OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

10/02/26

TC terpusat LPTQ dimulai, Bupati Loteng tiupkan semangat juara menuju MTQ NTB 2026

 
TC terpusat LPTQ dimulai, Bupati Loteng tiupkan semangat juara menuju MTQ NTB 2026

OPSINTB.com - Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai pembukaan Training Center (TC) Terpusat Tahap I LPTQ Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang digelar di Halaman Sekretariat LPTQ Loteng, Selasa (10/2/2026). TC yang dijadwalkan berlangsung hingga 15 Februari 2026 ini menjadi tonggak awal pembinaan intensif kafilah Loteng menuju ajang MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.


Kegiatan resmi dibuka oleh H Lalu Pathul Bahri, Bupati Loteng sekaligus Ketua Umum LPTQ Loteng. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa TC bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang penggemblengan karakter, mental, dan kualitas keilmuan peserta.


''TC ini adalah tempat menempa diri. Di sinilah kesungguhan diuji, disiplin dibangun, dan mental juara dipersiapkan. Kalian adalah putra-putri terbaik Lombok Tengah yang membawa amanah besar: menjaga kehormatan daerah melalui prestasi dan akhlak,'' ujar Bupati Pathul Bahri dengan penuh penekanan.


Ia berharap seluruh peserta TC mampu memanfaatkan waktu pelatihan secara maksimal, mengikuti arahan pelatih dengan penuh kedisiplinan, serta menjaga niat dan keikhlasan dalam berproses.


''Jangan hanya menargetkan juara, tetapi jadilah pribadi Qur'ani yang berilmu, beradab, dan berakhlak mulia. Prestasi akan mengikuti mereka yang bersungguh-sungguh,'' tambahnya.


Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pra-acara pembacaan shalawat yang dipimpin Ustadz Masriadi bersama tim, menciptakan suasana religius yang menenangkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh qori dan qoriah peserta TC anak-anak terbaik Loteng yang menegaskan kekuatan regenerasi dan potensi daerah dalam syiar Al-Qur'an.


TGH Sabarudin Abdurrahman, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Loteng menyampaikan TC Terpusat Tahap I dirancang sebagai tahap awal pembinaan terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, guna memastikan kesiapan teknis maupun mental peserta sebelum memasuki tahap seleksi dan pemusatan lanjutan.


Dengan dimulainya TC Terpusat Tahap I ini, LPTQ Loteng menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan qori dan qoriah berprestasi, sekaligus membangun generasi Qur'ani yang membanggakan daerah, agama, dan bangsa. (wan)

Pemkab Lotim siapkan Rp 10 miliar untuk renovasi Masjid Agung Selong

 
Pemkab Lotim siapkan Rp 10 miliar untuk renovasi Masjid Agung Selong

OPSINTB.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berencana mulai melakukan renovasi Masjid Agung Selong pada tahun ini. Untuk tahap awal, Pemkab Lotim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar dari total kebutuhan dana yang diperkirakan mencapai Rp 50 miliar.


Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengatakan selain dana dari pemerintah daerah, sekitar Rp 20 miliar diharapkan dapat berasal dari partisipasi dan sumbangan masyarakat.


“InsyaAllah tahun ini kita mulai pembangunan Masjid Agung,” ucap Bupati Haerul Warisin Selasa, (10/2/2026).


Selain renovasi masjid, Pemkab Lotim juga akan melakukan pembongkaran Gedung Wanita Selong, pemindahan sejumlah kantor, serta pembangunan gedung serbaguna. 


Gedung tersebut nantinya direncanakan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan manasik haji.


“Mudah-mudahan Lombok Timur menjadi kabupaten yang semakin kondusif dan maju,” harapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin juga menyinggung peresmian Kantor Imigrasi Kelas II (B) di Kabupaten Lombok Timur. 


Sebelumnya, layanan keimigrasian di daerah ini masih berstatus kantor perwakilan dari Kota Mataram.


Dengan hadirnya kantor imigrasi definitif di Selong, seluruh urusan keimigrasian seperti pengurusan paspor hingga visa haji dan umrah diharapkan dapat dilayani langsung di Lombok Timur.


“Kami minta agar pelayanan benar-benar dikawal dan tidak dipersulit. Meskipun berada di bawah kendali pusat, pemerintah kabupaten tetap akan mengawasi agar tidak ada pelayanan yang merugikan masyarakat,” tutup Bupati. (zaa)

Bupati Pathul tekankan terbentuknya KIM di setiap desa

 
Bupati Pathul tekankan terbentuknya KIM di setiap desa

OPSINTB.com - Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Lalu Pathul Bahri menekankan pentingnya setiap desa di Loteng memiliki Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). KIM, menurut dia, hadir sebagai ruang kolaborasi untuk menyebarkan informasi yang akurat, mendidik, dan bermanfaat.


''Mari bersama membangun desa yang melek informasi, aktif, dan berdaya saing melalui pembentukan KIM di setiap desa!'' seru Pathul Bahri, Selasa (10/2/2026).


Kata Pathul, KIM akan mendukung informasi publik dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan penyebaran informasi yang positif, berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kemitraan Komunikasi Publik dengan KIM.


''Makanya kami di Pemkab mendorong terbentuknya KIM di seluruh desa/kelurahan,'' tambahnya.


Dijelaskan, KIM merupakan kelompok yang dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif, yang berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, menampung, dan menyampaikan aspirasi masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.


''Maksud dari pembentukan KIM adalah sebagai upaya penguatan kelembagaan informasi di tingkat masyarakat guna memperkuat literasi digital, partisipasi publik, dalam pembangunan dan menangkal penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) di tengah masyarakat,'' katanya.


Dikatakan, sebagai instrumen komunikasi dua arah, KIM berperan menjamin arus informasi dari pemerintah kabupaten tersampaikan secara akurat hingga ke tingkat desa. 


Sebaliknya, KIM bertugas menghimpun aspirasi dan potensi lokal dari tingkat terbawah untuk diteruskan kepada Pemda, sehingga tercipta sinergi informasi yang sistematis antara kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.


''Kami mengimbau kepada seluruh kepala desa/lurah untuk membentuk KIM di desa dan kelurahan masing-masing,'' tegasnya. (wan)

Bupati Lombok Timur buka manasik haji 1447 H, diikuti 1.401 calon jamaah

 
Bupati Lombok Timur buka manasik haji 1447 H, diikuti 1.401 calon jamaah

OPSINTB.com - Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, membuka kegiatan bimbingan manasik haji tahun 1447 H/2026 Masehi. 


Kehadiran orang nomor satu di Gumi Patuh Karya itu, membawa suasana khidmat dari biasanya. Ribuan jemaah yang memadati Masjid Agung Al Mujahidin Selong, menatap penuh harap, sebagian menggenggam buku manasik yang dibagikan, lainnnya menahan haru. 


Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 1.401 calon jamaah haji asal Kabupaten Lombok Timur sebagai langkah awal persiapan intensif sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.


Bupati Kabupaten Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan, rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan manasik haji tersebut. 


Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan kesempatan yang sangat istimewa bagi umat Islam, sehingga para calon jamaah diminta untuk bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian manasik.


“Tidak semua orang diberikan kesempatan, kesehatan, dan panggilan dari Allah SWT untuk berhaji," kata H Iron, Selasa (10/02/2026).


Oleh karena itu, ucapnya, para jamaah harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan para tutor manasik. Kegiatan ini, imbuhnya, menjadi petunjuk lahir dan batin serta gambaran rukun-rukun haji secara detail.


Bupati mengingatkan jamaah agar memahami dan menghindari berbagai larangan selama menjalankan ibadah haji.


"Seperti fusuq artinya perbuatan maksiat, jidal bertengkar, berdebat atau berkata kotor, serta rafats hubungan suami istri," ucap H Iron.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, H. Makinudin menyampaikan, apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam pelayanan haji. Ia menyebutkan bahwa tahun ini seluruh jamaah calon haji mendapatkan jas dan jaket dari pemerintah daerah.


“Ini akan menjadi ciri khas jamaah Lombok Timur, selain batik yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.


Bimbingan manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para calon jamaah agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik dan meraih predikat haji mabrur. 


Manasik tingkat kabupaten berlangsung mulai 10 Februari dan akan dilanjutkan di tingkat kecamatan yang dibagi dalam empat lokasi hingga 14 Februari 2026.


Tahun ini, Kabupaten Lombok Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah calon jamaah haji terbanyak di NTB, yakni 1.401 orang, meningkat hampir 100 persen dibandingkan tahun 2025. 


"Keberangkatan jamaah akan dibagi ke dalam lima kelompok terbang (kloter), dengan Lombok Timur menjadi kloter pertama yang diberangkatkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat," paparnya. (zaa)

09/02/26

Lelang randis Lombok Timur tinggal tunggu tanda tangan bupati

 
Lelang randis Lombok Timur tinggal tunggu tanda tangan bupati

OPSINTB.com - Lelang kendaraan dinas di Kabupaten Lombok Timur bakal segara digelar. Pihak terkait hanya tinggal menunggu tanda tangan Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin.


Kepala Bidang Pengelola Barang Milik Daerah, Abdul Basyir mengatakan, keterlambatan pelaksanaan lelang disebabkan proses penilaian yang baru rampung akhir Januari 2026, semestinya harus selesai Desember 2025 lalu. 


“Hasil penilaian ini menjadi dasar penetapan nilai limit kendaraan yang akan dilelang,” ucap Abdul Basyir saat di komfirmasi opsintb.com diruang kerjanya, Senin (9/2/2026)


Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan seluruh administrasi yang diperlukan untuk pengajuan lelang ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Dokumen tersebut masih menunggu tanda tangan Bupati Lombok Timur.


“Berkas terakhir ada di Pak Bupati. Mudah-mudahan hari ini atau paling lambat besok sudah ditandatangani, sehingga bisa segera kami bawa ke kantor lelang sebagai dasar penjadwalan lelang,” jelasnya.


Setelah surat permohonan resmi disampaikan, KPKNL akan menjadwalkan pelaksanaan lelang dan mengumumkannya secara terbuka.


Pengumuman lelang akan memuat informasi lengkap, mulai dari nilai limit, jenis kendaraan, hingga tata cara mengikuti lelang.


Abdul Basyir menegaskan, proses lelang dilakukan secara online melalui situs resmi lelang.go.id, tanpa campur tangan pihak mana pun.


“Masyarakat yang ingin ikut lelang nanti membuat akun sendiri di lelang.go.id. Semua tahapan, persyaratan, hingga cara mengakses website akan dijelaskan dalam pengumuman lelang,” katanya.


Adapun kendaraan yang akan dilelang terdiri dari mobil dinas, truk, dan sepeda motor dengan total 165 unit. Tidak ada aset berupa tanah atau bangunan dalam lelang kali ini.


Terkait harga, Abdul Basyir menyebut nilai limit kendaraan sangat bervariasi, sesuai hasil penilaian KPKNL.


“Untuk kendaraan roda empat ada yang di bawah Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Sedangkan sepeda motor bahkan ada yang di bawah Rp 5 juta,” tuturnya


Ia menambahkan, pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran tertinggi sesuai prinsip lelang yang berlaku.


“Nanti siapa yang menawar paling tinggi, itu yang menang,” pungkasnya. (zaa)

Mentan RI tetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional

 
Mentan RI tetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional

OPSINTB.com - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kegiatannya itu Mentan RI ini, langsung menuju Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.


Kedatangannya ke tanah Gumi Gora, dilakukan dalam rangka launching kesiapan pengembangan bawang putih menuju swasembada nasional.


Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, memuji langkah cepat Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur dalam merespons kebutuhan pangan nasional, terutama pengembangan komoditas bawang putih.


Atas komitmen tersebut, pemerintah secara resmi menetapkan NTB sebagai pusat produksi bawang putih nasional. Ia juga menargetkan NTB mampu mengelola lahan bawang putih seluas 25.000 hingga 50.000 hektar untuk menyuplai kebutuhan provinsi lain sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.


“Target kita menghentikan impor dalam tiga sampai lima tahun ke depan," kata Amran dalam kunjungannya, Senin (9/2/20256).


Untuk swasembada acara nasional, hanya dibutuhkan 100.000 hektar. Lahan padi seluas 7,4 juta hektar saja bisa dikelola, apalagi hanya 100.000 hektar. “Saya yakin tugas ini bisa diselesaikan oleh Gubernur,” 


Ia juga menyoroti tingginya produktivitas bawang putih di NTB yang rata-rata mencapai 20 ton per hektar bahkan tembus 28 ton per hektar. 


Selain itu, kualitas bawang putih lokal NTB dinilai jauh lebih baik dibandingkan produk impor. Karena itulah pihaknya memusatkan program pemerintah di lokasi itu.


Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Pertanian akan meluncurkan program khusus dengan dukungan anggaran penuh dari APBN, termasuk pengadaan bibit bawang putih untuk pengembangan hingga ratusan ribu hektar lahan. Pemerintah juga memberikan jaminan pasca-panen bagi petani.


“Negara yang akan menjamin. Kami akan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) agar harga tetap terjaga. Target kita jelas, tidak boleh ada petani yang rugi,” tegasnya.


Selain sektor hortikultura, Mentan juga menekankan pentingnya sistem pangan yang terintegrasi, mulai dari ketersediaan pakan, pengembangan sektor peternakan, hingga stabilitas harga jagung di tingkat petani sebagai fondasi ketahanan pangan daerah.


Kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Mentan memberikan motivasi agar terus mengubah pola pikir dan menjadi teladan di lapangan. Ia mendorong PPL untuk memiliki kebun sendiri serta bekerja dengan semangat dan solusi, bukan alasan.


“Jangan tanya apa yang negara berikan padamu, tapi pikirkan apa yang bisa kamu berikan untuk negara. PPL bisa menjadi Menteri, Gubernur, atau Bupati jika mau bekerja keras,” pesannya.


Menurut Mentan, tantangan terbesar adalah mengubah mindset. Namun jika pola pikir berubah, maka masa depan pun akan berubah. 


“Negara ini akan maju jika kita bilang ‘siap’ dan langsung bertindak tanpa banyak protes. Mari bergerak bersama membangun NTB dan Republik Indonesia,” ujarnya.


Untuk diketahui dalam kunjungannya, Menteri Pertanian juga meninjau lantai jemur serta lahan tanam bawang putih. Kehadirannya disambut langsung oleh Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok. Mentan juga berdialog dengan para petani dan PPL serta memberikan solusi atas sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama