OPSINTB.com - Getah dan aroma tembakau rajang masih menempel di tubuh Agil Sarful Anam. Ditambah triknya matahari, membuat baunya semakin menusuk hidung.
Tepat di halam rumahnya, menjadi lokasi para pengerajang menjemur tembakaunya. Sedangkan Ibu Agil juga terlihat tekun bekerja mengiris daun tembakau. Apalagi bapaknya.
Bagi Agil, lahir dari keluarga petani terlebih musim tembakau tiba, ikut terlibat berkeringat sudah hal biasa. Baginya, dengan terlibat dia bisa membantu keluarga.
Kendati sibuk membantu pekerjaan orang tuanya, tak membuat semangat belajar Agil ciut. Dirinya tetap bisa fokus menjaga asa demi cita-citanya.
Semangat belajar dan tekad kuat itu yang mengantarkannya menjadi salah satu siswa yang memiliki keahlian. Buktinya ia menjadi wakil Nusa Tenggara Barat pada ajang Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen) tingkat nasional 2026.
"Sekarang saya akan mengikuti lomba LKS Tingkat Nasional, bidang TAV, Programming, Soldering dan desain, termasuk membuat rangkaian seperti running LED atau running text," ujar siswa kelas XII SMKN 3 Selong, Jurusan Teknik Audio Video (TAV), belum lama ini.
Sebelum ke LKS nasional, dirinya terlebih dahulu ikut di kompetisi TAV tingkat provinsi. Dirinya bisa meraih juara pertama pada LKS tingkat Provinsi NTB dengan menampilkan karyanya berupa amplifier untuk speaker.
Menurut remaja kelahiran Desa Denggen Timur ini, ketertarikannya pada dunia elektronika sudah muncul sejak lama. Ia mengaku menyukai aktivitas merakit perangkat elektronik karena ia hobi.
"Yang membuat saya suka karena unik, suka merakit," ungkapnya.
Hobinya itu terbawa, bahkan menjadi kebiasaan hingga di lingkungan sekolah. Menurutnya, praktik menjadi bagian penting dari proses belajar.
Dia melakukan praktik sekitar empat kali dalam sepekan, menyesuaikan jadwal mata pelajaran. Sementara di rumah, ia terus memperdalam kemampuan dengan mencari referensi melalui media sosial dan internet.
"Saya juga sering belajar dari media sosial dan browsing untuk menambah pengetahuan," tuturnya.
Saat ini dirinya terus mematangkan persiapan menuju LKS Nasional. Yakni dengan terus latihan setiap hari bersama guru pembimbing.
Pasalnya dia akan berangkat menuju Jakarta pada Sabtu (25/7/2026) mendatang untuk mengikuti LKS Nasional yang berlangsung di SMKN 4 Jakarta selama kurang lebih satu minggu.
Ia menjadi satu-satunya peserta dari Lombok Timur yang mewakili NTB pada bidang lomba tersebut dan akan didampingi seorang guru pembimbing.
Kendati demikian, Agil harus memutar otak untuk menutupi kekurangan yang berupa keterbatasan peralatan. Terlebih lagi, dirinya harus belajar ekstra lantaran modul yang akan digunakan dalam lomba baru diterima sehingga waktu untuk beradaptasi cukup terbatas.
"Modul yang dipakai baru jadi sehingga kami belum terlalu familiar dengan modul yang akan dikerjakan saat lomba nanti," ujarnya.
Pada kompetisi tingkat nasional nanti, peserta akan mengerjakan proyek berupa perakitan running LED berukuran kecil yang menguji kemampuan desain rangkaian, pemrograman, hingga penyolderan.
Meski persiapan dilakukan dengan segala keterbatasan, ia optimis untuk meraih juara. Agil berharap mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Baginya, kerja keras dan latihan menjadi modal utama untuk bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia.
"Walaupun fasilitas yang dimiliki seadanya, saya berharap bisa memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk NTB," ucapnya. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami