OPSINTB.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) resmi meluncurkan logo Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi NTB 2026 pada Selasa (7/4/2026) malam di Bencingah Agung.
Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri mengatakan logo tersebut diberi nama Bale Qur'an. Diambil dari nama Bale Lumbung yang merupakan salah satu bangunan tradisional masyarakat NTB.
‘’Ide dasarnya NTB merupakan wilayah yang memiliki representasi nilai dan sejarah Islam dengan warisan budaya dan alam yang terjaga,’’ kata Pathul.
Adapun keterkaitan logo ini dengan MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026 yang akan diselenggarakan di Loteng pertengahan Juni mendatang adalah karena MTQ merupakan manifestasi dalam memuliakan nilai-nilai Al-Qur'an, yang mempertemukan para kafilah dari seluruh NTB dan mempererat tali ukhuwah dan persatuan.
‘’Nilai-nilai tersebut dapat diasosiasikan dengan makna bentuk Atap Meru Masjid yang mengerucut ke atas, dan bentuk Bale Lumbung yang melengkung seperti kubah. Keduanya dapat merepresentasikan nilai Islam dan persatuan yang sejalan dengan tujuan MTQ,’’ ungkap Bupati.
Untuk diketahui, Pemda Loteng mensyayembarakan logo ini. Pemenangnya adalah seorang warga Bandung Jawa Barat bernama Widya Nuriama Firdansyah. Widya yang memiliki ketertarikan pada desain logo menjelaskan tantangan utama dalam merancang logo MTQ Loteng 2026 terletak pada proses kurasi elemen yang mampu mempresentasikan kekhasan NTB.
‘’Struktur Atap Meru Masjid sebagai lambang regiliusitas, Bale Lumbung yang yang menjadi kekhasan arsitektur tradisional NTB, dan Gunung Rinjani sebagai ikon alamnya,’’ jelasnya.
Widya mengatakan logo ini memiliki perpaduan warna hijau zamrud yang berarti kedamaian/alam dan kuning emas yang berarti kemuliaan/cahaya serta memberikan nuansa islami.
Bagian dasar yang berbentuk buku terbuka (Mushaf Al-Qur'an) dan struktur logo yang meruncing ke atas (bintang dan puncak Rinjani), dengan dikelilingi bentuk kubah melambangkan kegiatan MTQ dalam bingkai persatuan dan ketakwaan.
‘’Elemen atap bertingkat merujuk pada arsitektur khas tradisional NTB (seperti Atap Meru Masjid atau Bale Lumbung), memberikan rasa memiliki bagi masyarakat lokal bahwa MTQ ini adalah identitas milik bersama,’’ katanya. (wan)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami