Kawanan anjing liar serang anak 11 tahun - OPSINTB.com | News References

14/04/26

Kawanan anjing liar serang anak 11 tahun

Kawanan anjing liar serang anak 11 tahun

 
Kawanan anjing liar serang anak 11 tahun

OPSINTB.com - Anak 11 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga diserang kawanan anjing liar. Peristiwa itu berlangsung sekira pukul 16.00 Wita, berlokasi di Dusun Presak, Desa Semaya, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur pada Senin (13/4/2026).


Korban diketahui bernama Riadil Jinan, siswa kelas IV MI Darul Fikri Gelogor Semaya. 


Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban tengah bermain layang-layang bersama temannya di area persawahan yang berjarak sekitar 600 meter dari rumahnya.


Menurut keterangan saksi, secara tiba-tiba empat ekor anjing liar menyerang korban. Melihat kejadian itu yang bersangkutan segera berteriak meminta pertolongan. 


Mendengar teriakan itu, salah seorang warga yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut berusaha menolong. Nahasnya yang bersangkutan pun tak luput dari ganasnya serangan gerombolan anjing itu. Buntutnya dia mengalami luka gigitan di bagian tangan.


Usai kawanan anjing itu bisa dapat diusir, Riadil Jinan kemudian dilarikan ke Puskesmas Sikur oleh warga untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun korban dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas kesehatan akibat kehabisan darah.


Hasil visum sementara yang dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas Sikur menunjukkan bahwa korban mengalami luka gigitan serius di bagian leher, punggung, dan perut yang menyebabkan pendarahan hebat.


Kasi Humas Polres Lombok Timur melalui Kapolsek Sikur, AKP Saiful Hadi, mengamini kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk visum et repertum, koordinasi dengan unit Inafis Polres Lombok Timur, serta bersama pihak kecamatan dan petugas kesehatan hewan melakukan pengecekan lokasi kejadian dan penanganan terhadap anjing liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.


Pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman hewan liar di lingkungan sekitar. Kepolisian bersama instansi terkait, kata dia, saat ini terus melakukan upaya penanganan guna mencegah kejadian serupa.


“Ini merupakan musibah yang sangat memprihatinkan," ucapnya.


Pihak keluarga korban diketahui telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum serta menolak dilakukan autopsi. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama