Cegah Penyebaran Corona, Pemda Lotim Akan Jemput Warganya di Bandara - OPSINTB.com | News References -->

Rabu, 01 April 2020

Cegah Penyebaran Corona, Pemda Lotim Akan Jemput Warganya di Bandara

Cegah Penyebaran Corona, Pemda Lotim Akan Jemput Warganya di Bandara

Cegah Penyebaran Corona, Pemda Lotim Akan Jemput Warganya di Bandara

OPSINTB.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur akan menjemput setiap warganya yang baru pulang dari luar negeri dan luar daerah, di bandara dan pelabuhan. Hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah tegas pemda untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

"Kami sarankan kepada masyarakat jangan sampai ada penjemputan. Sebab bupati sudah mengeluarkan edaran, setiap warga yang pulang dari luar negeri dan luar daerah tidak boleh ada penjemputan. Sudah ada petugas yang jemput," kata Purnama Hadi, Kalak BPBD Lombok Timur, Selasa 31/03/2020.

Sebelum dijemput, lanjutnya, mereka terlebih dahulu diperiksa oleh Petugas Kesehatan Karantina Pelabuhan (KKP) yang ada di bandara dan pelabuhan. Kemudian hasil pemeriksaan dari petugas KKP tersebut menjadi acuan Tim Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mengetahui status penderita, apakah masuk klasifikasi Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam pengawasan (PDP).

Jika terindikasi tidak ada gejala corona maka langsung terdata sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bisa langsung dipulangkan untuk dilakukan isiolasi mandiri.

Sementara, jika ditemukan gejala maka mereka terdata sebagai ODP dan akan diisolasi di bangunan Rusunawa lima lantai di Labuhan Lombok. Bangunan Rusunawa sendiri diperkirakan bisa menampung 480 orang.

Tentu, bagi mereka yang masuk klasifikasi ODP sudah menjadi tanggungjawab pemda. Segala sarana dan prasarana lainnya disiapka di Bangunan Rusunawa. "Termasuk makan minum selama 14 hari masa karantina, disiapkan pemda," imbuhnya.

"Dan untuk PDP akan dilakukan pengawasan intensip di fasilitas kesehatan yang tersedia," lanjut Purnama Hadi.

Sementata bagi Tenaga Migran Indonesia (PMI) Lombok Timur yang tidak terdeteksi kepulangannya (ilegal), juga menjadi atensi petugas. Dalam hal ini, Tim Gugus Tugas yang sudah dibentuk di setiap kecamatan akan melakukan koordinasi dan pendataan. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama