Kementerian Kebudayaan siapkan revitalisasi tiga istana bersejarah di Sumbawa - OPSINTB.com | News References

30/06/26

Kementerian Kebudayaan siapkan revitalisasi tiga istana bersejarah di Sumbawa

Kementerian Kebudayaan siapkan revitalisasi tiga istana bersejarah di Sumbawa

 
Kementerian Kebudayaan siapkan revitalisasi tiga istana bersejarah di Sumbawa

OPSINTB.com - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menyiapkan program revitalisasi tiga bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Sumbawa, yakni Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih. Revitalisasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip konservasi untuk menjaga keaslian bangunan dan nilai sejarahnya.


Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Kementerian Kebudayaan RI di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa. Pertemuan dipimpin Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, serta diikuti secara virtual oleh Sultan Sumbawa, Sultan Muhammad Kaharuddin IV.


Hadir pula Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Agus Widiatmoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.


Direktur Warisan Budaya, Dr. Agus Widiatmoko, menegaskan seluruh tahapan revitalisasi akan mengacu pada kaidah pelestarian cagar budaya. Menurutnya, pemerintah juga akan memperhatikan masukan dari Kesultanan Sumbawa agar proses pemugaran tidak menghilangkan nilai historis maupun karakter arsitektur bangunan.


"Revitalisasi Istana Dalam Loka akan dilakukan tanpa mengubah bentuk asli bangunan. Nilai sejarah, karakter arsitektur, dan keasliannya harus tetap terjaga agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang," ucapnya selasa (30/6/2026).


Sultan Muhammad Kaharuddin IV menyambut baik perhatian pemerintah terhadap pelestarian peninggalan Kesultanan Sumbawa. Ia berharap seluruh proses revitalisasi tetap mempertahankan bentuk asli bangunan sebagai bagian dari identitas sejarah daerah.


Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan atas dukungan terhadap pelestarian aset budaya di daerahnya. 


Menurutnya, revitalisasi bangunan bersejarah tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga berpotensi mendorong pengembangan pariwisata berbasis sejarah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian cagar budaya menjadi bukti bahwa warisan sejarah daerah memiliki nilai penting untuk dijaga bersama," kata Jarot.


Ia menambahkan, Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih merupakan simbol perjalanan panjang Kesultanan Sumbawa yang memiliki nilai sejarah dan budaya sehingga perlu mendapat penanganan secara berkelanjutan.


Melalui program revitalisasi tersebut, pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan Kesultanan Sumbawa berkomitmen menjaga keaslian warisan budaya sekaligus memperkuat pengembangan destinasi wisata sejarah di Tana Samawa. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama