Wagub NTB serukan para santri : Stop merariq kodek! - OPSINTB.com | News References -->

Senin, 17 Januari 2022

Wagub NTB serukan para santri : Stop merariq kodek!

Wagub NTB serukan para santri : Stop merariq kodek!

 
Merariq kodek 

OPSINTB.com - Wakil Gubernur NTB, Hj Siti Rohmi Djalilah mengingatkan kepada seluruh jamaah dan umumnya warga  Tempos, Desa Banyuurif, Kecamatan Gerung, Lombok Barat untuk memastikan seluruh keluarga dan warga masyarakat agar tetap mematuhi himbauan pemerintah untuk mengikuti vaksinasi yang bertujuan untuk menjaga kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

"Saya atas nama Pemprov NTB ingin memastikan kepada seluruh masyarakat untuk segera menerima vaksin di Pos-Pos pelayanan vaksinasi yang sudah ditentukan hingga ke desa-desa.  Kita harus pastikan bahwa anggota keluarga kita sudah mendapatkan dua kali vaksin," ingat Wagub NTB pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) di Ponpes Almujahidin Tempos, Bany Urif, Gerung, Lobar, Minggu (16/1/2021).

Wagub juga menekankan warga masyarakat dan juga para santri yang tengah menimba ilmu juga diingatkan untuk tetap menjaga Prokes. Walaupun sudah divaksin misalnya, masyarakat ataupun para santri kita ingatkan untuk tidak berkerumun.

Wagub juga meminta kepada warga dan jamaah di Desa Tempos, Banyuurif untuk mencegah terjadinya "Merariq Kodek" (Perkawinan Dini, red) pada anak-anak usia sekolah. Anak-anak pada usia produktif atau usia sekolah harus fokus pada sekolahnya bahkan bisa melanjutkan hingga Perguruan Tinggi.

"Stop Merariq Kodek. Ini perlu saya tekankan, karena dampak buruk Merariq Kodek baik dari sisi kesiapan mental, kematangan masa produksi, dan secara ekonomi juga belum siap. Kita tidak ingin generasi-generasi penerus kita ke depan yang akan melanjutkan estafet perjuangan bangsa ini terlahir generasi-generasi yang kurang sehat, terjadi stunting, gizi tidak terurus dengan baik. Dan tentu banyak hal buruk yang diakibatkan oleh perkawinan di usia dini. Karena itu kepada para santri dan siswa-siswi di Lobar ini umumnya untuk tidak melakukan perkawinan usia dini," tandas Wagub.

Ia juga berpesan kepada ibu-ibu hamil untuk secara rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu ataupun ke Puskesmas agar kesehatan ibu dan kesehatan anak yang dikandungnya tetap terpantau dengan baik. "Kita inginkan agar anak-anak kita yang lahir nanti dalam keadaan sehat dan memperoleh gizi yang cukup dan berimbang," pungkas Ummi Rohmi.

Pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) ini menghadirkan penceramah umum Ketua Cabang OIAA Indonesia TGB KH Zainul Majdi, Ketua Perwakilan OIAA NTB TGH Fauzan Azima, Ketua OIAA Lombok Barat, Pimpinan Ponpes Al Mujahidin NW Tempos, dan TGH Marsini. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama