Gerombolan anjing serang seorang balita umur 4 tahun - OPSINTB.com | News References -->

15/11/23

Gerombolan anjing serang seorang balita umur 4 tahun

Gerombolan anjing serang seorang balita umur 4 tahun

 
Gerombolan anjing serang seorang balita umur 4 tahun


OPSINTB.com - Apes, begitulah yang dialami oleh Baiq Hasna Zilatika (4 tahun) balita berjenis kelamin perempuan asal Desa Terara, Kecamatan Terara, Lombok Timur. Ia harus mengalami luka-luka lantaran diserbu segerombolan anjing saat menunggu kedua orang tuanya bekerja di sawah.


Seperti rilis yang diterima opsintb.com, peristiwa itu terjadi bermula saat korban ikut dengan orang tuanya ke swah untuk membersihkan pohon jagung, sekira pukul 16.00 Wita, Selasa kemarin (14/11/2023).


Sesampainya, ibu korban langsung mengumpulkan pohon jagung untuk dibakar. Sementara ia dibiarkan bermain sendiri di pematang sawah.


Sekitar setengah jam kemudian, ibu korban mendengar anaknya menangis dan langsung menuju ke tempatnya bermain dan melihat putrinya sedang diserbu gerombolan anjing.


"Anak saya di Gigit oleh 5 ekor anjing," terang Ibu Korban, Diana, seperti rilis yang diterima media ini.


Melihat hal itu, tanpa fikir panjang dirinya langsung mengusir ke lima anjing tersebut. Ia segera menolong putrinya di bawa pulang ke rumah.


Selanjutnya sekitar pukul 17.00 wita korban dibawa ke Puskesmas Terara untuk mendapatkan tindakn medis. Tak berselang lama pukul 18.50 wita atas saran dokter kemudian korban dirujuk ke RS Raden Soedjono Selong guna mendapatkan vaksin rabies.


Korban mengalami luka di perut, bokong dekat anus, paha dan leher sebelah kanan dan mendapatkan jahitan di masing-masing luka gigitan.


"Pada saat kejadian korban sudah tidak menggunakan celana kemungkinan sudah membuang air besar sehingga kelima anjing itu berebut untuk memakan kotornnya," bebernya


Pada saat di rujuk ke RSUD Sudjono Selong korban dalam keadaan sadar dan sudah menerima perawatan medis, di jahit akan tetapi karena vaksin anti rabies tidak tersedia di Puskesmas Terara sehingga dokter piket menyarankan agar korban di rujuk ke RSUD Sudjono Selong. (kin)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama