OPSINTB.com - PDAM Tirta Ardhia Rinjani akan fokus meningkatkan kualitas layanan masyarakat sebelum melangkah ke investasi skala besar. Dirut PDAM Tirta Ardhia Rinjani Loteng, Bambang Supratomo menyebut, pihaknya fokus membenahi masalah hulu-hilir yang masih banyak dikeluhkan warga.
‘’Sekarang fokus kami menyelesaikan pipa bocor. Supaya air ke rumah warga mengalir normal tiap hari,’’ sebut Bambang, Jumat (19/6/2026).
Soal tarif pembayaran yang naik, Bambang bilang tidak semua dikenakan tarif yang sama. PDAM, Bambang melanjutkan, membagi skema pembayaran dengan pengelompokan pelanggan: rumah tangga biasa, warga kurang mampu, dan bisnis.
‘’Kami bagi kelompok. Biar adil, yang nggak mampu kena subsidi. Yang bisnis, tetap bayar normal,’’ ujarnya.
Dijelaskan, 85 persen pelanggan PDAM Tirta Ardhia Rinjani saat ini adalah rumah tangga kelas bawah dan menengah.
Berapa tarif hotel? PDAM Loteng mematok Rp9.000 lebih per meter kubik. Ia menyatakan, tarif bisnis dan perkantoran tidak bisa disamakan dengan rumah tangga.
‘’Kami pikir 10 tahun ke depan, fasilitas sosial kayak masjid dan sekolah harus dapat tarif termurah. Itu komitmen kami,’’ ujar Bambang.
Dikatakan, besaran tarif air di Loteng bukan wewenang PDAM. Ia menegaskan, tarif diatur Peraturan Bupati atas persetujuan Bupati selaku KPM.
Terkait proyek SPAM Loteng bagian utara, Bambang menambahkan, saat ini sedang tancap gas. Berkas teknis sedang dikebut, dan Pemda siap membayar ganti rugi lahan. Adapun APBN siap digelontorkan untuk pembangunan fisik. (iwn)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami