Terdakwa IJU serang balik Nursalim: Saya tak pernah bertemu saksi, apalagi jadi jubir - OPSINTB.com | News References

10/04/26

Terdakwa IJU serang balik Nursalim: Saya tak pernah bertemu saksi, apalagi jadi jubir

Terdakwa IJU serang balik Nursalim: Saya tak pernah bertemu saksi, apalagi jadi jubir

 
Terdakwa IJU serang balik Nursalim: Saya tak pernah bertemu saksi, apalagi jadi jubir

Foto: Kepala BPKAD NTB, Nursalim (batik) hadir sebagai saksi di kasus dugaan gratifikasi di lingkungan DPRD NTB.


OPSINTB.com - Terdakwa Indra Jaya Usman (IJU) keberatan terhadap pengakuan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, Nursalim, dalam persidangan, Kamis (9/4/2026).


Pengakuan tersebut diungkapkan oleh Nursalim, yang menyebut telah bertemu dengan terdakwa pada bulan Mei 2025, untuk membahas program Desa Berdaya, setelah sebelumnya menghubungi IJU.


Ia membantah hal tersebut. Ia mengaku tidak pernah bertemu dengan saksi Nursalim, apalagi membahas program Desa Berdaya.


“Saya tidak pernah bertemu dengan saksi membahas program Desa Berdaya,” protesnya.


Ia mengatakan, yang ia ingat hanyalah pertemuan dengan Nursalim saat rapat membahas terkait SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja).


“Yang saya ingat adalah pertemuan rapat SOTK,” sebut Iju.


Ia juga menyatakan keberatan ketika dirinya disebut sebagai penghubung atau “jubir”.


“Apalagi statement yang bilang ditunjuk sebagai juru bicara,” ujarnya.


Sementara itu, Nursalim kembali mengklarifikasi bahwa ia sempat bertemu dengan para terdakwa, yakni Indra Jaya Usman, Hamdan Kasim, dan M. Nashib Ikroman.


“Saya diminta untuk menyampaikan ke mereka bertiga terkait program Desa Berdaya, bertemu bertiga (terdakwa),” jelasnya.


Ia kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah bertemu dengan Nursalim dan tidak pernah membahas program tersebut.


Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan sebagai “jubir”, karena saat Pilkada 2023 ia merupakan dewan pengarah kampanye calon Gubernur Zulkieflimansyah.


“Kemudian terkait penunjukan saya sebagai jubir, tentu saya tidak percaya itu, karena saya tidak memiliki relevansi maupun keterkaitan dengan pemerintahan Muhammad Iqbal,” tegasnya. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama