OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

09/07/26

Pemisahan merupakan inti dari pengelolaan sampah

 
Pemisahan merupakan inti dari pengelolaan sampah

OPSINTB.com - Mengelola sampah tak semudah dibicarakan. Butuh keteladanan serta konsistensi untuk menyelesaikannya.


Tak bisa juga satu dua orang atau instansi tertenu, namun butuh kerjsama semua pihak termasuk masyarakat. 


Kini sampah masuk menjadi salah satu program strategis nasional. Pemerintah berencana membuat energi terbarukan dari barang bekas ini. 


Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiha, H Pathurrahman, mengamini saat ini pemerintah menjadikan sampah menjadi salah satu program strategis nasional. Bagi Pemda Lotim, kata dia, cara menindak lanjuti hal tersebut ialah dengan cara perbaikan internal dulu. 


"Di internal sendiri sudah jadi kebiasaan setiap hari Jumat dari pukul 07 sampai maksimal pukul 09.30 harus turun ke lapangan, tidak ada di kantor kecuali yang sifatnya imergensi," kata H Pathurrahman, Kamis (9/7/2026).


Kebijakan itu termasuk pagawai yang di unit pelayanan terpadu (UPT). Mereka harus ikut gotongroyong membantu petugas yang lainnya, utamanya di jalan-jalan kota Selong. 


Dikatakannya, untuk mensukseskan itu pihaknya sadar tak akan mampu bekerja sendiri. Lantaran itu, LHK bekerjasama dengan PKK untuk sama-sama gotongroyong meringankan beban petugas yang nyapu, semisal di taman atau titik krusial di jantung kota. 


Selanjutnya, pihaknya turun ke desa-desa untuk memberi edukasi, khususnya kepada aparatur setempat. Sebab, saat ini masing-masing desa telah memiliki mobil pengangkut sampah. 


"Menurut kami terutama desa-desa yang di luar wilayah Selong karena harus ada gerakan dari desa," katanya. 


Alangkah lebih baiknya, kata dia, sampah tersebut bernilai ekonomis atau economi secular yakni dengan mendaur ulang tapi yang masih bisa digunakan agar dipakai. Tetap berpegang pada tiga R yakni reduce (mengurangi timbulan), reuse (menggunakan kembali), dan terakhir recycle (mendaur ulang sampah dari sumbernya). 


Dia mengatakan, tak hanya turun ke desa, pihaknya juga bekerjsama dengan PMD. Di acara tersebut dikumpulkan semua kepala desa dan penjabatnya, termasuk dasar penggaran


"Kami sampaikan pentingnya pengelolaan sampah oleh desa juga dasar anggaran jika mau dianggarkan," paparnya. 


Dia memaprakan, kata konci pengelolaan sampah yakni pemilahan. Sebab, harus ada pengurangan jangan sampai semua masuk ke TPA. 


Dalam sehari sampah di Lotim mencapai 560 ton per hari, namun hanya ratusan ton masuk ke TPA. 


Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan sonding ke pemerintah pusat. Saat ini tengah menunggu tim untuk verifikasi lapangan. 


"Kalau dikatakan layak Lombok Timur akan dibantu program, karena kita bersaing dengan semua kabupaten kota se Indonesia," ucapnya. (kin)

Lepas 27 penerima beasiswa PT AMMAN, Bupati Jarot: Anak Sumbawa harus siap rebut peluang industri

 
Lepas 27 penerima beasiswa PT AMMAN, Bupati Jarot: Anak Sumbawa harus siap rebut peluang industri

OPSINTB.com - Bupati Sumbawa, H Syarafuddin Jarot MP membuka kegiatan orientasi aman Scholars beasiswa SMK unggulan 2026. Pada kesempatan tersebut turut hadir, Seketaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala OPD terkait, Perwakilan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) beserta jajaran, para peserta Orientasi Amman Scholars Beasiswa SMK dan Para orang tua wali murid, bertempat di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (8/7/2026)


Dalam sambutannya Senior Manager Eksternal Relation Regional PT AMMAN Nusa Tenggara Barat, H Ahmad Salim menyampaikan, sebanyak 27 putra-putri terbaik Kabupaten Sumbawa terpilih menerima Beasiswa SMK Unggulan PT Aman tahun 2026. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.


Ia menyebut kesempatan ini sangat berharga karena pendidikan yang ditempuh berorientasi langsung ke dunia kerja. 


“Pendidikan yang akan ditempuh oleh anak-anak kita adalah pendidikan yang memang dihajatkan untuk menjadi tenaga kerja siap pakai. Tamat langsung bisa bekerja, itulah orientasinya,” jelasnya.


Program ini menggandeng 8 SMK mitra yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur


Jurusan yang ditawarkan beragam, mulai dari animasi, industri, usaha perhotelan, kecantikan, kuliner, teknik mesin, elektronika, hingga teknik alat berat. 


“Kalau yang dari Nautika mungkin ada yang bekerja di kapal-kapal. Kalau dari pariwisata juga bisa. Intinya kami pastikan ketika anak-anak kita lulus mendapatkan kesempatan untuk bekerja sesuai dengan keahliannya,” katanya.


Proses seleksi dilakukan ketat mulai dari tes akademik hingga pemeriksaan kesehatan hingga terpilih 27 terbaik.


Pada kesempatan tersebut Manager Eksternal menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. 


“Sekali lagi atas arahan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Bapak Bupati, proses ini telah berjalan dengan lancar. Berkat dukungan dari para Camat, dari wilayah-wilayah, kami berhasil melakukan sosialisasi dengan cepat,” ujarnya.


Ia berharap tahun depan jumlah peserta bisa lebih banyak lagi yang akan memberikan kepercayaan dari pihak perusahaan maupun pemerintah untuk mendorong kuota beasiswa lebih besar,” pungkasnya.


Sementara itu Bupati Sumbawa menyampaikan, yang paling saya banggakan adalah anak-anakku yang telah berhasil lolos dari penjaringan 101 menjadi 27 orang ,” ujar Bupati


Bupati bernostalgia sejak awal menjabat. Tahun 2024 hanya 5 orang, 2025 hanya 7 orang dan Alhamdulillah tahun 2026 ini loncat menjadi 27 orang. Sekali lagi atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Amman,” katanya.


Menurut Bupati, ini adalah bagian dari mewujudkan visi Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera “Unggul itu adalah unggul sumber daya manusia. SDM yang unggul baru bisa menciptakan ekonomi yang maju dan mensejahterakan masyarakat bahwa program Beasiswa merupakan salah satu dari 12 program  unggulan no 12 pada Pemerintahan  Jarot - Ansori," tegasnya.


Bupati juga menekankan pendidikan ini bukan teori, tapi langsung keterampilan kerja. “Tempat anak-anak sekarang bersekolah itu tempat yang mengajarkan keterampilan untuk bekerja,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan orang tua untuk ikhlas melepas anak “hijrah” dari rumah.  


Bupati berpesan 3 hal kepada penerima beasiswa:  

1.  Belajar dengan sungguh-sungguh

2.  Bekerja keras dengan ikhlas

3.  Jangan tinggalkan doa


“Jagalah nama baik Sumbawa. Sopan santun, ramah tamah dengan teman dan di asrama. Berdoalah untuk diri sendiri, keluarga, dan Kabupaten Sumbawa,” pesannya.

 

Bupati menyebut Pemkab juga punya program beasiswa lain: kedokteran, farmasi, dan peningkatan kualitas sekolah. Termasuk “Sekolah Rakyat” untuk anak dari keluarga miskin yang kini sudah makan 3x sehari, dapat seragam, sepatu, dan komputer.


Ia juga menyampaikan kabar baik proyek strategis di Sumbawa: Jalan IJD senilai Rp 300 miliar Lebih, rencana 1000 personel TNI, pelatihan Angkatan Laut, dan Kawasan Industri Terintegrasi Garam Nasional di Bima-Sumbawa dengan investasi besar.


“Ke depan Sumbawa akan kedatangan banyak industri skala nasional dan internasional. Karena itu anak-anakku harus punya skill khusus. Inilah peluang luar biasa untuk membangun Sumbawa,” pungkasnya.


Semua biaya beasiswa, termasuk seragam, sudah ditanggung. “Tinggal kesungguhan ada di anak-anak dan doa dari orang tua,” tutup Bupati.


Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan penerima beasiswa. (red)

Terima aduan WhatsApp, Wali Kota Bima gerak cepat tinjau rumah janda tak layak huni

 
Terima aduan WhatsApp, Wali Kota Bima gerak cepat tinjau rumah janda tak layak huni

OPSINTB.com - Menindaklanjuti laporan warga yang masuk via pesan WhatsApp, Wali Kota Bima, H. A. Rahman, langsung gerak cepat kunjungi rumah warga yang tidak layak huni di RT 06 Kelurahan Oi Mbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kamis (9/7/2026). 


Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Rasanae Timur, serta jajaran Pemerintah Kelurahan Oi Mbo bersama Ketua RT. 


Rumah pertama yang dikunjungi adalah milik Ibu Salmah, seorang janda yang tinggal bersama cucunya. Rumah kayu yang selama ini ditempati telah roboh akibat kondisi bangunan yang lapuk dimakan usia. Saat ini yang tersisa hanya sepetak kecil bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang serta fasilitas MCK sederhana, sementara untuk beristirahat dan tidur, Ibu Salmah bersama cucunya menggunakan bale-bale di lahan terbuka.


Melihat langsung kondisi tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan keprihatinannya dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima akan mengupayakan penanganan melalui program bantuan rehabilitasi rumah agar Ibu Salmah dapat kembali memiliki hunian yang layak.


Kepala Dinas Perkim menjelaskan bahwa salah satu skema bantuan yang dapat dimanfaatkan adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).


Melalui program ini, pemerintah memberikan bantuan stimulan rata-rata sebesar Rp20 juta per rumah yang difokuskan untuk pengadaan bahan bangunan. Sementara biaya tukang dan kebutuhan lainnya diharapkan berasal dari swadaya pemilik rumah. Khusus untuk Ibu Salmah, kebutuhan swadaya tersebut akan dibantu oleh anak-anak beliau.


Selain rumah Ibu Salmah, Wali Kota juga meninjau rumah pasangan Mujnah dan Sukri yang berada tidak jauh dari lokasi pertama. Kondisi rumah tersebut juga memprihatinkan dan nyaris roboh sehingga membutuhkan penanganan segera.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bima menjelaskan bahwa salah satu syarat utama penerima bantuan BSPS adalah rumah beserta lahannya harus benar-benar merupakan milik sendiri. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kedua rumah yang dikunjungi telah memenuhi persyaratan tersebut sehingga berpeluang untuk diusulkan sebagai penerima bantuan.


Program BSPS merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak, sehat, dan aman. Bantuan diberikan dalam bentuk stimulan sehingga pembangunan tetap mengedepankan semangat gotong royong dan swadaya masyarakat.


Selain melalui BSPS, Pemerintah Kota Bima juga terus mengupayakan dukungan bantuan rehabilitasi rumah melalui aspirasi atau Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPR RI. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan penanganan rumah tidak layak huni sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.


Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan arahan kepada Lurah, Ketua RT, dan seluruh perangkat kewilayahan agar lebih aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat di lingkungannya masing-masing. Menurutnya, pemerintah harus hadir lebih cepat sebelum persoalan warga menjadi semakin berat.


"Saya minta lurah dan para Ketua RT jangan hanya menunggu laporan. Rajinlah turun ke lingkungan, lihat langsung kondisi warga, lakukan pendataan secara berkala terhadap masyarakat yang membutuhkan sentuhan pemerintah. Dengan data yang akurat dan cepat, pemerintah akan lebih mudah memberikan intervensi sesuai kebutuhan masyarakat," tegas Wali Kota.


Wali Kota menambahkan bahwa kepedulian aparatur di tingkat kelurahan dan lingkungan menjadi garda terdepan dalam memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah. Sinergi antara pemerintah daerah, kelurahan, RT, serta masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan hunian yang layak dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bima. (red)

Z Coffee Hening resmi beroperasi, dorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas

 
Z Coffee Hening resmi beroperasi, dorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas

OPSINTB.com - Pilihan tempat ngopi di Lombok Timur semakin beragam. Terbaru ialah Z Coffee Hening, berlokasi di Jalan TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, Pancor, tepatnya di samping Birrul Walidain. 


Keberadaan kafe ini berkat Universitas Hamzanwadi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Z Coffe Hening jadi salah satu langkah nyata dalam memperluas ruang pemberdayaan ekonomi bagi kelompok disabilitas.


Z Coffee Hening, sebuah kafe inklusif yang dikelola dengan melibatkan penyandang disabilitas. 


Peresmian dihadiri Rektor Universitas Hamzanwadi, Hj Sitti Rohmi Djalilah, Wakil Bupati Lombok Timur H Edwin Hadiwijaya, perwakilan Baznas NTB, sivitas akademika, organisasi penyandang disabilitas, serta sejumlah tamu undangan.


Mengusung tagline Menemukan Tenang di Setiap Tegukan, Z Coffee Hening hadir tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga sebagai simbol lahirnya ruang usaha yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.


Rektor Universitas Hamzanwadi, Hj Sitti Rohmi Djalilah, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki potensi besar yang sering kali tertutupi oleh stigma dan pandangan masyarakat yang lebih fokus pada keterbatasan fisik.


“Melalui Z Coffee Hening, kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman disabilitas memiliki kemampuan, keterampilan, dan semangat yang luar biasa. Jika diberikan kesempatan dan ruang yang tepat, mereka mampu bekerja, berkarya, dan mengelola usaha secara profesional,” ujarnya, Kamis (9/7/2026). 


Sitti Rohmi menjelaskan, Z Coffee Hening merupakan Program Pemberdayaan Ekonomi Baznas RI yang dirancang untuk mendorong kemandirian, kesejahteraan, dan pengembangan diri mustahik penyandang disabilitas melalui usaha berbasis kopi.


Program tersebut berada di bawah manajemen Universitas Hamzanwadi dan secara teknis dijalankan oleh Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Universitas Hamzanwadi dengan dukungan penuh Yayasan Pondok Pesantren Darul Nahdlatain NWDI Pancor. 


Operasional usaha dikelola oleh Koperasi Pemasaran Nahda Amanah Darunnahdlatain yang berkolaborasi dengan relawan PLD serta Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Lombok Timur.


Keunikan Z Coffee Hening terletak pada konsep pelayanan yang inklusif. Mulai dari proses penyambutan, pemesanan hingga penyajian produk melibatkan penyandang disabilitas sebagai bagian utama dari pengelolaan usaha.


“Kehadiran teman-teman disabilitas sebagai pengelola menjadi bukti bahwa mereka mampu berkembang dan berkontribusi secara produktif sebagaimana masyarakat pada umumnya,” katanya.


Ummi Rohmi menegaskan bahwa keberhasilan Universitas Hamzanwadi sebagai kampus inklusif menjadi modal penting dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Saat ini, mahasiswa penyandang disabilitas di Universitas Hamzanwadi tersebar di berbagai program studi dengan beragam latar belakang dan kebutuhan khusus. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang berbudaya santri, tetapi juga mencetak lulusan yang memiliki kemampuan kewirausahaan dan daya saing, termasuk dari kalangan disabilitas.


“Universitas Hamzanwadi ingin memastikan bahwa pendidikan inklusif tidak berhenti di ruang kelas. Kami ingin menghadirkan kesempatan nyata agar mahasiswa dan masyarakat penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” jelasnya.


Sementara itu, perwakilan Baznas NTB, H Ahmad Rusli, menyampaikan bahwa Z Coffee Hening merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.


Menurutnya, usaha kopi memiliki potensi besar sebagai ruang produktif sekaligus ruang sosial yang mampu mempertemukan berbagai gagasan dan kolaborasi.


“Melalui dukungan peralatan usaha dan program pendampingan, Baznas berharap usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang luas bagi masyarakat,” ujarnya. (kin)

Pemkab Loteng siap total kawal MotoGP Mandalika 2026

 
Pemkab Loteng siap total kawal MotoGP Mandalika 2026

OPSINTB.com - Pemkab Loteng berkomitmen penuh mensukseskan MotoGP Mandalika 9-11 Oktober 2026 dengan membantu seluruh persiapan yang diperlukan.


Bupati H Lalu Pathul Bahri menegaskan MotoGP Mandalika 2026 wajib disukseskan. Pasalnya, event ini berdampak besar pada perputaran ekonomi masyarakat Loteng.


‘’Suksesnya acara ini harga mati,’’ kata Pathul saat menerima kunjungan ITDC di kantornya, Kamis (9/7/2026).


Oleh sebab itu, lanjut dia, Pemkab akan mendukung penuh gelaran MotoGP sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk menyiapkan infrastruktur dan mengurus perizinan terkait.


‘’Semua itu harus kita permudah dan percepat, sehingga tidak terjadi kendala-kendala nantinya,’’ tegas dia 


Direktur Operasi ITDC Troy R Warokka menyebut suksesnya MotoGP butuh dukungan semua pihak. Karena itu, ITDC berharap sinergi dengan Pemkab Loteng terus berlanjut untuk event di The Mandalika ke depan.


‘’Terlebih ajang MotoGP yang memang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk Pemda. Itu penting agar ajang MotoGP bisa berjalan dengan sukses,’’ ucap Troy.


Ia menambahkan, persiapan MotoGP 2026 terus berjalan. Sebagai contoh pertemuan dengan Bupati Loteng pun digelar untuk memperkuat koordinasi. Peran Pemkab sebagai tuan rumah dinilai sangat vital.


‘’Peran Pemkab Loteng sebagai tuan rumah tentunya akan sangat vital dalam mendukung kesuksesan serta kelancaran ajang MotoGP Mandalika tahun ini,’’ tandas Troy. (wan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama