti dilihat, jika cukup alat bukti, maka akan segera dinaikkan ke tahap penyidikan," tutup Redho.

Tambah Kasat Reskrim, penyelidikan tersebut berdasarkan laporan masyarakat sehingga pihaknya langsung merespons cepat untuk segera ditindak lanjuti. (red)

Prokes jalan, perekonomian masyarakat lancar

 
Foto : Pedagang di Kelurahan Kelayu Utara Kecamatan Selong mulai menjejerkan dagangannya di pinggir jalan raya demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, mengigat dulu pandemi covid-19 sempat membuat kesulitan perekonomian masyarakat karena pembatasan aktivitas di luar rumah. (Foto : Zainul Fikri)


Foto : Penjual minuman tradisional Tuak Manis menunggu pembeli di pinggir jalan raya Desa Kerumut Kecamatan Pringgabaya. (Foto : Zainul Fikri)

Gubernur NTB : Dompu punya potensi alam luar biasa

 
Gubernur NTB : Dompu punya potensi alam luar biasa

OPSINTB.com - Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah menyatakan, salah satu kecamatan di Kabupaten Dompu, yaitu Kecamatan Hu'u memiliki potensi daerah yang luar biasa untuk dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke PT Sumbawa Timur Mining (STM), Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, NTB, Minggu (5/12/2021).

"PT STM ini bukan hanya akan terlibat pada penambangan tembaga dan emas dengan cadangan sangat besar melebihi yang dilakukan sekarang di Sumbawa Barat tetapi juga akan mengembangkan Project Geothermal yang luar biasa. Hu'u ini luar biasa potensinya," ungkap Bang Zul, sapaan akrabnya melalui laman facebook resminya.

Ia berharap agar PT STM terus melakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga dapat meminimalisir terjadinya miskomunikasi dan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan partisipasi pekerja dan kontraktor lokal.

Dengan adanya potensi Kecamatan Hu'u yang luar biasa, dalam hal ini gubernur juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Hu'u didampingi dengan Wakil Bupati Dompu dan Sekda Dompu.

Dalam pertemuan tersebut banyak membahas mengenai pentingnya menyelenggarakan event-event surfing internasional di Lakey Hu'u Dompu, mengingat area Hu'u sangat digemari para surfers.

"Potensi areanya bagus dan sangat digemari surfer-surfer dunia. InsyaAllah kami akan matangkan dengan bersinergi dengan Pemda Kabupaten Dompu," jelas gubernur yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI itu.

Selain itu, masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Kecamatan Hu'u, gubernur juga mengikuti acara Ground Breaking Pembangunan Bank Sampah.

Ia mengapresiasi semangat para penggiat lingkungan di Kecamatan Hu'u yang bekerjasama dengan PT STM dengan harapan, "Mudah-mudahan upaya kecil ini bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain untuk mengatasi persoalan sampah ini," tutur Doktor University Strathclyde UK tersebut. (red)

Cuaca ekstrem, BPBD Lotim imbau masyarakat siaga hadapi bencana

 
Cuaca ekstrem, BPBD Lotim imbau masyarakat siaga hadapi bencana

OPSINTB.com - Masyarakat Lombok Timur (Lotim) kembali diimbau untuk lebih mewaspadai lingkungan di sekitarnya, baik yang bermukim di daerah pesisir maupun perbukitan. Kewaspadaan itu penting, menyusul berbagai kasus bencana alam seringkali tidak disadari munculnya.

"Hujan dan angin dengan cuaca ekstrem yang belakangan terjadi harus diwaspadai masyarakat. Jangan dianggap remeh, sebab bisa jadi hujan rintik di bagian hilir sesungguhnya pertanda hujan besar di bagian hulu. Dan hal ini dapat menimbulkan banjir," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Iwan Setiawan, Minggu (5/12/2021).

Iwan mengimbau masyarakat yang bermukim di pesisir pantai agar lebih mewaspadai perubahan gelombang. "Kewaspadaan terhadap gelombang pasang yang bisa saja terjadi sesungguhnya merupakan langkah awal penyelamatan secara dini," ujarnya. 

Demikian halnya dengan masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai. Melihat intensitas hujan yang turun belakangan ini dapat membuat air sungai meluap.

Dikatakan, pun bagi penduduk yang bermukim di daerah perbukitan/pegunungan agar senantiasa mewaspadai pergerakan tanah tempat bangunannya berdiri. 

"Tentu saja tidak hanya warga di desa yang harus waspada, tetapi penduduk di daerah perkotaan juga harus mewaspadai pohon tumbang dan lainnya. Kalau sejak awal kita lebih mewaspadai perubahan cuaca, maka Insya Allah korban akibat bencana bisa ditekan, walaupun memang tidak kita harapkan," katanya.

Pemkab Lotim sendiri telah menyiapkan dana tanggap bencana terhadap berbagai kemungkinan bencana alam yang timbul. "Personel BPBD, berikut taruna siaga bencana (Tagana), TNI dan Polri serta semua elemen akan terus berkolaborasi untuk pencegahan dan penanggulangan bencana," pungkas Iwan. (yan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama