SMAN 1 Terara, sekolahnya para juara: Menorehkan prestasi, mengukir masa depan - OPSINTB.com | News References

03/08/26

SMAN 1 Terara, sekolahnya para juara: Menorehkan prestasi, mengukir masa depan

SMAN 1 Terara, sekolahnya para juara: Menorehkan prestasi, mengukir masa depan

 
SMAN 1 Terara, sekolahnya para juara: Menorehkan prestasi, mengukir masa depan

OPSINTB.com - Julukan sebagai sekolah para juara, nampaknya bukan hanya selogan bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Terara. Pasalnya sejak lahir tempat ini sebagai pencentak generasi berprestasi. 


Julukan itu lahir dari deretan prestasi yang terus mengalir dari tahun ke tahun. Tak heran bagi masyarakat Lombok Timur, sekolah ini menjadi rumah bagi para juara.


Buktinya, pemerintah pernah memberikan penghargaan BOS Kinerja, sebuah pengakuan atas tata kelola pendidikan yang berkualitas dan berprestasi.


Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 1 Terara, Halid S. Pd, bersama dedikasi para guru yang tak kenal lelah, sekolah ini berhasil membangun budaya kompetisi yang sehat. Setiap siswa didorong untuk berani bermimpi, berani mencoba, dan percaya bahwa mereka mampu berdiri di podium kemenangan.


Motivasi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di sekolah. Guru-guru tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menjadi penyemangat agar para siswa berani mengikuti berbagai perlombaan, baik akademik maupun nonakademik. Hasilnya pun berbicara.


Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, nama SMAN 1 Terara kembali bergema melalui para atlet mudanya.


Erisa Junia Putri sukses mempersembahkan medali emas pada kategori pasangan mix cabang olahraga Bridge, sekaligus medali perak pada kategori beregu mix.


Di cabang Wushu, Baiq Aura Oktaviana Lestari mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali perak pada nomor Jianshu Putri.


Aufa Cahya Isti Falestra mempersembahkan medali perunggu dari cabang Aerobic Gymnastic.


Sementara Dinda Puji Lestari menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu pada cabang Hockey Outdoor.


Prestasi juga datang dari lapangan futsal. Baiq Cinta Ramadani menyumbangkan medali perak untuk futsal putri, sedangkan Ahmad Alpian meraih medali perak pada futsal putra.


Tak kalah membanggakan, Sigit Harianto berhasil berdiri di podium tertinggi dengan mempersembahkan medali emas dari cabang sepak bola.


Tidak berhenti di arena olahraga, di tingkat Kabupaten Lombok Timur, Asya Avara, siswi kelas X-2, berhasil menjadi Juara I Seleksi Duta Muda Kesehatan dan BPJS RI Tahun 2026.


Dalam dunia sastra, Baiq Elva Julia Erwina menunjukkan bahwa pena juga mampu mengharumkan nama sekolah. Ia berhasil meraih Juara II Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi NTB 2026 pada cabang menulis cerpen jenjang SMA/MA/SMK.


Sementara itu, Baiq Ativa Nabila sukses meraih Juara I pada kejuaraan bola voli tingkat SMA/SMK dan umum dalam ajang SMAVOC SMAN 8 Mataram.


Prestasi lain juga hadir dari Indah Gerhana siswi kelas XII bidang PMR melalui Lomba Jurnalis PMR pada ajang PMR Wira Lokafarma se-NTB.


Rentetan capaian tersebut menjadi bukti bahwa prestasi di SMAN 1 Terara tidak lahir secara kebetulan. Di balik setiap medali dan piala, ada latihan panjang, pengorbanan, serta dukungan penuh dari sekolah.


Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Lalu Muhammad Thoyib, mengatakan bahwa sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa yang telah mengharumkan nama Lombok Timur di Porprov NTB 2026, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum.


Menurutnya, sekolah tengah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk memberikan penghargaan sekaligus pembinaan berkelanjutan kepada para atlet muda tersebut.


"Yang terpenting bukan hanya medali yang mereka bawa pulang, tetapi bagaimana sekolah mampu memfasilitasi mereka agar terus berkembang. Kami ingin prestasi olahraga berjalan beriringan dengan prestasi akademik," ucapnya saat diwawancara opsintb.com Senin, (3/8/2026)


Ia mengakui, sekolah selalu membuka ruang bagi siswa yang harus menjalani pemusatan latihan maupun mengikuti kejuaraan. Melalui komunikasi dengan para guru, siswa tetap mendapatkan kesempatan belajar sehingga tidak tertinggal pelajaran.


Bagi SMAN 1 Terara, prestasi tidak boleh mengorbankan pendidikan. Sebaliknya, keduanya harus berjalan berdampingan.


"Kami ingin anak-anak sukses di lapangan sekaligus sukses di ruang kelas," katanya.


Dari sisi sarana, SMAN 1 Terara dinilai telah memenuhi standar pendidikan dengan raihan akreditasi unggul. Meski demikian, sekolah masih berharap adanya pengembangan fasilitas untuk beberapa cabang olahraga yang membutuhkan arena khusus seperti atletik.


Sekolah berkomitmen menjadi tempat lahirnya bibit-bibit atlet yang nantinya dapat dibina lebih lanjut di tingkat kabupaten hingga nasional.


Kata dia, dibalik setiap seragam putih abu-abu yang dikenakan para siswa, tersimpan mimpi besar untuk membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi.


"SMAN 1 Terara membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengejar nilai rapor, tetapi juga tempat menempa karakter, disiplin, dan mental juara," ujarnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama