Desa Ketara dan Segala Anyar sepakat berdamai - OPSINTB.com | News References -->

11/12/23

Desa Ketara dan Segala Anyar sepakat berdamai

Desa Ketara dan Segala Anyar sepakat berdamai

 
Desa Ketara dan Segala Anyar sepakat berdamai


Foto: Foto bersama Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri antara dua belah pihak yang berkonflik, Desa Ketara dan Segala Anyar di ruang rapat kantor bupati setempat, Senin (11/12). (wan/opsintb)


OPSINTB.com - Konflik warga Desa Ketara dan Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) berakhir damai. Pemda Loteng memediasi kedua desa dengan menghadirkan seluruh tokoh masyarakat dua desa. Mediasi dilakukan di Ruang Rapat Kantor Bupati Loteng, Senin (11/12/2023). 


Mediasi damai sempat alot. Bahkan di ruang mediasi, suasana sempat memanas. Kedua belah pihak hingga menjelang sore belum menemukan titik temu. Hingga akhirnya surat perjanjian damai ditandatangani kedua belah pihak setelah pemda, kepolisian, TNI, dan kejaksaan memberikan penyadaran. 


Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri, menyampaikan konflik antara dua desa telah berakhir. Hal itu ditandai dengan ditandatanganinya surat perjanjian damai antara kedua belah pihak. 


''Mudah-mudahan ini berakhir. Ini menandakan bahwa betapa pentingnya kebersamaan itu,'' ujar bupati. 


Bupati menyatakan, meski mediasi sempat alot, karena ada klausul-klausul tertentu yang tidak bisa diterima kedua belah pihak. Namun, kedua belah pihak menyadari bahwa penegakan supermasi hukum sangat penting, sehingga kedua belah pihak mau menerima. 


Ia sangat bersyukur konflik telah berakhir. Hal ini menandakan masyarakat dua desa memiliki budi yang luhur; bahwa betapa pentingnya menjaga kondusifitas keamanan dan pentingnya kebersamaan. 


''Mengingat sebentar lagi akan ada Pemilu, maka kesadaran masyarakat tumbuh dari dirinya sendiri,'' imbuhnya. 


Bupati menekankan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bupati meminta masyarakat menyerahkannya kepada pihak yang berwenang. 


''Diharapkan untuk diserahkan kepada pihak yang berwenang. Bukan saja tanggung jawab pihak kepolisian, tapi tanggung jawab kita bersama,'' tegas Pathul. 


Kapolres Loteng, AKBP Iwan Hidayat, berharap kesepakatan bisa dilanjutkan hingga tingkat bawah. Kendati demikian, Iwan menyatakan, untuk sementara masih akan menempatkan personelnya di lapangan. Dan, melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu untuk menarik personel. 


''Pengunduran (penarikan) personel akan dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan kondisi di bawah,'' kata dia. 


Pihaknya berharap upaya-upaya perdamaian yang sudah dikonsolidasikan akan berjalan sesuai rencana. ''Artinya polisi tetap mengutamakan restorativ justice,'' tandasnya. 


Sebelumnya, pada Jumat (9/12) sore, sekelompok masyarakat Desa Ketara menyerang warga Desa Segala Anyar. Pemicunya adalah mereka tidak terima setelah salah salah satu warga inisial LAW ditangkap dan dimassa karena diduga melakukan pencurian lampu papan reklame di jalan bypass BIL-Mandalika. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama