OPSINTB.com - Niat Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) memberikan keterampilan khusus bagi tujuh ratus lebih honorer non database yang tidak masuk PPPK Paruh Waktu melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) tak disambut antusias.
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BLK Loteng mencatat, sejak program tersebut dibuka Januari lalu, hanya baru sepuluh orang honorer yang telah mengikuti pelatihan.
‘’Datanya sepuluh orang (honorer) yang ikut. Dan saya berharap pada gelombang berikutnya akan semakin banyak,’’ kata Kepala UPTD BLK Loteng, Dedet Zelthauzallam pada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Melalui para honorer yang telah mengikuti pelatihan, Dedet panggilan karibnya, berharap agar mereka bisa mensosialisasikan apa yang telah diperoleh di BLK. Sebab, di BLK bukan hanya soal berlatih keterampilan, tetapi juga diajarkan disiplin dan etos kerja tinggi.
‘’Kalau pelatihan menjahit, mendesain, tata boga dan lain-lain, itu gampang. Yang susah itu disiplin,’’ imbuhnya.
Pemda menganggarkan dana lebih kurang Rp 1 miliar untuk program ini. Termasuk di dalamnya uang transportasi Rp 25 ribu per peserta yang akan diberikan di akhir pelatihan.
Melalui pelatihan ini, Dedet melanjutkan, Pemda berharap honorer non database yang tidak tertampung bisa memperoleh keahlian lain.
‘’Niat Pemda ini sangat mulia. Tapi, honorer mau manfaatkan atau tidak. Ini opsi Pemda sebagai bentuk kepedulian,’’ ujar alumni Institut Pemerintah Dalam Negeri itu.
Adapun pada gelombang pertama pelatihan yang diikuti sepuluh honorer, BLK membuka pelatihan barista, cleaning service, menjahit, tata rias, tekhnisi HP, tata boga, bahasa Jepang dan lain-lain.
‘’Sehingga, harapan saya; mari manfaatkan kesempatan ini. Untuk diri sendiri dan untuk keluarga,’’ harapnya.
Saiful Hanan, salah seorang honorer mengungkap tidak tertarik mengikuti pelatihan di BLK karena sudah merasa terpanggil menjadi seorang pendidik. Kendati gajinya mengajar di salah satu sekolah negeri tak mencukupi kebutuhan sehari-hari, namun baginya ‘’mengajar’’ lebih menarik.
‘’Sambil berharap ada kebijakan bagus dari Pemda maupun pemerintah pusat ke depan,’’ bebernya. (wan)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami