Janji petugas kesehatan tak terealisasi, mayat Rusmini ditemukan tergeletak di jalan - OPSINTB.com | News References -->

07/04/24

Janji petugas kesehatan tak terealisasi, mayat Rusmini ditemukan tergeletak di jalan

Janji petugas kesehatan tak terealisasi, mayat Rusmini ditemukan tergeletak di jalan

 
Penemuan mayat di lombok timur

OPSINTB.com - Nasip Rusmini perempuan 35 tahun, warga Dusun Kokok Rajak, Desa Dadap Kecamatan Sambelia, Lotim, kini sudah menghembuskan nafas yang terkahir. Mayatnya ditemukan oleh petani tergeletak di tengah jalan menuju ladang jagung.


Kendati korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tapi kematiannya cukup membuat keluarga syok, terlebih dia ditemukan ditengah jalan hutan produksi.


Kapolres Lombok Timur, melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Usman, mengamini kejadian tersebut. Pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang petani di lokasi itu.  


"Kejadian itu sekira pukul 06.00 Wita, mayat korban pertama kali ditemukan oleh Amaq Fakih yang mau ke ladang jagungnya," tutur Iptu Nicolas Usman, Sabtu malam (06/04/2024)


Dari keterangan keluarga, imbuhnya, korban sudah lama menderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Lantaran penyakit itu pun yang menyebabkan orang tua korban meninggal dunia.


Menurut keluarga korban, imbuhnya, yang bersangkutan pernah dijanjikan oleh petugas kesehatan untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk dilakukan penanganan. Namun demikian, janji tinggal janji dan tak pernah terealisasi.


"Korban tidak pernah dibawa ke RSJ Selagalas karena dijanjikan oleh petugas kesehatan, tapi tidak pernah terealisasi," ucap Nicolas.


Bahkan korban telah berniat untuk dipasung. Namun oleh Camat Sambalia tak diberikan izin, dengan pertimbangan kemanusiaan. 


Dia menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh team Inafis Polres Lotim dan Puskesmas Labuhan Lombok tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban dan korban meninggal secara wajar atau sakit.


"Pihak keluarga menerima sebagai musibah atas kematian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban," ujarnya. (kin)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama