OPSINTB.com | News References -->

Headline

Politik

Hukum

Nasional

Saturday, March 6, 2021

Autopsi jenazah Hayatul Ulum, bungkam sangkalan pelaku pembunuhan

 
Autopsi jenazah Hayatul Ulum, bungkam sangkalan pelaku pembunuhan

OPSINTB.com - Satreskrim Polresta Mataram dan Tim Forensik melakukan autopsi terhadap jenazah korban pembunuhan Hayatul Ulum (44), warga Lingkungan Pande Besi, Kelurahan Karang Pule, Mataram.

Autopsi dipimpin dokter forensik RSUD Kota Mataram, dr Arfi Samsu, Sabtu (06/03/2021) sekitar pukul 09.00 wita di Pekuburan Muslim, Kelurahan setempat.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, autopsi dilakukan untuk menambah alat bukti yang meyakinkan penyidik tentang penyebab kematian Hayatul Ulum yang terjadi pada 29 November lalu.

"Autopsi salah satu upaya untuk menambah alat bukti yang meyakinkan penyidik terkait sangkaan kepada tersangka atau pelaku," ungkapnya Kadek. 

Melalui mekanisme autopsi. Ahli forensik bisa menjelaskan tentang penyebab kematian korban. "Lukanya ada di mana dan kualitas luka yang menyebabkan kematiannya itu seperti apa. Karena setiap celah yang tersangka menyangkal harus kita buktikan. Karena ini autopsi bukan keahlian kita. Kami mengundang ahli forensik untuk autopsi di sini," bebernya. 

Walaupun tersangka yang berjumlah dua orang masih menyangkal sebagai pelaku pembunuhan. Kadek memastikan tidak terlalu fokus pada pengakuan tersangka. Penyidik fokus pada alat bukti dan keterangan saksi yang menguatkan korban meninggal karena dibunuh. 

"Kita sudah ada keterangan ahli, surat dan petunjuk sebagai alat buktinya. Bisa kita bilang keterangan tersangka tidak dihitung. Kita sudah dapat keterangan saksi maupun petunjuk yang kuat. Surat keterangan yang kuat juga ada. Makanya ini ada dokter forensik sebagai ahli menjelaskan penyebab kematiannya," katanya. 

Di kasus ini, polisi menangkap dan mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Yakni IL (35) warga Lingkungan Mapak Indah, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela dan BR (34) warga Lingkungan Pande Besi, Kelurahan Karang Pule.

Keduanya berbagi peran. IL sebagai eksekutor. Sedangkan BR mengantar atau membonceng IL saat menusuk korban dengan sebilah pisau. Kasus ini diungkap petugas menggunakan investigasi ilmiah (Scientific Crime Investigation) atau SCI. Yakni dengan melakukan tes DNA terhadap sebilah pisau yang digunakan pelaku. 

"Pisau ditemukan di rumah IL. Untuk memastikan keterlibatan kedua pelaku, pisau yang ditemukan di rumah IL dilakukan uji forensik dan Tes DNA di Puslabfor Bareskrim Mabes Polri," jelas Kadek. 

Kemudian, lanjutnya, kepolisian ingin memastikan bercak darah di baju korban. Karena identik dengan bercak darah di pisau milik IL. Hasilnya pun identik dan cocok. 

"Puslabfor menjelaskan, posisi darah ditemukan di bawah gagang pisau. Itu darah manusia. Darah bisa menempel begitu kan berarti ditusuk dalam sehingga bisa masuk darahnya," terang Kadek.  

Meski sudah mengantongi sejumlah alat bukti. Pelaku masih menyangkal perbuatannya. "Sangkalan itu sudah kita siapkan semua jawabannya. Kalau tidak komplit begini. Tidak mungkin kita berani menetapkan pelaku pembunuhan seperti ini," tegasnya.  

Proses autopsi berlangsung dua jam lebih. Dokter forensik yang memimpin autopsi mengatakan, autopsi tuntas dan berhasil dilaksanakan. Dia mengatakan, tidak ada organ dan bagian tubuh jenazah dibawa untuk diperiksa lebih lanjut. Karena tidak ada organ tubuh yang dibawa. Jenazah Hayatul Ulum langsung dikebumikan lagi ditempat semula. 

"Tinggal saya buatkan hasil autopsinya. Tapi etikanya, hasil autopsi harus saya sampaikan ke penyidik. Tapi hasilnya sesuai dengan apa yang kami prediksi di awal. Tugas saya sudah selesai," katanya. (red)

Tradisi tahunan SMA Dana NW Bagik Nyala jelang ujian sekolah

 
Tradisi tahunan SMA Dana NW Bagik Nyala jelang ujian sekolah

OPSINTB.com - Doa bersama menjelang ujian sekolah menjadi tradisi tahunan di Sekolah Menengah Atas Darunnajihin (SMA Dana) Nahdlatul Wathan (NW) Bagik Nyala, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur. Selain siswa, doa bersama juga diikuti oleh para guru dan wali murid, Sabtu (6/3/2021).

Kepala Sekolah SMA Dana NW Bagik Nyala, Drs H Sarjan Nur dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu digelar untuk memberikan semangat serta ketenangan bagi siswa yang akan menghadapi Ujian.

"Kita mendoakan sekaligus sebagai tradisi tahunan SMA Dana menjelang ujian, dengan harapan mendapat barokah bermanfaat bagi nusa dan bangsa," ucapnya. 

Acara itu juga dirangkaikan dengan acara Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

"Saya akan memberikan nasihat mewakili bapak/ibu wali murid sebagai kepala sekolah agar siswa kita lebih fokus untuk belajar," kata Sarjan Nur.

Lebih lanjut dikatakannya, perkembangan teknologi yang kian pesat akan mempengaruhi konsentrasi belajar siswa. Ia pun meminta peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan bijak.

"Banyak konten di medsos yang dapat dengan mudah mempengaruhi konsentrasi siswa, untuk itu saya minta kepada anak-anak kita untuk tidak terpengaruh dengan konten yang tidak baik di medsos, manfaatkanlah dengan bijak. Jangan sampai terbawa arus yang membuat kita lalai dalam tingkatkan taqwa," kata Sarjan Nur di hadapan siswa dan wali murid yang mengikuti acara tersebut.

Disebutkan dalam Al Qur'an, lanjutnya, mewasiatkan kepada anaknya untuk taqwa kepada Allah SWT.

"Maka dari itu, dengan menyerahkan anak-anak kita di SMA Dana Bagik Nyala ini sudah menjadi bagian dari upaya bapak ibu mendorong anak-anaknya untuk bertaqwa," katanya.

Sementara, TGH Khairuddin yang hadir saat itu menyampaikan dakwah Isra Mi'raj sekaligus mengingatkan jamaah yang hadir untuk tidak ragu-ragu menitipkan anak-anaknya di SMA Dana NW Bagik Nyala agar menjadi insan yang taat bertaqwa kepada Allah SWT. (rji)

Petugas sita ratusan kosmetik pemutih berbahaya

 
Petugas sita ratusan kosmetik pemutih  berbahaya

OPSINTB.com - BPOM Kota Bima merazia dan menyita ribuan kosmetik berbagai jenis milik ER (38) warga Lingkungan Bina Baru, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. 

Penyitaan itu diback up Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bima Kota, Kamis (4/3) sekitar pukul 12.00 wita.

Kasubbag Humas Polres Bima Kota, IPTU Jufrin menyampaikan, diketahui kosmetik tersebut didatangkan dari luar Kota Bima, BPOM Kota Bima yang mengetahui adanya kosmetik ilegal masuk meminta bantuan Sat Narkoba untuk bersama-sama merazia. 

Setelah diperiksa, ternyata kosmetik yang diketahui milik ER itu tidak bersurat dan dinyatakan ilegal. Sehingga disita untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

"Asal kosmetik itu masih didalami oleh petugas, yang jelas barang itu tidak memiliki surat izin," ungkapnya.

Saat ini, ratusan kosmetik ini telah diamankan di Satuan Narkoba Polres Bima untuk diproses lebih lanjut PPNS BPOM. (red)

Wednesday, March 3, 2021

4 tahun kabur ke Malaysia, DPO curanmor akhirnya didor Polisi

 
4 tahun kabur ke Malaysia, DPO curanmor akhirnya didor Polisi

OPSINTB.com - Drama kaburnya sang Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bima Kota, RT alias Aidi warga Desa Lanta Kecamatan Lambu Kabupaten Bima berakhir. Tim Puma pun akhirnya melumpuhkan pria 21 tahun yang kabur ke negeri Jiran, Malaysia tersebut.

Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono S Ik mengatakan, pria pengangguran tersebut kabur sejak empat tahun silam dan terpaksa di dor Selasa (02/03/2021) di rumah pelaku Desa Lanta.

"Kita lumpuhkan pelaku karena melawan anggota dengan golok hingga melarikan diri. Diberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali juga tidak diindahkan, makanya langsung didor," ujar Kapolres pada wartawan Rabu (03/03/2021).

Bersama pelaku lanjut Kapolres, polisi juga mengamankan sebelumnya tiga unit sepeda motor yang kini sudah di kembalikan ke pemiliknya serta sebilah golok beserta sarung.

Diceritakan Kapolres, November 2017 silam, timnya menangkap rekan pelaku berinisial RD. Dimana katanya pelaku melakukan Curanmor bersama dua orang rekannya dan melarikan diri pada saat ditangkap hingga ke luar negeri.

"Hingga diterbitkan Surat DPO untuk kedua pelaku, dimana mereka adalah komplotan dan sudah lebih dari 10 kali melakukan aksi Curanmor di Wilayah Hukum Polres Bima Kota," ujarnya.

Saat polisi mengevakuasi pelaku papar Kapolres, tim sempat mendapatkan perlawanan dari keluarga maupun warga sekitar. Namun dengan sigap katanya, tim berhasil mengevakuasi pelaku dan membawanya ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Setelah mendapatkan perawatan, pelaku kemudian di amankan ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota," tutupnya. (red)

Tuesday, March 2, 2021

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur sumbang kandang ayam untuk Yayasan Yatim Piatu

 
Wakil Ketua DPRD Lombok Timur sumbang kandang ayam untuk Yayasan Yatim Piatu

OPSINTB.com - Yayasan Yatim Piatu Raudatul Aitam Montong Agung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik mendapat sumbangan bangunan kandang ayam, pakan, beserta bibit ayam dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Badran Achsyid. 

Anggota DPRD Fraksi Gerindra itu mengatakan, sumbangan berupa usaha ternak ayam diberikan agar yayasan yatim piatu bisa mandiri. Sebab, selama ini yayasan yatim piatu hanya mendapat sumbangan yang sifatnya temporer. Hal itu diyakininya tidak bisa mengatasi permasalahan yang umumnya dialami oleh pihak yayasan, misalanya mencari donatur. 

"Selama ini santuanan anak yatim bersifat temporer. Usaha kandang ayam ini tujuan saya, agar yayasan bisa mandiri dan ada usaha tetap yang dikelolanya. Sehingga santunana yatim piatu tetap berkesinambungan, entah itu nanti hasil usahanya disumbangkan seminggu sekali atau sebulan sekali, tergantung pengelola yayasan," kata Badran saat dikonfirmasi opsintb.com, Selasa (2/3/2021) di kediamannya di Masbagik.

Kata Badran, usaha ini bertujuan untuk meringankan biaya pendidikan yatim piatu melalui pihak yayasan. Nanatinya, hasil usaha ternak ayam petelur ini akan disumbangkan kepada keluarga yatim piatu berupa uang untuk biaya pendidikan mereka. "Sehingga mereka bisa menikmati pendidikan yang layak, seperti teman-temannya yang lain," kata Badran.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, usaha kandang ayam yang diberikan kepada Yayansan Raudatul Aitam ini merupakan pilot project. Sumber dana berasal dari anggaran pokok pikiran (pokir-nya), senilai sekitar Rp 300 juta. Dan kandang rampung dibangun akhir tahun 2020 lalu. "Saat ini kandang sudah mulai beroperasi," imbuhnya.

Masih kata Badran, sumbangan serupa akan diberikan kepada yayasan yatim piatu lainnya. Namun bisa juga berbentuk usaha yang lain. Asalkan jenis usahanya berkesinambungan, jelas pengelola dan jenis pengelolaannya. "Ini sudah niatan saya. Selain bisa membantu, semoga sumbangan ini juga tercatat sebagai amal jariah saya di Sisi-Nya," harapnya. 

Sementara Sekretaris Yayasan Raudatul Aitam, Junaidi mengaku sangat beryukur dengan sumbngan berupa bangunan kandang ayam, pakan, dan seribu bibit ayam yang diberikan. Hal ini diyakini akan berdampak positif terhadap yayasan. Sebab selama ini yayasan hanya mengelola sumbangan dari dana swadaya. Akibatnya, yayasan tidak bisa maksimal memberikan sumbangan kepada yatim piatu.

"Sebelumnya yayasan hanya bisa memberikan sumbangan dua kali setahun, yakni menjelang Idul Fitri dan Maulid Nabi. Tapi kalau usaha ini berkembang, yayasan targetkan akan memebrikan sumbangan per triwulan," pungkasnya. 

Hingga saat ini, lanjut Junaidi, yayasannya belum menyalurkan sumbangan perdana dari hasil usaha ternak ayam ini. Sebab, ia masih menunggu ayam bertelur untuk selanjutnya dijual. Nanatinya, hasil usaha akan dibagi menjadi tiga, yakni untuk memebeli bibit ayam masa depan, pakan, dan tentunya sumbangan untuk yatim piatu.

”Kami berharap usaha ini akan terus berkembang agar bisa membantu lebih banyak anak yatim piatu, guna meringankan biaya pendidikan meraka,” pungkasnya. (yan)

Dukung MotoGP Mandalika, HBK Peduli bangun Poskamling di titik rawan

 
Dukung MotoGP Mandalika, HBK Peduli bangun Poskamling di titik rawan

OPSINTB.com - Yayasan Haji Bambang Kristiono (HBK) Peduli membangun Pos Keamanan di Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, tepatnya di perbatasan Desa Kidang dan Desa Marong.

Pembangunan Pos Keamanan tersebut diselesaikan atas kerjasama dengan Pam Swakarsa Gagak Hitam. Juga hasil gotong royong antara Kepala Desa Kidang dan Kepala Desa Sukadamai.

Tenaga Ahli HBK wilayah Lombok Tengah sekaligus Koordinator HBK Peduli Kabupaten Loteng , M Taufiq Syamsuri mengatakan, HBK adalah figur yang sangat peduli terhadap kondisi keamanan masyarakat. Sehingga titik rawan terjadinya tindakan-tindakan kriminal kemudian dibangun Pos Keamanan.

"Beberapa minggu yang lalu kita diperintahkan Pak HBK terkait titik rawan di bagian timur selatan. Jadi solusinya dibuatkan pos siskamling bekerjasama dengan Pam Swakarsa Gagak Hitam," katanya, Selasa (2/3/2021).

Saat ini pembangunan telah mencapai 75 persen. Pembangunan tersebut juga membuat warga sangat antusias.

"Sudah mencapai 75 persen atas hasil gotong royong semua pihak. Warga sangat antusias dengan adanya pembangunan pos keamanan ini," ujarnya.

Selain membangun pos keamanan, di situ juga nantinya akan dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi yang sebelumnya gelap dan rawan, nantinya akan berubah menjadi terang dan aman.

"Juga akan dilakukan pemasangan PJU di setiap pos keamanan yang dibangun," imbuhnya.

Pembangunan akan dilakukan di 30 titik yang dinilai rawan di Kabupaten Lombok Tengah, masing-masing 15 titik di Loteng bagian utara dan 15 titik di Loteng bagian selatan, dari 120 titik yang akan dibangun dan tersebar di Pulau Lombok.

Pembangunan 15 titik JPU untuk Kabupaten Loteng bagian selatan akan diprioritaskan di empat Kecamatan, masing-masing adalah Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Timur, Kecamatan Praya Barat, dan Kecamatan Praya Barat Daya.

"Nanti di 15 titik Kabupaten Loteng bagian selatan ini akan kita pasang masing-masing satu PJU. Sehingga akan membuat titik yang rawan tindak kriminal ini menjadi terang," ujarnya.

Pembangunan pos keamanan tersebut sekaligus menjadi salah satu ikhtiar HBK PEDULI untuk mendukung KEK Mandalika dan MotoGP Mandalika. 

Nantinya KEK Mandalika akan menjadi lokasi kunjungan favorit wisatawan asing, sehingga faktor keamanan harus menjadi prioritas.

"Tentunya ini sebagai salah satu ikhtiar kita bersama dalam mendukung KEK Mandalika. Keamanan daerah harus menjadi prioritas untuk menjamin setiap kegiatan di sana terlaksana dengan aman," tukas Taufiq Syamsuri.

Kepedulian, Perhatian dan Bantuan HBK

Sementara itu HBK merupakan Anggota DPR RI yang mewakili Dapil NTB-II/Pulau Lombok. Ia juga menjadi Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra. Berada di Partai besutan Prabowo Subianto ini, HBK dikenal sering membantu dan menolong warga. Dia selalu hadir pada saat masyarakat membutuhkan. 

HBK yang dikonfirmasi terkait bantuan pembangunan pos keamanan ini, mengatakan pada Rabu, 3 Maret 2021 besok akan dilakukan penyerahan dana oleh HBK PEDULI untuk pembangunan pos keamanan yang diwakili oleh Ketua HBK Peduli NTB yakni Ali Ustman Ahim kepada pimpinan Gagak Hitam.

"Besok pagi akan dilakukan penyerahan dana bantuan untuk pembangunan pos keamanan disana melalui Ketua HBK PEDULI Prov. NTB sdr. Ali Ustman Ahim," kata HBK.

Dia juga mengatakan, proyek strategis nasional KEK Mandalika harus didukung dengan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Soal keamanan, tidak hanya dilakukan oleh aparat, namun juga butuh sinergi dengan masyarakat.

"Program strategis nasional KEK Mandalika membutuhkan sinergi semua pihak untuk menjaga kondusivitas keamanan wilayahnya. Untuk itu masyarakat juga harus diberikan peran dalam menjaga keamanan," ujarnya.

Salah satu cara menjaga keamanan ini kata HBK, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk menjaga kampung mereka sendiri. Apalagi, wilayah di sana sangat dekat dengan KEK Mandalika.

"Salah satunya dengan membangun pos keamanan, agar secara rutin masyarakat dapat menjaga kampungnya sendiri. Sehingga tidak lagi menjadi rawan tindak kriminal," sambungnya.

HBK juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bergotong royong dalam membangun pos keamanan di beberapa titik yang dinilai rawan.

"Terimakasih untuk semua Kepala Desa, para warga, Pam Swakarsa Gagak Hitam dan pihak-pihak lainnya yang telah bergotong royong dalam membangun pos keamanan desa ini," ucap pria yang dijuluki Samurai Prabowo ini. (red)

Monday, March 1, 2021

Hari jadi NW ke 68, Wabup terharu dalam kenangan

 
Hari jadi NW ke 68, Wabup terharu dalam kenangan

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi Sj sempat menumpahkan keharuan saat menyampaikan sambutan pada acara Hari Jadi (HADI) NW ke-68 di Anjani, Senin (1/3/2021). 

Wakil Bupati mengaku selalu merasa haru setiap kali menghadiri kegiatan yang diselenggarakan Ormas terbesar di Pulau Lombok ini. Keharuan tersebut disebabkan hubungan baik dengan TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NW yang juga merupakan Pahlawan Nasional itu. Bahkan menurut Wabup, pencapaiannya saat ini salah satunya adalah berkat sang Tuan Guru.

"Kontribusi NW dalam dunia pendidikan di Lombok Timur sangat besar. NW telah membantu Pemerintah meningkatkan akses dan pelayanan di bidang pendidikan bagi masyarakat," ungkapnya.

Ia meyakini sebagian besar tokoh daerah ini mengamalkan ilmu yang diturunkan Tuan Guru. Diharapkannya kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Ma'had Darul Quran Anjani tersebut menjadi langkah mewujudkan cita-cita beliau.

Wakil Bupati juga mengapresiasi semangat warga NW memperingati Hari Jadi meski masih dalam masa pandemi covid-19. Menerapkan protokol kesehatan dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, Wabup optimis dengan perkembangan ormas ini ke depan. "Terlebih, pengurus besar NW saat ini merupakan golongan muda yang diyakini memiliki pemikiran terbuka, tidka terkekang pola pikir lama," imbuhnya. 

Namun begitu Wabup Rumaksi mengingatkan, kunci masa depan ormas ini tidak terlepas dari kepatuhan terhadap pimpinan dan dilandasi persatuan dan kesatuan.

Peringatan Hari Jadi NW ke-68 dilaksanakan secara luring dan daring dihadiri pula Pemerintah Provinsi NTB, Kabinda, Forkopimda Lotim, ROIS AM PBNW dan jajaran organisasi sampai panglima barisan Hizbullah, Masyaikh Mahad, dan keluarga besar Maulana Syaikh. (yan)

Saturday, February 27, 2021

Diskusi Publik LDC, Pemuda NW rajut kebersamaan demi titah Maulana

 
Diskusi Publik LDC, Pemuda NW rajut kebersamaan demi titah Maulana

OPSINTB.com - Lombok Discussion Club (LDC) menggelar diskusi publik di Puri Bahrah Sawing, Kecamatan Selong, Sabtu (27/02). Diskusi mengusung tema 'Memperkokoh Nilai Perjuangan Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid melalui Kader Intelektual Muda NW'.

Diskusi dibuka Kepala Bidang Pengembangan Nilai-nilai Kebangsaan pada Badan Kesbangpoldagri Lombok Timur, Suherman. Hadir juga Kapolres Lombok Timur diwakili Wakapolres. Sementara narasumber dari tokoh muda Nahdlatul Wathan (NW) dan  Nahdlatul Ulama (NU). Peserta dari kader-kader muda dua organisasi keagamaan tersebut.

Tokoh Muda NW, Hasanah Efendi pada penyampaian materinya mengingatkan nilai ilahiyah dan kebangsaan yang dibangun Maulana Syaikh. Dimana hal tersebut harus terus dipupuk terutama oleh generasi muda. 

Karena itu, kata Hasfen, kaum muda harus tampil, bangkit, dan berjuang meneruskan titah sang Pahlawan Nasional asal Lombok itu, untuk kepentingan bangsa dan negara. 

Ia mengajak agar kader muda NW terus bersinergi memberikan kontribusi positif baik terhadap organisasi maupun kepentingan yang lebih luas yaitu untuk bangsa. "Kebersamaan kaum muda sebenarnya telah ditunjukkan, saat memperjuangkan Maulana Syaikh menjadi Pahlawan Nasional," imbuhnya.  

"Karena itu, Ayo kaum muda, rajut kebersamaan untuk membangun kejayaan NW," sambungnya.

Hal senada disampaikan Tokoh Muda NW lainnya, Muhammad Halqi. Ia menegaskan, agar mulai meletakkan fondasi besar dalam membangun bangsa yaitu melawan kebodohan dan penjajah melalui Laskar Mujahidin. 

"Inilah nilai-nilai yang terus kita kembangkan, kita jaga sebagai generasi muda," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Lakspesdam NU, Suryadi mengajak kaum muda harus bersatu memperkokoh kebersamaan dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Maulana. Kolaborasi dan kemanfaatan harus dilakukan demi kebaikan dan kemajuan. 

Di akhir diskusi, Presiden LDC, H Hulain saat memimpin jalannya diskusi mengajak semua komponen bersatu memperkokoh kebersamaan.

"Ke depan, kaum muda bisa bersatu melalui sebuah ikatan emosi, moral. Dan bersama melanjutkan titah dan nilai-nilai perjuangan Maulana Syaikh .Kita adalah satu, kita Nahdlatul Wathan," tutupnya. (yan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama