OPSINTB.com | News References -->

Headline

Link Banner

Politik

Hukum

Nasional

Selasa, 28 September 2021

Belasan pelajar di Sumbawa rusak warung sambil mabuk

 
Belasan pelajar di Sumbawa rusak warung sambil mabuk

Foto : Para pelajar yang terlibat pengrusakan, didampingi wali dan gurunya, menunjukkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan mereka

OPSINTB.com - Polres Sumbawa mengamankan 13 orang pelajar pada Minggu dini hari (26/9/2021). Para pelajar ini diamankan karena diduga terlibat pengrusakan warung di Simpang Bingung, dan penganiayaan di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok pada Jumat malam (24/9).

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Ivan Ronald Cristofel menjelaskan, dalam kejadian ini, para pelajar tersebut melakukan pengrusakan kursi di sebuah warung. Aksi ini, membuat warga dan para pengguna jalan menjadi resah. Sebab, dalam aksinya, di antara para pelajar yang masih duduk di bangku SMP dan SMA ini, ada yang membawa parang. 

Selain itu, salah seorang dari pelajar ini juga diduga terlibat kasus pengeroyokan. Dimana dugaan pengeroyokan ini terjadi sore pada hari yang sama, di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok. Aksi ini juga sempat viral di media sosial. 

"Dugaan penganiayaan ini terjadi di Bendungan Mama. Kasusnya kini sedang ditangani oleh Polsek Lape," kata Ivan, Selasa (28/9).

Atas kejadian ini, lanjutnya, para pelajar tersebut kemudian diamankan oleh Tim Puma Polres Sumbawa. Setelah itu, para pelajar yang masih di bawah umur ini dikenakan pembinaan. Tidak hanya itu, wali dan guru dari masing-masing pelajar di panggil ke Polres Sumbawa. Para pelajar ini kemudian diminta untuk menandatangani surat pernyataan, untuk tidak kembali mengulangi perbuatannya. 

"Karena para pelajar ini masih di bawah umur, diberikan kesempatan untuk dibina pihak keluarga. Namun, jika yang bersangkutan kembali melakukan tindak pidana serupa atau tindak pidana lainnya, maka akan diproses hukum. Tentunya proses hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur," tegasnya, Selasa (28/9).

Selain itu, lanjut Ivan, pihaknya juga menelusuri asal minuman keras yang dikonsumsi oleh para pelajar tersebut. Namun, saat digeledah, tidak ditemukan minuman keras di lokasi tersebut. "Sebelum para pelajar itu datang ke kota, mereka minum minuman keras terlebih dahulu," terangnya. 

Karena itu, pihaknya mengimbau pihak keluarga dan sekolah melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anaknya. Mengingat, usia pelajar ini masih sangat muda, sehingga mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. (red)

Video viral Debt Collector, ternyata pelaku gunakan pistol korek api

 
Video viral Debt Collector, ternyata pelaku gunakan pistol korek ap

OPSINTB.com - Polda NTB memberikan tindakan tegas kepada Oknum Polisi berinisial IMP yang diduga bersama penagih hutang dan perlihatkan korban dengan pistol, di Desa Bagek Polak Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Jumat lalu (24/9/2021).

Kapolda NTB melalui Kabid Humas, Kombes Pol Artanto menegaskan, oknum Polisi tersebut telah melakukan pelanggaran disiplin, dalam artian melakukan tindakan di luar ketentuan dan kewenangannya selaku anggota Polri.

"Kami menindak tegas oknum anggota Polri tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku," tegas Artanto, Senin (27/9/2021).

Belakangan diketahui bahwa oknum Polisi tersebut perlihatkan pistol mainan kepada korban, hasil pemeriksaan pelaku oleh Bid Propam Polda NTB, pistol yang dipakai oknum Polisi tersebut adalah pistol mainan jenis korek api.

Meski demikian Polda NTB tetap akan memberikan sanksi tegas kepada oknum Polisi tersebut, karena telah melanggar disiplin sebagai anggota Polri.

"Meski dia menggunakan pistol mainan kami tetap akan menindak tegas dan menghukum anggota tersebut," tegas Artanto.

Dijelaskan oknum Polisi tersebut saat ini masih berpangkat Briptu, pada dasarnya secara aturan Briptu belum diperbolehkan memegang Senjata Api genggam organik.

"Karena anggota ini masih Briptu dan belum diperbolehkan membawa senpi organik, mungkin ini alasannya menggunakan senpi mainan untuk menakuti korban," jelas Artanto.

Saat ini oknum Polisi tersebut sudah ditangani oleh Bidpropam Polda NTB untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Dalam waktu dekat Polda NTB akan melakukan sidang disiplin terhadap oknum anggota Polisi tersebut, baru setelah itu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya tegaskan siapa saja oknum polisi yang melakukan pelanggaran kami akan tidak tegas, untuk itu saya harap kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi Anggota Polisi yang lainnya khususnya di NTB," pungkasnya. (red)

Senin, 27 September 2021

Debt Collector yang todong pistol di Labuapi sudah dikerangkeng

 
Debt Collector yang todong pistol di Labuapi sudah dikerangkeng

OPSINTB.com - Belakangan ini viral video terkait dengan peristiwa penagihan secara paksa oleh sekelompok debt collector. Bahkan sang debt collector hingga menodongkan senjata api (senpi) kepada korban.

Berdasarkan pengaduan korban, peristiwa ini terjadi di Labuapi, Lombok Barat, Jumat (24/9/2021).

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus S Wibowo mengatakan, berdasarkan pengaduan dari para korban, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penyelidikan. Di antaranya, melakukan upaya-upaya pemeriksaan, dan mengumpulkan barang bukti di TKP," kata 

"Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Lombok Barat,” ucapnya, Senin (27/9/2021).

Selain itu, aparat juga sudah mengamankan tiga tersangka. Di antaranya berinisial, B, DH, dan KP. Dan ketiga tersangka saat ini sudah ditahan di Polres Lombok Barat pada Sabtu (25/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman, ketiga orang ini merupakan karyawan PT NCS.
Terkait dengan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat, Polres Lombok Barat telah melakukan koordinasi dengan Bidang Propam Polda NTB. 

"Karena ini memiliki dugaan keterlibatan aparat, tentu kita penyidik Polres Lombok barat melakukan koordinasi dengan  bidang propam Polda NTB," pungkasnya.

"Sekarang ini, penyidik dan personel Bid Propam Polda NTB, sementara bekerja, untuk memastikan apakah yang bersangkutan ini seorang aparat Kepolsian," sambungnya.

Termasuk video yang sempat viral, yang memperlihatkan adanya senpi, Polres Lombok Barat juga masih melakukan pendalaman. "Sementara itu, terkait masih pendalaman kami, apakah senpi itu merupakan organik aparat atau bukan," terangnya.

Karena sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka perkembangan proses kasus ini sudah pada tingkat penahanan. "Sebagimana informasi-informasi awal yang kita terima, bisa saja lebih dari yang telah disebutkan," ucapnya.

Terhadap aksi-aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum debt collector, Kapolres menekankan bahwa jajarannya sangat mengatensi akan hal ini. Ini dibuktikan, dengan waktu yang tidak terlalu lama, jajarannya berhasil mengamankan ketiga tersangka ini.

"Setelah menerima pengaduan selama 1x24 jam, alhamdullilah dalam waktu tidak lama, kita sudah terima berhasil mengamankan ketiga oknum  dimaksud," pungkasnya.

Sedangkan terhadap ketiga tersangka, dijerat dengan pasal 335 dan 368 KUHP, tentang dugaan pemerasan dan pengancaman dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. (red)

18 oknum anggota DPRD Lotim diduga korupsi Rp 1,5 M dana reses

 
18 oknum anggota DPRD Lotim diduga korupsi Rp 1,5 M dana reses

OPSINTB.com - Lembaga Garuda melaporkan 18 orang oknum anggota DPRD Lombok Timur (Lotim) ke Kejaksaan Negeri Lotim, Senin (27/9/2021). 

Selain itu, turut juga dilaporkan pihak RSUD Dr R Seojono Selong dan Dinas Kesehatan Lotim dalam kasus dugaan korupsi tahun 2020 lalu.

Berkas laporan dilayangkan oleh Direktur Lembaga Garuda, M Zaini bersama dengan sejumlah pengurus lainnya. Dan berkas laporan diterima pihak Kejaksaan.

"Memang hari ini kami datang ke Kejaksaan melaporkan 18 oknum anggota DPRD Lotim, Dikes, dan RSUD Dr R Soejono Selong," kata M.l Zaini usai menyerahkan laporan.‎

Zaini menegaskan ada tiga kasus dugaan korupsi yang dilaporkan. Pertama kasus dugaan korupsi dana reses terhadap 18 oknum anggota DPRD Lotim dengan nilai mencapai Rp 1,58 Milyar.

Kemudian kasus dugaan korupsi sebesar Rp 980 juta di RSUD Selong yang digunakan tanpa mekanisme penganggagaran di APBD dan ketiga pengerjaan dua puskesmas di Lotim yang dinilai tidak sesuai dengan kontrak yang ada.‎

"Ketiga kasus yang kami laporkan ini semuanya tahun 2020 yang merupakan hasil audit BPK RI," ujarnya.

Oleh karena itu, tambah Zaini, dia meminta kepada pihak Kejaksaan untuk menindaklanjuti dengan serius kasus yang dilaporkan tersebut. Terlebih bukti yang dibawa sudah sangat jelas termasuk letak kerugian negara.

‎"Kami akan pantau perkembangan laporan ini kalau tidak ada perkembangan akan melakukan aksi dengan turun ke jalan," tandasnya.

Ditempat terpisah, Kasi Intelejen Kejari Lotim, Lalau M Rosyidi mengatakan, nanti pihaknya akan cek laporan yang dimaksud. Pasalnya laporan belum masuk ke ruangan intelejen, masih di sekretariat.

"Kami masih menunggu disposisi dan belum bisa saya sampaikan apa-apa," kata Rosyidi.‎ (yan)

Kader Muda NWDI Loteng dukung Sitti Rohmi pimpin Nasdem NTB

 
Kader Muda NWDI Loteng dukung Sitti Rohmi pimpin Nasdem NTB

OPSINTB.com - Beredarnya kabar bahwa Sitti Rohmi Djalilah meimpin Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Wilayah NTB berapa waktu terakhir, disambut baik oleh Kader Muda NWDI di Lombok Tengah (Loteng). 

Zainul Afip yang merupakan salah satu pengurus NWDI Lombok Tengah mengatakan, para kader NWDI dari pengurus inti hingga  badan otonom tentu saja menyambut baik hal tersebut. Ia mengatakan bahwa ini menjadi salah satu jalan untuk melakukan syiar NWDI.

"Kami siap 'Bedol Partai' samikna waatokna ikut dengan pilihan pimpinan untuk menakhodai Partai Nasdem di NTB, inilah yang kami tunggu supaya suara di kader dan akar rumput tidak tercerai berai lagi," ungkapnya, Senin (27/9/2021).

Menjelang pemilu dan Pilkada tahun 2024 ditataran kader sudah lama menunggu kendaraan yang akan dipakai oleh organisasi (NWDI) untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Kepemimpinan Ummi Rohmi tidak diragukan lagi, sudah sangat tepat partai Nasdem memilih beliau.

"Sekarang kendaraan (partai, red) sudah jelas, para kader bisa mengikuti kontestasi tanpa memikirkan partai, begitupun Ummi Rohmi yang akan melanjutkan kepemimpinannya dengan Bang Zul, secara elektabilitas beliau sangat mempuni," terangnya.

Afif menyampaikan, sebagian besar kader muda NWDI di Lombok Tengah sedang menyiapkan kepemimpinan Ummi Rohmi dengan membangun struktur dan suport system sampai tingkat ranting untuk mendukung kepemimpinan beliau di Partai Nasdem.

"Kami sudah mulai menyiapkan kader-kader untuk menopang partai jika dibutuhkan, semoga penunjukan Ummi Rohmi menjadi ikhtiar penyatuan aspirasi kader dan jamaah NWDI," pungkasnya.

Seperti di ketahui pada Pileg dan pilpres 2019 kader-kader NWDI terjadi perbedaan pilihan yang sangat signifikan terutama di level pimpinan sehingga hal ini disinyalir menyebabkan jamaah kebingungan menentukan pilihan politiknya.

Ada 3 partai besar yang menjadi penyambung aspirasi politik dari kader-kader utama NWDI pada tahun 2019  yaitu  Golkar, Demokrat serta Nasdem. Dengan perubahan yang sangat cepat pada waktu itu sehingga system koordinasi kader dan jamaah kurang terkonsolidasi  dengan baik. (red)

Siap nyalon Pilgub NTB, Ali singgung program Zul-Rohmi

 
Siap nyalon Pilgub NTB, Ali singgung program Zul-Rohmi
 
Foto : Dari kiri putri HBK Rannya Kristiono, Ketua BPD Partai Gerindra H Bambang Kristiono, Sekretaris DPD Partai Gerindra Ali Al Khairi, dan Anggota DPRD Prov NTB Partai Gerindra Nauvar Farinduan saat silaturahmi dengan media, Minggu 26 September 2021.

OPSINTB.com - Gelaran pemilihan Gubernur NTB (Pilgub) masih tiga tahun lagi. Namun, Partai Gerindra sudah meniup pluit kontestasi Pilgub NTB dari sekarang. Hal tersebut terungkap dalam agenda silaturahim dan makan malam bersama jurnalis yang digelar oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H Bambang Kristiono (HBK), Minggu (27/92021).

"Untuk Pilgub NTB, saya pastikan akan mendukung saudara Ali Al Khairi. Jangan anggap enteng ya, masih ada waktu," katanya.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Partai Gerindra ini menegaskan, waktu menuju Pilgub NTB 2024 masih cukup panjang, masih cukup untuk mengenalkan Ali Al Khairi kepada publik. Ia berkeyakinan, sepanjang membawa gagasan dan cita-cita besar untuk NTB, maka masyarakat akan menerimanya. Partai Gerindra adalah partai besar, semua kader berjuang bersama-sama untuk mendukung Ali.

"Saya terus suntikkan semangat kepada Ali supaya bersungguh-sungguh," tegasnya.

HBK menyebut, gelaran pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2020 lalu menunjukkan kader Partai Gerindra sanggup unjuk gigi. Dari Pulau Lombok, Lalu Pathul Bahri menjadi Bupati Lombok Tengah, kemudian Danny Karter Febrianto terpilih menjadi Wakil Bupati Lombok Utara, menyusul Wakil Bupati Kabupaten Bima Dahlan M Noer.

"Beberapa kali Pilgub NTB, kami tidak mendukung kader sendiri. Kali ini, Ali kader asli. Darahnya benar-benar Partai Gerindra," imbuhnya.

HBK menegaskan, perintahnya ini akan diikuti oleh seluruh jajaran partai baik di provinsi maupun kabupaten. Tak boleh ada kader yang mencoba untuk melawan atau bermain dua kaki.

"Pilihannya, tetap bersama Partai Gerindra atau keluar. Saya ini mantan tantara kalau bilang A ya A, B ya B. Begitu pula sikap, jangan ada kader yang tak tegas," ucapnya.

Secara khusus HBK memberikan penilaian kepada Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairi. Disebutkan, selain kader murni partai, Ali memiliki rekam jejak pergerakan. Mantan aktivis. Pernah menjadi Direktur Eksekutif Walhi NTB, pengurus Serikat Tani, pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

"Dia juga santri, lulusan Pesantren Nurul Hakim. Selama ini attitude (sikap) juga bagus," ujarnya lagi.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairi mengatakan, ia akan patuh dan tunduk terhadap arahan partai. Perintah untuk maju di Pilgub NTB disikapi dengan serius.

"Ini perintah dari Pak HBK, saya akan jalankan," katanya.

Sebagai orang yang lama di gerakan masyarakat sipil, Ali menyoroti tentang kondisi petani dan nelayan. Dampak pandemi membuat nelayan dan petani ambruk. Petani dihadapkan pada pupuk yang langka, sarana pertanian yang semakin mahal. Disaat yang sama, harga jual produk pertanian rendah, nilai tukar petani (NTP) terus menurun.

"Hal yang sama pun terjadi pada nelayan. Rata-rata mereka tak melaut, karena sudah dapat ikan yang beli tidak ada," katanya.

Ali menyebut, ada yang kurang tepat soal konsep industrialisasi yang kerap disampaikan oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah seperti sepeda listrik, pabrik kelor, pabrik pakan ternak dan banyak lagi. Bagi masyarakat, industrialisasi yang dilakukan kurang menyentuh mereka.

"Galakkan yang sederhana, teknologi tepat guna (TTG). Misalnya buat pengolahan jagung menjadi emping, atau pengolahan kerupuk kulit ataupun rumput laut. Artinya, memberikan sesuatu yang dekat dengan keseharian masyarakat kita," sambungnya.

Dua periode kepemimpinan TGB HM Zainul Majdi menjadi Gubernur NTB, diakui Ali telah menghadirkan begitu banyak perubahan bagi Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Keberlanjutan itu semestinya tinggal dilakukan. Ada program sapi, jagung, dan rumput laut (Pijar), program pariwisata halal, pengentasan buta aksara, pembukaan lapangan pekerjaan baru, dan banyak lagi.

"Bukankah kita selalu diajarkan, melanjutkan tradisi yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik," tutupnya.

Ali Al Khairi Sekretaris DPD Gerindra NTB memiliki rekam jejak panjang di NTB. Berikut ini beberapa posisi yang pernah diisinya, Direktur Walhi 2009-2013, Wakil Ketua DPD HKTI NTB 2013-2018, Sekretaris Asosiasi Rekanan Pengusaha Barang dan Jasa (ARDIN) NTB 2013-2018, Koordinator Jaringan Pemuda Merdeka NTB (JPM) 2006-2009, Koordinator Koalisi Massa Rakyat Untuk Demokrasi (KAMRAD) NTB.

Selain itu, Deputi pada Ikatan Alumni Unram 2016-sekarang, Pembina pada Asosiasi Pelanggan PDAM (Assopam), Divisi Organisi pada Serikat Petani NTB, Pengurus pada Dewan Santri Prov NTB, Ketua MDMC (Muhamadiah disaster menagement center), Direktur LP3JL (Lembaga Para Pihak Pengelola Jasa Lingkungan), dan Direktur Pada Pusat Pendidikan Sang Surya NTB. (red)

HBK target Lombok FC masuk Liga 1 tahun 2024

 
HBK target Lombok FC masuk Liga 1 tahun 2024

OPSINTB.com - Manajemen Lombok Football Club (LFC) pasang target tinggi demi mengukir sejarah sebagai klub sepakbola profesional pertama dari NTB yang berlaga di Liga 1, liga sepakbola kasta tertinggi Indonesia.

"Tahun 2024, LFC harus sudah masuk di Liga 1," kata Chairman LFC, H Bambang Kristiono (HBK) dalam pertemuan dengan awak media di Mataram, Minggu malam (26/9/2021).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menggelar silaturahmi dengan awak media di sela memimpin kunjungan kerja Komisi I ke NTB. Dalam pertemuan, HBK didampingi Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, Komisaris LFC Ali Al Khairi dan Manajer Tim LFC, Novar Farinduan.

HBK mengatakan, sebagai klub sepakbola baru, LFC akan mulai bertanding dalam Liga 3 yang akan digelar di NTB November mendatang. HBK menargetkan, LFC langsung bisa menjadi juara Liga 3. Sehingga, LFC akan mewakili NTB untuk ikut menjalani putaran nasional Liga 3. Nantinya, sebanyak delapan klub terbaik akan mendapat jatah promosi ke Liga 2.

"Kami menargetkan LFC berada di Liga 2 selama dua tahun. Dan pada 2024, LFC sudah bisa promosi ke Liga 1," kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, sejumlah langkah strategis kini telah disiapkan pihaknya untuk meretas jalan tersebut. Mulai dari merekrut lima pemain andalan dari Persiraja Banda Aceh yang sebelumnya telah ditempa kompetisi yang kompetitif. Antara lain satu pemain depan, satu pemain belakang, satu penjaga gawang, dan dua pemain tengah.

LFC juga sudah menjalin kesepakatan dengan sejumlah sponsor utama. Yakni perusahaan transportasi darat terbesar di Indonesia, PO Primajasa. Juga akan ada sponsor lainnya dari anak usaha perusahaan BUMN, dan sejumlah perusahaan lain.

Saat ini, LFC juga tengah menyiapkan dua bus ekskutif untuk para pemain dan official. Home base juga telah mulai dibangun dengan berbagai fasilitas memadai untuk training center.

Pekan depan, HBK akan ke Belanda untuk melihat dari dekat bagaimana klub-klub profesional di sana menyiapkan home base, dan juga training center. Dirinya juga akan melihat hal serupa di Madrid, Spanyol.

"Saya akan adopsi apa yang mereka lakukan. Tentu dengan penyesuaian-penyesuaian dan mempertimbangkan kultur masyarakat kita di sini," ujar HBK.

Dia memastikan, diriny all out untuk mewujudkan klub profesional yang akan menjadi kebanggaan NTB. Kelak, HBK menginginkan, selain NTB punya destinasi wisata Mandalika, para wisatawan domestik maupun internasional yang datang ke NTB akan memiliki destinasi wisata lain, yakni klub sepakbola LFC.

"Saya berharap LFC menjadi satu ikon yang menjadi tempat tujuan orang datang ke Lombok. Begitu orang ke Lombok, maka tidak lupa mengunjungi markas LFC," papar HBK.

HBK menegaskan, LFC akan bertransformasi menjadi club yang solid dan profesional, gigih bertarung dan memiliki spirit kuat. Klub ini juga akan menjadi kebanggaan generasi milenial di Lombok. Jika milenial menyukai sepakbola, HBK mengatakan, mereka akan terhindar dari tindak pidana narkotika. Karena memiliki hobi baru yang lebih positif.

Juru Bicara Rannya Agustyra Kristiono menambahkan, LFC merekrut beberapa pemain dari Persiraja Aceh. Langkah ini untuk melengkapi 25 skuad yang terdiri talenta-talenta terbaik dari Lombok. Para pemain dari luar tersebut akan menjadi booster bagi para pemain LFC mengingat mereka sebelumnya telah ditempa dalam kompetisi yang kompetitif dan panjang.

"Jika lolos liga satu, kita berencana merekrut pemain potensial lain dari klub lainnya. Mungkin dari Persebaya atau lainnya. Yang jelas saat ini kita akan fokus menjadi juara liga tiga," ujar putri tunggal HBK ini.

Rannya juga menegaskan, LFC akan membawa pulang pemain-pemain asal NTB yang kini sedang berkarir di klub lain di Indonesia. Saat ini sudah ada dua pemain asal Pulau Lombok yang telah membangun komitmen untuk bergabung. Mereka adalah Rosi dan Ari yang saat ini merupakan pemain klub Liga 2, Sulut United. (red)

Minggu, 26 September 2021

Motor jambret di Kota Bima hangus dibakar warga

Motor jambret di Kota Bima hangus dibakar warga

OPSINTB.com - Satu unit sepeda motor milik pelaku jambret di Pantai Lawata, Lingkungan Wadumbolo, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima dibakar warga, Sabtu malam (25/9) sekita pukul 23.20 wita.

Kasi Humas Polres Bima Kota, IPTU Jufrin mengatakan, diduga pelaku jambret yang mengendarai motor terjatuh dan melarikan diri ke gunung. Sehingga warga yang mengejar membakar motor pelaku.

Dijelaskannya, motor yang dibakar jenis Hondra Supra. Sementara korban diarahkan untuk melaporkan kejadian ke Polsek Rasanae Barat. Pelaku sendiri masih dalam penyelidikan.

Motor milik terduga pelaku hangus terbakar. Aparat berupaya memadamkan api dan membawa barang bukti ke Polsek. "Pascakejadian situasi aman dan kondusif," ujarnya Jufrin.

Atas kejadian ini, Jufrin menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bima khususnya, tetap waspada agar kejadian serupa tidak terulang.

"Apalagi malam Minggu, biasanya rawan tawuran remaja, maka patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ungkapnya. (red)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama