Kampung Inggris di Lombok Timur akan Launching Januari 2020, ini Konsepnya - OPSINTB.com | News References -->

Wednesday, December 18, 2019

Kampung Inggris di Lombok Timur akan Launching Januari 2020, ini Konsepnya

Kampung Inggris di Lombok Timur akan Launching Januari 2020, ini Konsepnya

Kampung inggris tete batu selatan lombok timur

OPSINTB.com - Dalam rangka percepatan kemajuan pariwisata Lombok Timur, pemerintah daerah gagas wisata kampung edukasi atau Kampung Inggris. Sebagai tahap awal, Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur terpilih sebagai desa percontohan.

Tak tanggung-tanggung, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy, Selasa 17/12/2019 mengatakan, anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah untuk  Kampung Inggris sebanyak Rp 1,7 Milyar.

Ketua Umum Asosiasi Pariwisata Islam Indonesia sekaligus inisiator Kampung Inggris, Fauzan Zakaria mengatakan, konsep Kampung Inggris yang akan dilaunching per Januari 2020 itu, sebenarnya tak jauh beda dengan Kampung Inggris Pare, Jawa Timur. Hanya saja Kampung Inggris Pare murni sebagai kampung inggris. Sementara Kampung Inggris Tete Batu Selatan merupakan obyek wisata sekaligus berperan sebagai kampung edukasi.

Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan, pada tahap awal akan dilakukan penanaman budaya kepada seluruh masyarakat serta stake holder. Selanjutnya akan dilakukan rekrutmen tutor Bahasa Inggris. Sehingga di tahun 2020 nanti, diyakini Kampung Inggris sudah berjalan masif.

Dan, akan banyak dibuka camp atau lembaga kursus Bahasa Inggris. "Nanti akan menjamur camp atu lembaga kursus di Desa Tete Batu Selatan," kata Fauzan.

Setelah Kampung Inggris berjalan, lanjutnya, maka kemampuan Bahasa Inggris khususnya masyarakat Lombok Timur akan lebih mempuni. Sehingga kemampuan itu mampu sebagai percepatan pembangunan wisata Lombok Timur.

Selain itu, roda ekonomi khususnya di Desa Tete Batu Selatan juga akan bergerak kencang. "Kita ambil contoh Kampung Inggris Pare," kata Fauzan.

Di Pare, urainya, pada low season rata-rata jumlah pengunjung sekitar 5000 orang per bulan. Sementara pada hight season atau saat libur sekolah sekitar 15.000 orang per bulan. Jika diakumulasikan saat low season, maka sekitar Rp 1.5 Milyar potensi ekonomi yang bergerak. Hal tersebut diharapakan bisa terjadi atau lebih di Kampung Inggris Desa Tete Batu Selatan, nantinya.

Semetara itu, Kepala Desa Tete Batu Selatan, Zohri Rahman mengatakan, Desa Tete Batu Selatan akan memfasilitasi berjalannya Kampung Inggris. Pemerintah desa juga sudah melakukan sejumlah persiapan, seperti lokasi kursus dan beberapa persiapan lainnya.

"Kami akan memfasilitasi dan siap menerima tantangan itu, untuk memajukan desa-desa wisata di Lombok Timur," pungkas Zohri. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama