Pesan TGB di acara milad Ponpes Rohmatan Lil’Alamin Sumbawa - OPSINTB.com | News References -->

Kamis, 19 Mei 2022

Pesan TGB di acara milad Ponpes Rohmatan Lil’Alamin Sumbawa

Pesan TGB di acara milad Ponpes Rohmatan Lil’Alamin Sumbawa

 
Pesan TGB di acara milad Ponpes Rohmatan Lil’Alamin Sumbawa

OPSINTB.com - Pondok Pesantren Rohmatan Lil’Alamin Memperingati Milad ke 5 yang dirangkaikan dengan Wisuda Akbar perdana Huffadzul Qur’an, sekaligus di gandeng dengan HUT ke 13 Desa Gontar Baru, Rabu (18/5/2022) di Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan ini mengusung tema "Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Desa Gontar Baru yang BERSEMI (Berkah, Sejahteras dan Mandiri)".

Santri yang diwisuda sebanyak 43 orang, diwisuda langsung oleh Tuan Guru Bajang (TGB) dan Pimpinan Pondok Pesantren.

Selain dihadiri TGB, Pengurus BP, PW, PC NWDI, hadir juga Wakil Gubernur NTB Periode 2003-2008, Kepala Biro Kesra NTB, Sekda Kabupaten Sumbawa, tokoh-tokoh sumbawa, anggota dewa, SKPD, Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Alas Barat, dan walisantri santri hadir bersama jamaah lainnya. Setidaknya ada satu ribu lebih jamaah memadati area pesantren tersebut.

Ustadz Arifin selaku Pimpinan Pondok Pesantren Rohmatan Lil’Alamin dan Kepala Desa Gontar Baru dalam sambutannya menceritakan sejarah perjuangan yang begitu panjang dan penuh liku.

Dimana Yayasan Tahfidzul Qur’an Rohmatan Lil’Alamin ini dirintis dari tahun 2012, karena melihat lembaga pendidikan, madrasah, pondok pesantren di Pulau Lombok cukup banyak, namun di Pulau Sumbawa sangat sedikit sekali, bahkan banyak generasi, anak bangsa yang terancam putus sekolah, kurang pemahaman agama dan tidak mampu.

"Setelah kami berjuang bersama-sama di Pondok Pesantren Al-Madani Lombok dulu, bismillah saya mengajak istri pulang ke pulau sumbawa tanah kelahiran saya, dan kita mulai membuat yayasan bersama teman-teman pemuda yang ada di Desa Gontar Baru," ungkapnya
 
Ia melanjutkan bahwa hal pertama yang dilakukan dalam membangun yayasan tersebut adalah membangun Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan tepat pada tahun 2018 SK Kemenkumham diterbitkan.

"Alhamdulillah hingga hari sudah berdiri beberapa lembaga, mulai dari TK, SMP dan SMK. Di samping mengembangkan lembaga pendidikan kami juga ada lembaga gerakan sosial dan dakwah," jelasnya.

Arifin juga menjelaskan kalau orang tua yang selama ini mendukungnya adalah seorang petani, yang pada saat itu tidak memiliki apa-apa, hanya memiliki tanah saja, itupun ada yang subur ada juga tidak subur. Namun orang tuanya dengan ikhlas mewakafkan tanahnya 1.5 Hektar tempat di bangunnya Pondok Pesantren ini.

"Pada kesempatan ini saya berterimakasih kepada bapak saya, ibu saya yang sudah mendukung perjuangan kami. Telah tulus ikhlas mewakafkan tanah. Berkat dukungan orang tua, teman-teman semua alhamdulillah pondok pesantren hari ini banyak mendapatkan dukungan, hingga ada donatur tahunan dari singapura," ucapnya sambil meneteskan air mata yang disambut dengan takbir dan tepuk tangan dari jamaah dengan penuh haru.

Milad pondok pesantren dan hut desa ini adalah yang perdana yang dilakukan, sebagai salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah, kepada para pejuang-pejuang yang telah istiqomah berjuang di jalan Allah, para tokoh agama, dan masyarakat yang telah memperjuangkan mekarnya Desa Gontar Baru. 

Tak lupa dalam kesempatan tersebut Arifin menyampaikan peluang kepada para kapala desa sekabupaten sumbawa khususnya yang ada di dapil 4 (Kecamatan Re, Utan, Buer, Alas dan Kecamatan Alas Barat) untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak yatim, dhuafa dan terlantar. Dalam rangka berkolaborasi untuk membangun tanah sumbawa yang lebih baik lagi ke depan dengan membangun SDM yang gemilang.

Sementara itu, Ketua Umum PB NWDI, TGB Muhammad Zainul Majdi yang hadir mengisi pengajian akbar tersebut menjelaskan bahwa dulu almagfurllah mengajarkan, salah satu jalan mendapatkan berkahnya ilmu adalah ketika orang tua berusaha menyenangkan hati gurunya.

"Dengan cara apa? Dengan cara datang secara khusus silaturrahim, menyampaikan terimakasih kepada Ustadz Arifin, karena berkat bimbingan ustadz anak saya menghafal Al-Qur’an, karena itu adalah tabungan yang istimewa untuk orang tua," katanya mencontohkan.

TGB menilai Desa Gontar Baru jauh dari pusat keramaian. Namun memiliki prestasi yang luar biasa. Buktinya puluhan santri-santrinya diwisuda 30 juz, hafal kitab matan jurumiyah dan yang lainnya.

"Hari ini bukanlah hasil kerja semalam, apa yang kita saksikan hari ini bukanlah hasil dari pekerjaan sekejap. Tapi ini melewati proses yang panjang," tegasnya.

TGB melanjutkan proses itu ada 2 macam, ada proses yang baik ada juga yang tidak baik. Ada proses yang indah ada juga proses yang buruk, alhamdullaih, apa yang dilewati oleh Pondok Pesangtren Rohmatan Lil’Alamin ini adalah proses yang baik dan indah. 

Kalau kita bicara tentang dakwah, bicara tentang Islam. Islam itu adalah kebenaran. Karena kita yakin bahwa islam itu adalah sebuah kebenaran maka kita perjuangkan, tapi kebenaran saja tidak cukup.

"Ketika kita hidup di dunia, membangun risalah bumi Allah ini tidak cukup hanya berpegang pada kebenaran, lalu kita tidak memprosesnya dengan baik, maka kebenaran itu harus didampingi dengan kebaikan, kalau kebenaran itu berkaitan dengan ilmu pengetahuan tapi kalau kebaikan itu berkaitan dengan etika dan moral," jelasnya.

"Maka kalau berjuang untuk islam, maka sampaikan kebenaran harus dengan cara yang baik. Karena bila kebenaran tidak disampaikan dengan baik, tidak bermoral, maka kebenaran tersebut akan tenggelam. Bahkan bisa jadi orang akan melihat sebuah kebenaran itu menjadi sebuah kebatilan," Tutupnya

Usai acara TGB melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung SMK Rohmatan Lil’Alamini, didampingi oleh Pimpinan Pondok Pesantren dan disaksikan oleh ribuan jamaah. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama