Cerita sukses pengelolaan dana UPK PNPM Pedesaan di Montong Gading - OPSINTB.com | News References -->

Sabtu, 23 Juli 2022

Cerita sukses pengelolaan dana UPK PNPM Pedesaan di Montong Gading

Cerita sukses pengelolaan dana UPK PNPM Pedesaan di Montong Gading

 
Cerita sukses pengelolaan dana UPK PNPM Pedesaan di Montong Gading

OPSINTB.com - Jika amanah dijalankan sebaik mungkin, dikerjakan dengan seprofesional mungkin pada akhirnya akan melahirkan cerita manis. Hal ini tak hanya berlaku untuk bisnis, tapi juga bagi pengelolaan dana yang lainnya.

Salah satunya ialah pengelolaan dana hibah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Cerita sukses pengendalian anggaran hibah ini di salah satu Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di Kecamatan Motong Gading, Lombok Timur.

Tak heran koordinator kecamatan tersebut dipercaya menjadi komandan Koordinator UPK PNPM Pedesaan wilayah NTB. Dia adalah Sadli.

"Di Kecamatan Montong Gading saja, yang dananya Rp 2 miliar sudah berkembang menjadi 5 miliar," kata Sadli, saat ditemui di sela kesibukannya di UPK Mart Motong Gading, Rabu (21/7/2022) yang lalu.

Sadli menerangkan, pihaknya membina kelompok perempuan sebanyak 279, dengan anggota mencapai 3 ribu lebih. Jumlah anggaran itu tetap dilaporkan melalui musyawarah antar desa (MAD) pertanggungjawaban ke anggota tiap tahun mengenai perkembangan dan tersebut.

Dalam kegiatan MAD itu, pihaknya mengundang mulai dari pemerintah Kecamatan, desa, hingga masing-masing ketua kelompok. Ia menerangkan, 15 persen dari anggaran itu tetap disalurkan ke dana sosial. 

"Alhamdulillah di Montong Gading sudah tembus Rp 1 miliar yang sudah digulirkan," terangnya.

Ia membeberkan, di NTB saat ini UPK yang aktif mencapai 49 dari jumlah 70 lebih. Sedangkan di Lotim, didapati 9 UPK, dan 8 di antaranya masih eksis.

Di Montong Gading, kata dia, sudah mengembangkan ke usaha baru yakni sebuah ritel modern berupa UPK Mart. Pengembangan ini diambil lantaran, budaya belanja masyarakat yang sudah mulai bergeser.

Tujuannya, kata Sadli, mendekatkan masyarakat dengan ritel modern. Dan juga dengan harga lebih murah dengan ritel modern lainnya.

Belanja di UPK Mart, ucapnya, 15 persen dari keuntungan akan disalurkan ke kaum duafa.

"Supaya masyarakat tahu ada alokasi dana sosial setiap tahun," ujarnya.

Dari aktivitas usaha baru itu, ujarnya, untuk tahun 2022 ini pihaknya telah menyalurkan 750 paket sembako untuk masyarakat miskin. Bantuan anak yatim 250 orang, dan 8 KWH Listrik untuk warga yang tak mampu.

Untuk KWH, kata dia, baru terealisasi hanya tiga. Lima lainnya masih berproses di PLN.

Di toko UPK Mart, bisa didapati produk masyarakat setempat. Menurut Sadli, pihaknya telah menyiapkan tempat khusus bagi tiap produk unggulan di wilayah itu.

"Kelompok binaan kita yang memiliki produk, kita bantu mereka jual disini," tandas Sadli. (hkk)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama