Kak Ofik beberkan jurus Pemkab Lotim tekan angka stunting - OPSINTB.com | News References -->

30/05/24

Kak Ofik beberkan jurus Pemkab Lotim tekan angka stunting

Kak Ofik beberkan jurus Pemkab Lotim tekan angka stunting

 
Pj bupati lotim kak ofik

OPSINTB.com - Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur, HM Juaini Taofik menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Stunting Provinsi NTB tahun 2024. Pada kegiatan yang berlangsung Rabu (29/5) di Mataram tersebut, Pj Bupati yang karib disapa Kak Ofik memaparkan berbagai jurus (upaya) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menekan angka stunting.


Membuka paparannya, Kak Ofik meyebut, kasus stunting Lombok Timur saat ini adalah 15,9 persen, turun 8 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu diakui bukan semata kerja Pemkab, tetapi berkat kerja sama semua pihak, mengingat Pemkab menggandeng banyak pihak dalam upaya tersebut, mulai dari perguruan tinggi, lembaga non pemerintah (NGO), termasuk organisasi wanita.


Ia pun menegaskan komitmen Pemkab tahun 2024 ini dengan mengalokasikan Rp1 miliar melalui program Dengan Ketahanan Pangan, PKK dan Kesehatan Cegah Stunting dari Seribu Hari Kehidupan Dini (Dekapan PKK Canting Srikandi) yang merupakan sebuah inovasi baru. Inovasi tersebut merupakan wujud konvergensi penurunan stunting dengan memastikan ketahanan pangan dari rumah tangga. 650 rumah tangga menjadi sasaran, di mana 150 diantaranya adalah yang merupakan ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) dan sisanya adalah keluarga yang memiliki bayi di bawah dua tahun (Baduta) stunting.


Menjadi penegasan Kak Ofik pula adalah upaya mengoptimalkan berbagai program berjalan melalui monitoring dan evaluasi. Menurutnya kerap program berjalan tanpa monitoring dan evaluasi sehingga tingkat keberhasilannya tidak dapat diukur dengan baik ataupun dievaluasi untuk keberlanjutannya.


Diharapkan dengan berbagai ikhtiar yang dilakukan tersebut penurunan angka stunting Lombok Timur setidaknya dapat mencapai 8-10 persen.


Selain Pj Bupati Lombok Timur sejumlah kepala daerah juga menjadi narasumber seperti wakil Bupati Lombok Tengah dan Wakil Bupati Dompu. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid itu merupakan bagian dari upaya peningkatan capaian Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) dan Percepatan Penurunan Stunting di Nusa Tenggara Barat. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama