89 desa di Loteng darurat kekeringan - OPSINTB.com | News References -->

Selasa, 26 Juli 2022

89 desa di Loteng darurat kekeringan

89 desa di Loteng darurat kekeringan

 
89 desa di Loteng darurat kekeringan

OPSINTB.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah telah menaikkan status 89 desa di Lombok Tengah dari siaga kekeringan menjadi darurat kekeringan. Ke-89 desa tersebut tersebar di delapan kecamatan yang ada di Lombok Tengah.

Kepala BPBD Lombok Tengah, Lalu Ridwan Makruf menyebut, perubahan status tersebut sesuai dengan keadaan dan kenyataan yang terjadi saat ini. Surat perubahan status tersebut telah selesai dibuat dan disepakati bersama.

''Saat ini kami sudah buat surat dan lain sebagainya karena memang ini instruksi dari kenyataan dan keadaan seperti itu,'' kata Lalu Ridwan Makruf pada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (25/7/2022). 

Lanjutnya, daerah yang paling terdampak kekeringan adalah wilayah bagian selatan Lombok Tengah. Tak terkecuali di Kecamatan Praya. Meskipun sebagai pusat pemerintahan, Kota Praya tak terelakkan dari status darurat kekeringan.

''Praya walaupun daerah perkotaan, namun darurat juga,'' imbuhnya.

Ridwan menerangkan, dari 12 kecamatan di Lombok Tengah, terdapat empat kecamatan yang tidak masuk darurat kekeringan. Empat kecamatan tersebut ialah Batukliang, Batukliang Utara, Pringgarata, dan Kopang.

Sementara, untuk mengatasi kekeringan yang terjadi, BPBD Lombok Tengah telah menyiapkan 200 mobil tangki air bersih yang siap disalurkan ke desa-desa yang sudah melapor dan meminta bantuan. Saat ini, baru satu desa di Kecamatan Praya Timur yang sudah melapor. 

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan, untuk kelancaran suplai air bersih ke warga, pihaknya telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan PDAM Lombok Tengah sebagai penyedia armada angkutan.

''Walaupun sudah musim kemarau, tapi hujan kerap turun kemarin. Jadi baru hanya satu desa di Praya Timur yang sudah melapor,'' pungkas Ridwan. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama