OPSINTB.com | News References -->

Headline

Politik

Hukum

Nasional

22/02/24

Investor Dubai akan bangun Mall di Lombok Tengah, di sini lokasinya

 
Investor Dubai akan bangun Mall di Lombok Tengah, di sini lokasinya

Foto: Eks Kantor Bupati Loteng yang berada di pusat Kota Praya sebagai lokasi pembangunan mall. (wan/opsintb)


OPSINTB.com - Seorang investor asal Dubai Uni Emirat Arab, Samir Ahmed Munshi, berencana membangun mall di Kota Praya, Lombok Tengah (Loteng). Samir menyebut, Kota Praya dilalui jutaan orang dari berbagai daerah setiap tahun, sehingga alasan tersebut membuatnya tertarik untuk berinvestasi. 


Selain membangun mall di Kota Praya, miliarder asal Dubai ini juga berniat mengelola eks gedung Aerotel.


"Kami ingin berinvestasi, karena kota ini dilalui oleh kurang lebih tiga juta orang setiap tahunnya," ucap Samir usai bertemu Bupati Pathul Bahri beberapa hari lalu. 


Ia berharap, investasinya di Loteng nantinya dapat mengundang wisatawan asal negaranya, terlebih pada saat musim-musim liburan tiba. Sehingga, dengan banyaknya wisatawan asal Dubai bisa menjadikan Lombok sebagai rumah kedua bagi mereka.


"Saya berharap Lombok bisa jadi second home untuk wisatawan Dubai," urainya. 


Sementara itu, Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri menyampaikan, lokasi pusat Kabupaten Loteng sebagai gerbang internasional di NTB menjadi magnet para investor untuk berinvestasi.


"Makanya sering saya katakan hal ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membangun tempat usaha perdagangan, mohon doa semoga cepat terwujud," ujar Pathul Bahri.


Menurutnya, Samir Ahmed Munshi berinvestasi karena melihat warga Loteng mayoritas beragama Islam.


"Di sisi lain, penduduk kita muslim dan ia (Samir Ahmed Munshi) juga muslim. Jadi mereka melakukan visit study. Persoalan izin dan sebagainya kita permudah. Kita bantu dan persoalan izin langsung berhadapan dengan saya," tandas Pathul Bahri.

21/02/24

Kasta NTB minta Pemda Loteng tegakkan Perda No 7 Tahun 2021

 
Kasta NTB minta Pemda Loteng tegakkan Perda No 7 Tahun 2021

OPSINTB.com - LSM Kasta NTB DPD Lombok Tengah (Loteng) melaksanakan hearing terkait penegakan Perda No 7 Tahun 2021 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Loteng, Selasa (20/2/2024). 


Hearing diterima langsung Kepala DPMPTSP Loteng, Jalaludin dan beberapa perwakilan dari manajemen ritel modern Alfamart. 


Dalam kesempatan itu, Ketua LSM Kasta NTB DPD Loteng, Lalu Arik Rahman Hakim, menyoroti Perda Kabupaten Loteng No 7 tersebut. 


Menurutnya, Perda No 7 Tahun 2021 tersebut sangat bertentangan dengan UU No 11 Tahun 2020 tentang Perizinan. 


"Kasta NTB selaku LSM mengkritisi poin-poin yang sudah diatur dalam Perda No 7 Tahun 2021 yang dinilai memiliki ketimpangan dengan UU No 11 Tahun 2020 yang mengatur tentang Perizinan Berbasis OSS,'' ujar Arik. 


Oleh karenanya, Arik meminta Pemkab Loteng segera menerbitkan aturan moratorium pemberian izin pendirian ritel modern. 


"Kami menekankan agar Pemda Loteng segera menerbitkan aturan moratorium pemberian izin pendirian ritel modern di Kabupaten Loteng sebagai upaya perlindungan terhadap tumbuh kembang serta eksistensi UMKM dan pasar rakyat kita,'' imbuhnya. 


Ia menegaskan, bahwa Perda itu tidak boleh berlaku surut. Dalam hal ini, ia meminta Pemda sebagai pemegang otonomi daerah yang berhak mengatur sendiri wilayah hukumnya. Pada prinsipnya, kata dia, aturan Perda itu aturan perundang-undangan yang tidak boleh berlaku surut jika dibandingkan dengan tahun terbit dari izin Alfamart dan Indomaret dan ritel modern lainnya di Loteng. 


Arik menyatakan bahwa ada beberapa gerai yang terindikasi melanggar Perda No 7 Tahun 2021, khususnya pada Pasal 22 terkait dengan jarak. Seperti di Pasar Ganti, Pasar Darek dan Pasar Pancor Dao.


"Sementara satu persis berada di depan pasar rakyat yang tentu eksistensi dari pasar rakyat dan keberadaan UMKM kita harus kita lindungi dari elevansi dan monopoli yang dilakukan oleh ritel modern,'' ucapnya. 


Kepala DPMPTSP Loteng, Jalaludin menyampaikan, sebelumnya Pemda sudah membentuk tim sembilan terdiri dari beberapa stakeholder seperti Disperindag, bagian hukum, Perizinan, Pol PP,  Asisten II, Kabag Ekonomi, dll untuk membedah permasalahan tersebut. 


Kemudian kata Jalaludin, Sekda memerintahkan Asisten II untuk segera menyelesaikan kasus ini, sehingga bisa disimpulkan apa yang bisa menjadi acuan bersama. 


"Pada intinya Pak Sekda waktu itu sudah menekankan supaya segera mengkaji dari sisi hukum, kemudian azas kepastian, menyangkut tenaga kerja bagaimana tidak menimbulkan gejolak dan keresahan dari sisi apa yang sudah menjadi point yang sudah diatur oleh Perda No 7 Tahun 2021, kemudian PP No 5 Tahun 2021 sehingga antara dua aturan ini tidak terjadi kontradiksi,'' ungkapnya. 


Jalaludin menambahkan, terkait izin ritel modern yang terbit jauh sebelum Perda ditetapkan nantinya akan dikaji bersama pihak terkait, termasuk akan mengundang Kasta NTB. 


"Kemudian soal-soal terhadap izin Alfamart, Indomaret yang sudah terbit jauh sebelumnya itu dari sisi aturan hukum yang berlaku pada saat Perda ditetapkan ini seperti apa, itu yang sedang dikaji sehingga nanti itu akan menjadi acuan kita bersama supaya dari pihak pemilik modal dalam hal ini Indomaret, Alfamart dan ritel modern yang lain itu akan menjadi pegangan bersama,'' kata Jalaludin. 


Sementara, Komang Wardane, selaku rekanan dari Alfamart yang mengurus Bidang Perizinan yang hadir pada hearing tersebut mengatakan akan menyerahkan semua bentuk kebijakan dari Pemda Loteng. 


"Kami tetap mengikuti kebijakan dari pemerintah daerah. Intinya kami dari manajemen mengikuti apa kebijakan dari pemerintah daerah,'' singkat Komang. (wan)

20/02/24

Tahun ini Pemkab Lotim buka 57 ribu kuota BPJS Kesehatan gratis

 
Tahun ini Pemkab Lotim buka 57 ribu kuota BPJS Kesehatan bagi warga miskin

OPSINTB.com - Tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) menargetkan capaian cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC) mencapai 98 persen, setelah sebelumnya pada 1 Desember 2023 berada di angka 95 persen lebih.


Mengoptimalkan hal tersebut Pj Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengimbau masyarakat untuk memeriksa keanggotaan BPJS Kesehatannya di BPJS atau Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal masing-masing, cukup dengan menunjukkan KTP atau nomor induk kependudukan (NIK).


"Camat dan kepala desa juga harus membantu masyarakat memeriksa keanggotaan BPJS Kesehatan masyarakat," ketus Pj Bupati di sela-sela menerima kunjungan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Lombok Timur, Gusti Ngurah Catur Wiguna di Ruang Kerjanya, Selasa (20/2/224).


Dijelaskannya, dari target 98 persen baru 95,37 persen yang aktif BPJS Kesehatannya. Artinya masih kekurangan 2,63 persen atau 57 ribu jiwa belum mengaktifkan kepesertaan BPJS yang iurannya dibayarkan pemerintah daerah (gratis).


"Peserta bantuan iuran (PBI) ini tidak perlu melalui data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) karena dibayarkan melalui APBD Lombok Timur," tegas Pj Bupati.


Sementara Pj Sekda Lombok Timur, H Hasni yang mendampingi Pj Bupati pada kesempatan itu menyampaikan, Pemda telah menyiapkan dana Rp 61,9 miliar untuk iuran BPJS Kesehatan demi mencapai UHC 98 persen di Januari lalu.


Kepala Cabang BPJS Kesehatan Lombok Timur menyampaikan pertumbuhan keanggotaan BPJS Kesehatan masyarakat di daerah ini usai mencapai UHC berada di angka 1600 orang dibanding sebelum UHC. Angka tersebut bersumber dari pokok pikiran DPRD dan KPPS. 


"Semoga masyarakat dapat mengaktifkan kepesertaan sehingga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera dimanfaatkan," harap Gusti Ngurah Catur Wiguna. (red)

Konflik kembali memanas, polisi pukul mundur warga Desa Ketara yang akan serang Desa Segala Anyar

 
Konflik kembali memanas, polisi pukul mundur warga Desa Ketara yang akan serang Desa Segala Anyar

OPSINTB.com - Dua desa yang terlibat konflik di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yakni Desa Ketara dan Segala Anyar kembali memanas. Ratusan massa dari Desa Ketara diduga akan melakukan penyerangan ke Dusun Kadek, Segala Anyar, Selasa (20/2/2024) pukul 10.00 WITA.


Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, saat dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan, penyerangan oleh warga Desa Ketara dipicu aksi antara dua desa yang terjadi, Rabu (7/2) minggu lalu.


Dari pantauan opsintb.com di TKP, personel Polres Lombok Tengah dibantu personel BKO Satuan Brimob Polda NTB berhasil memukul mundur massa dari Desa Ketara yang ingin melakukan penyerangan.


''Polres Lombok Tengah berhasil menghalau massa Desa Ketara yang ingin melakukan penyerangan ke Dusun Kadek, Segala Anyar di jalan bypass BIL-Mandalika,'' jelas AKBP Iwan Hidayat.


Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan langkah tegas terukur. Disamping negosiasi dengan tembakan peringatan dan tembakan flashball untuk membubarkan konsentrasi massa yang berkumpul.


Pihaknya meminta agar masyarakat bisa menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak berwajib.


''Meminta kepada saudara saya masyarakat Desa Ketara jangan terprovokasi. Serahkan kepada kami sebagai aparat penegak hukum. Kasih kami waktu untuk menyelesaikan kasus ini,'' tegasnya.


Akibat kejadian ini, kata dia, banyak masyarakat yang terganggu aktifitasnya. Masyarakat tidak bisa bertani dengan tenang di area tersebut dan anak yang masih sekolah menjadi trauma akibat kejadian ini.


''Agar masyarakat Kabupaten Lombok Tengah, khususnya Desa Ketara menghentikan aksi ini,'' ucapnya.


Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi saat ini dalam keadaan kondusif karena massa sudah membubarkan diri, namun personel gabung TNI-POLRI masih disiagakan di lokasi untuk mencegah terjadinya penyerangan susulan. (red)

19/02/24

Update real count Pileg DPRD Lotim: Hasbullah dan Muallani mendominasi

 
Update real count Pileg DPRD Lotim: Hasbullah dan Muallani mendominasi

Foto: Caleg PKB Hasbullah (kiri) dan Caleg Partai Gerindra Muallani (kanan).


OPSINTB.com - Persaingan perolehan suara calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Lombok Timur semakin ketat. Dan perhitungan secara real count KPU masih berlangsung.


Hingga hari ini, Senin (19/2/2024), dari pantaun opsintb.com di website pemilu24.kpu.go.id pukul 11.34 Wita, dari 4.010 TPS sudah masuk 2.619 TPS yang dilakukan pengitungan atau sekitar 65.31 persen.


Ada pun Caleg DPRD Kabupaten Lombok Timur yang memperoleh suara terbanyak berdasarkan data real caunt KPU, masih diduduki oleh dua caleg incumben, yakni Hasbullah dan Muallani.


Hasbullah caleg PKB dapil 2 berada di urutan pertama dengan perolehan 4.488 suara. Kemudian di urutan ke dua Muallani caleg Partai Gerindra dapil 1 memperoleh 4.189 suara.


Sementara di urutan ke tiga TGH Wildan Dzikrullah caleg PKS dapil 1 dengan 3.871 suara, disusul Baiq Nurhasanah caleg PDIP dapil 1 dengan perolehan 3.722 suara.


Ada pun caleg PKS dapil 2 sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Murnan baru memperoleh 2.696 suara. (yan)

Kejadian aneh di Tanjung Luar, perahu tanpa awak tabrak dermaga

 
Kejadian aneh di Tanjung Luar, perahu tanpa awak tabrak dermaga

Foto: Ilustrasi (pixabay)


OPSINTB.com - Kecelakan laut terjadi di perairan laut Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur pada Minggu (18/2/2024). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita itu terbilang aneh. Pasalnya perahu tanpa awak berjalan sendiri dan menabrak tiang dermaga setempat.


Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas, Iptu Nicolas Osman menuturkan, peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh pemancing di Dermaga Kampung Baru Tanjung Luar. 


"Pada saat itu saksi atau pemancing melihat perahu berjalan sendiri dalam keadaan mesin hidup, tanpa ada yang mengemudikan kemudian perahu menabrak tiang dermaga," kata Osman kepada opsintb.com, Senin (19/2).


Melihat kejadian itu, lanjutnya, saksi Saparuddin yang saat itu berada di sekitar dermaga memindahkan perahu ke pesisir pantai sebelah barat dermaga untuk diamankan.


Selanjutnya sekitar pukul 22.30 Wita, keluarga korban (pemilik perahu) datang ke TKP dan membenarkan bahwa perahu tersebut milik menantunya yang bernama Rozi (30), nelayan asal Poton Bako, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. "Korban berangkat melaut sekitar pukul 19.30 Wita untuk memancing cumi-cumi," kata Osman mengutip keterangan keluarga korban.


Hingga berita ini diterbitkan, korban belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian oleh petugas dan keluarga korban. "Korban diduga jatuh dari perahu ke laut," pungkas Iptu Osman. (yan)

14/02/24

Pj Bupti Lotim: Pemilu untuk mewujudkan cita-cita bangsa

 
Pj Bupti Lotim: Pemilu untuk mewujudkan cita-cita bangsa

OPSINTB.com - Pj Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Hj Nurhidayati menyalurkan hak pilihnya di TPS 002, Dusun Siren, Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Rabu (14/2/2024). Keduanya tampil kasul mengenakan baju putih.


Pj Bupati optimis pemungutan suara dapat berjalan lancar dan aman, mengingat seluruh logistik sudah tersedia di 4.010 TPS yang tersebar di 21 kecamatan yang ada di Lombok Timur. Terlebih tidak ada TPS yang berada di area blank spot. 


Kak Ofik panggilan karib Pj Bupti, percaya tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya, apalagi didukung cuaca cerah pada pelaksanaannya. Sebelumnya cuaca dikhawatirkan menjadi salah satu kendala bagi masyarakat untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak suaranya.


Kak Ofik mendorong masyarakat untuk datang ke TPS dan mengunakan haknya sebagai warga negara menentukan pemimpin dan calon legislatif lima tahun ke depan. Menurutnya momentum Pemilu menjadi salah satu waktu berkualitas (quality time) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa ke depan.


"Mari kita mendatangi TPS, termasuk teman-teman media, satu suara itu sangat bermakna. Boleh kita menjalankan tugas tetapi tugas negara tidak boleh dilupakan. Pemilu merupkan Q-time (quality time, red) kita dengan negara, satu kali lima tahun,” pungkasnya dibarengi senyum khas.


Usai mencoblos Kak Ofik selanjutnya melakukan monitoring ke sejumlah TPS dan berkunjung ke Desk Pemilu di Kantor Satpol PP Lombok Timur. (red)

Didampingi istri, Bupati Pathul nyoblos di TPS 14 Dusun Ujan Rintis

 
Didampingi istri, Bupati Pathul nyoblos di TPS 14 Dusun Ujan Rintis

OPSINTB.com - Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Lalu Pathul Bahri didampingi istrinya Hj Nurul Aini memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) Nomor 14 Dusun Ujan Rintis, Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Loteng, Rabu (14/2/2024). 


Dikonfirmasi usai memberikan hak pilih, Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini menyatakan, proses kegiatan Pemilu 2024 ini berjalan dengan lancar. Para petugas sesuai regulasi yang ada telah ditempatkan agar tujuan pelaksanaan Pemilu ini berjalan sukses dan sesuai harapan masyarakat. 


''Proses pelaksanaan dan kegiatan Pemilu tahun ini alhamdulillah berjalan dengan lancar,'' kata Pathul Bahri. 


Setiap warga negara, lanjut dia, berhak dipilih dan memilih. Maka tugas masyarakat sebagai anak bangsa telah dinyatakan selesai usai pencoblosan. Dan, berharap siapapun yang terpilih harus mengedepankan aspirasi masyarakat. 


''Tentu mereka adalah orang-orang yang representatif dari masyarakat, baik untuk kabupaten, provinsi, DPR RI, DPD, dan tentu presiden. Dan, ini kami melihat berjalan sesuai yang diharapkan,'' imbuhnya. 


Bupati mengapresiasi seluruh masyarakat, keluarga besar Kabupaten Loteng atas segala proses dan kegiatan mengedepankan hak-hak demokrasi. Ia juga berharap Pemilu 2024 berjalan aman dan tentram. 


''Seluruh kita menjaga keamanan dan menjaga kondusifitas ini,'' ujarnya. 


Disebutkan presentase pemilih tahun ini meningkat 80 persen lebih. Sedangkan pada Pemilu 2019 persentase pemilih berjumlah 79 persen. Untuk itu, ia mengimbau para millenial dan intelektual untuk tidak mengajak keluarga terdekat menjadi golongan putih atau golput. 


Usai menyoblos, Bupati Pathul didampingi Kapolres Loteng, Ketua KPU Loteng, dan seluruh stakeholder terkait langsung mengunjungi beberapa TPS di Loteng. Seperti TPS 5 Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, TPS 19 Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, TPS 23 Desa Dasan Baru, Kecamatan Kopang, TPS 10 Desa Selebung Rembige, Kecamatan Janapria, TPS 1 Desa Jero Puri, Kecamatan Praya Timur, dan TPS 10 Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut. (wan)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama