OPSINTB.com - Tingginya mobilitas warga negara asing (WNA) di Kabupaten Lombok Tengah mengharuskan pemerintah daerah (Pemda) harus melakukan pengawasan ketat. Oleh sebab itu, Pemda Lombok Tengah sudah mengajukan diri ke Kemenkumham untuk izin pembangunan Kantor Imigrasi.
''Pengajuannya sudah sekitar empat minggu lalu. Saya juga sudah menghadap ke sana,'' kata Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri saat wawancara doorstop di Kantor Distan Lombok Tengah, Kamis (9/11/2023).
Untuk itu, bupati dua periode ini meminta do'a seluruh masyarakat Lombok Tengah agar apa yang diharapkan tercapai. Sebab dengan adanya Kantor Imigrasi di Lombok Tengah maka pergerakan WNA bisa diawasi dengan baik.
Pathul menyontoh, hotel-hotel di wilayah KEK Mandalika hampir tiap harinya diisi oleh WNA dan hal ini perlu pengawasan ketat.
''Mohon do'a untuk kemaslahatan Lombok Tengah,'' imbuhnya.
Selain itu, ia berharap agar Pelabuhan Awang di Desa Mertak, Kecamatan Pujut bisa naik status menjadi Pelabuhan Nusantara. Hal ini didukung dengan hibah tanah kepada Polairud untuk membangun persyaratan-persyaratan untuk kelayakan kenaikan status menjadi Pelabuhan Nusantara.
Di sisi lain, KEK Mandalika cukup berdampak terhadap kedatangan WNA ke Lombok Tengah. Hal ini juga didukung dengan adanya Bandara Internasional Zaenudin Abdul Majid (BIZAM) sebagai pintu gerbang untuk bepergian dan pariwisata.
Belum lagi dengan adanya Sirkuit Lantan yang juga berpengaruh terhadap persyaratan lain dibangunnya Kantor Imigrasi. ''Dan kalau Imigrasi ini dibangun di Lombok Tengah, ini menjadi hal yang luar biasa,'' ungkapnya. (wan)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami