Lulus akreditasi paripurna, RSUD Praya akui masih banyak PR - OPSINTB.com | News References -->

13/03/23

Lulus akreditasi paripurna, RSUD Praya akui masih banyak PR

Lulus akreditasi paripurna, RSUD Praya akui masih banyak PR

 
Lulus akreditasi paripurna, RSUD Praya akui masih banyak PR

OPSINTB.com - Kemenkes RI telah menetapkan RSUD Praya lulus akreditasi paripurna untuk pertama kalinya. Hal itu diumumkan pihak Kemenkes, Selasa, 7 Maret lalu.

Sebelum dinyatakan lulus, RSUD Praya telah menjalani 784 unsur penilaian oleh lembaga akreditasi. Penilaian dilihat berdasarkan kualitas pelayanan rujukan standar dengan memberikan jaminan mutu pelayanan keselamatan kepada pasien.

''Kami sudah sejak lama mempersiapkan untuk mendapatkan akreditasi predikat paripurna ini,'' kata Direktur RSUD Praya, Mamang Bagiansyah pada wartawan, Senin (13/3/2023).

Dia menyatakan, ke depan pihaknya akan memperindah tampilan RSUD Praya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu untuk memberikan rasa nyaman kepada pasien dan pengunjung. Diakuinya, memang masih banyak persoalan yang masih harus dibenahi oleh manajemen RSUD Praya. ''Termasuk mengubah karakter tenaga medis,'' imbuhnya.

Ia menyatakan, akreditasi paripurna ini sebagai pondasi awal untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya berharap secepatnya RSUD Praya juga bisa naik status menjadi rumah sakit tipe B.

"Minimal harus ada dua sub spesialis, tetapi kami masih kekurangan SDM (dokter spesialis) dan sementara masih menyewa dokter spesialis dari luar," ujarnya.

Terpisah, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri menyampaikan, rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh ASN dan elemen yang terlibat di RSUD Praya yang telah bekerja keras dan mendukung proses akreditasi itu.

''Ini kerja keras yang tentu membuahkan hasil yang hasil ini sangat berdampak terhadap kondisi dan keadaan rumah sakit kita terhadap kemaslahatan orang banyak,'' beber bupati.

Tentunya, lanjut dia, dengan peningkatan status ini kinerja harus ditingkatkan. Jangan sampai pada survei berikutnya nilainya turun. ''Kan ini memalukan,'' ketus bupati.

Terkait kekurangan tenaga medis seperti dokter spesialis dan lain-lain, ia berharap pada fase berikutnya kekurangan itu harus dapat terselesaikan.

''Ada banyak PR yang harus terselesaikan,'' pungkasnya. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama