OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

09/02/26

Lelang randis Lombok Timur tinggal tunggu tanda tangan bupati

 
Lelang randis Lombok Timur tinggal tunggu tanda tangan bupati

OPSINTB.com - Lelang kendaraan dinas di Kabupaten Lombok Timur bakal segara digelar. Pihak terkait hanya tinggal menunggu tanda tangan Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin.


Kepala Bidang Pengelola Barang Milik Daerah, Abdul Basyir mengatakan, keterlambatan pelaksanaan lelang disebabkan proses penilaian yang baru rampung akhir Januari 2026, semestinya harus selesai Desember 2025 lalu. 


“Hasil penilaian ini menjadi dasar penetapan nilai limit kendaraan yang akan dilelang,” ucap Abdul Basyir saat di komfirmasi opsintb.com diruang kerjanya, Senin (9/2/2026)


Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan seluruh administrasi yang diperlukan untuk pengajuan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Dokumen tersebut masih menunggu tanda tangan Bupati Lombok Timur.


“Berkas terakhir ada di Pak Bupati. Mudah-mudahan hari ini atau paling lambat besok sudah ditandatangani, sehingga bisa segera kami bawa ke kantor lelang sebagai dasar penjadwalan lelang,” jelasnya.


Setelah surat permohonan resmi disampaikan, KPKNL akan menjadwalkan pelaksanaan lelang dan mengumumkannya secara terbuka.


Pengumuman lelang akan memuat informasi lengkap, mulai dari nilai limit, jenis kendaraan, hingga tata cara mengikuti lelang.


Abdul Basyir menegaskan, proses lelang dilakukan secara online melalui situs resmi lelang.go.id, tanpa campur tangan pihak mana pun.


“Masyarakat yang ingin ikut lelang nanti membuat akun sendiri di lelang.go.id. Semua tahapan, persyaratan, hingga cara mengakses website akan dijelaskan dalam pengumuman lelang,” katanya.


Adapun kendaraan yang akan dilelang terdiri dari mobil dinas, truk, dan sepeda motor dengan total 165 unit. Tidak ada aset berupa tanah atau bangunan dalam lelang kali ini.


Terkait harga, Abdul Basyir menyebut nilai limit kendaraan sangat bervariasi, sesuai hasil penilaian KPKNL.


“Untuk kendaraan roda empat ada yang di bawah Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Sedangkan sepeda motor bahkan ada yang di bawah Rp 5 juta,” tuturnya


Ia menambahkan, pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran tertinggi sesuai prinsip lelang yang berlaku.


“Nanti siapa yang menawar paling tinggi, itu yang menang,” pungkasnya. (zaa)

Mentan RI tetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional

 
Mentan RI tetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional

OPSINTB.com - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kegiatannya itu Mentan RI ini, langsung menuju Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.


Kedatangannya ke tanah Gumi Gora, dilakukan dalam rangka launching kesiapan pengembangan bawang putih menuju swasembada nasional.


Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, memuji langkah cepat Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur dalam merespons kebutuhan pangan nasional, terutama pengembangan komoditas bawang putih.


Atas komitmen tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional. Ia juga menargetkan NTB mampu mengelola lahan bawang putih seluas 25.000 hingga 50.000 hektar untuk menyuplai kebutuhan provinsi lain sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.


“Target kita menghentikan impor dalam tiga sampai lima tahun ke depan," kata Amran dalam kunjungannya, Senin (9/2/20256).


Untuk swasembada acara nasional, hanya dibutuhkan 100.000 hektar. Lahan padi seluas 7,4 juta hektar saja bisa dikelola, apalagi hanya 100.000 hektar. “Saya yakin tugas ini bisa diselesaikan oleh Gubernur,” 


Ia juga menyoroti tingginya produktivitas bawang putih di NTB yang rata-rata mencapai 20 ton per hektar bahkan tembus 28 ton per hektar. 


Selain itu, kualitas bawang putih lokal NTB dinilai jauh lebih baik dibandingkan produk impor. Karena itulah pihaknya memusatkan program pemerintah di lokasi itu.


Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Pertanian akan meluncurkan program khusus dengan dukungan anggaran penuh dari APBN, termasuk pengadaan bibit bawang putih untuk pengembangan hingga ratusan ribu hektar lahan. Pemerintah juga memberikan jaminan pasca-panen bagi petani.


“Negara yang akan menjamin. Kami akan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) agar harga tetap terjaga. Target kita jelas, tidak boleh ada petani yang rugi,” tegasnya.


Selain sektor hortikultura, Mentan juga menekankan pentingnya sistem pangan yang terintegrasi, mulai dari ketersediaan pakan, pengembangan sektor peternakan, hingga stabilitas harga jagung di tingkat petani sebagai fondasi ketahanan pangan daerah.


Kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Mentan memberikan motivasi agar terus mengubah pola pikir dan menjadi teladan di lapangan. Ia mendorong PPL untuk memiliki kebun sendiri serta bekerja dengan semangat dan solusi, bukan alasan.


“Jangan tanya apa yang negara berikan padamu, tapi pikirkan apa yang bisa kamu berikan untuk negara. PPL bisa menjadi Menteri, Gubernur, atau Bupati jika mau bekerja keras,” pesannya.


Menurut Mentan, tantangan terbesar adalah mengubah mindset. Namun jika pola pikir berubah, maka masa depan pun akan berubah. 


“Negara ini akan maju jika kita bilang ‘siap’ dan langsung bertindak tanpa banyak protes. Mari bergerak bersama membangun NTB dan Republik Indonesia,” ujarnya.


Untuk diketahui dalam kunjungannya, Menteri Pertanian juga meninjau lantai jemur serta lahan tanam bawang putih. Kehadirannya disambut langsung oleh Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok. Mentan juga berdialog dengan para petani dan PPL serta memberikan solusi atas sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan. (zaa)

08/02/26

Wabup Lotim buka kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi IPOBA

 
Wabup Lotim buka kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diinisiasi IPOBA

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Timur, H Moh Edwin Hadiwijaya, mengajak Ikatan Keluarga Pohgading–Batuyang (IPOBA) untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memenuhi layanan publik bagi masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar IPOBA di Masjid An Nur Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, hari Minggu, (08/02/2026).


Wabup Edwin mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini dilaksanakan serentak di tiga titik, yakni di Desa Pohgading, Desa Batuyang, dan Desa Pohgading Timur, dengan melibatkan tenaga medis dari berbagai unsur.


Kegiatan ini, kata Wabup, merupakan bentuk nyata kontribusi komunitas dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.


“Pemerintah pusat juga memiliki program pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di seluruh puskesmas,” ucapnya.


Ia menyebutkan, di Kabupaten Lombok Timur sendiri, jumlah warga yang telah memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah pusat hingga akhir Desember lalu mencapai sekitar 450 ribu orang.


Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menawarkan kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah dengan komunitas agar menjangkau lebih banyak sektor. Minimal kata dia, kegiatan serupa digelar dua kali dalam satu tahun.


“Pemerintah daerah bisa menitipkan program, tidak hanya pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga pelayanan administrasi kependudukan serta pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” jelasnya.


Sementara itu, Ketua Umum IPOBA, H Sahar mengatakan, program itu merupakan salah satu dari tiga agenda utama organisasi yang didanai melalui swadaya dari warga di tiga wilayah itu yang tersebar di berbagai daerah.


“Program pertama kami adalah pengobatan gratis yang dananya dikumpulkan dari seluruh warga IPOBA di manapun berada,” kata H Sahar.


Selain itu, organisasi tersebut juga memiliki program sosial berupa penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat kurang mampu yang akan dilaksanakan menjelang hari raya Idul Fitri.


Program ketiga, paparnya, bergerak di bidang pendidikan dengan menyekolahkan anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui asrama yang dimiliki di Kota Mataram.


“Kita menyekolahkan anak-anak yang tidak mampu, dari jenjang SMP hingga perguruan tinggi, dengan harapan kehidupan keluarganya bisa berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.


H Sahar menjelaskan, IPOBA merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun warga dari tiga desa, yakni Pohgading, Batuyang, dan Pohgading Timur, dengan anggota yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri.


Untuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, pihaknya bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, serta Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat tanpa pembatasan kuota peserta, dengan dukungan anggaran obat-obatan dan tenaga medis. (zaa)

Festival Bau Nyale 2026, the power of a legend

 
Bau nyale 2026

OPSINTB.com - Festival Bau Nyale 2026 kembali digelar di Pantai Seger, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai agenda tahunan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Sasak.


Festival yang berakar pada legenda pengorbanan Putri Mandalika ini menjadi daya tarik utama wisatawan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di NTB berbaur bersama wisatawan mancanegara memadati kawasan Pantai Seger sejak siang hari.


Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai pengorbanan Putri Mandalika merupakan kearifan lokal yang relevan dalam mendukung pembangunan daerah.


‘’Pengorbanan seperti yang dilakukan Putri Mandalika dalam legenda adalah kearifan lokal yang mengiringi doa kita dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia,” ujar Gubernur.

Meski sejumlah rangkaian acara tidak dapat ditampilkan akibat kondisi cuaca, Festival Bau Nyale 2026 tetap berlangsung meriah. Pembukaan dengan kesenian tradisi Betandak menghadirkan suasana khas budaya Sasak dan menghidupkan kembali makna tradisi Bau Nyale sebagai ritual masyarakat pesisir.


Antusiasme pengunjung juga tercermin dari berbagai testimoni. Mak Ace (65), warga Kabupaten Lombok Utara, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk menikmati suasana festival sekaligus menyaksikan tradisi Bau Nyale.


‘’Sambil liburan bersama keluarga, kami juga ingin melihat langsung tradisi menangkap nyale,” ujarnya.

Sementara itu, Christina (30), wisatawan asal Prancis, mengaku tertarik menghadiri Festival Bau Nyale setelah mendengar kisah Putri Mandalika saat berlibur di kawasan Kuta Mandalika.


‘’Saya belum pernah mendengar Festival Bau Nyale sebelumnya. Setelah mengetahui ceritanya dan berada di Kuta, saya tertarik datang untuk melihat langsung tradisinya,” katanya.


Festival Bau Nyale 2026 diharapkan terus menjadi sarana pelestarian budaya, penguatan sektor pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat. (iwn)

Bupati Pathul: Karnaval Siyu Putri Mandalika mengajarkan tentang keberagaman

 
Bupati Pathul: Karnaval Siyu Putri Mandalika mengajarkan tentang keberagaman

OPSINTB.com - Karnaval Siyu Putri Mandalika digelar pada Jumat, 6 Februari 2026 di kawasan Kuta Beach Park The Mandalika Lombok Tengah (Loteng). Acara tahunan untuk menyambut event Bau Nyale ini sukses memikat ribuan penonton, baik lokal maupun mancanegara yang sedang berlibur di Mandalika.


Bau Nyale sendiri, berdasarkan hasil Sangkep Warige akan dilaksanakan pada 7-8 Februari, yang puncaknya akan digelar malam ini di Pantai Seger.


Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri, yang datang langsung dari Mataram usai menghadiri rapat internal Partai Gerindra menegaskan pesan Presiden RI Prabowo Subianto guna memanfaatkan momen ini untuk melakukan bersih-bersih pantai.


‘’Dihajatkan untuk bersih-bersih pantai. Kebetulan kita dekat pantai. Seluruh anak SMA, TNI/Polri harus bersih-bersih pantai besok, agar orang nyaman datang ke tempat kita,’’ kata Pathul Bahri.


‘’Karena itu, ini penting kami sampaikan. Besok, TNI/Polri dan Pemda dari ujung timur sampai barat, kita bagi-bagi.’’


Dikatakan, budaya Bau Nyale ini harus dikembangkan. Oleh karena itu, pihaknya sedang memikirkan pola yang tepat, karena budayalah yang mampu menggerakkan pariwisata.


‘’Pola apa yang harus kita tampilkan, kita lakukan, kita kerjakan sampai menemukan yang tepat. Maka budaya ini kalau kemarin kita adakan di Praya, maka hari ini kita adakan di Kuta,’’ papar Pathul.


Karnaval Siyu Putri Mandalika menampilkan parade seribu Putri Mandalika yang tampil mempesona, dengan balutan busana khas Suku Sasak. Seribu Putri Mandalika yang mengikuti karnaval merupakan utusan dari 12 kecamatan di Loteng.


Putri Mandalika/Nyale, sebut Pathul, mengajarkan tentang keadilan. Putri Nyale bahkan sampai menceburkan diri ke laut karena tidak mampu mengambil sikap atas banyaknya raja yang meminang.


‘’Maka demi keadilan dan bisa dicicipi oleh masyarakat banyak, dia rela tidak menikah dan menceburkan diri ke laut untuk dicicipi oleh masyarakat Loteng,’’ sebut Pathul.


Adapun pakaian adat yang digunakan dalam Karnaval Siyu Putri Mandalika yang beraneka ragam, mengajarkan masyarakat tentang keberagaman, menghormati sesama dengan tidak membedakan suku, agama, dan ras.


Pathul mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam puncak Bau Nyale yang akan dimeriahkan artis ibukota dan iringan band lokal.


‘’Momen ini harus ditunggu dengan hiburan dari artis ibukota, karena memang acara ini sampai dini hari. Maka untuk menghibur masyarakat, kami siapkan artis dan band,’’ pungkasnya. (wan)

07/02/26

Peringati HUT ke-18, DPC Gerindra Lombok Timur bergerak bantu warga terdampak banjir

 
Peringati HUT ke-18, DPC Gerindra Lombok Timur bergerak bantu warga terdampak banjir

OPSINTB.com - Memperingati hari ulang tahun (HUT) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ke 18, DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur menggelar bakti sosial berupa pemberian sembako ke masyarakat terdampak banjir di Dusun Kuang Sungkun Desa Ekas Buana dan Dusun Semerang Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Lotim.


Kegiatan mulia yang dilaksanakan pada Sabtu (7/2/2026) itu, dihadiri oleh pimpinan partai, seluruh anggota DPRD Lombok Timur Fraksi Gerindra, dan sejumlah kader partai.


Aksi itu merupakan wujud nyata kepedulian partai besutan Prabowo Subianto itu terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah banjir. 


Kehadiran para wakil rakyat, pimpinan, dan kader partai tersebut sekaligus menegaskan komitmen Gerindra untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi sulit.


Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu itu. Dirinya mengajak masyarakat untuk tetap bersabar, tabah, dan berprasangka baik atas ujian yang diberikan.


"Setiap musibah pasti mengandung hikmah," ucap Yusri di depan masyarakat terdampak banjir, Sabtu (7/2/2026).


Sebagai wakil rakyat, kata dia, sudah menjadi kewajiban untuk hadir, melihat langsung kondisi masyarakat, serta memastikan kebutuhan dasar warga. Mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga sandang dan pangan tetap menjadi perhatian. 


Ia menegaskan, kehadiran Fraksi Gerindra tidak hanya sebatas memberikan bantuan sembako, tetapi juga untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan solusi jangka panjang agar permasalahan banjir dapat segera ditangani secara menyeluruh.


Menurutnya, genangan air yang masih bertahan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan lingkungan, terutama bagi anak-anak dan bayi. 


Oleh karena itu, Fraksi Gerindra berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Bupati Lombok Timur yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Timur dan instansi terkait, guna mencari solusi konkret dan cepat.


“Insya Allah, setelah kami melihat langsung penyebab dan dampak banjir ini, kami akan mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah nyata demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dusun Kuang Sungkun, Wirkas Suandi menjelaskan, banjir telah terjadi sejak 23 Januari lalu, akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya embung yang tidak mampu menampung debit air. 


Dia memaparkan, tercatat sebanyak 56 kepala keluarga atau sekitar 197 jiwa terdampak di lokasi itu. Sebagian warga, terangnya, terpaksa mengungsi dan tinggal di tenda yang disiapkan oleh BPBD.


"Kami apresiasi dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Ketua DPRD Lombok Timur beserta seluruh anggota Fraksi Gerindra, serta bantuan sembako yang diberikan kepada warga terdampak," terangnya.


Kendati demikian, harapan utama masyarakat, ucapnya, bukanlah bantuan sembako semata, melainkan solusi agar air segera surut dan keluar dari permukiman warga.


Warga berharap ada tindakan nyata dan cepat agar air ini bisa segera dialirkan ke laut, baik melalui pembuatan drainase atau solusi teknis lainnya. 


"Itulah yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini," ucapnya.


Untuk diketahui dua desa merupakan lokasi terdampak langsung, rumah warga masih tergenang oleh air dan masyarakat tidak bisa menempati tempat tinggal mereka. Bahkan air bersih untuk keperluan masak dan mandi masih sulit didapatkan. 


Untuk diketahui, selain bakti sosial, dalam rangka memperingati HUT Partai Gerindra ke-18, DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur akan melaksanakan beberapa kegiatan sosial lainnya; yakni zikir bersama, santunan anak yatim piatu, dirangkai dengan doa dan syukuran kantor baru DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama