Setelah Lotim, LDC kembali gelar diskusi publik di Loteng - OPSINTB.com | News References -->

Friday, October 23, 2020

Setelah Lotim, LDC kembali gelar diskusi publik di Loteng

Setelah Lotim, LDC kembali gelar diskusi publik di Loteng

Setelah Lotim, LDC kembali gelar diskusi publik di Loteng

 

OPSINTB.com - Lombok Discussion Club (LDC) kembali melaksanakan diskusi publik di salah satu kedai kopi di wilayah Kelurahan Leneng, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (22/10/2020). Sebelumnya (20/10) LDC melaksanakan diskusi perdana di Kecamatan Selong, Lombok Timur.

Pada diskusi ke dua ini, LDC  mengangkat tema 'Perangi Berita Hoax Ciptakan Pilkada Damai tahun 2020 di Lombok Tengah". Diskusi tersebut diikuti oleh pegiat sosial, LSM, Karang Taruna dan awak media.

Perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yudik mengatakan, Hoax merupakan kata lain dari kebohongan, dimana jika ada orang yang melakukan kebohongan akan mendapatkan dosa, dengan begitu semakin banyak orang yang menyebarkan berita bohong maka semakin banyak dosanya. 

"Semakin banyak kita menyebarkan hoax, semakin banyak dosa yang didapatkan," ucapnya.

Sementara itu, ketua Karang Taruna Desa Pujut, Anom mengatakan, penyaringan atas berita hoax yang disampaikan merupakan salah satu kecanggihan tekhnologi pada masa mendatang. Hal tersebut membuat kementerian Kominfo dan juga Stakeholder terkait untuk melakukan penindakan dan membuat penyaringan atas berita hoax tersebut

Lanjut, Anom menegaskan, bahwa sudah banyak masyarakat yang sudah termakan oleh berita hoax tersebut, dimana hal tersebut disebabkan karena ketidak pahaman masyarakat dan minat baca dari masyarakat yang kurang sehingga mengakibatkan banyaknya hoax yang menyebar

"Saya berharap kepada Kominfo Loteng untuk bergerak dalam memerangi dan menanggulangi berita hoax," Plpintanya

Presiden LDC, H Hulain menyebutkan, pemuda sebagai generasi penerus bangsa harusmampu dalam mengkontrol dan menyaring berita-berita bohong yang ada, sehingga harus bisa menjauhkan para pemuda dari berita hoax tersebut

"Kita tidak ingin pemuda terjebak dalam hal tersebut, maka harus jauhkan dari perilaku hoax, baik dari sikap dusta dan minimumnya penyebaran hoax," tegasnya

Hal itu, juga berkaitan dengan pemilihan kepala daerah yang dilakukan serentak pada 9 Desember mendatang yakni agar terciptanya pemimpin yang berkualitas tanpa dihasilkan oleh bumbu-bumbu hoax.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Melalui Kepala Bidang, Sunarno mengatakan, sangat mendukung apa yang dilakukan oleh LDC, sehingga bisa lebih mengedukasi masyarakat agar dapat menangkal berita hoax. Selain itu, dalam menangkal penyebaran berita hoax harus dimulai dalam diri sendiri

"Kita harapkan hal semacam ini tetap dilakukan, selain untuk membuat Masyarakt lebih paham dalam menyaring berita hoax juga dapat membantu kominfo sendiri,"

"Mari kita sama-sama memerangi berita hoax dan mencegah penyebaran berita hoax," pungkasnya. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama