HUT Bhayangkara ke-76 momentum pembuktian cinta warisan leluhur - OPSINTB.com | News References -->

Rabu, 22 Juni 2022

HUT Bhayangkara ke-76 momentum pembuktian cinta warisan leluhur

HUT Bhayangkara ke-76 momentum pembuktian cinta warisan leluhur

 
HUT Bhayangkara ke-76 momentum pembuktian cinta warisan leluhur

OPSINTB.com - Mengangkat tema local wisdom pada HUT Bhayangkara ke 76, menjadi ajang pembuktian cinta pada warisan leluhur. Terbukti dengan lomba yang diadakan berupa pertandingan Gamelan tingkat SD dan olahraga tradisional peresean.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suryono mengungkapkan, gelaran tersebut bertujuan untuk merawat kearifan lokal. Point dari kegiatan itu disebutnya adalah menjadi suku Sasak tak boleh melupakan budayanya.

"Kita sama-sama membangun karakter budaya nenek moyang," ucap AKBP Herman Suryono, saat ditemui di sela kegiatannya, Rabu (22/06/2022).

Gelaran berupa budaya lokal itu disebutnya menjadi uapaya membangun karakter budaya masyarakat, agar tak melupakan budaya leluhur.

Ia mengaku, meski dirinya orang luar Lombok namun  dirinya harus menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal di wilayah ini. Tentunya, kata dia, semua budaya harus dikenal tak hanya di tanah Sasak.

"Ada sebuah pepatah dimana bumi di pijak disitu langit kita junjung, dimanapun saya berada tetap akan menerapkannya," ujarnya.

Sementara itu Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menyambut baik semua gelaran tersebut. Menurutnya acara yang saat ini berlansung dapat menjadi terapi mental masyarakat usai dikepung covid 19.

Ia mengaku, banyak masyarakat selama pandemi merasakan tekanan mental. Melalui kesempatan seperti pagelaran ini kondisi psikis warga dapat pulih kembali.

"Kesehatan itu tidak hanya sehat pisik, biologis tapi juga sehat mental," ucap pria yang akrab disapa Ofik ini.

Kegiatan merawat kearifan lokal yang digagas Polres Lotim, ia menyebut sejalan dengan kegiatan Pemda yang saat ini fokus kepada hal serupa. Dan hal itu menjadi bukti konkrit menguatkan local wisdom terlebih, Gumi Patuh Karya merupakan daerah wisata.

Ia mengatakan, Lotim memiliki alam yang bagus dengan hotel sudah banyak. Namun demikian kesemua itu harus dibarengi dengan memperbanyak event.

Momentum ini disebutnya menjadi salah satu ruang tersebut. Dengan harapan langkah itu dapat menambah kunjungan tak hanya wisatawan nasioanl namun juga mancanegara.

"Kalau banyak event tidak hanya tujuannya Gunung Rinjani, tapi bisa mampir di Pancor, Masbagik dan daerah lainnya," terangnya.

Tinggal kedepan, ucap dia, event serupa bagaimana dikoordinasikan dengan para pepadu khususnya di Lotim, agar gelaran tersebut dapat menjadi acara tahunan. Bisa dilaksanakan tiga bulan sekali atau bahkan setiap bulan.

Ia mencontohkan, Bali dengan kekuatan seni tarinya namun Lombok memiliki peresean. Dan hal gelaran seperti ucapnya harus dimantapkan ke depan.

Bicara wisata, bebernya, ada konsep tiga A. Yang pertama, aksesibility berupa infrastruktur jalan yang ia kelaim bagus. Kedua, amenitas dimana hotel-hotel telah bermunculan dan ketiga atraksi.

Menurutnya, Pemda sebenarnya telah memulai prihal tersebut. Dibuktikan dengan setiap minggunya tepatnya hari Kamis, ASN telah menggunakan baju adat.

"Untuk konkritnya, kita harus bangun kolaborasi tidak hanya Pemda tapi juga sanggar seni budaya harus sangkep bersama, yang menghasilkan rutinitas event," tandasnya.

Pagelaran peresean ini akan dilaksanakan tiga hari kedepan dan sebagai laga pembuka pada olahraga tradisional ini, pertandingan lansung antara Kapolres melawan Sekda Lotim. (hk)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama