AFP-Forkopimda Loteng komitmen berantas penyelundupan manusia lewat Rise and Speak - OPSINTB.com | News References

12/05/26

AFP-Forkopimda Loteng komitmen berantas penyelundupan manusia lewat Rise and Speak

AFP-Forkopimda Loteng komitmen berantas penyelundupan manusia lewat Rise and Speak

 
AFP-Forkopimda Loteng komitmen berantas penyelundupan manusia lewat Rise and Speak

OPSINTB.com - Australian Federal Police (AFP) menggandeng Forkopimda Lombok Tengah (Loteng) dalam kampanye ‘’Rise and Speak: Berani Bicara Selamatkan Sesama’’ di Aula Mapolres Loteng, Selasa (12/5/2026).


Kampanye ini mengajak/mengedukasi para nelayan Desa Kuta, Kecamatan Pujut untuk berani bicara dan mencegah tindak pidana penyelundupan manusia.


Kapolres Loteng, AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, kendati kasus ini belum pernah terjadi di daerah ini, namun patut diwaspadai, mengingat Gumi Tatas Tuhu Trasna merupakan gerbang masuk dan keluar orang asing, dengan keberadaan bandaranya.


‘’Antisipasi juga bahwa di sini adalah destinasi pariwisata internasional. Jadi, banyak wisatawan asing yang ke sini, berlibur ke sini dengan visa kerja. Ini yang harus kita awasi,’’ kata Eko.


Menurut AFP, Eko melanjutkan, selain Bali dan Labuhan Bajo,  kepolisian Australia juga sangat mengatensi Lombok. Alasannya, perairan Lombok bagian selatan mengarah langsung ke perairan pantai Australia, yang menyebabkan potensi penyelundupan besar terjadi.


‘’Jangan sampai nelayan-nelayan ini menjadi sasaran, menjadi pelaku maupun korban human trafficking,’’ tambah Eko.


Modus pelaku penyelundupan manusia, kata dia, biasanya menggunakan modus transit. Para pelaku sengaja transit di daerah tertentu, kemudian mencari suaka ke wilayah Australia melalui Lombok.


‘’Jadi, kami edukasi nelayan kita untuk jangan sampai mau diupah oleh pelaku untuk mengantar, karena itu ilegal,’’ kata Eko.


Adapun bentuk kerjasama dengan AFP untuk mencegah kejahatan tersebut adalah dengan pertukaran data dan informasi, teknologi serta saling memperketat imigrasi masing-masing. ‘’Kita juga diberikan alat-alat trafficking dan lain sebagainya,’’ Eko Yusmiarto.


Wakil Bupati Loteng, H Muhammad Nursiah menjelaskan, kedatangan AFP ke daerah ini sebagai komitmen mereka dalam mengatensi penyelundupan manusia. Terpilihnya Loteng sendiri, karena pertimbangan strategis daerah ini sebagai pintu gerbang NTB dengan dunia internasional.


‘’Tentu ini menjadi bagian komitmen kita untuk menjaga Loteng tetap aman melalui pengawasan dan pengendalian orang asing yang masuk,’’ bebernya.


Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Loteng, Ahmad Syamsul Hadi menyatakan, menyambut baik kerjasama ini. Lombok sebagai pintu akhir transit para pelaku, menurutnya perlu terus menjalin komunikasi dengan pihak berwenang.


Karena, modus para pelaku terbilang cukup banyak, seperti menyamar menjadi pebisnis, turis, bahkan secara terang-terangan mencari suaka. Jalur laut yang terbuka luas menyebabkan penyelundupan manusia berpotensi terjadi.


‘’Sehingga teman-teman kita nelayan di selatan perlu mendapatkan pemahaman agar ada kerjasama yang baik terutama dengan pihak kepolisian, karena Lombok menjadi salah satu target untuk menyebrang ke Australia,’’ pungkasnya. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama