Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan - OPSINTB.com | News References

01/09/26

Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan

Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan

 
Puncak HUT ke 131 Lombok Timur, Bupati Iron tekankan persaudaraan dan percepatan pembangunan

OPSINTB.com - Dari serajah untuk kemajuan, dari kebersamaan untuk kesejahteraan. Begitulah mimpi di umur 131 Lombok Timur. 


Kegiatan yang diperingati pada tanggal 31 Agustus 2026, pada sore hari di Lapangan Tugu Selong. Hadir dalam gelaran itu dihadiri oleh mantan Gubernur NTB dua priode, Dr TGH Zainul Majdi, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, Wakil Bupati H Moh Edwin Hadiwijaya, Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Puncak peringatan Hari Jadi Lombok Timur tersebut ditutup dengan tablig akbar dan tausiyah kebangsaan yang disampaikan Al Mukarram Tuan Guru Bajang (TGB) TGH. Muhammad Zainul Majdi.


Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian peringatan hari jadi 131 Lotim, khususnya untuk Tuan Guru Bajang,  Muhammad Zainul Majdi atas tausiyah dan pesan kebangsaan yang disampaikan.


Bupati juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin Lombok Timur terdahulu yang dinilai telah meletakkan dasar pembangunan daerah. Yakni H. Abdul Kadir yang menjabat pada 1983–1988, H. Moh. Ali Bin Dachlan pada periode 2003–2008 dan 2013–2018, serta H. M. Sukiman Azmy pada periode 2008–2013 dan 2018–2023.


Menurut bupati, peringatan hari jadi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.


"Saya pikiran harus lebih tinggi daripada perbedaan, persaudaraan harus lebih tinggi daripada kepentingan, dan Lombok Timur harus dijaga bersama," pesan Bupati Iron. 


Bupati menyebut pelaksanaan rangkaian Hari Jadi ke-131 juga menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan kegiatan besar meskipun tidak masuk dalam APBD dan tidak memiliki anggaran khusus.


“Setiap keringat yang jatuh untuk menyelesaikan acara ini merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Lombok Timur,” ungkapnya.


Ia menegaskan Pemkab Lotim, berkomitmen menghadirkan daerah yang semakin sejahtera, maju, adil, jujur, dan transparan. Pembangunan, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan jalan dan gedung, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat.


Pemerintah juga berupaya memastikan anak-anak Lombok Timur memiliki masa depan yang lebih baik, masyarakat semakin sehat, berpendidikan, produktif, dan sejahtera, serta kehidupan sosial tetap harmonis di tengah keberagaman.


Bupati Jawab Aspirasi Masyarakat


Puncak peringatan Hari Jadi kemudian dilanjutkan dengan dialog aspirasi masyarakat. Tiga perwakilan masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.


Aspirasi tersebut meliputi persoalan infrastruktur dan pertanian, pelayanan posyandu serta jaminan kesehatan bagi para kader, hingga pariwisata, sampah, dan penerangan jalan.


Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus mencari solusi dan berbagai sumber pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal.


Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan PAD diharapkan dapat memperluas ruang fiskal pemerintah sehingga kemampuan pembiayaan pembangunan semakin besar.


Selain mengandalkan pendapatan daerah, Pemkab Lombok Timur juga terus memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Bupati menyebut pada 2026 dan 2027 Lombok Timur mendapatkan dukungan sekitar Rp250 miliar untuk pembangunan jalan dan infrastruktur.


Di sektor pertanian, khususnya irigasi, pemerintah juga berhasil memperoleh dukungan lebih dari Rp21 miliar melalui kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).


Bupati juga menyampaikan rencana penambahan anggaran pembangunan jalan melalui anggaran perubahan tahun ini. Sementara pada 2027, pemerintah kembali akan membahas anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan.


Pemerintah menargetkan jalan-jalan yang belum beraspal dapat dituntaskan secara bertahap hingga akhir masa jabatan.


Kader Posyandu Akan Didorong Mendapat Jaminan Sosial


Di bidang kesehatan, Bupati menegaskan perhatian pemerintah terhadap Posyandu tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana, tetapi juga perlindungan sosial bagi para kader.


Pemerintah akan memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Bagi kader yang belum terdaftar, pemerintah akan mengupayakan kepesertaan melalui mekanisme penganggaran yang dikoordinasikan bersama pemerintah desa.


Sementara kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait. Kebutuhan yang belum dapat dipenuhi pada tahun ini akan diupayakan melalui penganggaran berikutnya.


Sampah dan Pariwisata Jadi Perhatian


Terkait persoalan pariwisata dan sampah, Bupati menegaskan kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik wisatawan.


Menurutnya, wisatawan tidak akan merasa nyaman apabila destinasi wisata dan lingkungan sekitarnya masih dipenuhi sampah. Karena itu, Pemkab Lombok Timur terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah.


Bupati menyebut Lombok Timur menjadi satu-satunya kabupaten di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang terpilih dalam program pengelolaan sampah yang dibiayai Bank Dunia.


Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, pemerintah juga mendorong investasi, khususnya di wilayah selatan seperti Kecamatan Jerowaru yang memiliki potensi besar di kawasan pesisir.


Sementara di wilayah utara, Bupati mendorong aktivitas usaha agar memberikan kontribusi kepada daerah melalui pembayaran pajak sesuai ketentuan. Pendapatan tersebut nantinya dapat kembali digunakan untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Target 8.000 Titik Lampu Jalan


Untuk persoalan penerangan jalan, Bupati menyampaikan rencana kerja sama yang akan dilaksanakan pada 2027. Pemerintah menargetkan pemasangan lampu jalan di sekitar 8.000 titik di seluruh wilayah Lombok Timur.


Menurutnya, penerangan jalan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi.


Menutup tanggapannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mengawal pembangunan Lombok Timur. Masukan dari masyarakat, menurutnya, merupakan bagian penting untuk mengingatkan pemerintah agar terus bekerja dan mempercepat pembangunan.


“Insyaallah ke depan Lombok Timur akan semakin maju. Kita bersyukur dan terus berikhtiar agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.


TGB Soroti Empat Karakter Masyarakat Lombok Timur


Sementara itu, dalam tausiyah kebangsaan, TGB TGH. Muhammad Zainul Majdi menyampaikan sejumlah karakter positif yang menurutnya telah diwariskan para ulama, guru, dan orang tua terdahulu kepada masyarakat Lombok Timur.


Ia menyebut sedikitnya ada empat sikap yang menjadi kekuatan masyarakat Lombok Timur, yakni cinta ilmu, berani merantau untuk mencari kebaikan, terbuka terhadap sesama, serta berani menegakkan kebenaran.


Puncak peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur ditutup dengan penyerahan penghargaan juara 1 BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan bantuan hasil penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.


Bantuan tersebut senilai Rp480 juta, yang dihimpun melalui aksi galang dana Korpri, PGRI, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama