Ulama dan tokoh Bima serukan dukung Pemerintah dan TNI-Polri - OPSINTB.com | News References -->

Senin, 14 Desember 2020

Ulama dan tokoh Bima serukan dukung Pemerintah dan TNI-Polri

Ulama dan tokoh Bima serukan dukung Pemerintah dan TNI-Polri

 
Ulama dan tokoh Bima serukan dukung kepada pemerintah dan TNI-Polri
Foto : Ketua Lembaga Bina Damai Resolusi Agama (Lembidara) Bima sekaligus Ketua PC Muhammdiyah Kota Bima, H Eka Iskandar Zulkarnaen.

OPSINTB.com - Sejumlah ulama serta tokoh organisasi masyarakat (Ormas) Islam Kabupaten Bima dan Kota Bima, menyatakan diri mendukung langkah pemerintah dalam menindak tegas ormas radikal dan intoleran.

Bahkan mereka juga menyatakan menolak segala bentuk provokasi yang mengatas namakan umat Islam.

Sikap yang dilakukan para tokoh ini,  mencermati kondisi keamanan nasional, serta maraknya provokasi atas nama agama yang menentang pemerintah, memgancam dan menghasut ketentraman, terutama dalam upaya penegakkan hukum yang dilakukan aparat TNI dan Polri.

Bentuk dukungan tersebut, salah satunya diserukan oleh Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Bima.

"Kami pengurus FKUB Bima, menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi yang mengatas namakan agama. Dan mendukung langkah yang diambil pemerintah dan TNI Polri untuk menindak tegas tokoh yang memicu perpecahan umat dan bangsa," ungkap H Suadin Abdullah, pengurus FKUB Bima, di Bima, Senin (14/12/2020).

Hal senada juga diungkapkan Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bima, Sukrin. Ia juga membuat pernyataan dengan sikap yang sama dengan FKUB. 

Bahkan, tokoh NU ini menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah. Ia meminta pemerintah menertibkan ormas dan tokoh agama yang radikal,  tidak mengakui pemerintah dan kebijakannya.

"Kami mendukung program pemerintah dan kami meminta pemerintah menertibkan upaya provokasi tokoh tertentu mengatas namakan agama," tegasnya.

Ia juga denga tegas menolak tokoh radikal dan intoleran yang menyebarkan hoax yang memicu perpecahan umat. "Kita mendukung upaya penegakkan hukum," terangnya.

Reaksi yang cukup tegas juga disampaikan tokoh Muhammdiyah melalui Ketua Lembaga Bina Damai Resolusi Agama (Lembidara) Bima yang sekaligus ketua PC Muhammdyah Kota Bima, H. Eka Iskandar Zulkarnaen.

Ia menegaskan agar umat tidak mudah termakan provokasi dan ajakan siapa pun yang mengakibatkan terjadinya perpecahan kehidupan umat dan berbangsa.

"Kami menolak beredarnya informasi bohong atau hoax yang tersebar di media sosial baik di pusat, provinsi dan daerah. Kita mendukung penuh TNI Polri dalam menjaga kerukunan antar umat bergama serta toleransi dalam kerangka NKRI," tegasnya.

Para tokoh intinya sepakat, mendesak pemerintah pusat serta TNI dan Polri segera menyelesaikan segala isu sesat yang membuat umat beragama terganggu.

Kesimpang siuran informasi yang seolah olah menyudutkan umat Islam memicu ketidak harmonisan serta perpecahan di masyarakat. 

Sehingga ormas radikal perlu ditertibkan, serta menindak tokoh tertentu yang mengatas namakan agama, memprovokasi umat yang lain hingga mengusik ketentraman umat. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama