OPSINTB.com | News References

Headline

Politik

Hukum

Nasional

23/04/26

Tembus industri global, mahasiswa Hamzanwadi berangkat magang ke Jepang

 
Tembus industri global, mahasiswa Hamzanwadi berangkat magang ke Jepang

OPSINTB.com - Universitas Hamzanwadi, napakan jejak menuju panggung nasional. Kali ini  tercatat 19 mahasiswa yang mengikuti Program Magang Internasional ke Jepang, bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi. 


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama dan Hubungan Internasional ini berlangsung di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi, pukul 09.00–11.00 WITA, Kamis (23/04/2026).


Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, jajaran wakil rektor, Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora, Koordinator Prodi Pariwisata Muhammad Ramli, M.Pd, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA) Parman Munte, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lombok Timur, Kepala Kantor Imigrasi Lombok Timur, serta para peserta beserta orang tua.


Sebanyak 19 mahasiswa akan diberangkatkan dalam dua kloter.  Keberangkatan pertama akan mulai tanggal 5 Mei 2026.


Program ini merupakan hasil proses panjang sejak April 2025, mulai dari sosialisasi, seleksi, wawancara, hingga pelatihan bahasa. 


Selama satu tahun, mahasiswa akan menjalani magang di industri internasional yang kemudian dikonversi menjadi dua semester perkuliahan.


Koordinator Prodi Pariwisata, Muhammad Ramli mengingatkan, agar mahasiswa tetap menjaga komitmen akademik, khususnya dalam penyelesaian tugas akhir.


"Sekaligus membuka peluang bagi batch berikutnya untuk mengikuti program serupa," terangnya. 


Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hamzanwadi, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan, pesan penuh motivasi kepada peserta. Dia meminta seluruh peserta magang untk memanfaatkan waktu satu tahun ini sebaik mungkin.


"Tingkatkan skill dan kemampuan bahasa," pintanya.


Pengalaman seperti ini, imbuhnya, tidak bisa dibeli, tetapi akan menjadi bekal besar untuk masa depan.


Ia mengapresiasi kerja sama dengan PT INA serta membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan berbagai pihak.


"Termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan Imigrasi Lombok Timur, guna menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global," terang Ummi Rohmi.


Sementara itu, Direktur PT INA, Parman Munte menyampaikan, mahasiswa akan ditempatkan di Gensen Holding dan Itoens Hotel. Dirinya optimistis mahasiswa Universitas Hamzanwadi mampu beradaptasi dengan cepat di Jepang, didukung hasil pelatihan dan seleksi yang menunjukkan kesiapan yang sangat baik.


Program ini menjadi langkah nyata Universitas Hamzanwadi dalam mendorong mahasiswa menembus batas global, sekaligus memperkuat kompetensi dan kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja internasional. (zaa)

Setelah survei, Rumah Sakit Baznas Lombok Timur mendapatkan lampu hijau

 
Setelah survei, Rumah Sakit Baznas Lombok Timur mendapatkan lampu hijau

OPSINTB.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI), melakukan survei faktual terhadap Rumah Sehat Baznas (RSB) di RSUD Lombok Timur.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Ketua Baznas Lombok Timur, serta Bupati Lombok Timur yang didampingi Sekretaris Daerah.


Ketua Baznas RI, H Sodik Mudjahid menyampaikan, progres pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur saat ini berada pada tahap stabilisasi. Bupati Lombok Timur, terangnya, telah menyampaikan surat resmi kepada pihaknya, dan segera diproses dalam rapat pleno pengurus baru.


"Surat tersebut akan kami proses dalam pleno, Insya Allah bulan ini,"ucap Ketua Baznas RI, H Sodik Mudjahid, ditemui awak media usai survei, Kamis (23/4/2026).


Saat melakukan peninjauan lapangan, Sodik mengungkapkan ia melihat sejumlah fasilitas dan peralatan yang tersedia sudah cukup baik. Bahkan, ia secara pribadi melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan alat-alat medis yang ada.


Alat-alat itu, sebutnya secara umum telah memenuhi standar Rumah Sehat Baznas. Kendati demikian, dirinya menekankan tantangan pengembangan fasilitas berupa infrastruktur pendukung lainnya.


Ia berharap adanya sinergi antara BAZNAS pusat, BAZNAS Provinsi NTB, serta pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan rumah sakit tersebut.


"Mudah-mudahan BAZNAS pusat, termasuk pimpinan seperti Pak Ending Syaifudin dan pimpinan wilayah NTB, bisa mendukung program pak bupati untuk kerja sama pengembangan Rumah Sehat Baznas ini," katanya


Ia menegaskan, secara ukuran dan standar, fasilitas yang ada saat ini sudah memadai. Namun, pengaturan alokasi anggaran masih perlu dibahas secara menyeluruh dalam rapat pleno, mengingat BAZNAS harus melayani kebutuhan di seluruh Indonesia.


"Kebutuhan anggaran sebenarnya sudah disampaikan kepada kami, tetapi alokasinya harus diatur secara nasional. Kita harus mempertimbangkan semua daerah," ujarnya.


Lebih lanjut, Sodik menyebut bahwa Lombok Timur menjadi salah satu daerah prioritas karena jumlah penduduknya yang tinggi serta masuk dalam kategori daerah mandiri dalam peta BAZNAS. Artinya, imbuh Sodik, selain mendapat dukungan pusat, daerah ini juga memiliki kekuatan dukungan dari tingkat provinsi dan pemerintah daerah.


Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa dukungan dari pusat akan disesuaikan dengan kondisi daerah lain yang masih membutuhkan perhatian lebih besar.


"Dukungan real dari pusat mungkin tidak sepenuhnya dialokasikan ke daerah yang sudah mandiri, karena masih ada daerah lain yang lebih membutuhkan," ucapnya.


Terkait realisasi pengembangan Rumah Sehat Baznas, Sodik menegaskan bahwa secara pribadi ia memberikan dukungan penuh. Bahkan, ia menyebut telah datang langsung bersama pimpinan BAZNAS wilayah NTB untuk melihat kondisi di lapangan.


"Secara pribadi dukungan saya maksimal. Pak gubernur juga sudah datang langsung, begitu juga pak bupati. Dukungan di Lombok Timur ini sangat kuat," katanya.


Meski begitu, ia kembali menekankan bahwa seluruh proses tetap harus mengikuti prosedur, termasuk pembahasan dalam rapat pleno dan penyesuaian dengan kemampuan anggaran secara nasional.


Bahkan saat ditanya apakah ada jaminan, 100 persen Rumah Sakit Umum Daerah Lombok Timur ini beralih status ke Rumah Sehat Bazans ia menegaskan Allah yang menjamin.


"Insya Allah kita upayakan cukup. allah yang jamin," sebutnya. (zaa)

22/04/26

Program TMMD ke 128, harapan baru pembangunan infrastruktur desa

 
Program TMMD ke 128, harapan baru pembangunan infrastruktur desa

OPSINTB.com - Dentuman suara gong, menandakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 resmi dibuka. Launching ini juga bertanda harapan baru bagi masyarakat Desa Poak Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.


Di tengah hamparan lapangan, masyarakat, aparat pemerintah, hingga jajaran TNI dan Polri berkumpul. Mereka tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga bagian dari sebuah gerakan bersama membangun desa dengan semangat gotong royong.


Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taufik menyampaikan, program TMMD merupakan kegiatan rutin yang sangat dinantikan masyarakat, khususnya di desa-desa yang menjadi lokasi pelaksanaan. 


Ia menegaskan, banyak usulan masyarakat yang tidak dapat diakomodasi melalui dana desa maupun gotong royong karena keterbatasan anggaran. Sehingga kehadiran TMMD menjadi solusi percepatan pembangunan.


"Kalau tidak ada TMMD, mungkin pembangunan itu baru bisa direalisasikan lima sampai sepuluh tahun lagi," kata H Muhammad Juaini Taofik, Rabu (22/04/2026).


Dengan adanya program ini yang merupakan integrasi antara pemerintah daerah dan dukungan dari Mabes TNI Angkatan Darat, pembangunan bisa dipercepat.


Ia menjelaskan dari sisi efisiensi anggaran, program TMMD mampu menghemat biaya hingga 30 persen hingga 50 persen lebih,  karena pelaksanaannya dilakukan secara swakelola, bukan melalui sistem proyek.


Menurutnya, indikator keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari keterlibatan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, tetapi juga dari partisipasi aktif masyarakat dalam gotong royong.


Selain pembangunan fisik kata Sekda, program TMMD juga memberikan dampak besar pada aspek nonfisik. Di antaranya penyuluhan tentang stunting, wawasan kebangsaan, bela negara, serta bahaya narkoba. 


Sekda menyoroti tingginya angka kasus narkoba di Lombok Timur, yang mencapai sekitar 30 sampai 40 persen dari total kasus di lembaga pemasyarakatan.


"Pencegahan narkoba harus dilakukan secara masif, bukan hanya tindakan represif. Kami sangat mengapresiasi pemilihan isu-isu nonfisik yang relevan seperti narkoba, stunting, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan positif bagi pemuda," bebernya.


Sementara itu, Kasi Ter Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Irawan Agung Wibowo menjelaskan, tujuan utama TMMD adalah memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. 


Program ini juga bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah yang masih tertinggal serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat.


"Output dari TMMD adalah percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui kegiatan fisik maupun nonfisik yang berdampak langsung bagi masyarakat Lombok Timur," jelasnya.


Sementara itu, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Eky Anderson, memaparkan sejumlah sasaran fisik dalam TMMD ke-128. Diantaranya pembangunan rabat jalan usaha tani sepanjang 60 meter untuk mempermudah akses pengangkutan hasil pertanian, serta pembuatan talud di sisi kanan dan kiri jalan sepanjang 1.130 meter atau sekitar 1,1 kilometer.


Selain itu, terdapat pula kegiatan nonfisik dan tambahan lainnya seperti pembangunan MCK, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan 45 titik sumur bor, penanaman pohon, serta berbagai penyuluhan kepada masyarakat.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur atas dukungan penuh yang diberikan, baik dari sisi anggaran, tenaga, maupun fasilitas lainnya.


"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur yang telah mendukung penuh kegiatan TMMD ke-128, baik dari sisi anggaran, tenaga, maupun peralatan," ujarnya.


Sekretaris Desa Paok Lombok, Muhammad Kencana, menyampaikan apresiasi atas realisasi program tersebut. Ia menyebut masyarakat selama ini kesulitan mengangkut hasil pertanian karena keterbatasan akses jalan.


“Dengan adanya TMMD, masyarakat tidak lagi kesulitan membawa hasil pertanian karena sudah ada Jalan Usaha Tani. Bahkan nantinya kendaraan roda empat bisa masuk sehingga biaya angkut tidak membengkak,” katanya.


Ia menambahkan, manfaat program ini akan dirasakan oleh empat dusun, yakni Dusun Getap, Paok Lombok Selatan, Pancor Kopong, dan Pancor Kopong Lauk. Jika terdapat kekurangan anggaran, pengerjaan akan disesuaikan melalui dukungan dana desa dan swadaya masyarakat.


“Kami sampaikan terima kasih kepada Kodim 1615 dan Pemerintah Daerah yang telah merealisasikan harapan masyarakat. Ini sangat membantu peningkatan kesejahteraan petani,” tutupnya. (zaa)

ITDC dukung media gathering JMSI NTB di kawasan Mandalika

 
ITDC dukung media gathering JMSI NTB di kawasan Mandalika

OPSINTB.com - Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Nusa Tenggara Barat memastikan kesiapan pelaksanaan Halal Bihalal dan Media Gathering 2026 yang akan digelar di Kawasan Wisata Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah, pada 1–2 Mei 2026.


Kegiatan tersebut akan berlangsung bertepatan dengan ajang internasional GT World Challenge Asia 2026 yang digelar pada 1–3 Mei di Pertamina Mandalika International Circuit.


Kesiapan ini disampaikan Ketua Pengda JMSI NTB Haji Boy Mashudi usai audiensi dengan manajemen The Mandalika ITDC, Selasa (21/4/2026).


Rombongan Pengda JMSI NTB antara lain Ketua H Boy Mashudi, Sekretaris Sukri Aruman, Bendahara Ahmad Ikliluddin dan Lalu Amrillah selaku Ketua Bidang Pengembangan Potensi Daerah. Turut mendampingi H Rudi Hidayat selaku Dewan Pembina JMSI NTB, H Muludin Dewan Penasehat  JMSI Pengcab Lombok Timur.


 Dalam pertemuan tersebut, rombongan JMSI NTB diterima langsung General Manager The Mandalika ITDC Agus Setiawan beserta jajaran.


Haji Boy menegaskan, pemilihan Mandalika sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa pertimbangan.


Kawasan ekonomi khusus tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.


“JMSI NTB ingin menjadi mitra strategis dalam memberikan informasi yang positif tentang Mandalika yang semakin mendunia,”sebutnya.


Ia juga menyebutkan, kegiatan ini akan dihadiri puluhan pemilik media siber anggota JMSI NTB.


“Insyallah akan hadir tidak kurang dari 32 pemilik media siber anggota JMSI NTB dalam media gathering ini,”tandasnya.


Sementara itu, Dewan Pembina JMSI NTB Haji Rudi Hidayat turut memaparkan peran JMSI sebagai asosiasi media siber dalam mendukung penguatan informasi publik di daerah.


Di sisi lain, pihak The Mandalika ITDC menyatakan dukungan  terhadap kegiatan JMSI NTB. 


General Manager The Mandalika ITDC Agus Setiawan menyambut positif rencana pelaksanaan media gathering yang dinilai selaras dengan upaya promosi kawasan Mandalika.


“Kami berterimakasih kepada JMSI NTB dan siap berkolaborasi untuk memberikan informasi dan sarana pendukung lain yang diperlukan dalam kegiatan media gathering,”sebutnya.


Agus menilai media siber memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan perkembangan kawasan ekonomi khusus Mandalika kepada publik luas.


Selain itu, ITDC juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat lokal, termasuk pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha dan komunitas seni budaya.

“Sudah banyak yang dilatih melakoni berbagai keterampilan termasuk menjadi pemain atraksi seni yang ditampilkan di venue Bazar Mandalika,”paparnya didampingi  Adjat Harjakusumah, Manager Public Community Relation dan Wiwit Susila, Officer Corporate Communication The Mandalika ITDC.


Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan kawasan demi meningkatkan kenyamanan pengunjung.


“Kami terus berbenah untuk menjawab keluhan pengunjung agar lebih nyaman menikmati keindahan pariwisata Kuta Mandalika,”paparnya.


Terkait dukungan terhadap kegiatan JMSI NTB, ITDC juga menyiapkan fasilitas lokasi acara di sejumlah titik strategis di kawasan Mandalika.

“Semoga media gatheringnya akan berjalan lancar dan sukses,”harapnya.


Sementara itu, Sekretaris Pengda JMSI NTB Sukri Aruman menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda perdana setelah terbitnya SK kepengurusan JMSI NTB periode 2025–2030.


Ia menyebutkan, kegiatan tersebut akan diikuti sekitar 32 pemilik media siber, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar JMSI NTB dengan fokus pada penguatan organisasi.


“Kali ini thema yang diusung yakni memperkuat ekosistem media siber daerah yang professional, berintegritas dan berdaya saing di era digital,”pungkasnya. (red)

21/04/26

Lepas jamaah calon haji kloter satu, bupati minta doakan Lombok Timur

 
Lepas jamaah calon haji kloter satu, bupati minta doakan Lombok Timur

OPSINTB.com - Bupati Lombok Timur H Haerul Warisin, resmi melepas kelompok terbang (kloter) I jamaah calon haji (JCH) asal Lotim. Prosesi tersebut berlangsung di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Selasa (21/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Lotim ini mengingatkan kepada seluruh jamaah untuk menjalankan ibadah haji dengan niat semata-mata karena Allah. Selain itu, para JCH juga diminta menjaga keikhlasan, sikap, serta perbuatan selama menjalankan ibadah. 


Ia menekankan pentingnya kesabaran serta saling tolong-menolong antar jemaah agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik.


"Dengan sikap itu kita semua berharap seluruh jamaah calon haji dapat meraih keberkahan dan kembali sebagai haji yang mabrur," ucapnya H Iron.


Dikatakannya, jemaah haji memiliki keistimewaan. Lantaran itu dirinya meminta agar para duyufullah  itu turut mendoakan Kabupaten Lombok Timur menjadi daerah yang lebih baik, tidak hanya dari segi pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi keimanan masyarakatnya.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, pagi hari ini melepas bapak-ibu dengan harapan semoga perjalanan bapak-ibu diberikan kelancaran dan keselamatan. Bapak-ibu selalu sehat wal afiat, mengerjakan ibadah dengan sempurna, dan kembali menjadi haji yang mabrur,"tambahnya


Lebih lanjut, bupati berharap kuota haji untuk Lombok Timur ke depan dapat semakin bertambah sehingga daftar tunggu jamaah bisa lebih singkat.


Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperhatikan urusan haji, salah satunya dengan mengalokasikan lahan untuk pembangunan kantor urusan haji.


Tahun 2026 ini, Lombok Timur memberangkatkan sebanyak 1.406 jamaah calon haji. Jumlah tersebut terbagi dalam lima kloter, yakni tiga kloter penuh dan dua kloter campuran. Kloter pertama yang dilepas berjumlah 378 orang dan menjadi kloter pertama dari Provinsi NTB.


Para jamaah yang dilepas pada hari tersebut selanjutnya akan memasuki Asrama Haji NTB sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April. (zaa)

Foto

WISATA

PENDIDIKAN

BUDAYA

EKONOMI

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama