OPSINTB.com - Belakangan publik dibuat geram atas mediasi antara Hilda, seorang warga Lombok, dengan pemilik Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya.
Kendati kedua belah pihak sudah berdamai, justru muncul dugaan tindakan rasis yang dilakukan oleh seorang warga setempat yang kini menjabat sebagai anggota DPD RI, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, yang akrab disapa Arya Wedakarna.
Dugaan itu mendapat tanggapan setelah potongan video yang viral di jagat media. Arya Wedakarna diduga mengancam wanita asal Lombok, Hilda.
Dalam video yang beredar, anggota DPD RI Arya menyela penjelasan Hilda. Senator asal Bali itu seolah membusungkan dada dan diduga menekan mental warga asal Lombok tersebut.
Dalam video itu, Hilda menjelaskan bahwa dirinya mengunggah kejadian tersebut ke akun miliknya karena emosi akibat bahasa yang dilontarkan oleh pemilik tailor yang menurutnya tidak bisa diterima.
Penjelasannya pun disela oleh senator asal Bali itu. Dia membusungkan dada dan menekan mental perempuan yang berasal dari Lombok tersebut.
“Ini mumpung saya juga pengawas undang-undang perpajakan, nanti saya bisa mintakan CSR sesuai Undang-Undang Nomor 40,” ujar Arya.
“Misalkan ditutup nih, kamu mau tanggung jawab enggak? Ayo ngomong dong di depan kami. Puas kamu?” ucap Arya.
“Keluarga punya hak melaporkan kamu dengan UU ITE,” terangnya.
Lontaran kata-kata ini yang banyak pihak sayangkan keluar dari senator tersebut. Salah satunya adalah Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Nusa Tenggara Barat, Muhammad Alfian.
Menurut Alfian, mediasi sejatinya merupakan proses untuk menemukan solusi win-win tanpa unsur intimidasi atau ancaman.
“Cara mediasinya sudah tidak benar dan tidak paham SOP menjadi mediator,” kata Alfian.
Oleh karena itu, dirinya berharap ini menjadi atensi di kalangan senator dan Badan Kehormatan DPD RI agar bisa diinvestigasi lebih dalam.
“Dan untuk masyarakat, saya berharap jangan terprovokasi dan tetap tenang. Jaga diri agar tidak semakin menambah kegaduhan di ruang publik, lebih-lebih di media sosial,” harapnya. (kin)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami