OPSINTB.com - Pemerintah terus gencar galakan program cek kesehatan gratis (CKG) bagi masyarakat. Pemeriksaan untuk dilakukan untuk deteksi dini resiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan kesehatan lainnya yang kerap terlambat diketahui masyarakat.
Melalui pemeriksaan gratis, masyarakat dapat segera mengetahui kondisi kesehatannya dan mendapatkan tindak lanjut apabila ditemukan risiko penyakit tertentu.
Untuk memperluas cakupan pelayanan, Dinas Kesehatan tidak hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya. Strategi jemput bola dilakukan agar layanan kesehatan bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan atau yang selama ini jarang melakukan pemeriksaan kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Lombok Timur, Syaiful Idris, mengatakan capaian cek kesehatan gratis telah mencapai 46 persen dari jumlah penduduk. Jumlah itu menjadi salah satu daerah dengan capaian tertinggi di NTB.
"Target kita sekitar 60 persen. Dibandingkan tahun kemarin dengan periode yang sama, target tahun ini memang meningkat," ujar Syaiful Idris, Kamis (13/8/2026).
Menurut Syaiful, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pemeriksaan kesehatan gratis kini tidak hanya dilakukan melalui posyandu.
"Tetapi juga melibatkan kecamatan, desa, lembaga pemerintahan, hingga sejumlah institusi lainnya," ucapnya. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami