Bukit Nanggi Galau, Antara Dibuka atau Ditutup Permanen - OPSINTB.com | News References -->

Saturday, June 8, 2019

Bukit Nanggi Galau, Antara Dibuka atau Ditutup Permanen

Bukit Nanggi Galau, Antara Dibuka atau Ditutup Permanen

OPSINTB.com -  Pasca gempa Lombok 2018 lalu, beberapa ojek wisata di kecamatan Sembalun, Lombok Timur, ditutup sementara, di antaranya Bukit Nanggi dan Pergasingan. Kedua bukit tersebut ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.

Namun hingga saat ini, Bukit Nanggi dan Pergasingan tak kunjung dibuka. Berdasarkan investigasi opsintb.com, kedua bukit tersebut belum dibuka disebabkan adanya perdebatan antara warga setempat dan pemerintah desa-kecamatan. 

Warga tidak setuju Bukit Nanggi dan Pergasingan dibuka kembali. Mereka menilai, kedua bukit tersebut dikatan sebagai salah satu sumber terjadinya rentetan bencana gempa bumi yang menelan banyak korban jiwa dan meratakan perumahan warga, khususnya di Sembalun.

Banyak pengunjung kedua bukit nan elok tersebut diduga sering melakukan perbuatan tak senonoh antar lawan jenis saat mendaki. Belum lagi kesadaran pendaki terhadap kebersihan dinilai sangat rendah singga membuat kedua bukit tersebut dibanjiri sampah. Beberapa warga menuturkan, tak jarang warga / petugas kebersihan menemukan banyak kondom di pusat perkemahan Nanggi dan Pergasingan.

Tindakan tercela tersebut diyakini warga membuat Sang Pencipta murka. Maka teguran-Nya dititipkan melalui gempa yang berkepanjangan. Warga akhirnya memasang pagar penutup jalur pendakian.

Tak mau kecolongan dengan informasi sepihak, tim opsintb.com menemui warga yang lain untuk memperjelas alasan penolakan itu.

"Pokoknya kami tidak setuju kalau bukit Nanggi dan Pergasingan dibuka lagi, titik. Kami juga sudah rapat di kantor camat Sembalun. Hasil rapat, Nanggi dititup selamanya," pungkas salah seorang warga yang tidak bersedia disebut namanya, 8/6/2019.

Hal senada juga disampaikan beberapa warga lainnya saat ditanya tim opsintb.com di seputaran Sembalun Bumbung.

Namun pernyataan berbeda disampaikan pihak pemerintah desa. Berdasarkan keterangan yang kami himpun dari sumber terpercaya, pemerintah desa minginginkan bukit Nanggi dan Pergasingan dibuka kembali. Pertimbangannya, kedua bukit tersebut memeiliki pengaruh ekonomi yang cukup baik bagi warga setempat. Selain itu, Nanggi dan Pergasingan sudah mulai tersohor hingga nasional bahkan mancanegara.
Dua pendaki berfoto dari puncak Bukit Nanggi
tahun 2015 lalu
Tak hanya itu, pendaki juga sangat terkesima pada bukit Pergasingan dan bukit Nanggi dengan ketinggian 2300 mdpl itu. Tak lain dikarenakan jalurnya yang menantang, keindahan dan pesona alamnya yang sangat indah.

Ya benar saja, pantauan tim opsintb.com pada hari berita ini diterbitkan, sangat banyak pendaki yang gagal menapaki bukit nan elok itu. Saat beberapa kelompok pendaki akan hendak membeli tiket masuk Nanggi, warga menegaskan kalau Bukit Nanggi sudah ditutup permanen. Akhirnya mereka tepuk jidat dan membatalkan niat menikmati sunset dan sunrise dari puncak Nanggi.

"Kami dengar informasi kalau pendakian Nanggi akan dibuka hari Sabtu ini, makanya kami datang ke Sembalun untuk mendaki Nanggi," jelas Sarif.

Mengetahui informasi dari warga setempat, akhirnya Sarif dan teman-temanya membatalkan pendakian dan memilih pulang. Namun beberapa pendaki lainnya tetap memilih berkemah di beberpa bukit yang masih diizinkan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, tim opsintb.com belum mendapatkan informasi pasti apakah Nanggi dan Pergasingan dibuka kembali atau tutup permanen. (Met)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama