PS meninggal akibat Covid-19, Cafe Meliwis Labuhan Haji tutup - OPSINTB.com | News References -->

Selasa, 07 September 2021

PS meninggal akibat Covid-19, Cafe Meliwis Labuhan Haji tutup

PS meninggal akibat Covid-19, Cafe Meliwis Labuhan Haji tutup

 
PS meninggal akibat Covid-19, Cafe Meliwis Labuhan Haji tutup

OPSINTB.com - Salah seorang Partner Song (PS) di Cafe Meliwis Labuhan Haji, yakni Ice Marwati (34), asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, meregang nyawa karena terjangkit covid-19.

Kepala Puskesmas Labuhan Haji, Lalu Rusli Anhar mengatakan, Korban sebelumnya telah menjalani perawatan intensif selama dua pekan di ruang isolasi RSUD Dr Raden Soedjono Selong, setelah dinyatakan positif Covid-19 pada 30 Agustus lalu. 

"Karyawan Cafe Meliwis tersebut, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin, 6 September 2021 sekitar pukul 12.00 Wita di Rumah Sakit setempat," ucap Rusli, Selasa (7/92021).

Untuk itu, Satgas Covid Kecamatan bersama aparat keamanan setempat bergerak cepat mengambil langkah antisipatif dengan melakukan tracing dan swab antigen kepada semua karyawan Cafe Meliwis serta penyemprotan cairan disinfektan untuk pencegahan dini.

"Untuk mengantisipasi penyebaran pandemi, seluruh karyawan cafe isolasi secara mandiri termasuk swab antigen. Hasilnya, satu karyawan yang menjaga korban dinyatakan positif Covid-19," katanya.

Selain itu, upaya pencegahan penyebaran virus juga dilakukan. Semua aktifitas di Cafe Meliwis selama 14 hari ke depan akan dihentikan. Sedangkan untuk pemulangan jenazah masih berkordinasi dengan pihak keluarga korban.

"Saat ini pemulangan jenazah korban masih dikoordinasikan ke pihak keluarga," tuturnya.

Sementara itu, pengelola Cafe Meliwis, Baiq Ika Zuraida Febriani membenarkan, bahwa karyawannya atas nama Ice Marwati meninggal dunia karena virus Covid-19. 

Sebelumnya, kata Ika, korban mengalami gejala covid pada tanggal 25 Agustus lalu. Namun, sehari setelahnya dibawa ke rumah sakit. Dan Ia pun mengakui karyawannya asal Subang itu telah minta cuti karena sakit yang dideritanya. 

"Kemungkinan almarhumah terpapar virus Corona dari luar daerah," jelas Baiq Ika. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama