Desa Semoyang pusat industri tembakau NTB - OPSINTB.com | News References -->

Jumat, 29 Juli 2022

Desa Semoyang pusat industri tembakau NTB

Desa Semoyang pusat industri tembakau NTB

 
Desa Semoyang pusat industri tembakau NTB

Foto : Zulkarnaen, Kepala Desa Semoyang. (wan)

OPSINTB.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan membangun Sarana Industri Tembakau (SIT) di Dusun Batu Gulung, Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Pemerintah Desa (Pemdes) Semoyang sudah menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunannya.

Pembangunan SIT sesuai rencana Pemprov NTB yang bertujuan mewujudkan Desa Semoyang sebagai tempat pengolahan emas hijau ini di kawasan Lombok Tengah.

Zulkarnaen, Kepala Desa Semoyang saat dikonfirmasi opsintb.com di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2022) menjelaskan, SIT akan dilengkapi dengan sarana prasarana teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mengolah tembakau dari akar hingga ujung daunnya.

Jadi, masyarakat tidak hanya memanfaatkan daun tembakau sebagai komoditas utama saja. Namun, bisa juga memanfaatkan akar, batang, dan sisa ujung daunnya. Misalnya, sisa ujung daun tembakau bisa dimanfaatkan sebagai asap cair, obat briket, bahan pembuatan kertas, dan untuk pembuatan pupuk cair.

"Jadi sarana industrialisasi ini akan dibangun di Semoyang. Dan teknologi itu nanti kita akan manfaatkan untuk pemanfaatan cabang-cabang selain daun tembakau," jelas Zulkarnaen.

Untuk menunjang sarana dan teknologi itu, kata Zulkarnaen, pemdes sudah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Caranya, pemdes memberikan beasiswa bagi 25 orang putra-putri desa setempat dan dikuliahkan secara cuma-cuma di Lombok Insitut Teknologi di Lenek, Lombok Timur.

"Sangat relevan dengan kebutuhan-kebutuhan industri tembakau ini, karena mereka nanti bisa mengetahui jenis tembakaunya, mengetahui teknologi yang cocok untuk pemanfaatan diversifikasi tembakaunya, dan mereka akan mengetahui jenis-jenis tembakau secara spesifik," kata Zulkarnaen.

Bukan tidak mungkin, yakinnya, jika SIT ini sukses, tidak menutup kemungkinan para petani dari desa lain akan memasukkan hasil panennya ke SIT di Desa Semoyang.

"Saya optimis itu, karena ini bukan sekedar mimpi. Ini sudah nyata dengan akan dibangunnya SIT itu," yakinnya.

Selain itu, tuturnya, pemprov sudah menugaskan dirinya bersama beberapa pelaku IKM ke Jember, Jawa Timur untuk mempelajari tata cara pengolahan tembakau pada 4-6 Juli lalu.

Penetapan Desa Semoyang menjadi kawasan industri tembakau oleh Pemprov NTB sangat beralasan. Pasalnya, 95 persen warga Desa Semoyang berprofesi sebagai petani tembakau. 

"Mayoritas warga kami 95 persen petani tembakau. Namun, sebagai produsen tembakau, kami belum mampu mengolah tembakau itu secara baik, termasuk dalam proses pemasarannya juga sering terjadi persoalan. Sehingga harus ada langkah-langkah koordinasi, sinergitas antara pemdes, pemkab, dan pemprov," tutur Zulkarnaen. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama