OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

12/02/26

JMSI masuk kampus: Prodi Komunikasi Unram disiapkan hadapi ekosistem media digital

 
JMSI masuk kampus: Prodi Komunikasi Unram disiapkan hadapi ekosistem media digital

OPSINTB.com - Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat ikut ambil bagian dalam Workshop Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Mataram yang digelar Kamis (12/2) di Prime Park Hotel Mataram.


Workshop diikuti sekitar 93 peserta dari unsur fakultas, universitas, pemangku kepentingan, serta mitra kerja. Forum ini menjadi ruang konsolidasi akademik untuk merumuskan arah pengembangan fakultas di tengah transformasi besar dunia pendidikan tinggi.


Dekan FHISIP Unram, Lalu Wira Pria Suhartana menegaskan, pergantian kepemimpinan di Universitas Mataram menjadi momentum penting bagi seluruh fakultas untuk menyesuaikan visi dan misi agar selaras dengan arah baru kampus.


Menurutnya, Universitas Mataram kini menargetkan diri sebagai lembaga pendidikan tinggi unggul yang berdaya saing global.


“Workshop VMTS sejalan dengan berakhirnya visi rektor lama menuju visi baru Unram yang berdaya saing global,” ujarnya saat membuka kegiatan.


Ia menekankan bahwa visi dan misi bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi institusi dalam melihat masa depan dan menentukan arah kebijakan akademik.


 Perguruan tinggi, kata dia, kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai lembaga pengajaran, tetapi telah berevolusi menjadi universitas berbasis riset yang diarahkan menuju entrepreneur university - kampus yang mandiri dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.


“Dulu ada anggapan perguruan tinggi jangan menjadi menara gading. Sekarang arah perguruan tinggi harus memberi dampak,” katanya.

Program “guru besar berdampak” yang diusung rektor terpilih juga disebut menjadi bagian strategi besar Unram untuk memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan sosial dan ekonomi.


Workshop ini sekaligus menegaskan identitas kelembagaan pasca perubahan nomenklatur fakultas. 


Fakultas Hukum kini bertransformasi menjadi Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) setelah bergabungnya Program Studi Komunikasi, Sosiologi, dan Hubungan Internasional.


FHISIP Unram saat ini menaungi tujuh peminatan rumpun Ilmu Hukum serta tiga program studi FISIP.


Dengan jumlah mahasiswa sekitar tujuh ribu orang, fakultas ini tercatat sebagai salah satu fakultas terbesar di Universitas Mataram dan telah meraih status akreditasi unggul.


JMSI NTB Dorong Sinkronisasi Kampus-Industri


Dalam forum tersebut, JMSI NTB menyampaikan sejumlah masukan strategis, khususnya terkait penguatan Program Studi Komunikasi yang dinilai memiliki posisi penting dalam menjawab kebutuhan industri media digital.


Sekretaris Pengda JMSI NTB, Sukri Aruman, mengungkapkan bahwa JMSI telah menjalin nota kesepahaman dengan FHISIP Unram sejak Desember 2025.


Ia menilai status unggul Prodi Komunikasi Unram merupakan momentum untuk membangun kolaborasi lebih konkret antara dunia akademik dan industri media siber.


“Media siber di NTB berkembang pesat. JMSI sebagai konstituen Dewan Pers memiliki 31 anggota media di NTB. Ini peluang besar untuk membangun ekosistem talenta,” ujarnya.


Menurut Sukri, lulusan komunikasi harus dibekali keterampilan jurnalistik digital, multimedia storytelling, manajemen konten berbasis data, hingga pemahaman etika dan hukum media digital.


“Link and match antara kampus dan industri harus nyata, bukan sekadar konsep,” tegasnya.


JMSI NTB menyampaikan usulan nyata kepada FHISIP Unram untuk melakukan kajian mata kuliah tentang regulasi digital, karena regulasi yang  ada tidak mampu mengimbangi masifnya industri digital." Perlu pengembangan wirausaha berbasis digital," ungkapnya.


JMSI mengusulkan pembentukan forum kolaboratif untuk evaluasi kurikulum secara berkala agar materi pembelajaran selalu relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan tren konsumsi media.


Selain itu, JMSI mendorong penguatan program magang terstruktur di media anggota JMSI agar mahasiswa terlibat langsung dalam produksi berita digital, manajemen redaksi online, dan strategi distribusi konten.


“Magang harus menjadi laboratorium nyata. Mahasiswa belajar ritme kerja media sekaligus membangun portofolio,” katanya.


JMSI juga mendorong pengembangan laboratorium media digital di kampus sebagai pusat inkubasi kreatif mahasiswa, termasuk produksi portal berita, video, dan podcast yang dikelola secara profesional dengan pendampingan praktisi.


Kolaborasi kampus–industri juga diarahkan pada penguatan riset media digital, literasi anti-hoaks, serta edukasi jurnalisme warga di tengah masyarakat.


Sukri menegaskan sinergi ini bertujuan menyiapkan lulusan komunikasi yang kompeten, beretika, dan mampu bersaing di tingkat nasional.


“Kami ingin Prodi Komunikasi Unram menjadi pusat penghasil talenta media siber. JMSI siap menjadi mitra aktif dalam proses itu,” pungkasnya. (red)

11/02/26

Cegah harga bapok naik jelang Ramadhan, Pemprov NTB dan Pemkab Lotim gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM

 
Cegah harga bapok naik jelang Ramadhan, Pemprov NTB dan Pemkab Lotim gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM

OPSINTB.com - Mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok (bapok) menjelang bulan suci Ramadan, Pemprov NTB bersama Pemkab Lotim menggelar Event Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Makmur Mendunia Center (MMC) NTB di Kantor Camat Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (11/2/2026).


Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan, bahwa intervensi pemerintah diperlukan menyusul tren kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional dalam beberapa hari terakhir.


“Menjelang puasa, permintaan bahan pokok meningkat drastis. Saya turun langsung ke pasar dan memang ada kecenderungan harga naik. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah tidak punya pilihan selain melakukan intervensi, salah satunya melalui pasar murah,” tegas Gubernur.


Meski demikian, Gubernur memastikan ketersediaan stok bahan pokok di NTB dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan harga di pasar.


“Kami sudah cek, stok bahan pokok di NTB aman dan tersedia. Tidak perlu panik. Jangan sampai karena khawatir, belanja berlebihan. Pemerintah memastikan pasokan terpenuhi,” ujarnya.


Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Makmur Mendunia Center (MMC) NTB yang berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pasar rakyat dan bazar UMKM menjadi langkah konkret menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.


Selain intervensi jangka pendek melalui pasar murah, Pemprov NTB juga menyiapkan program penguatan ketahanan pangan desa secara bertahap. Tahun ini, hampir 300 paket program akan disalurkan ke 300 desa, dan jumlah yang sama disiapkan untuk tahun kedua. Hingga 2029, sebanyak 1.166 desa dan kelurahan ditargetkan terjangkau program ketahanan pangan dan desa berdaya.


“Kami ingin memastikan penguatan ekonomi tidak hanya bersifat insidentil, tapi berkelanjutan sampai seluruh desa terjangkau,” katanya.


Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyampaikan bahwa Pemkab telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp20 miliar pada akhir 2025 untuk bantuan modal gratis kepada kurang lebih 23 ribu pelaku UMKM di Lombok Timur.


“Yang sudah terverifikasi tetap menerima bantuan. Kalau ada kendala teknis di salah satu bank, itu akan kami selesaikan. Tidak ada yang tidak dapat selama sudah terverifikasi,” tegas Bupati.


Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pasar murah dan bazar UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Kegiatan serupa, lanjutnya, juga akan digelar di Labuhan Haji pada akhir pekan ini.


Event Pasar Rakyat dan Bazar UMKM MMC NTB di Pringgabaya ini menjadi bagian dari strategi terpadu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat UMKM, serta memastikan masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan tenang dan kebutuhan pokok yang tetap terjangkau. (red)

Pemkab Loteng gelar Musrenbang Tematik Pendek sebagai rumusan perencanaan pembangunan pendidikan daerah

 
Pemkab Loteng gelar Musrenbang Tematik Pendek sebagai rumusan perencanaan pembangunan pendidikan daerah

OPSINTB.com - Merumuskan arah perencanaan pembangunan pendidikan daerah, Pemkab Loteng mengadakan Musrenbang Tematik Pendidikan di ruang rapat kantor bupati setempat, Rabu (11/2/2026).


Kepala Bidang AP2M Bapperida Loteng, Sri Mulyani Widiastuti, menyatakan Musrenbang Tematik Pendidikan yang kedua ini merupakan bentuk perencanaan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak yang perduli terhadap pendidikan.


‘’Forum ini menjadi wadah berbagi informasi, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan di Loteng,’’ katanya.


Sementara itu, Wabup Loteng, H Muhammad Nursiah, menegaskan pendekatan tematik menuntut analisis yang serius terhadap akar persoalan pendidikan. Nursiah mengajak seluruh stakeholder, khususnya kepala sekolah dan guru aktif berdiskusi demi merumuskan solusi yang tepat bagi pembangunan pendidikan di daerah ini.


‘’Musrenbang sebagai momentum strategis untuk membuka isu-isu aktual pendidikan berbasis fakta lapangan,’’ tegasnya.


Dia menambahkan, ‘’Pentingnya penyusunan usulan prioritas yang selaras dengan kapasitas daerah dan kebijakan yang berlaku agar dapat diimplementasikan secara efektif.’’


Acara dihadiri perwakilan Program Inovasi Provinsi NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, BPMP, Balai Bahasa NTB, BPTK, NU, Universitas Mataram, Baznas, pengawas, kepala sekolah, guru, serta para kepala OPD lingkup Pemkab Loteng. (wan)

PDAM Tiara dan Kejari Loteng perpanjang MoU Datun

 
PDAM Tiara dan Kejari Loteng perpanjang MoU Datun

OPSINTB.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Loteng dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng memperpanjang kerjasama bidang Perdata dan tata usaha negara (Datun), Selasa (10/2/2026). 


Perpanjangan kerjasama ini sebagai bentuk komitmen PDAM Tiara dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas.


‘’MoU ini bertujuan memastikan seluruh operasional dan kebijakan PDAM tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku sekaligus sebagai bagian dari penguatan implementasi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan BUMD penyedia layanan air bersih,’’ kata Dirut PDAM Tiara Loteng, Bambang Supratomo.


Dia menegaskan, sinergi dengan Kejari Loteng merupakan langkah strategis untuk menjaga profesionalisme perusahaan. Dia juga memandang kerjasama ini sebagai bentuk penguatan sistem.


‘’Ini bukan sekadar MoU di atas kertas, tetapi menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan, kontrak, dan program PDAM benar-benar sesuai dengan regulasi yang berlaku,’’ katanya lagi.


Dijelaskan, dalam pengelolaan BUMD, potensi resiko hukum selalu ada, terutama dalam aspek pengadaan, kerjasama bisnis, dan pelayanan publik. Oleh karenanya, MoU ini untuk memastikan bahwa semua langkah strategis PDAM aman secara hukum.


‘’Dengan pendampingan dari Kejari, kami merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan yang berdampak besar bagi pelayanan masyarakat,’’ ujar pria penyandang gelar Magister Manajemen itu.


Kepala Kejari Loteng, Putri Ayu Wulandari berharap kerjasama ini bisa meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum seluruh jajaran PDAM Tiara, sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsi perusahaan; dapat berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.


‘’Serta meminimalisir potensi permasalahan hukum di kemudian hari,’’ singkatnya. (iwn)

Kejari Lombok Timur musnahkan barang bukti dari 75 perkara

 
Kejari Lombok Timur musnahkan barang bukti dari 75 perkara

OPSINTB.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, musnahkan barang bukti dari 75 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejari Lombok Timur, Rabu (11/2/2026).


Kepala Kejari Lombok Timur, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati menyampaikan, pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan serta kewenangan jaksa sebagai eksekutor.


“Pada kesempatan hari ini kami selaku Seksi PAPBB melaporkan bahwa Kejaksaan Negeri Lombok Timur akan melakukan pemusnahan barang bukti terhadap 75 perkara,” ucapnya 


Dari total 75 perkara tersebut, sebanyak 42 perkara merupakan tindak pidana narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas sabu seberat 163,354 gram dan ganja seberat 1.048,25 gram, serta barang bukti lain seperti alat hisap dan korek api gas.


Ia menjelaskan, sebagian barang bukti sabu telah lebih dahulu dimusnahkan pada tahap penyidikan atau digunakan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium obat dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) di BPOM Mataram.


“Adapun barang bukti narkotika yang ada di Kejaksaan Negeri Lombok Timur adalah barang bukti yang telah disisihkan guna kepentingan pembuktian di persidangan,” jelasnya.


Selain perkara narkotika, Kejari juga musnahkan 14 perkara orang dan harta benda (Oharda), yang terdiri dari barang bukti seperti baju, celana, sarung, dan lainnya. 


Kemudian tiga perkara terkait keamanan negara dan ketertiban umum (Kamtibum), dengan barang bukti berupa kayu, kabel, dan sebagainya.


Dalam kegiatan tersebut, Kejari Lombok Timur turut mengundang siswa-siswi SMAN 1 Selong sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda tentang bahaya narkotika.


Ia menegaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Selong dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap, dengan amar putusan dirampas untuk dimusnahkan.


Menurutnya, kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian dari tugas dan kewenangan kejaksaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya dalam bidang pidana umum dan pengelolaan barang bukti.


“Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari tugas dan kewenangan kejaksaan, khususnya peran jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan selaku eksekutor terhadap perkara tindak pidana umum,” tegasnya.


Selain menjalankan putusan pengadilan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menghindari penumpukan barang bukti serta mencegah terjadinya kehilangan atau kerusakan barang bukti.


"Pemusnahan ini bertujuan untuk menghindari penumpukan dan mencegah terjadinya kehilangan atau kerusakan barang bukti," pungkasnya. (zaa)

10/02/26

TC terpusat LPTQ dimulai, Bupati Loteng tiupkan semangat juara menuju MTQ NTB 2026

 
TC terpusat LPTQ dimulai, Bupati Loteng tiupkan semangat juara menuju MTQ NTB 2026

OPSINTB.com - Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai pembukaan Training Center (TC) Terpusat Tahap I LPTQ Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang digelar di Halaman Sekretariat LPTQ Loteng, Selasa (10/2/2026). TC yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari 2026 ini menjadi tonggak awal pembinaan intensif kafilah Loteng menuju ajang MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.


Kegiatan resmi dibuka oleh H Lalu Pathul Bahri, Bupati Loteng sekaligus Ketua Umum LPTQ Loteng. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa TC bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang penggemblengan karakter, mental, dan kualitas keilmuan peserta.


''TC ini adalah tempat menempa diri. Di sinilah kesungguhan diuji, disiplin dibangun, dan mental juara dipersiapkan. Kalian adalah putra-putri terbaik Lombok Tengah yang membawa amanah besar: menjaga kehormatan daerah melalui prestasi dan akhlak,'' ujar Bupati Pathul Bahri dengan penuh penekanan.


Ia berharap seluruh peserta TC mampu memanfaatkan waktu pelatihan secara maksimal, mengikuti arahan pelatih dengan penuh kedisiplinan, serta menjaga niat dan keikhlasan dalam berproses.


''Jangan hanya menargetkan juara, tetapi jadilah pribadi Qur'ani yang berilmu, beradab, dan berakhlak mulia. Prestasi akan mengikuti mereka yang bersungguh-sungguh,'' tambahnya.


Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pra-acara pembacaan shalawat yang dipimpin Ustadz Masriadi bersama tim, menciptakan suasana religius yang menenangkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh qori dan qoriah peserta TC anak-anak terbaik Loteng yang menegaskan kekuatan regenerasi dan potensi daerah dalam syiar Al-Qur'an.


TGH Sabarudin Abdurrahman, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Loteng menyampaikan TC Terpusat Tahap I dirancang sebagai tahap awal pembinaan terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, guna memastikan kesiapan teknis maupun mental peserta sebelum memasuki tahap seleksi dan pemusatan lanjutan.


Dengan dimulainya TC Terpusat Tahap I ini, LPTQ Loteng menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan qori dan qoriah berprestasi, sekaligus membangun generasi Qur'ani yang membanggakan daerah, agama, dan bangsa. (wan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama