OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

04/05/26

Bank NTB Syariah mendunia! Transaksi lintas negara semakin mudah dengan QRIS Cross Border

 
Bank NTB Syariah mendunia! Transaksi lintas negara semakin mudah dengan QRIS Cross Border

OPSINTB.com - Bank NTB Syariah terus memperkuat transformasi layanan digital dengan mencatatkan keberhasilan implementasi QRIS Cross Border, yang memungkinkan transaksi lintas negara berjalan dengan lancar.


Melalui inovasi ini, nasabah dan merchant Bank NTB Syariah kini dapat melayani pembayaran dari berbagai negara seperti Korea Selatan, China, Malaysia, Thailand, dan Singapore secara mudah, cepat, dan aman.


Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen Bank NTB Syariah dalam mendukung ekosistem pembayaran digital nasional yang terintegrasi secara global, sekaligus memperluas akses transaksi bagi sektor pariwisata dan pelaku UMKM di Nusa Tenggara Barat.


Mengusung semangat “Lokal ke Global”, Bank NTB Syariah menunjukkan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) mampu bersaing secara teknologi dan menghadirkan layanan berstandar internasional.

 

QRIS Cross Border menjadi bukti nyata bahwa layanan keuangan daerah kini telah mendunia, sejalan dengan penguatan positioning NTB sebagai destinasi wisata global yang modern dan inklusif.


Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyampaikan:


“Keberhasilan implementasi QRIS Cross Border ini merupakan bagian dari inovasi tanpa batas yang terus kami dorong. Hal ini menunjukkan bahwa Bank NTB Syariah kini sejajar dengan bank nasional lainnya dalam hal teknologi pembayaran internasional. Kami melihat ini sebagai peluang besar untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memudahkan wisatawan asing bertransaksi secara cashless dengan aman dan nyaman tanpa perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.”


Beliau juga menambahkan bahwa langkah ini tidak hanya memperkuat layanan digital Bank NTB Syariah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan transaksi di sektor pariwisata dan UMKM.


Dengan QRIS Cross Border, wisatawan mancanegara dapat melakukan pembayaran langsung menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asalnya tanpa perlu menukar uang tunai. 


Hal ini memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kenyamanan bertransaksi di berbagai destinasi unggulan di NTB.


Seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan asing, inovasi ini diharapkan mampu mendorong akselerasi transaksi non-tunai, memperkuat ekosistem ekonomi digital, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.


Bank NTB Syariah akan terus menghadirkan inovasi layanan berbasis digital, termasuk optimalisasi QRIS dan penguatan platform RIMO (Rinjani Mobile Banking) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah. (red)

ITDC tunjuk Pari Wijaya sebagai GM The Mandalika, dorong pengembangan dan daya tarik investasi kawasan

 
ITDC tunjuk Pari Wijaya sebagai GM The Mandalika, dorong pengembangan dan daya tarik investasi kawasan

OPSINTB.com - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menunjuk I Made Pari Wijaya sebagai General Manager (GM) The Mandalika, menggantikan Agus Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sementara (PGS) GM. Penunjukan ini ditandai melalui serah terima jabatan yang berlangsung di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, pada Minggu (3/5/2026).


Penunjukan Pari Wijaya adalah langkah strategis perusahaan, dalam mempercepat pengembangan kawasan, sekaligus memperkuat kinerja operasional dan daya tarik investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. 

Agus Setiawan sudah menjadi bagian dari ITDC sejak 1 Februari 2013 dan mengawali kariernya di The Mandalika. Sebelum menjabat sebagai PGS GM, Agus mengemban amanah sebagai Vice President Project Engineering & Construction. Memiliki latar belakang Teknik Sipil dari Universitas Mataram, Agus mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan memastikan kesiapan berbagai fasilitas strategis di kawasan. 


Agus Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya, serta harapannya pada keberlanjutan pengembangan kawasan ke depan. “Menjadi bagian dari perjalanan pengembangan The Mandalika menjadi pengalaman yang amat berharga. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh tim dan stakeholder yang bersama-sama membangun kawasan ini hingga mencapai progres seperti sekarang. Saya percaya, di bawah kepemimpinan yang baru, The Mandalika akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pariwisata nasional,” ujarnya.


Sementara itu, Pari Wijaya telah bergabung dengan ITDC sejak 1 Agustus 2006 dan memulai karier di The Nusa Dua sebagai staf operasional. Ia kemudian mengemban berbagai peran strategis, mulai dari Kasi Perencanaan, Kepala Bagian Pengembangan, hingga Vice President Operation The Nusa Dua. Sejak 2019, Pari dipercaya sebagai Vice President Operation The Mandalika dengan fokus pada tata kelola operasional dan pengembangan kawasan pariwisata, termasuk dalam mendukung kesiapan layanan dan penyelenggaraan event internasional di KEK Mandalika.


Selain itu, Pari juga memegang peran strategis sebagai bagian dari Design Committee The Mandalika sejak 2024, Tim Transisi BTDC menjadi ITDC pada 2008, serta Ketua Tim Penyelesaian Lahan dan Ketua Tim Aktivasi Bazaar. Dengan latar belakang Teknik Arsitektur dari Universitas Udayana, ia memiliki pemahaman komprehensif dalam pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi.


Pari menyampaikan komitmennya dalam menjalankan amanah baru tersebut sekaligus arah pengembangan kawasan ke depan. “Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen. KEK Mandalika memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penguatan tata kelola operasional dan kolaborasi yang solid dengan seluruh stakeholder. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendorong pertumbuhan revenue, guna memastikan The Mandalika tetap menjadi destinasi unggulan yang kompetitif di tingkat global. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan The Mandalika sebagai generator pertumbuhan pariwisata di Lombok,” ujar Pari.


Melalui transisi kepemimpinan yang dilakukan, ITDC menunjukkan komitmen untuk terus mendorong pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia berbasis sportainment, yang tidak hanya menghadirkan berbagai event internasional, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik investasi kawasan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah. (red)

Miq Iqbal resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, dorong pertumbuhan ekonomi lokal

 
Miq Iqbal resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, dorong pertumbuhan ekonomi lokal

OPSINTB.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani (PIGR) di kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu (2/5/2026). 


Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan lingkar Gunung Rinjani.


Gubernur Iqbal mengatakan, kehadiran PIGR tidak hanya berfungsi sebagai pusat data dan informasi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


“Peluncuran PIGR adalah bagian dari upaya mendorong tumbuhnya ekonomi di kawasan lingkar Rinjani,” ucap Miq Ibal.


Ia berharap PIGR Sembalun tak hanya digunakan sebagai pusat pengembangan data, informasi, tapi juga mendukung ekonomi masyarakat di lingkar kawasan Rinjani. 


"Tim Geopark Rinjani berperan penting dalam mendorong tumbuhnya ekonomi di kawasan lingkar Rinjani," katanya.


Sementara itu, General Manager Geopark Rinjani-Lombok, Qwadro Putro Wicaksono, menilai kehadiran PIGR akan menjadi ruang kolaborasi sekaligus sumber inspirasi bagi masyarakat setempat.


“Kehadiran UMKM mitra Geopark Rinjani dalam acara ini merupakan upaya untuk mempromosikan potensi ekonomi masyarakat di lingkar Rinjani,” jelasnya.


Qwadro menambahkan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan UMKM sebagai mitra strategis. Salah satu program yang tengah disiapkan adalah kegiatan konservasi berbasis kopi, mengingat kopi Lombok memiliki cita rasa dan aroma yang khas.


“Melalui program ini, kita berharap dapat mendorong lahirnya sumber ekonomi baru di kawasan lingkar Rinjani,” pungkasnya.


Untuk diketahui peresmian ini turut dirangkaikan dengan pameran produk UMKM mitra Geopark Rinjani-Lombok yang berasal dari wilayah Kecamatan Sembalun. 


Produk-produk tersebut mencerminkan potensi lokal yang diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (zaa)

02/05/26

Bank NTB Syariah tegaskan komitmen GCG dan kepatuhan hukum terkait isu di KC Dompu

 
Bank NTB Syariah tegaskan komitmen GCG dan kepatuhan hukum terkait isu di KC Dompu

OPSINTB.com - Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait adanya laporan nasabah terhadap layanan pembiayaan di Kantor Cabang (KC) Dompu, Bank NTB Syariah menyampaikan bahwa penanganan atas permasalahan tersebut telah dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan mekanisme internal bank serta ketentuan yang berlaku.


Branch Manager Bank NTB Syariah KC Dompu, Wawan Supryadi menyampaikan, komunikasi dengan nasabah telah berlangsung sejak adanya penyampaian somasi yang dilakukan oleh nasabah dalam beberapa tahap.


“Kami telah menerima dan menindaklanjuti somasi yang disampaikan oleh nasabah secara bertahap, serta melakukan koordinasi internal dengan unit kerja terkait guna memastikan penanganan yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.


Nasabah telah menyampaikan somasi kepada Bank NTB Syariah KC Dompu, yang pada pokoknya memuat keberatan terkait aspek transparansi informasi pembiayaan, mekanisme perhitungan pembiayaan, serta kesesuaian akad.


Menindaklanjuti hal tersebut, Bank NTB Syariah KC Dompu telah melakukan langkah-langkah antara lain berkoordinasi untuk memastikan pemenuhan hak nasabah termasuk penyampaian dokumen akad pembiayaan, serta koordinasi dengan unit Legal untuk advice atas informasi tersebut dan mitigasi risiko atas informasi yang berkembang.


Lebih lanjut, Bank NTB Syariah juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sebagai bagian dari upaya penyelesaian yang komprehensif dan konstruktif.


Dalam kesempatan tersebut, Wawan menegaskan bahwa seluruh layanan pembiayaan di Bank NTB Syariah dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah, ketentuan internal bank, serta berada dalam pengawasan regulator.


“Sebagai bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), kami senantiasa mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan nasabah dalam setiap layanan. Kami juga berkomitmen menjalankan operasional secara taat hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.


Sehubungan dengan adanya proses hukum yang sedang berjalan, Bank NTB Syariah menyatakan siap untuk bersikap kooperatif dan menghormati seluruh tahapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, serta akan memberikan keterangan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.


Bank NTB Syariah juga tetap membuka ruang komunikasi yang konstruktif kepada nasabah guna mendorong penyelesaian yang baik melalui mekanisme yang tersedia.


Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terprovokasi dan tidak berspekulasi sebelum adanya kejelasan melalui proses yang sedang berjalan.


Bank NTB Syariah akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan layanan perbankan syariah yang aman, profesional, dan berintegritas. (red)

Kondisi SDN 5 Kotaraja, ironi di hari pendidikan nasional

 
Kondisi SDN 5 Kotaraja, ironi di hari pendidikan nasional

OPSINTB.com - Genangan air di lantai ruang kelas masih tersisa. Meja dan kursi belajar terpaksa digeser. 


Plafon bahan triplek tipis di ruang itu juga terlihat bolong. Nampaknya sudah termakan usia. 


Hanya ada satu lampu yang menggantung. Itu pun hanya hiasan sudah lama tak berfungsi.


Dibelakang meja belajar, didapati rak buku reot. Sepertinya sudah tidak mampu menahan beban.


Ini bukan gudang penyimpanan. Melainkan ruang kelas belajar bagi siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur. 


Ya, ini salah satu ruang sekolah. Tempat para siswa menimba ilmu pengetahuan. 


Ini sebagian kecil dari bukti, dunia pendidikan masih belum terurus dengan baik. Kondisi ini tak hanya menciptakan ketidak nyamanan belajar, tapi siswa juga dihantui rasa khawatir sewaktu-waktu palfon tiba-tiba roboh atau hujan deras.


Di lain sisi, kondisi ini bakal menyisakan kenangan kurang baik bagi dunia pendidikan.


Ruang yang tak terurus itu seharunya menjadi reflekasi nyata dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). 


Kondisi ruang kelas mengalami kebocoran parah, hingga air hujan kerap masuk dan menggenangi lantai kelas.


"Setiap kali hujan turun, para siswa terpaksa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar di tengah genangan air," ucap Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Zohdi, Sabtu (2/5/2026).


Kondisi ini, diakuinya, tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi peserta didik. 


Padahal sebelumnya, beber Zohdi, sekolah ini sempat dijanjikan akan menerima bantuan rehabilitasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada masa Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya, Izzuddin. Namun demikian, setelah pergantian pimpinan kabar itu pun hilang. 


"Realisasi bantuan tersebut hingga kini belum menemui kejelasan,"katanya



Zohdi berharap, agar pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut, terlebih di momentum Hardiknas yang seharusnya menjadi ajang evaluasi bersama.


"Jangan sampai peringatan Hari Pendidikan hanya menjadi seremonial. Kami butuh bukti nyata, bukan sekadar janji," tegasnya. (zaa)

Setahun berjalan, program MBG belum menjangkau sekolah terpencil Lombok Timur

 

Setahun berjalan, program MBG belum menjangkau sekolah terpencil Lombok Timur

OPSINTB com – Setahun sudah program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan. Lengkap dengan segala dinamikanya di lapangan.


Namun demikian program anyar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu, belum dirasakan semua siswa sekolah.


Seperti di SD Negeri 4 Selaparang dan SMP Negeri 1 Satu Atap Suela di RT Lendang Belo, Dusun Batu Tinja, Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah siswa di sekolah itu, hingga kini belum mencicipi setiap hidangan menu dari program itu.


Iman, salah seorang guru di sekolah itu membenarkan hal tersebut. Meski sudah tahu program itu berjalan, tapi siswa di sekolah ini belum pernah merasakannya. 


Ia mengungkapkan rasa prihatin setiap kali melihat sekolah lain menerima distribusi MBG menggunakan kendaraan dapur SPPG. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kesedihan karena sekolahnya seolah terabaikan.


"Sedih rasanya, karena hanya kami yang belum dapat," ucap Iman saat ditemui di sekolah, Kamis (30/4/2026).


Dia menceritakan, momen saat sebuah mobil masuk ke lingkungan sekolah dan sempat disambut antusias oleh para siswa yang mengira bantuan MBG telah datang. Namun harapan itu pupus setelah diketahui mobil tersebut milik kepala sekolah.


"Anak-anak sempat senang dan berharap, tapi ternyata bukan. Sekarang mereka sudah jarang bertanya, mungkin karena sudah bosan menunggu," jelasnya


Menurut Iman, pihak sekolah belum mengetahui secara pasti alasan belum tersalurkannya program tersebut. Ia mengatakan, sebelumnya beberapa pihak sempat meminta data siswa, namun tidak ada tindak lanjut setelahnya.


Di sisi lain diakuinya, lokasi sekolah cukup terpencil dengan akses jalan yang rusak dan sulit dilalui.


"Jumlah siswa sekitar 70 orang, tapi akses ke sini memang jauh dan jalannya rusak. Mungkin itu jadi kendala," tuturnya


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) UPTD Dikbud Kecamatan Suela, Mohamad Sakban menjelaskan,  kedua sekolah tersebut masuk dalam kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) dalam skema MBG, bukan kategori reguler.


Kendati demikian durinya mengaku sudah mencoba berkomunikasi agar bisa sementara dilayani oleh dapur terdekat.


Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian kapan program MBG untuk kategori 3T tersebut akan mulai dijalankan.


“Mohon maaf, sampai sekarang belum ada informasi lanjutan dari pimpinan,” pungkasnya. (zaa)

HUT ke-74 Maraqitta’limat, Gubernur Iqbal tekankan pentingnya adab

 
HUT ke-74 Maraqitta’limat, Gubernur Iqbal tekankan pentingnya adab

OPSINTB.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Lalu Muhammad Iqbal, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Yayasan Maraqitta’limat yang dirangkaikan dengan Haul Almarhum TGH. Zainuddin Arsyad yang ke-35. 


Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Maraqitta’limat Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Jumat (1/5/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, bersama Sekretaris Daerah Lombok Timur, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.


Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan Maraqitta’limat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. 


Ia menilai lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan tersebut tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki adab yang baik.


"Bukan hanya karena kemampuannya atau hasil pendidikannya, tetapi juga adabnya. Seorang perawat, dalam kondisi apa pun, selalu menghadiahi pasien dengan senyum. Ini adalah salah satu ciri lulusan Maraqitta’limat," ucapnya



Gubernur juga menyoroti pentingnya nilai adab di tengah masyarakat saat ini yang dinilainya semakin sulit ditemukan. Oleh karena itu, ia menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan yayasan sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.



Selain itu, di hadapan jamaah yang telah hadir sejak siang hari, Gubernur memaparkan tiga program prioritas Pemerintah Provinsi NTB untuk lima tahun ke depan, yakni pengentasan kemiskinan, peningkatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.


Menurutnya, NTB memiliki potensi besar di berbagai bidang yang perlu dimanfaatkan secara optimal agar tidak lagi termasuk dalam 12 provinsi termiskin di Indonesia.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sektor pendukung seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.


Gubernur berharap seluruh masyarakat NTB dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia. Ia juga menekankan bahwa kemakmuran tersebut harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.


"Harapannya, NTB tidak hanya makmur dan mendunia, tetapi dalam kemakmuran itu tidak boleh ada satu pun yang tertinggal," tegasnya.


Meski diakui sebagai target yang tidak mudah, Gubernur optimistis tujuan tersebut dapat tercapai dengan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama