OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

21/05/26

Bimtek penulisan berita, upaya Pemda dorong transparansi publik

 
Bimtek penulisan berita, upaya Pemda dorong transparansi publik

OPSINTB.com - Pemda Loteng menyelenggarakan bimtek penulisan berita bagi admin perangkat daerah. Bimtek ini berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat Loteng pada Kamis (21/5/2026), melibatkan admin perangkat daerah di lingkungan Pemda Loteng.


Bimtek ini terselenggara atas inisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng. Pelatihan ini dibuka langsung Wabup Loteng, H Muhammad Nursiah dan Kepala Diskominfo, H Lalu Herdan.


Dalam sambutannya, Nursiah menekankan pentingnya peningkatan admin perangkat daerah dalam menyampaikan capaian program kepada masyarakat melalui media digital. ‘’Sehingga, informasi pemerintah lebih transparan dan mudah diakses publik,’’ ungkap Nursiah.


Hal ini, Nursiah melanjutkan, juga adalah bagian dari amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menjamin hak masyarakat mendapatkan informasi secara transparan.


‘’Publikasi yang rutin dan akurat akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemda serta mempermudah masyarakat mengikuti setiap program yang dijalankan,’’ ujarnya.


Sementara itu, Kepala Diskominfo, berharap publikasi kegiatan perangkat daerah dapat meningkat signifikan. Pihaknya, kata dia, akan terus memantau dan mendampingi perangkat daerah untuk memastikan informasi sampai ke publik, baik secara langsung maupun melalui website.


‘’Bimtek ini tak hanya memberikan kemampuan teknis menulis berita, tetapi menjadi sarana untuk menegaskan komitmen Pemda dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik melalui publikasi digital,’’ ucap Herdan.


Dalam prakteknya, peserta bimtek ditantang membuat konten berita menggunakan aplikasi Nubita, yang nantinya akan terintegrasi langsung dengan website masing-masing OPD. Cukup memasukkan data sesuai prinsip 5W+1H, berita dan informasi kegiatan sudah dapat tersaji secara otomatis pada website.


Hal ini akan mempermudah publik mengikuti setiap program pemerintah dengan mudah, kata Herdan.


Adapun dari hasil evaluasi Diskominfo, dari total 32 website perangkat daerah, sembilan di antaranya masih aktif dan sisanya tidak aktif. Sedangkan dari 12 website kecamatan, dua di antaranya aktif dan sisanya belum beroperasi optimal.


Sembilan website perangkat daerah yang aktif kemudian diberikan sertifikat. Seluruh OPD tersebut adalah: Dinsos, Disnakertrans, DLH, Diskominfo, Dukcapil, Dispora, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Pertanian, dan Sekretariat DPRD. Sedangkan dua kecamatan yang aktif adalah: Kecamatan Praya dan Jonggat. (wan)

Warga antusias sambut GPM di Praya Timur

 
Warga antusias sambut GPM di Praya Timur

OPSINTB.com - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Kantor Camat Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng), disambut antusias warga, Kamis (21/5/2026). Warga berbondong-bondong mendatangi kantor camat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding di pasar.


GPM ini digelar Pemkab Loteng dan Badan Pangan Nasional (BPN). Wakil Bupati Loteng, H Muhammad Nursiah mengatakan, GPM ini penting guna menjaga stabilitas stok, pasokan, harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.


‘’Kami mengapresiasi BPN dan Dinas Ketahanan Pangan serta antusiasme warga dan UMKM yang telah hadir,’’ kata Nursiah saat dihubungi di lokasi.


Ia berharap, GPM dapat dilaksanakan secara rutin dan bergilir di seluruh kecamatan di Loteng. Sehingga, dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, manfaatnya akan lebih merata dan dirasakan langsung masyarakat, kata dia.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Loteng, Tri Widiawati menjelaskan, kebutuhan pokok yang ditawarkan kepada warga dengan harga terjangkau di antaranya: beras SPHP Rp58.000 per pcs, beras Setra Ramos Rp75.500 per pcs, Minyakita Rp15.000 per liter, gula Maniskita Rp18.000 per kg.


Selanjutnya, minyak merk Sania Rp43.800 per dua liter, gula pasir IDM Rp15.500 per pcs, susu Indomilk Rp14.400 per pcs, dan beras Kepala Super Rp74.500 per pcs.


‘’Sementara tomat dan cabai tersedia dengan harga menyesuaikan lokasi,’’ jelas Tri.


Ia menambahkan, GPM merupakan langkah nyata pemda untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha. ‘’Memastikan harga pangan tetap aman dan terkendali jelang perayaan hari besar keagamaan,’’ Tri menambahkan.


Sejumlah warga yang umumnya kalangan ibu rumah tangga yang tinggal dekat dengan lokasi GPM mengaku sangat terbantu.


Nur, salah seorang ibu rumah tangga ditemui saat sedang berbelanja berbagai kebutuhan seperti beras, Minyakita, telur dan gula berkata, ‘’Saya merasa senang dan terbantu dengan kegiatan GPM ini, karena berbagai barang yang dijual lebih murah dibandingkan pasaran. Semoga bisa lebih sering diadakan.’’ (wan)

Berkat TMMD ke 128, ekonomi di Paok Lombok kembali berdenyut

 
Berkat TMMD ke 128, ekonomi di Paok Lombok kembali berdenyut

OPSINTB.com - Ada suasana yang sedikit berbeda dari biasanya. Wajah-wajah warga nampak bahagia.


Bagaimana tidak, mereka yang dulunya terisolasi, harus rela memutar puluhan kilo meter untuk bisa akses jalan utama. Sekarang kondisi ini hanya tinggal kenangan.


Jalan kampung itu sekarang bisa dilalui dengan mudah. Tak hanya pejalan kaki, tapi juga barang dagangan hingga hasil pertaniannya bisa terjual langsung.


Pembangunan jalan mungkin sekadar proyek infrastruktur. Namun tidak bagi warga Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, justru ini simbol harapan baru.


Harapan itu muncul atas kehadiran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di desa tersebut. Tak hanya jalan, suasana desa juga pulih.


Bagi warga Paok Lombok, TMMD ke-128 telah meninggalkan jejak yang nyata. Tidak hanya membangun jalan, tetapi juga menumbuhkan optimisme. 


Di desa yang dulu terisolasi oleh akses terbatas, kini harapan berjalan seiring jalan yang mulai terbuka.


"Alhamdulillah, masyarakat di sini, khususnya warga Dusun Ponong, sangat bersyukur dengan adanya TNI di desa kami. Dulu jalannya susah sekali," kenang salah seorang warga Paok Lombok, Abdul Maki, saat ditemui opsintb.com, Kamis (21/05/2026).


Dengan program itu diakuinya sangat terbantu. Usahanya jadi lancar, ongkos pertanian juga lebih ringan karena hasil mudah dibawa keluar.


Berbeda dengan sebelumnya, jalan yang dilalui selama ini digunakan warga, sangat sulit dilalui, terutama saat mengangkut hasil pertanian.


Baginya, pembangunan fisik melalui program yang diprakarsai oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini, bukan sekadar soal akses jalan. Melainkan, perubahan nyata terhadap denyut ekonomi masyarakat desa yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.


Kini, hasil panen lebih cepat diangkut ke pasar. Petani tak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk transportasi atau menghadapi medan jalan yang rusak.


"Jalan yang lebih baik telah memangkas beban sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar," katanya.


Meski demikian, Abdul Maki berharap pembangunan tidak berhenti sampai di sini. Ia menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur agar kebutuhan irigasi pertanian juga menjadi perhatian serius.


Menurutnya, keberadaan saluran irigasi menjadi kebutuhan penting untuk menopang produktivitas lahan pertanian warga. Ia menyebut jaringan irigasi di wilayah tersebut membentang sekitar 1.200 meter dan mengairi ratusan petak sawah masyarakat.


"Harapan kami kepada Pak Bupati, kalau bisa irigasi yang belum ada supaya ditingkatkan lagi. Warga sangat membutuhkan untuk pertanian sawah," harapnya.


Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin menegaskan, sejumlah pekerjaan yang belum selesai dipastikan akan dituntaskan. Pemerintah daerah, kata dia, berencana melanjutkan pembiayaan melalui anggaran lanjutan, termasuk pengerasan jalan di anggaran perubahan sebelum nantinya dilakukan pengaspalan lapen pada anggaran murni berikutnya.


"Maklum, kawasan ini merupakan wilayah pertanian yang membutuhkan akses jalan layak untuk memperlancar mobilitas hasil panen warga," pungkasnya. (zaa)

RSUD dr R Soedjono Selong dapat bantuan alat deteksi dini kanker payudara

 
RSUD dr R Soedjono Selong dapat bantuan alat deteksi dini kanker payudara

OPSINTB.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soedjono Selong, menerima bantuan alat mammografi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keberadaan alat ini menunjang layanan deteksi dini kanker payudara.


Di lain sisi, dengan bantuan alat tersebut rumah sakit milik Pemkab Lotim ini, semakin memperkuat pengembangan layanan unggulan kanker. Di lain sisi, menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan baik dari sisi fasilitas maupun kesiapan sumber daya manusia (SDM).


Direktur RSUD dr R Soedjono Selong, dr H Anjasmoro menyampaikan, kehadiran alat mammografi menjadi penguatan penting dalam menghadirkan layanan kanker yang lebih lengkap dan modern bagi masyarakat Lombok Timur.


Bantuan alat mammografi ini, imbuhnya, menjadi langkah besar dalam penguatan layanan unggulan kanker di RSUD dr R Soedjono Selong. 


"Tidak hanya alat, kami juga telah mempersiapkan SDM penunjang sehingga layanan nantinya dapat berjalan optimal,” ujar dr H Anjasmoro, Kamis (21/05/2026).


Dia menerangkan, alat mammografi merupakan perangkat radiologi khusus yang digunakan untuk mendeteksi kelainan maupun tanda awal kanker payudara secara lebih akurat. Dengan pemeriksaan yang lebih dini, peluang keberhasilan penanganan pasien juga semakin tinggi.


Selain dukungan sarana, RSUD dr R Soedjono Selong juga memastikan kesiapan tenaga kesehatan penunjang, mulai dari tenaga radiologi, dokter spesialis terkait, hingga petugas pelayanan lainnya yang akan mendukung operasional layanan mamografi.


Kesiapan SDM tersebut, paparnya, menjadi salah satu faktor penting agar layanan dapat berjalan sesuai standar mutu dan keselamatan pasien.


Menurutnya, penguatan layanan ini juga sejalan dengan pengembangan layanan kanker terpadu yang tengah dipersiapkan rumah sakit tersebut. Termasuk penguatan layanan kemoterapi dan pemeriksaan penunjang lainnya.


Dengan hadirnya alat mammografi dan dukungan SDM yang telah tersedia, pihaknya optimis masyarakat Lombok Timur akan semakin mudah mendapatkan layanan deteksi dini kanker payudara tanpa harus dirujuk ke luar daerah.


"Langkah ini menjadi bentuk komitmen RSUD dr R Soedjono Selong dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat," pungkas Anjas. (kin)

TMMD ke-128 usai, aspirasi dan harapan warga terwujud

 
TMMD ke-128 usai, aspirasi dan harapan warga terwujud

OPSINTB.com - Dentuman suara gong di Lapangan Umum Suralaga, bertanda usainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128. 


Satu bulan pula TNI bersama dengan masyarakat Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, telah saling membantu menyelesaikan program tersebut. Yang tersisa hanya sejumlah pembangunan yang sudah selesai dan semangat gotong royong.


Penutupan TMMD dipimpin langsung oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch Sjasul Arief, didampingi Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin serta Komandan Kodim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Eky Anderson selaku Dansatgas TMMD ke-128.


Momentum itu berlangsung khidmat, sekaligus menjadi akhir dari rangkaian pembangunan fisik dan nonfisik yang telah berjalan selama 30 hari sejak 22 April lalu. Tapi bagi masyarakat Paok Lombok, yang selesai sesungguhnya bukan pekerjaannya, melainkan satu babak perjuangan bersama.


Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch Sjasul Arief, menaruh harapan besar agar hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dijaga masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga, terutama petani.


Ia mengenang saat meninjau lokasi pembangunan jalan sepanjang lebih dari satu kilometer. Ruas yang sebelumnya nyaris tak bernilai kini berubah menjadi akses yang membuka harapan baru.


"Awalnya mungkin tanah di situ tidak ada harganya. Tapi setelah dibangun jalan, nilainya meningkat. Ini betul-betul meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Moch Sjasul Arief, Kamis (21/05/2026).


Bagi TNI, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan. Program itu menjadi cara mempertemukan kembali semangat kemanunggalan antara aparat dan rakyat. 


Tidak heran, kata Danrem, banyak desa lain mulai berharap program serupa hadir di wilayah mereka. 


"Pelaksanaan TMMD, dilakukan secara bergiliran di wilayah Nusa Tenggara Barat yang mencakup tujuh kabupaten dan dua kota," paparnya.


Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan, bahkan melalui APBD jika nantinya tidak lagi mendapat alokasi program dari tingkat pusat.


Baginya, keberadaan TMMD telah menunjukkan pola kerja yang mendapat kepercayaan masyarakat. Semangat gotong royong yang dibangun selama program berlangsung dinilai menjadi kekuatan penting yang harus terus dijaga.


"Kalau nanti dari pihak TNI tidak mengalokasikan di sini, APBD tetap akan kita siapkan agar kemanunggalan TNI dan masyarakat tetap terlihat, gotong royong tetap terjaga," katanya.


Tak hanya itu, sejumlah pekerjaan yang belum selesai juga dipastikan akan dituntaskan. Pemerintah daerah berencana melanjutkan pembiayaan melalui anggaran lanjutan, termasuk pengerasan jalan di anggaran perubahan sebelum nantinya dilakukan pengaspalan lapen pada anggaran murni berikutnya.


"Maklum, kawasan ini merupakan wilayah pertanian yang membutuhkan akses jalan layak untuk memperlancar mobilitas hasil panen warga," pungkasnya. (zaa)

20/05/26

Laba bersih PD Agro Selaparang meningkat, bupati minta perkuat pengawasan dan transparansi

 
Laba bersih PD Agro Selaparang meningkat, Bupati Lotim minta perkuat pengawasan dan transparansi

OPSINTB.com - PD Agro Selaparang menunjukan kinerja positif. Pasalnya perusahaan milik daerah satu ini, membukukan laba bersih meningkat 34,58 persen dibandingkan tahun 2024


Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengapresiasi peningkatan kinerja tersebut. Namun demikian, ia menyoroti masih banyaknya piutang perusahaan yang belum tertagih.


Lantaran itu dia berharap dibentuk tim khusus guna mempercepat proses penagihan. Di lain sisi dia juga menyinggung soal transparansi.


Menurutnya transparansi, pengawasan serta optimalisasi pengelolaan usaha daerah sangat penting. Semuanya guna meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.


"Transparansi harus dipraktikkan untuk menuju kebenaran. Semua pengelolaan harus terbuka agar tidak ada ruang untuk saling curiga," ucap Haerul Warisin, saat menghadiri Rapat Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Perusahaan Daerah Agro Selaparang Tahun Buku 2025 pada Rabu (20/5/2026).


Ia menilai langkah manajemen dalam mengelola aset perusahaan sudah cukup baik. Salah satunya terkait pemanfaatan kolam yang sebelumnya disewakan.


Kolam itu, paparnya, kini dikelola langsung oleh perusahaan karena dinilai mampu memberikan keuntungan lebih besar.


Selain itu, ia mendukung rencana kerja sama kemitraan dengan perusahaan asal Surabaya melalui pola barter. Dalam skema tersebut, Lombok Timur akan memasok bahan baku jagung, sementara pihak mitra menyediakan bibit ayam, pakan ternak, ikan hingga obat-obatan.


"Ini pola bisnis yang bagus. Kita kirim bahan baku, lalu membawa pulang barang jadi yang memang dibutuhkan masyarakat," katanya.


Pada sektor air minum dalam kemasan (AMDK), vupati meminta PD Agro Selaparang meningkatkan kapasitas produksi. Menurutnya, kebutuhan air minum kemasan di Lombok Timur masih tinggi dan belum mampu dipenuhi oleh perusahaan daerah.


Ia juga mendukung rencana pengembangan usaha produksi es batu kristal sebagai langkah strategis untuk memenuhi tingginya permintaan pasar, khususnya di sektor kuliner dan usaha minuman.


Tak hanya itu, dia meminta jajaran direksi mempertahankan capaian yang telah diraih, menekan biaya operasional, serta berhati-hati dalam memilih mitra kerja sama, terutama terkait rencana bisnis cangkang kemiri yang akan dijalankan ke depan. 


Penambahan mesin produksi dan optimalisasi pemanfaatan lahan juga menjadi perhatian guna meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.


"Pemerintah daerah siap mendukung melalui penambahan fasilitas penunjang usaha," tegasnya.


Sementara itu, Direktur Utama PD Agro Selaparang, Sabar menyampaikan, tahun buku 2025 menjadi periode penuh tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan. Meski menghadapi dinamika ekonomi dan perubahan pasar, operasional perusahaan tetap berjalan optimal.


Sepanjang tahun 2025 katanya, PD Agro Selaparang menjalankan berbagai unit usaha, mulai dari distributor pupuk subsidi, produksi es balok, garam beryodium, pemasaran air minum dalam kemasan, komoditas pertanian berupa beras kemasan dan jagung pipilan, hingga budidaya perikanan air tawar.


Dari sisi keuangan bebernya, perusahaan mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 2,903 miliar dengan beban operasional Rp 2,639 miliar. 


"PD Agro Selaparang berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 214,4 juta atau meningkat 34,58 persen dibandingkan tahun 2024,"jelasnya


Selain itu, total aset perusahaan per 31 Desember 2025 mencapai Rp 14,26 miliar, meningkat Rp 2,44 miliar dibanding tahun sebelumnya. Perusahaan juga memberikan dividen kepada pemerintah daerah sebesar Rp 117,9 juta.


"Beberapa capaian yang patut disyukuri antara lain meningkatnya volume produksi dan penjualan, penguatan sistem administrasi dan pelaporan, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD dan perekonomian masyarakat," ujar Sabar.


Ia menambahkan, sejumlah pembenahan juga telah dilakukan perusahaan, seperti perbaikan kendaraan operasional, renovasi gudang garam, pemasangan CCTV, digitalisasi pembukuan dan dokumen, hingga penyelesaian tunggakan pajak tahun 2019 sampai 2021 sebesar Rp 600 juta serta tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 108,8 juta. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama