OPSINTB.com - Ratusan warga dari 21 kecamatan di Lotim yang tergabung dalam Aliansi Sahabat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Polres Lombok Timur, Kamis (6/8/2026).
Massa mendesak kepolisian segera menangkap terduga pelaku penghinaan terhadap Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, melalui media sosial beberapa waktu lalu.
Dalam orasinya Kordum Aksi, Subhan menyampaikan agar Kapolres Lombok Timur segera menindaklanjuti laporan yang telah diajukan.
"Kami berikan deadline waktu 3×24 jam untuk menangkap pelaku dugaan penghinaan terhadap Bupati Lotim," tegas Subhan.
Ia menilai unggahan yang dilaporkan tersebut tidak hanya diduga menghina pribadi Bupati Lombok Timur, tetapi juga mengandung ujaran kebencian.
Subhan beberkan bahwa laporan terkait kasus tersebut telah disampaikan ke Polres Lombok Timur sejak Juli lalu namun hingga kini belum ada perkembangan.
"Sudah satu bulan kita masukkan laporan ke Polres Lotim, tapi belum ada kejelasan terhadap pelakunya," katanya
Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan massa diterima oleh Kabag Ops Polres Lombok Timur bersama Kabag SDM, Kasat Intelkam, Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian mendengarkan tuntutan yang disampaikan massa.
"Kita sampaikan tuntutannya ke pimpinan, (Kapolres-red)" kata Kabag Ops Polres Lombok Timur di hadapan peserta aksi.
Dalam kesempatan tersebut, massa juga menyerahkan dua dokumen resmi kepada pihak Polres Lombok Timur untuk ditandatangani bersama, yaituNota Kesepahaman Bersama
antara masyarakat dan Polres Lombok Timur dan Pakta Integritas
sebagai penjamin bahwa aparat penegak hukum akan memproses kasus UU ITE ini dengan ancaman pidana 6 tahun penjara secara transparan dan terukur. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami