OPSINTB.com - Progres pembangunan jalan di Kabupaten Lombok Timur saat ini mencapai 37 persen terhitung sejak Desember 2025 hingga Mei 20206. Secara fisik pelaksanaan pekerjaan sejauh ini masih sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
"InsyaAllah kita akan mengakhiri kegiatan ini nanti pada bulan November 2026," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, Ahmad Dewanto Hadi, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, jika dilihat dari rencana dan pelaksanaan didapati deviasi positif meksi kecil. Artinya, seluruh pekerjaan memang sesuai dengan planning.
Dengan demikian, ada harapan pada waktunya nanti akan selesai tepat waktu. Pemerintah daerah merencanakan pengerjaan sebanyak 59 ruas jalan kabupaten ditambah 11 ruas lapen.
"Semua sudah mulai dilaksanakan, tetapi progresnya bervariasi," jelasnya.
Untuk pekerjaan hot mix, menurut Dewanto, rata-rata sudah berjalan. Namun, beberapa ruas masih dalam tahap pekerjaan minor sehingga belum masuk tahap pengaspalan.
Dia mencotohkan, pada pembenahan talut, pemasangan blok carpet untuk penggantian deker. Kemudian juga ada yang penyebaran material dasar dan seterusnya bervariasi, tapi rata-rata seluruhnya sudah dilaksanakan.
Ia menyebut ada beberapa ruas jalan yang sudah tuntas dan saat ini sedang menjalani uji kualitas. Yakni di Gunung Siu Kecamatan Sikur dan ruas Terara, selanjutnya di ruas Rakam.
Meski demikian, masih terdapat beberapa pekerjaan yang menunggu pasokan material ready mix untuk penyelesaian bagian jalan beton.
"Jadi mungkin aspalnya sudah, tapi bahu jalan yang di beton itu belum. Kami menunggu giliran untuk ready mix yang segera akan datang," ujarnya.
Menurutnya, pengujian kualitas dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Tentu pengujian ini dari aspek fisik dengan rencana yang ada di dokumen perencanaan bakal dibandingkan. Jangan sampai, kata dia, ada kualitas yang tidak terjaga sesuai dengan spek yang kita tetapkan.
Walaupun selama proses pelaksanaan juga pihaknya tetap melakukan pemantauan, namun demikian di akhir itu juga harus dilakukan lagi.
Pemkab Lombok Timur menargetkan pembangunan jalan utama selesai pada akhir tahun. Meski terdapat tambahan paket pekerjaan dari sisa tender sebelumnya sejumlah Rp 16 miliar, kemudian ditambah Rp 21 miliar itu yang akan dilakukan tender lagi untuk menambah ruas-ruas baru.
Saat ini, pemerintah daerah sedang melakukan perubahan peraturan daerah dan peraturan bupati karena adanya tambahan ruas jalan dari sisa tender tersebut.
"Mudah-mudahan kita bisa lelang nanti pada akhir bulan Juli, kemudian kita laksanakan," harapnya.
Namun demikian, paket tambahan hasil sisa tender dipastikan tidak akan selesai bersamaan dengan proyek utama karena pelaksanaannya baru dimulai tahun ini.
Ia mengungkapkan, pada tahun anggaran sebelumnya alokasi pembangunan jalan mencapai sekitar Rp 250 miliar. Dari proses tender, masih terdapat sisa anggaran yang kemudian dipersiapkan kembali untuk paket pekerjaan baru.
"Sisa dari penawaran yang Rp 250 miliar itu ternyata masih ada anggaran dan itu kita sedang persiapkan paket baru untuk kita lelang lagi sehingga dari desain awal yang 59 ruas itu nanti akan bertambah dengan sisa uang yang ada,” sebutnya.
Sementara itu, pada tahun ini anggaran pembangunan jalan mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya akibat kebijakan nasional dan berkurangnya alokasi khusus untuk daerah.
Meski demikian, Lombok Timur tetap mendapatkan dua paket ruas jalan yang saat ini sudah mulai dikerjakan.
Dua ruas itu satu di Pengadangan, dan di wilayah Masbagik tepatnya di depan SMPN 3 yang merupakan jalan kabupaten.
Ia menambahkan, kedua proyek tersebut baru selesai tender pada April lalu dan kini sudah memasuki tahap pelaksanaan.
"Sekarang sedang dalam pelaksanaan. Pagunya yang dua ruas itu sekitar Rp 8 miliar," pungkasnya. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami