Operasi Yustisi di Sumbawa, Wakapolda NTB turun tangan - OPSINTB.com | News References -->

Minggu, 27 September 2020

Operasi Yustisi di Sumbawa, Wakapolda NTB turun tangan

Operasi Yustisi di Sumbawa, Wakapolda NTB turun tangan

Operasi Yustisi di Sumbawa, Wakapolda NTB turun tangan

OPSINTB.com - Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Asby Mahyuza didampingi Kapolres Sumbawa, Widy Saputra melakukan pengecekan pelaksanaan Operasi Yustisi Penegakkan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Kabupaten Sumbawa, Sabtu 26/9/2020.

Kegiatan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan yang dilaksanakan serentak di jajaran Polda NTB ini, dilaksanakan mulai tanggal 14 September 2020 hingga dua pekan kedepan.

"Dalam pelaksanaan Operasi ini, kita TNI Polri membackup Sat Pol PP dan Pemerintah Daerah untuk menegakkan Pendisiplinan Protokol Kesehatan. Untuk sanksi dari pelanggar diatur oleh masing-masing Bupati/Walikota," ujar Wakapolda.

Dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Yustisi yang dilakukan di jalan depan Taman Mangga Kecamatan Sumbawa, dihadiri seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Yustisi tersebut. Termasuk dari jajaran Kodim 1607/Sumbawa, Polres Sumbawa, Pol PP Kabupaten Sumbawa serta Dishub Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Sumbawa melalui Kasubbag Humas, Sumardi menyampaikan "Dari tanggal 14 September kemarin hingga 2 pekan ke depan kami bersama akan melakukan Operasi Yustisi ini dengan memberikan sanksi kepada para pelanggar, dengan harapan adanya penurunan warna zonasi Covid-19, sehingga bisa jadi hijau kembali."

Kata dia, Operasi Yustisi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, agar terbiasa memakai masker. Dan sanksi itu bukan untuk menjadi ukuran, tetapi lebih sebagai pengingat.

"Saya memberikan syarat kepada pelaksana penegekan Perda NTB No 7 Tahun 2020 agar memberi pilihan kepada pelanggar dalam sanksi sosial, bukan berorientasikan pada jumlah denda yang diberikan," pungkas  Sumardi. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama