Cuaca Panas, Kipas Angin Laris Manis - OPSINTB.com | News References -->

Tuesday, December 3, 2019

Cuaca Panas, Kipas Angin Laris Manis

Cuaca Panas, Kipas Angin Laris Manis

Kipas angin laris di lombok timur

OPSINTB.com - Setelah sekian bulan, kini Indonesi berada di penghujung musim kemarau. Di beberapa tempat termasuk di pulau Lombok sudah beberapa kali diguyur hujan. Namun pada beberapa wilayah tertentu, khususnya di Lombok Timur bisa dikatakan hujan belum serius menampakkan dirinya. Sebut saja di kecamatan Pringgabaya, Suralaga, Masbagik, Sukamulia, Selong, Labuhan Haji, Sakra hingga wilayah selatan Lombok Timur lainnya. Gerimis sempat turun sesaat sekitar dua menit, lalu hilang. Bahkan ada wilayah tertentu di Lombok Timur sama sekali belum melihat penampakan gerimis.

Kemarau panjang banyak dikeluhkan masyarakat Lombok Timur, terutama para petani. Tanah sawah menjadi retak dan menanam padi masih jadi hayalan.

Tapi di balik keluahan tersebut, ada pula yang panen rupiah berkat musim kemarau. Mereka adalah para penjual barang elektronik. Ya, musim kemarau panjang justeru membawa berkah bagi para pengusaha barang elektronik di Lombok Timur, khususnya kipas angin.

Dalam beberapa bulan terakhir pedagang kipas angin panen raya. Suhu udara yang sangat panas akibat kemarau membuat pedagang kipas angin diserbu bak gadis kembang desa.

Salah seorang pedagang elektronik di seputaran Pancor Kecamatan Selong, Zamani mengatakan, dalam sehari ia bisa menjual 5 hingga 7 kipas angin dalam sehari. Bahkan beberapa waktu lalu ia terkejut saat 12 kipas anginnya ludes dalam sehari.

"Kadang kita kebingungan cari kipas angin karena stok di toko sudah habis," kata Zamani, Selasa 03/12/2019.

Beda lagi dengan toko elektronik milik Mahendra. Dalam satu bulan terakhir ia mampu jual kipas angi lebih dari 8 unit setiap harinya. Khusus kipas anging omset penjualanya meningkat drastis hingga 90 persen. Meski begitu, Mahendra mengatakan tidak ada kenaikan harga. Ia menjual kipas angin dengan harga normal.

Hal serupa juga terjadi di pusat perbelanjaan terbesar di Lombok Timur yakni toko Sinar Bahagia (SB). Saat wartawan mendatangi SB lantai dua, terpantau belasan orang sedang sibuk cek merek dan harga kipas angin. Harga kipas mulai Rp 170 ribu hingga Rp 600 ribuan tak menghentikan niat para pembeli. Benar saja, berdasarkan pantauan opsintb.com, belum satu jam sudah sembilan unit kipas angin berpindah ke tangan pembelinya.

Salah seorang pembeli kipas angin, Endawati mengatakan, suhu udara terlalu panas. Ia merasa tak nyaman di dalam rumah karena sangat panas terutama siang hari. Apalagi saat sedang tidur. "Makanya saya beli kipas angin. Panas di rumah pak," katanya. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama