Kunjungan Ketua Umum HKTI Dikawal Ketat Polres Lotim - OPSINTB.com | News References -->

Selasa, 07 Juli 2020

Kunjungan Ketua Umum HKTI Dikawal Ketat Polres Lotim

Kunjungan Ketua Umum HKTI Dikawal Ketat Polres Lotim

Kunjungan Ketua Umum HKTI Dikawal Ketat Polres Lotim

OPSINTB.com - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Jenderal TNI Purnawirawan Dr Moeldoko SIP berkunjung ke Wilayah Kecamatan Peringgabaya, Lombok Timur, Selasa 07/07/20 pukul  09.23 wita.

Kinjungan tersebut dikawal ketat Gabungan Personel Polres Lotim dan Polsek Peringgsbaya dengan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Tim gabungan dipimpin oleh Kapolsek Pringgabaya AKP Totok Suharyanto SH di titik rawan kemacetan dan di lokasi kegiatan, tepatnya di Gudang Jagung Desa Pringgabaya serta kediaman Wakil Bupati Lotim sekaligus Ketua HKTI NTB, H Rumaksi Sj.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum HKTI Pusat beserta rombongan, Wakil Bupati Lotim dan jajaran Pemkab, Dandim 1615/Lotim, Kapolsek Pringgabaya, dan Peserta kegiatan berjumlah 100 orang.

Dalam Sambutanya, Ketua Umum HKTI Pusat menyampaikan bahwa bahwa program KUR akan direalisasikan kepada petani melalui skema yang baik sehingga semua bisa saling membantu dan bekerja sama serta saling menguntungkan.

Persoalan pertanian yang sering dikeluhkan yaitu masalah lahan yang semakin sempit, masalah modal, masalah teknologi, masalah manajemen dan masalah pasca panen, untuk Prov NTB diberikaan anggaran 1 triliun namun baru bisa direalisasikan 300 miliar.

"Siuasi saat ini masih dalam suasana covid-19 tapi kita tidak boleh takut, hanya saja kita tidak boleh mengentengkan adanya wabah tersebutkita harus tetap  waspada," pungkasnya

Setelah melakukan pengecekan di Gudang Jagung yang berlokasi di Dusun Dasan Baru Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya selanjutnya Ketua Umum bersama rombongan menuju kediaman Wakil Bupati Lotim.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian RI, Indah Megawati yang menyampaikan bahwa di Kabupaten Lotim para petani lebih banyak menanam padi dan jagung. Dan, KUR baru kali ini dikawal oleh Kementerian Pertanian bertujuan untuk memberikan modal yang murah dengan jumlah total yang diberikan sebesar Rp 190 triliun pada semua bidang dan sektor. KUR Rp 85 triliun untuk pertanian diperuntukkan di 5 komuditi.

Kemudian acara ditutup dengan penyerahan secara simbolis, dokumen KUR oleh Ketua HKTI Pusat dan Ketua HKTI NTB kepada petani. Kegiatan selesai pukul 11.45 wita dan berjalan lancar. (met)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama