CEK DATA, Polres Lotim Mencatat Ada 5 Kecamatan Rawan Kriminal - OPSINTB.com | News References -->

Rabu, 24 Juli 2019

CEK DATA, Polres Lotim Mencatat Ada 5 Kecamatan Rawan Kriminal

CEK DATA, Polres Lotim Mencatat Ada 5 Kecamatan Rawan Kriminal


OPSINTB.com - Dalam kegiatan gelar Apel Poskamling Polres Lombok Timur (Lotim) 2019, Rabu 24/7/2019, Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Made Winarta SIK yang sekaligus sebagai Pemimpin Apel memebeberkan sejumlah kasus yang terjadi di wilayah hukum Lotim hingga pertengahan tahun 2019.

Bagus menyampaikan, jika dilihat dari data kasus yang terjadi pada tahun 2019, antara bulan Januari hingga Juni 2019 ini sangat menjadi perhatian khususnya kejadian 3C curat pencurian pemberatan yang banyak di wilayah hukum Lotim.

Sesuai data yang dihimpun Polres Lotim.
Berikut kasus kriminal yang terjadi terhitung Januari hingga Juni 2019 :

1. Pencurian dengan pemberatan dengan modus rumah ada 91 kasus
2. Pencurian dan kekerasan 47 kasus
3. dan Pencurian sepeda motor 109 kasus

"Jadi total terjadi khusus untuk kejahatan pencurian saja sebanyak 247 kasus," pungkas Bagus.

Kejadian dari jumlah kasus 3C yang terjadi tersebut, dari upaya Polri telah menangkap kurang lebih pelaku sebanyak 33 orang dengan TKP di wilayah kecamatan:

1. Kecamatan Jerowaru 7 orang
2. Kecamatan Sakra 3 orang
3. Suralaga 4 orang
4. Selong 4 orang
5. Pringgabaya 4 orang
6. Sukur 3 orang
7. Aikmel 2 orang
8. Kecamatan masbagik 3 orang
9. Keruak 2 orang
10. dan Labuhan Haji 3 orang

"Jadi jumlahnya 33 orang yang sementara berhasil kita amankan dan mungkin sekarang masih mondok baik kita maupun di lembaga pemasyarakatan," terang Bagus.

Ia juga memberi fokus pada lima wilayah atau kecamatan yang dianggap rawan kriminal. Sebab dari 21 Polsek di wilayah hukum Polres Lotim kasus pencurian dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini, dominan terjadi di lima kecamatan :

1. Polsek di Jerowaru sebanyak 33 kasus
2. Kecamatan Terara 15 kasus
3. Kecamatan Masbagik 14 kasus
4. Kecamatan Sakra Timur 14 kasus
5. dan Polsek Selong 12 kasus

Kapolres Lotim saat memimpin Apel Poskamling 2019 di  Lapangan Mapolres Lotim

Dari rentetan kejadian kriminal hinggga pertengahan 2019, Bagus menilai, salah satu penyebabnya yakni masih banyaknya Pos Kamling yang kurang aktif.

"Untuk kita maklumi bersama bahwa dari data yang kita peroleh jumlah pos kamling yang ada di desa-desa wilayah kabupaten Lotim sejumlah 882 Siskamling pos. Siskamling hal ini dinyatakan masih aktif yaitu sebanyak 453 pos dan sisanya 429 Pos dirasa masih kurang efektif," terangnya.

Menekan angka kriminal, perlu meningkatkan soliditas antara pengamanan Swakarsa dengan aparat keamanan baik TNI maupun Polri dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap permasalahan. Serta mempererat kerjasama dan memberi kesadaran hukum pada masyarakat.

"Mari kita sama-sama meningkatkan pelaksanaan pengamanan secara Swakarsa yang disertai dengan semangat gotong-royong," pungkasnya. (met)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama