OPSINTB.com - Panas matahari sudah tak strik siang. Rasanya sudah mulai bersahabat.
Satu dua rombongan namapak tiba di Pantai Dedalpak. Di antaranya membawa orang lanjut usia.
Kedatang para orang tua itu, bukan untuk menikmati gunungan pasir layakanya anak muda. Tapi mereka berkunjung untuk betalet.
Betalet bagi masyarakat Lingkar Pantai Dedalpak bukan hal baru. Aktivitas ini merupakan warisan dari orang tau terdahulu.
Betalet merupakan cara masyarakat setempat untuk terapi. Mereka menanam badan ke dalam pasir di pantai tersebut.
"Betalet di Pohgading sudah menjadi hal biasa. Terlebih sudah bulan puranama dari tanggal 13 hingga 17," kata Husein, Jumat (3/7/2026).
Batelt termasuk, sudah warisan karena bisa menjadi obat bagi mereka yang mengidap penyakit struk, asam urat. Biasanya setelah beberapa kali mereka bisa sehat.
Terapi satu ini dilakukan dengan cara melubangi pasir seukuran dada dalam posisi duduk. Disesuaikan dengan ukuran panjang kaki.
Terapi ini dilakukan selama 1 hingga 2 jam. Usai melakukan betalet harus lari minmal 10 menit atau mandi di pantai. Tujuannya untuk meregangkan kembali urat dan persendian.
Pasir di areal tersebut bisa menjadi terapi karena kandungan besi hingga 65 persen. Di wilayah ini disebut memiliki muatan tertinggi dibadingkan daerah sekitarnya.
"Kandungan besi ini mulai dk wayh Ijobalit, Pohgading, hingga Sambalia. kandungan 65 persen itu diketahui tahun 2005 dari hasil kajian amdal," celetuk Badri salah seorang warga Pohgading Timur. (kin)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami