OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

30/08/26

IKA SMAN 1 Pringgabaya kukuhkan Duta Alumni 2026, ada pakar ongkologi hingga influencer

 
IKA SMAN 1 Pringgabaya kukuhkan Duta Alumni 2026, ada pakar ongkologi hingga influencer

OPSINTB.com -  Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 1 Pringgabaya Lombok Timur akhirnya menetapkan tujuh orang alumni sebagai Duta Alumni 2026. 


Penetapan dilakukan setelah mencermati kiprah para alumni tersebut yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, pengalaman, kompetensi, dedikasi, jejaring serta kepedulian terhadap kemajuan dan nama baik SMA Negeri 1 Pringgabaya di pentas daerah, regional, nasional bahkan internasional.


Ketua Umum PP IKA SMANSABAYA, Sukri Aruman mengungkapkan, para alumni yang dinobatkan sebagai Duta Alumni 2026 merupakan ikhtiar untuk memaksimalkan kiprah alumni dalam mengangkat citra dan nama baik sekolah di dalam maupun luar negeri. “Mereka yang menjadi duta alumni mempunyai beragam latar belakang dan profesi. Mulai akademisi, birokrat, teknokrat, guru hingga seniman dan influenser,”sebutnya.


Adapun tujuh alumni yang dinobatkan sebagai Duta Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya antara lain associate Professor Dr Dr. dr. Rohadi, Sp.BS., Subsp.N-Onk (K), SH., MH.(Kes), M.Med.Ed yang dikenal sebagai pakar ongkologi dan saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram.


Doktor Rohadi juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Nusa Tenggara Barat.


Selanjutnya ada Lalu Agustan Kusumaredi SKom MM, ahli komunikasi yang juga praktisi kependudukan dan keluarga Berencana, birokrat karir di BKKBN NTB.


Selain itu, ada juga Suriadi SSy ME yang berkiprah sebagai pejabatLLembaga negara independent di daerah yakni menjadi Komisioner KPU Lombok Timur.


Duta alumni berikutnya adalah Rusdi Ronata dan  Adi Darma  yang merupakan pencipta lagu dan penyanyi Mars IKA SMANSABAYA berjudul Peduli dan Maju Bersama.


Ada juga Baiq Wirasundari yang terjun di dunia show biz dan ekonomi kreatif, menjadi pelaku seni budaya dan terlibat sebagai artis, pemain utama dalam film SEHER, film indie sineas Lombok Timur yang pernah viral di jagat maya  beberapa waktu lalu.


Duta alumni yang tak kalah populer adalah Khairuddin, konten kreator sukses Lombok Timur  yang menginspirasi banyak pegiat medsos di Indonesia.


 Dia dikenal dengan nama Heru Bollywood dan kerap memposting pengalaman dan kisah kasih di sekolah sebagai alumni SMUN 1 Pringgabaya. “Kiprah mereka selama ini merupakan bagian dari representasi kehormatan alumni dan almamater yang membawa nilai, semangat, identitas, serta nama baik SMA Negeri 1 Pringgabaya dalam berbagai kegiatan, hubungan kelembagaan, sosial kemasyarakatan, profesional, pendidikan, kebudayaan, maupun kegiatan lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri,”papar  Sukri Aruman yang akrab disapa Bang Ray.


Menurut rencana para Duta Alumni 2026 akan diundang menerima penghargaan pada acara Kick off Bakti Alumni 37 Tahun Sekolah dan pembukaan Musyawarah Besar I Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya pada Minggu, 30 Agustus 2026.


Mubes merupakan forum tertinggi yang dimaksudkan untuk melakukan Pemilihan Ketua Umum  Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya periode 2026-2030.


Peserta mubes adalah jajaran pengurus pusat, Pengurus Angkatan, Koordinator  Wilayah dan Organisasi sayap.”Jumlah peserta sekitar 150 orang pemilik suara mewakili 15 ribuan alumni se indonesia,”sebut Bang Ray yang kini menjabat sebagai Dewan Pengawas LPPL Selaparang TV Lombok Timur.



Ketua Panitia Robby Firmansyah mengungkapkan, Mubes I merupakan bagian dari rangkaian bakti alumni 37 tahun SMA Negeri 1 Pringgabaya. Ada banyak kegiatan yang akan digelar mulai Agustus hingga Desember 2026 mendatang, antara lain bakti sosial, Literasi media dan pelatihan konten kreator pelajar, donor darah dan pemeriksaan Kesehatan gratis,  penghijauan, pemberian beasiswa, pameran Pendidikan kampus hingga lari santai atau Fun run.


“Adapun untuk Pemilihan ketua umum baru akan diikuti dua calon yakni H Hasim AMdKes SSi dan Yoggy Yuliandra,”sebutnya seraya menambahkan pembukaan Mubes dan Kick of Bakti Alumni oleh Kepala SMA Negeri 1 Pringgabaya Hasanuddin SPd dan  akan dimeriahkan pula atraksi seni hadroh persembahan OSIS SMA  terkait  dan aneka hiburan lainnya. (red)

29/08/26

SMPN 1 Terara gelar LDKS guna cetak pemimpin masa depan

 
SMPN 1 Terara gelar LDKS guna cetak pemimpin masa depan

OPSINTB.com - Isu-isu prihal pemimpinan terus diperbincangkan. Saking menariknya, pembicaraan soal pemimpin seperti tak mengenal ruang, setiap saat terus saja menjadi buah bibir. 


Sejatinya memang tak ada pemimpinan yang sempurna. Pasti ada cela, kekurangan yang harus dilengkapi terlebih lagi kepemimpinan organisasi maupun negara. 


Untuk membentuk pemimpin yang ideal, sangat sulit. Para nahkoda hanya dituntut proporsional dalam setiap masa. 


Mencentak seorang pemimpin tidak bisa simsalabim. Namun butuh proses, pembentukan karakter cukup lama, hal ini bisa diciptakan dengan menanamkan jiwa-jiwa pemimpin sejak mulai usia dini. 


Seperti yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Terara yang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). 


Kepala Sekolah SMPN 1 Terara, Moh Zaini, S.Pd, mengatakan, LDKS merupakan agenda tahunan di sekolah. Tepatnya kegiatan itu digelar setelah terpilihnya kepengurusan baru organisasi siswa intra sekolah (OSIS). 


"LDKS ini dilaksanakan untuk memberikan dasar-dasar kepemimpinan kepada pengurus OSIS yang baru," ucap Moh Zaini, ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (29/8/2026). 


Dalam kegiatan itu pihak sekolah mengundang narasumber dari berbagai profesi. Seperti TNI untuk wawasan kebangsaan, Kepolisian soal kantibmas dan peraturan lalu lintas. 


Selanjutnya dari Puskesmas mengenai bahaya penggunaan Narkotika, KPAI, anggota dewan, pelaku media, dan narasumber lain yang dianggap penting. 


Semua itu dilakukan dengan niatan untuk membentuk pemimpin yang baik, visioner, bertanggung jawab, serta berkarakter. 


Dia tak ingin kegiatan LDKS hanya menjadi gelaran seremonial, tapi harus ada efeknya. Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan namun juga implementasinya. Semisal, usai mengikuti LDKS siswa diminta untuk menyusun program kerja selama satu tahun sesuai dengan masa kepengurusannya. Tentu saat mereka merumuskan agendanya dibimbing oleh pembina OSIS. 


"Progran kerja tidak hanya disusun tapi harus dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan program tahunannya," ujarnya. 


Bagi sekolah, paparnya, kegiatan LDKS sangat penting. Sebab siswa bisa mengetahuk dasar menjadi pemimpinan, pengalaman, ilmu, menjadikan mereka bertanggung jawab sesuai dengan program. Terutama program wajib seperti perayaan hari besar nasional, keagamaan, atau menjadi wirausaha terutama mempin untuk dirinya sendiri.


Sebab dengan LDKS, sekolah mencetak siswa yang memiliki kepamahaman memimpin organisasi, struktur, visi misi, dan mengetahui ttentang tugas dan fungsi masing-masing bagian. Kesemuanya itu dimulai dari sekolah. 


Ke depan, terangnya, mereka terus mengembangkan diri agar cinta dan suka berorganisasi. 


"Berorganisasi itu mau tidak mau, suka tidak suka sangat besar dampaknya pada anak. Tidak hanya pengetahuan akademik, imbuhnya, tapi juga bakal membentuk karakter anak muali dari rasa tanggungjawab, disiplin, membangun koneksi, hingga bagaimana cara bekerjsama,” ucapnya.


Mereka akan menjadi pemimpi lebih luas lagi, baik masyarakat paling tidak pemimpin untuk diri sendiri dan keluarganya. 


"Kita berharap siswa-siswa SMPN 1 Terara ini menjadi pemimpin di birokrat, teknokrat, organisasi, dan profesi," ucapnya. 


Dia juga berharap khususnya kepada pengurus OSIS yang baru, di tengah era digitilisasi dan AI ini pengurus lebih visioner. Sebab bagi dirinya, kemajuan ini memiliki dua sisi yang memiliki peluang yang sama bisa menjadi kesempatan sekaligus tantangan. 


"Mereka harus tau tantangan ke depan, dari hari ke hari, waktu ke waktu, bisa menjadi pemimpin masa depan, memiliki wawasan, keperibadian, karakter.  Mudah-mudahan bisa jadi birokrat, teknokrat, dan entrepreneurship," harap Moh Zaini. (kin)

28/08/26

Mulud Adat Bayan masuk KEN 2026, Sinta titip tradisi tetap asli

 
Mulud Adat Bayan masuk KEN 2026, Sinta titip tradisi tetap asli

OPSINTB.com - Mulud Adat Bayan 2026 resmi dibuka dengan dentuman gendang di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (27/8/2026) sore. Di tengah kebanggaan atas masuknya tradisi tahunan tersebut dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, Ketua Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sinta M Iqbal, menitipkan satu pesan penting kepada masyarakat: jangan sampai pengakuan nasional justru menggerus keaslian tradisi.


Pembukaan Mulud Adat Bayan ditandai dengan prosesi pemukulan gendang secara simbolis oleh Sinta M Iqbal bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Tradisi yang telah hidup turun-temurun di Bayan itu kini menjadi salah satu event unggulan nasional setelah dikurasi Kementerian Pariwisata RI dalam Karisma Event Nusantara 2026.


Sinta mengatakan masuknya Mulud Adat Bayan ke dalam KEN harus menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama masyarakat NTB, khususnya warga Bayan, untuk terus merawat dan menjaga otentisitas warisan budaya tersebut.


“Warga Nusa Tenggara Barat, terutama warga Bayan, harus sangat berbangga hati dan menjaga betul budaya yang saat ini sudah ada,” tegasnya.


Menurut Sinta, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mempertahankan ritual dan tradisi. Regenerasi menjadi bagian penting agar pengetahuan, keterampilan, dan nilai budaya tetap hidup dalam kehidupan generasi muda.


Perhatian tersebut secara khusus ia tujukan kepada keberadaan tenun khas Lombok Utara dan Jong, aksesori tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. Di tengah keberadaan tenun KLU yang mulai semakin sulit ditemukan, Sinta mengapresiasi upaya regenerasi penenun muda di Bayan yang telah diperkenalkan dengan keterampilan memintal benang sejak usia sekolah dasar.


“Saya titip kepada Pak Kades, Pak Kadus, dan Pak Camat untuk terus menghidupkan ini. Ajarkan juga di sekolah-sekolah. Keunikan tenun KLU dan Jong ini harus terus kita gaungkan. Jangan sampai generasi muda tidak mengenal budayanya sendiri,” ujarnya.


Keunikan tenun khas Lombok Utara dan Jong juga sebelumnya mendapat perhatian dari Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Bagi Sinta, perhatian tersebut menjadi dorongan agar kekayaan budaya lokal tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus tumbuh menjadi identitas sekaligus sumber penghidupan masyarakat.


Pesan menjaga budaya juga sejalan dengan arah penyelenggaraan Mulud Adat Bayan tahun ini yang mengusung tema “Bayan in Harmony: Merawat Tradisi, Menjaga Bumi.”


Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi, yang hadir mewakili Menteri Pariwisata, mengatakan tema tersebut sejalan dengan arah pengembangan pariwisata nasional yang menempatkan keberlanjutan dan manfaat bagi masyarakat sebagai ukuran utama sebuah event.


“Ukuran keberhasilan sebuah event bukan hanya seberapa ramai acaranya, tetapi seberapa besar manfaatnya yang kembali kepada masyarakat, mendorong kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Utara, Sahabudin, yang mewakili Pemkab Lombok Utara, mengatakan Mulud Adat Bayan menjadi cerminan harmonisasi antara nilai keagamaan dan kearifan lokal yang telah hidup dalam masyarakat Bayan.


“Maulid Adat memberikan gambaran bahwa agama dan budaya saling berdampingan dan melengkapi di Lombok Utara. Kegiatan ini juga menunjukkan masyarakat kami inklusif dan terbuka melalui akulturasi budaya Sasak, Jawa, hingga Bali,” ujarnya.


Pembukaan Mulud Adat Bayan 2026 dihadiri unsur Forkopimda NTB dan Lombok Utara, tokoh adat, serta ribuan masyarakat. Festival 1000 Jong yang melibatkan anak-anak hingga perempuan masyarakat lokal menjadi salah satu atraksi utama dan memperlihatkan bahwa tradisi masih hidup melalui tangan generasi penerusnya.


Masuknya Mulud Adat Bayan ke panggung nasional melalui KEN 2026 membuka ruang yang lebih luas bagi Bayan untuk dikenal dunia. Namun, pesan yang mengemuka dari pembukaan pergelaran itu tetap sederhana dan mendasar: semakin jauh sebuah tradisi melangkah, semakin kuat pula akar budayanya harus dijaga. Sebab yang membuat Bayan bernilai bukan sekadar kemeriahan perayaannya, melainkan keaslian warisan yang tetap hidup di tengah masyarakatnya. (red)

Bupati Iron minta Plt Selaparang Finansial tuntaskan kredit macet

 
Bupati Iron minta Plt Selaparang Finansial tuntaskan kredit macet

OPSINTB.com - Masa jabatan Direktur Utama dan Direktur Keuangan PT Selaparang Finansial Kabupaten Lombok Timur berakhir. Untuk memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (28/8/2026), di Pendopo Bupati Lombok Timur.


RUPSLB tersebut salah satunya membahas pergantian Direktur Utama dan salah satu direktur lainnya sekaligus menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) yang akan mulai menjalankan tugas pada Sabtu (29/8/2026).


Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin dalam arahannya menegaskan, tidak boleh terjadi kekosongan kepemimpinan di tubuh PT Selaparang Finansial. Menurutnya, keberadaan pimpinan sangat penting untuk memastikan seluruh aktivitas perusahaan tetap berjalan.


“Tidak boleh ada kekosongan kepemimpinan dalam PT Selaparang Finansial,” tegasnya.


Bupati juga berharap Direktur Utama dan Direktur yang purna tugas tetap memberikan arahan serta nasihat kepada pejabat pengganti agar estafet kepemimpinan dapat berjalan dengan baik dan BUMD tersebut semakin berkembang.


Salah satu perhatian utama yang disorot Bupati adalah tingginya angka Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet di PT Selaparang Finansial.


Karena itu, ia meminta Plt yang nantinya ditunjuk agar bekerja secara optimal untuk menekan angka NPL sekaligus memperbaiki kesehatan perusahaan.


“Jadi upaya kita hari ini, terutama direktur yang akan menjadi Plt, kita berharap agar tugas-tugas rutin menjadi perhatian khusus, menjadi pekerjaan yang lebih efektif, lebih disiplin. Dan semua petugas-petugas lainnya mendukung. Sehingga kesehatan dari Selaparang Finansial dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa lebih sehat,” ujarnya.


Menurut Haerul, upaya menyehatkan PT Selaparang Finansial tidak bisa dilakukan oleh jajaran direksi saja. Dukungan berbagai pihak terkait juga dinilai mutlak diperlukan, terutama dalam menyusun strategi dan mencari langkah terbaik untuk memperbaiki kondisi perusahaan.


Sebagai pemerintah daerah sekaligus pemegang saham utama, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Direktur Utama dan Direktur Keuangan yang telah menyelesaikan masa tugasnya.


Ia menilai keduanya telah memberikan kontribusi dalam memajukan PT Selaparang Finansial, termasuk membawa BUMD tersebut mampu memberikan dividen kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.


“Terima kasih. Mudah-mudahan selepas dari jabatan di Selaparang Finansial ini, bisa lebih tenang, mendapatkan situasi yang bagus dalam membina kehidupan lebih baik dengan keluarga,” tuturnya.


Sementara itu, Direktur Utama PT Selaparang Finansial yang purna tugas, Iva Nuril Solihani, mengungkapkan pengalamannya selama 25 tahun mengabdi di perusahaan tersebut. Ia menyebut banyak hal telah dilalui selama menjalankan amanah di PT Selaparang Finansial.


“Tentu tidak mudah mengemban amanah jabatan. Akan tetapi ini saatnya kami berpamitan kepada Bupati dan semua jajaran yang telah membantu kami dalam memaksimalkan pekerjaan kami di PT Selaparang Finansial. Untuk itu kami berharap selanjutnya PT Selaparang Finansial ini menjadi lebih baik lagi,” ungkap Iva.


Ia berharap pejabat yang melanjutkan kepemimpinan dapat meneruskan estafet tersebut dengan membawa PT Selaparang Finansial ke arah yang lebih baik.


Iva juga menyampaikan bahwa sejumlah kewajiban perusahaan telah diselesaikan. Dividen dan utang pajak disebut telah dilunasi. Dengan demikian, jajaran selanjutnya diharapkan dapat lebih fokus menangani berbagai persoalan yang masih dihadapi perusahaan, terutama penurunan NPL.


“Saat ini Alhamdulillah, dividen dan utang pajak saat ini telah dilunasi. Selanjutnya diharapkan fokus pada penyelesaian permasalahan yang ada yakni penurunan NPL,” tambahnya.


PT Selaparang Finansial sendiri tercatat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Timur melalui setoran dividen sebesar Rp2,3 miliar.


RUPSLB tersebut turut dihadiri Komisaris Utama PT Selaparang Finansial beserta jajaran, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Lombok Timur, sejumlah pimpinan OPD, serta para direktur BUMD di Kabupaten Lombok Timur. (zaa)

BPS Lombok Timur ungkap kendala Sensus Ekonomi, penolakan warga jadi tantangan

 
BPS Lombok Timur ungkap kendala Sensus Ekonomi, penolakan warga jadi tantangan

OPSINTB.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur terus menggenjot pelaksanaan Sensus Ekonomi. Hingga 28 Agustus 2026 ini, proses verifikasi lapangan telah mencapai 126,53 persen dari daftar awal yang menjadi sasaran pendataan.


Kepala BPS Kabupaten Lombok Timur, Sri Endah Wardanti mengatakan, tingginya capaian verifikasi tersebut disebabkan petugas menemukan sejumlah unit usaha maupun keluarga baru di lapangan yang sebelumnya belum tercantum dalam daftar awal atau prelist.


"Kalau target dari prelist kita 583.348, tetapi yang kita verifikasi sudah 738.104, sehingga targetnya 126,53 persen," kata Sri Endah di ruang kerjanya, Jumat (28/8/2026).


Menurutnya, dari hasil verifikasi tersebut ditemukan berbagai kondisi di lapangan. Di antaranya terdapat sasaran yang baru ditemukan, tidak ditemukan, sudah tutup, hingga adanya data ganda.


Sementara itu, jika dihitung berdasarkan sasaran yang berhasil ditemukan dan didata, cakupannya saat ini mencapai sekitar 77,1 persen.


Sri Endah mengatakan BPS masih memiliki waktu hingga 31 Agustus 2026 untuk menuntaskan proses pendataan. Ia optimis seluruh sasaran yang menjadi tanggung jawab petugas dapat diselesaikan.


"Di sisa waktu tiga hari ini kita masih berupaya untuk menyelesaikan. Sebagian besar sudah selesai pendataan, cuma memang di satu wilayah itu ada saja yang belum selesai didata," ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, BPS Lombok Timur menghadapi sejumlah kendala, salah satunya adanya masyarakat yang menolak memberikan data kepada petugas sensus. 


Sri Endah menyebut perkembangan informasi yang sangat cepat, terutama melalui media sosial, turut memengaruhi respons masyarakat terhadap petugas sensus. Hal ini disebutnya, sedikit banyak cukup memengaruhi masyarakat untuk memberikan respons. 


Untuk mengatasi persoalan tersebut, BPS melakukan pendekatan secara bertahap. Petugas diminta memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai tujuan dan pentingnya sensus. 


Jika belum berhasil, petugas lapangan akan didampingi Pengawas Lapangan (PML).


BPS juga meminta bantuan pemerintah, kepala dusun dan desa untuk ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat. Apabila persoalan belum terselesaikan, tim dari BPS Kabupaten Lombok Timur akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan memberikan solusi.


Selain itu, BPS berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui tim pelaksana yang berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).


Sri Endah mencontohkan pendampingan terhadap pendataan pendatang di salah satu wilayah yang turut melibatkan Dinas Perindustrian. OPD tersebut ikut mendampingi petugas karena memiliki keterkaitan pembinaan dengan masyarakat yang menjadi sasaran pendataan.


Menurut Sri Endah, langkah kolaboratif tersebut diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga mereka bersedia memberikan data kepada petugas.


Ia menegaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan amanah undang-undang dan dilakukan setiap 10 tahun sekali.


"Karena ini sudah menjadi amanah undang-undang, berarti kami harus menjalankan amanah tersebut melalui petugas-petugas yang kami sebar," tegasnya.


Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa hingga 31 Agustus, BPS Lombok Timur memastikan upaya pendekatan dan penyelesaian pendataan akan terus dilakukan, terutama terhadap sasaran yang masih belum memberikan respons kepada petugas. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama