Emak-emak Tolak Pemindahan Pelabuhan Bongkar Batubara PLTU Sumbawa Barat - OPSINTB.com | News References -->

Monday, July 8, 2019

Emak-emak Tolak Pemindahan Pelabuhan Bongkar Batubara PLTU Sumbawa Barat

Emak-emak Tolak Pemindahan Pelabuhan Bongkar Batubara PLTU Sumbawa Barat


OPSINTB.com - Warga Desa Labuhan Kertasari, Kec. Taliwang, Sumbawa Barat, sedang mendapat angin segar. Pasalnya, budidaya rumput laut yang dikembangkan warga setempat kini sedang naik daun. Bahkan harganya cukup tinggi. Dalam sekali panen tiap dua hari, warga mengaku bisa mengantongi rupiah hingga Rp 2 juta.

Namun sayang, angin segar yang dihembuskan berlahan menjadi polusi. Hal itu disebabkan adanya rencana pemindahan lokasi bongkar muat batu bara milik PT. PLN UIP NUSRA ke Pelabuhan Khusus PT. BPM yang berlokasi di Desa Labuhan Kertasari.

Sontak rencana itu ditolak mentah-mentah oleh seluruh warga setempat. Penolakan tersebut dituangkan dalam Surat Penolakan yang dikeluarkan oleh Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Kertasari (FKPMK) Desa Labuhan Kertasari.

Potongan isi Surat Penolakan yang dikeluarkan FKPMK Desa Labuhan Kertasari

Surat dibacakan langsung pada kegiatan sosialisasi penggunaan terminal khusus PT. BPM untuk bongkar muat batubara di Kantor Desa Labuhan Kertasari.

Pernyataan sikap menolak oleh FKPMK didasarkan oleh beberapa point, yakni aktivitas bongkar muat batubara berpotensi merusak biota laut dan rumput laut warga, atas dasar film dokumenter sexy killer, buku 121 Scandal in Indonesia dan keberadaan PLTU akan mengorbankan banyak orang untuk kepentinga segelintir orang.

Kegiatan sosialisasi penggunaan terminal khusus PT. BPM untuk bongkar muat batu bara yang dihadiri oleh perwakilan Sekretaris Daerah, LH, Dinas Perhubungan, PLN Tambora, PLTU, PT. TWINK dan PT. BPM itu pun sempat menuai ketegangan.

Ketegangan timbul saat perwakilan Pemda mengatakan yang haram bisa dihalalkan dalam keadaan darurat. Hal itu dikatakannya terkait alasan pemindahan bongkar muat batu bara.

Pemindahan lokasi bongkar muat batu bara sendiri disebabkan Pelabuhan Labu Lalar yang biasa digunakan sedang mengalami kerusakan. Namun masyarakat tetap kekeh menolak. Jika ada rencana pemindahan lokasi, masyarakat berharap bisa dilakukan di Pelabuhan Badas Sumbawa Besar. (imi)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama