Beri apresiasi wajib pajak, KPP Pratama Praya gelar tax gathering - OPSINTB.com | News References -->

21/05/24

Beri apresiasi wajib pajak, KPP Pratama Praya gelar tax gathering

Beri apresiasi wajib pajak, KPP Pratama Praya gelar tax gathering

 
Kkp pratama praya bebas pajak

OPSINTB.com - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Praya, Lombok Tengah (Loteng) menggelar Tax Gathering dan Apresiasi kepada wajib pajak (WP) di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Selasa (21/5/2024). 


Kepala KPP Pratama Praya, Widi Pramono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi WP dalam penerimaan negara atas sinergi yang telah terjalin dengan instansi pemerintah, perhimpunan pengusaha, hingga perbankan yang turut membantu tercapainya target penerimaan pajak. 


Dijelaskannya, pada 2023 KPP Pratama Praya diberikan amanah target penerimaan sebesar Rp 447,7 miliar dan berhasil meraih capaian 105,03 persen dengan nominal Rp 470,2 miliar. Realisasi penerimaan ini, jelasnya, tumbuh 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 


''Penerimaan ini didominasi oleh sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib 55 persen, perdagangan besar dan eceran 11 persen, jasa keuangan dan asuransi 6 persen, dan sektor lainnya 28 persen. Penerimaan pajak Loteng berkontribusi sebesar 53,25 persen terhadap total penerimaan KPP Pratama Praya dengan nominal Rp 250 miliar. Sementara itu pada 2024 ini KPP Pratama Praya diberikan target penerimaan sebesar Rp 529 miliar,'' ujar Widi.


Lanjut Widi, per 15 Mei 2024, 86 persen ASN Pemda Loteng telah melaporkan SPT Tahunan dan masih terdapat 1.383 ASN yang belum melaporkan SPT Tahunan, sementara untuk pemadanan NIK-NPWP masih terdapat 743 dari 9.685 ASN yang belum melakukan pemadanan. Mengingat pemadanan NIK-NPWP paling lambat dilakukan 30 Juni 2024. Ia mengimbau khususnya ASN dan seluruh WP agar segera melakukan pemadanan NIK-NPWP.


Widi menuturkan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini tengah melakukan modernisasi sistem informasi melalui Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP). PSIAP dirancang untuk menampung berbagai layanan secara digital agar WP lebih mudah mengakses informasi tentang hak kewajiban perpajakannya. 


''Sistem perpajakan menjadi lebih mudah, andal, terintegrasi, dan akurat untuk optimalisasi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum,'' tuturnya. 


Widi juga mengajak agar masyarakat turut berperan dalam peningkatan budaya integritas di lingkungan Kementerian Keuangan. Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui berbagai saluran pengaduan Kementerian Keuangan apabila menemukan adanya dugaan gratifikasi, pemerasan, penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran lainnya.


Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri, menyambut positif acara Tax Gathering ini. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh WP karena telah menunaikan kewajiban pajaknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 


''Kami mengajak seluruh pihak untuk patuh membayar pajak demi lancarnya pembangunan baik nasional maupun daerah,'' serunya.


Tax Gathering ini diselenggarakan sebagai wadah pemberian apresiasi dan menjalin silaturahmi dengan WP serta para pemangku kepentingan. Sinergi yang terjalin harapannya akan mendorong kesadaran WP dalam berkontribusi membangun negeri melalui penerimaan perpajakan. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama