Lombok Tengah surga bagi pecinta paralayang - OPSINTB.com | News References -->

Sabtu, 28 Mei 2022

Lombok Tengah surga bagi pecinta paralayang

Lombok Tengah surga bagi pecinta paralayang

 
Lombok Tengah surga bagi pecinta paralayang


OPSINTB.com - Prospek olahraga paralayang di Lombok Tengah terbilang sangat cerah. Meski terbilang mahal, animo masyarakat untuk menggeluti olahraga ini terus meningkat. Faktor pendukung lain seperti geografis wilayah Lombok Tengah bagian selatan yang berbukit membuat pecinta olahraga ini tak perlu jauh-jauh mencari spot.

Di bagian selatan wilayah Lombok Tengah, terdapat tujuh spot yang sering digunakan para pecinta olahraga parasut ini untuk melakukan take off, seperti Torok Bare, Prabu, Areguling, Tampah, Torok Aiq Beleq, Sombeng, dan Tunak.

Dari sisi wisatanya, olahraga ini pun sangat menjanjikan. Olahraga paralayang dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar spot. Caranya dengan menggandeng kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis). Pokdarwis inilah yang mengarahkan masyarakat sekitar untuk menyediakan jasa ojek, penginapan, dan lain-lain.

"Animo sangat luar biasa, sangat banyak sekali, dan didukung sumber daya alam yang sangat luar biasa. Jadi prospek olahraga paralayang ini sangat cerah," kata Kadis Potensi Dirgantara Landasan Udara (Lanud) ZAM, Letkol Adm Burhanuddin pada opsintb.com dalam Acara Pameran Olahraga Kedirgantaraan yang digelar di Alun-Alun Tastura Praya, Jumat (27/5/2022).

Di Loteng sendiri saat ini ada dua klub paralayang profesional. Anggotanya mencapai 60 orang. Sayangnya, belum ada atlet dari Lombok Tengah yang mampu mengangkat nama NTB ke kancah nasional maupun internasional.

Dijelaskan Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Lombok Tengah, Roy Rahmanto kendalanya adalah olahraga ini terbilang cukup mahal. Satu set perlengkapan paralayang bisa mencapai ratusan juta. Sedangkan seorang atlet paralayang setidaknya membutuhkan dua set alat yang berbeda untuk berlomba dalam dua kategori yang berbeda.

"Ini yang menjadi PR kita sebenarnya di NTB ini. Artinya paralayang ini bukan suatu olahraga yang murah. Ini jadi permasalahannya," ujar Roy.

Roy berharap pemerintah daerah, provinsi, dan swasta mau berdampingan untuk mendukung olahraga ini. FASI Lombok Tengah sendiri sudah mengirimkan atlet Lombok Tengah ke Batu, Malang, Jawa Timur untuk memperdalam olahraga paralayang.

Di Batu, Malang, Jawa Timur, jelas Roy, banyak even yang bisa diikuti oleh atlet-atlet paralayang untuk menambah ilmu. Selain itu juga dapat menambah jam terbang para atlet. Hanya saja, dalam sekali even harus mengeluarkan dana paling tidak Rp2-3 juta.

Di Lombok Tengah sendiri, Torok Aiq Beleq, Kecamatan Praya Barat Daya merupakan spot favorit bagi atlet paralayang. Tercatat atlet dari dalam dan luar negeri sudah menjajal spot ini. Bahkan even paralayang tingkat nasional pernah diselenggarakan di lokasi tersebut.

"Dari kalangan artis juga banyak. Sebut saja Fathir Muchtar, Bucek Depp, dan pengusaha terkenal Indonesia juga banyak yang pernah ke sini," ungkap Roy. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama