Lombok Timur

01/04/26

94 PNS Lombok Timur resmi dilantik, bupati tekankan integritas dan pelayanan

 
94 PNS Lombok Timur resmi dilantik, bupati tekankan integritas dan pelayanan

OPSINTB.com - Sebanyak 94 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari formasi umum cpns tahun 2024 dan lulusan IPDN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi dilantik oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, Rabu (1/4/2026).


Pelantikan tersebut yang berlangsung di Pendopo Bupati ditandai dengan pengambilan sumpah/janji jabatan 94 PNS.


Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diperbarui melalui PP Nomor 17 Tahun 2020.


Dari total 94 PNS yang dilantik, sebanyak 85 orang merupakan CPNS formasi umum tahun 2024, sementara 9 orang lainnya adalah lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri angkatan XXIX, XXX, dan XXXI. Berdasarkan golongan, 87 orang berada pada Golongan III dan 7 orang pada Golongan II.


Khusus CPNS formasi umum, terdiri atas 48 tenaga kesehatan dan 46 tenaga strategis lainnya yang akan memperkuat pelayanan di berbagai sektor pemerintahan daerah.


Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa status PNS yang telah diambil sumpahnya memiliki kekuatan moral dan struktural yang tinggi. 


Oleh karena itu, ia meminta seluruh PNS untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.


"Kejujuran, kebaikan dalam bekerja, dan fokus membangun Lombok Timur harus menjadi pegangan. Tujuannya jelas, bagaimana kita bisa membawa masyarakat keluar dari kemiskinan," tegasnya.


Dirinya meyakini para PNS yang dilantik merupakan individu yang kompeten dan berintegritas. Lantaran itu bupati mendorong agar seluruh kemampuan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kinerja pemerintah daerah.


"Curahkan kemampuan Anda untuk melayani masyarakat dan membantu pemerintah. Jika sumpah jabatan dijalankan dengan baik, maka itu tidak akan menjadi beban," pungkasnya. (zaa)

31/03/26

Permintaan buku nikah di Lotim meningkat jelang syawal, Kemenag pastikan stok aman, ini 5 kecamatan diantisipasi

 
Permintaan buku nikah di Lotim meningkat jelang syawal, Kemenag pastikan stok aman, ini 5 kecamatan diantisipasi

OPSINTB.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur mengantisipasi lonjakan permintaan buku nikah menjelang dan selama bulan Syawal dengan memastikan ketersediaan stok tetap aman. Peningkatan ini diprediksi terjadi di lima kecamatan dengan angka pernikahan tertinggi.


Kepala Seksi Bina Masyarajat (Bimas) Kantor Kemenag Lombok Timur, Lalu Miftahussurur, menyebutkan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah dengan potensi lonjakan tertinggi, yakni Kecamatan Selong, Masbagik, Aikmel, Pringgabaya, dan Wanasaba.


"Permintaan tertinggi kita antisipasi di lima kecamatan tersebut. Kecamatan lain tidak begitu signifikan perkembangan pernikahannya," ucapnya Selasa, (31/3/2026).


Ia menjelaskan, secara umum jumlah peristiwa nikah di Lombok Timur dalam setahun berkisar antara 5 ribu hingga 6 ribu peristiwa. Namun, angka tersebut biasanya melonjak drastis setelah Hari Raya Idulfitri, di bulan Syawal.


"Rata-rata per bulan itu sekitar 400 sampai 600 peristiwa. Tapi saat Syawal bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat, bahkan bisa mencapai 1 ribu sampai 1.500 peristiwa dalam satu bulan," katanya.


Terkait ketersediaan buku nikah, Kemenag memastikan stok dalam kondisi aman. Dari total pengadaan tahun sebelumnya sebanyak 9 ribu buku, sekitar 6.300 telah didistribusikan ke Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan. 


Sementara bebernya, sekitar 2.700 buku masih tersedia di kantor dan siap didistribusikan jika diperlukan.


"Yang sudah terpakai belum sampai setengah dari yang didistribusikan. Jadi untuk bulan Syawal ini Insya Allah aman," jelasnya.


Selain itu, Kemenag juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghindari antrean panjang pelayanan pernikahan. Seluruh penghulu diminta untuk tidak mengambil cuti setelah Lebaran dan siap menghadapi lonjakan jadwal pernikahan.


"Kami sudah rapat koordinasi sebelum Idulfitri. Semua penghulu diminta siaga dan tidak cuti agar pelayanan tetap berjalan lancar," ujarnya.


Ia juga mengimbau agar jarak antar prosesi akad nikah minimal satu jam guna menghindari keterlambatan akibat kendala teknis, seperti menunggu wali.


"Kita minta minimal jeda satu jam antar pernikahan supaya tidak saling mengganggu. Ini penting agar tidak terjadi penundaan," tegasnya.


Ke depan, Kemenag Lombok Timur juga berencana menambah stok buku nikah sekitar 8 ribu eksemplar pada pertengahan hingga akhir April untuk memastikan kebutuhan tetap terpenuhi.


“Intinya masyarakat tidak perlu khawatir, silakan menikah, stok buku nikah aman,” pungkasnya. (zaa)

Pemberangkatan haji Lombok Timur tetap normal di tengah situasi Timur Tengah

 
Pemberangkatan haji Lombok Timur tetap normal di tengah situasi Timur Tengah

OPSINTB.com - Di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, memunculkan kekhawatiran khususnya bagi jemaah haji asal Lombok Timur. Pasalnya, perang hingga saat ini masih berkecamuk.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur, H. Makinuddin menegaskan, hingga saat ini tidak ada perubahan jadwal maupun tahapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026.


"Persiapan tetap berjalan seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Semua tahapan berlangsung normal, terutama dalam penyelesaian dokumen jemaah yang saat ini sudah hampir 100 persen," ucap H Makinuddin saat ditemui opsintb.com diruang kerjanya. Senin, (30/3/2026).


Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan kloter pertama masih sesuai rencana, yakni masuk asrama haji pada 21 April 2026. Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait perubahan dari pemerintah pusat maupun otoritas Arab Saudi.


Pihaknya, kata dia, mengikuti arahan dari pusat dan perkembangan dari Arab Saudi. Sampai sekarang tidak ada perubahan rencana.


"Yang terpenting adalah keselamatan jemaah," katanya.


Jumlah jemaah haji Lombok Timur tahun ini tercatat sekitar 1.401 orang, setelah adanya penyesuaian dari jumlah awal 1.392 jemaah. 


Jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring adanya kemungkinan pengunduran diri jemaah dari daerah lain.


Saat ini, pihak Kementerian juga tengah melakukan pembagian koper untuk kloter pertama sebagai bagian dari tahapan akhir persiapan keberangkatan.


Terkait kondisi di Arab Saudi, pemerintah memastikan bahwa wilayah tujuan ibadah telah disterilkan dan dinyatakan aman bagi jemaah haji. 


Hal ini juga diperkuat dengan kebijakan pemulangan jemaah umrah yang dijadwalkan selesai paling lambat 18 April 2026 guna menyambut kedatangan jemaah haji.


Makinuddin menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pengawasan, termasuk terhadap penyelenggara perjalanan ibadah, guna memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah.


Untuk pembagian kloter, jemaah Lombok Timur akan tergabung dalam beberapa kelompok terbang, yakni kloter 1, 6, dan 19 secara penuh, serta kloter gabungan dengan daerah lain seperti Lombok Tengah dan Kota Mataram.


Ia juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan haji tahun 2026 mengusung tagline ramah lansia, disabilitas, dan perempuan, sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada seluruh jemaah.


“Harapan kita, semua berjalan lancar dan jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan,” tutupnya. (zaa)

Pelatihan Higiene dan Sanitasi digelar, SPPG Lenek 002 perkuat keamanan program MBG

 
Pelatihan Higiene dan Sanitasi digelar, SPPG Lenek 002 perkuat keamanan program MBG

OPSINTB.com - Dalam upaya menjamin keamanan, kebersihan, dan nilai gizi makanan bagi sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Tiga Sama Ridho Birridho Lenek 002 menggelar Pelatihan Higiene dan Sanitasi Penjamah Makanan. 


Kegiatan ini dilaksanakan di halaman SPPG Lenek 002 dan diikuti oleh seluruh relawan pengelola makanan, tim masak, serta staf pendukung.


Kepala SPPG Tiga Sama Ridho Birridho Lenek 002, Nabila Afrok, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan seluruh penjamah pangan memahami prinsip keamanan pangan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).


"Pelatihan ini penting agar seluruh tim memahami bagaimana mengelola makanan yang aman dan sesuai standar, sehingga kualitas makanan tetap terjaga," ujarnya.


Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya higiene perorangan seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa celemek, masker, dan sarung tangan, serta praktik cuci tangan dan pemantauan kesehatan penjamah makanan. 


Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang sanitasi peralatan, termasuk teknik pembersihan dan disinfeksi alat masak.


Materi lainnya mencakup teknik pengolahan makanan agar kandungan gizi tidak hilang serta pencegahan kontaminasi silang, hingga tata cara penyimpanan bahan pangan mentah dan matang secara benar.


Pemateri kegiatan, Normala Candra Puspita, menegaskan bahwa pelatihan ini bersifat wajib bagi seluruh penjamah makanan.


“Pelatihan ini wajib diikuti untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan tidak hanya enak, tetapi juga aman, bersih, dan gizinya terjaga. Makanan sehat dimulai dari penjamah pangan yang terlatih,” jelasnya.


Melalui pelatihan intensif ini, para relawan diharapkan mampu menerapkan standar operasional prosedur (SOP) higienitas secara konsisten dalam setiap proses pengolahan makanan. 


"Hal ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ujarnya.


Kegiatan pelatihan ditutup dengan simulasi penanganan makanan yang aman. Sebagai bentuk apresiasi dan bukti partisipasi, seluruh peserta akan menerima sertifikat setelah kegiatan berakhir. (red)

30/03/26

Bupati Iron pastikan tak ada pegawai dirumahkan di tengah efisiensi

 
Bupati Iron pastikan tak ada pegawai dirumahkan di tengah efisiensi

OPSINTB.com - Di tengah efesiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Lombok Kabupaten Lombok Timur memilih tak akan merumahkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kabar ini sekaligus menjawab isu soal adanya pemutusan kontrak bagi pegawai tersebut.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin menegaskan, Pemkab Lombok Timur tidak akan merumahkan PPPK, meskipun ada tekanan efisiensi anggaran.


"Jangankan PPPK, yang non-database saja tidak kita rumahkan," ucap Bupati Lotim, H Haerul Warisin, Senin (30/3/2026).


Kondisi di Lombok Timur sebutnya  berbeda. Pemerintah daerah masih mampu membayar gaji pegawai selama tetap menggunakan pola lama ditengah efesiensi tanpa perlu menganut sistem yang baru. 


Dikatakannya, sebagai langkah efisiensi, pemerintah daerah berencana akan mengurangi bekerja masuk kantor. Pihaknya akan menerapkan sistem kerja daring.


Semisal kata dia, di Dinas Koprasi, dari total 50 pegawai di satu kantor itu, 25 orang akan bekerja masuk kantor dan 25 lainnya bekerja dari rumah.


Namun, ia mengingatkan bahwa sistem kerja dari rumah harus dijalankan dengan disiplin.


“Kalau bekerja di rumah, jangan pergi mancing. Itu sama saja menghabiskan BBM,” tegasnya.


"Sementara itu, untuk tenaga pendidik mekanismenya tetap, nanti pihaknya akan kita atur," imbuhnya. (zaa)

29/03/26

Ribuan jamaah hadiri Hultah ke-26 Majelis Dzikir Al Hisnul Mani’, Gubernur Iqbal minta doa jamaah agar tetap amanah dan adil pimpin NTB

 
Ribuan jamaah hadiri Hultah ke-26 Majelis Dzikir Al Husnul Mani’, Gubernur Iqbal minta doa jamaah agar tetap amanah dan adil pimpin NTB

OPSINTB.com - Suasana peringatan Hultah ke 26 Majlis Majelis Dzikir Al Hisnul Mani’ NW Pancor Manis yang digelar di Pondok Pesantren Daarunniyah Assa’idah, Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Pasalnya kegiatan ini dihadiri oleh ribuan jemaah. 



Ditengah ribuan jemaah kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, membuat suasana pertemuan itu semakin spesial. Terlebih lagi orang nomor satu di Gumi Gora ini, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kepemimpinan yang dilandasi kejernihan hati, serta komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di NTB.


Acara Hultah kali ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial, seperti donor darah, sunatan massal, operasi mata, hingga pawai ta’aruf.


Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.


Pendiri Sekaligus Ketua YPP Daarunniyah Assa'idah NW Pancor Manis, TGH M Jamiluddin Syahid Al Yazidi mengatakan, di Hultah yang ke 26 ponpes akan trus dikembangkan kedepannya dan mengajak masyarakat dan kaum muslimin pada umumnya untuk jangan lupa doa.


"Doa itu perlu, terutama sekali memanage rohani dengan majlis zikir yang ada di Pancor manis ini, bukan hanya mengajak sekedar berdoa tetapi bagaimana mengatur rohaninya agar mereka bisa sabar dan bersyukur dalam kehidupan sehari-hari menghadapi cobaan," ucap TGH M Jamiluddin Syahid Al Yazidi, Ahad (29/03/2026).


Ponpes trus mensuport dalam mendukung kegiatan pemerintah sesuai dengan bidang. Khususnya di pendidikan pihaknya akan sukseskan apa yang dicita-citakan oleh pemerintah daerah.


Tak hanya pendidikan lanjutnya, juga dalam bagian yang lainnya seperti pengentasan kemiskinan juga kerohanian. Menurutnya, Allah SWT, sudah janji kemiskinan itu bisa selesai kalau masyarakatnya berdoa dan beristigfar serta berzikir.


Dari pihak pemerintah, ujarnya, pengentasan kemiskinan dengan ikhtiar zahiriah, mereka mencari link-link secara nyata juga dengan menggunakan pendekatan kerohanian.


Tuan Guru Jamil berharap, pihaknya bisa ditengah-tengah ditengah-tengah masyarakat. 


"Mudah-mudahan masyarakat legowo dengan sekian bayaknya perbedaan, tetapi dalam berzikir dan beristigfar jelas tidak ada perbedaan," terangnya.


"Terutama Gubernur kita Pak Iqbal hajatnya Makmur mendunia, kami akan support dan memberi dukungan," imbuhnya.


Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal mengungkapkan, kedekatan emosionalnya dengan pengasuh majelis itu. Ia mengaku merasakan ketenangan dan kenyamanan saat berinteraksi, serta menilai sosok tersebut sebagai pribadi yang menjaga kebersihan hati dan menjauhi ghibah.


"Ada rasa tenang ketika berbincang. Beliau tidak pernah membicarakan keburukan orang lain. Ini adalah contoh kejernihan hati yang perlu kita teladani," ungkapnya.


Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah, seraya memohon doa agar diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.


Ia menegaskan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah provinsi akan memfokuskan pembangunan pada desa-desa, mengingat NTB masih termasuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.


"Tidak ada pilihan selain menyelesaikan persoalan kemiskinan. Ini bukan hanya tugas administratif, tetapi juga kewajiban moral dan keimanan," tegasnya.


Gubernur Iqbal juga menceritakan pengalamannya saat bertemu masyarakat miskin di lapangan, termasuk seorang lansia yang hidup dalam keterbatasan namun tetap teguh secara spiritual. 


Hal tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pengentasan kemiskinan.


Ia juga memberikan apresiasi kepada Majelis Dzikir Al Hisnul Mani’ yang telah eksis selama 26 tahun, sebagai bukti konsistensi dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. (zaa)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama