OPSINTB.com - Pemkab Lombok Tengah (Loteng) menerjunkan ribuan aparatur sipil negara (ASN) untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Rabu (26/8/2026).
''Semua dinas, Polri, dan TNI diterjunkan untuk membantu masyarakat Sade. Ini bentuk sinergitas kami terhadap lokus kebakaran,'' kata Bupati Loteng, H Lalu Pathul Bahri.
Dengan kegiatan ini, Bupati berharap kondisi psikologis dan kegiatan masyarakat Sade segera pulih pasca kebakaran. ''Ke depan diharapkan segera pulih lagi, sehingga masyarakat secepatnya menempati Sade lagi,'' ujarnya.
Untuk rekonstruksi sendiri, pihaknya masih berdiskusi dengan stakeholder terkait, dan telah mendapatkan instruksi dari Kementerian Sosial untuk tahapan-tahapannya.
''Recovery-nya harus kami diskusikan kembali mengingat ini dulu beratap ilalang dan masyarakat ingin kembali menggunakan ilalang,'' tambahnya.
''Merubah atap saja kami tidak berani sembarangan. Harus ada diskusi dengan mereka agar mereka tidak merasa termarjinalkan.''
Ke depan, jika rumah adat menggunakan ilalang, maka pihaknya telah memikirkan titik-titik penempatan alat pemadam api ringan (Apar) serta merancang jalan masuk kendaraan agar mobil pemadam leluasa masuk ke pemukiman.
''Kalau pakai ilalang, tentu harus kita pikirkan Aparnya, kemudian distribusi air manakala terjadi hal yang tidak kita inginkan, karena pemadam kebakaran juga harus bisa masuk,'' papar Bupati.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Loteng, Lalu Sarkin Junaidi menyebut, sampah material sisa kebakaran yang terkumpul hari ini berjumlah 50 ton lebih. Sampah tersebut seluruhnya akan dibuang ke TPA Pengengat.
''Yang bisa kita kumpulkan hari ini mencapai 50 ton lebih,'' sebut Sarkin.
Pihaknya mendorong seluruh ASN dan pihak-pihak yang terlibat terus bekerja maksimal agar puing-puing kebakaran bisa diangkut seluruhnya hari ini.
Sementara itu, Kapolresta Loteng, Kombes Pol Hariyanto menjelaskan masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) terkait penyebab pasti kebakaran. Termasuk seluruh barang bukti juga telah diamankan dan dibawa untuk diperiksa di Labfor.
''Kami masih menunggu kepastiannya dari teman-teman Labfor Polda Bali,'' jelasnya. (iwn)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami