Kisah getir sepasang lansia di Batukliang - OPSINTB.com | News References

04/02/26

Kisah getir sepasang lansia di Batukliang

Kisah getir sepasang lansia di Batukliang

 
Kisah getir sepasang lansia di Batukliang

OPSINTB.com - Sehelai kelambu usang menjadi saksi getir kehidupan sepasang suami isteri yang tinggal di Dusun Sapit, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah (Loteng). Pasangan tersebut yakni Amaq Alif (80 tahun) dan Inaq Raisah (78 tahun).


Mereka tinggal di sebuah gubuk reyot, berdinding pagar bambu yang telah mulai lapuk. Tak ada kompor gas. Hanya kepulan asap dari kayu bakar, saat mereka sedang memasak air untuk menyeduh kopi yang akan disuguhkan kepada wartawan.


Di gubuk tersebut, mereka hanya tinggal berdua. Sebab, anak pertama mereka merantau ke Malaysia, dan tak pernah sekalipun pulang menjenguk selama 20 tahun keberadaannya di Negeri Jiran.


Hanya anak kedua mereka, yakni Sardi yang datang menjenguk. Dengan keterbatasan ekonomi, Sardi tidak dapat berbuat banyak. ‘’Kondisi saya juga pas-pasan. Mengandalkan hidup dari bajak sawah dan buruh tani,’’ tutur laki-laki 45 tahun tersebut saat dikunjungi wartawan di rumah orangtuanya, Senin (2/2/2026).


Lebih parah lagi, di kediaman kedua lansia tersebut tidak ada mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai, sehingga keduanya harus tertatih menerobos hujan ke parit yang jaraknya sekitar 10 meter dari rumahnya jika perut mulas atau ingin mandi.


‘’Ya, kasihan, tapi kondisi ekonomi kami tidak cukup untuk membuatkan mereka MCK,’’ kata Sardi.


Kepala Dusun Sapit, Yudi menyampaikan, rumah Amaq Alif dan Inaq Raisah sudah masuk perencanaan RTRH 2025, dan akan terlaksana pertengahan tahun 2026 ini.


‘’Rencananya pertengahan tahun 2026 ini dieksekusi, dan kami masih menunggu informasi selanjutnya,’’ terangnya.


Kepala Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Loteng, Agus Herianto menyatakan, pihaknya masih berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait agar rehab rumah kedua lansia tersebut bisa dilakukan secepatnya.


‘’Terkait rumah ini masih kita coba upayakan untuk koordinasi dengan pihak terkait,’’ kata Agus melalui pesan WhatsApp.


Pihaknya sebenarnya telah mengetahui usulan untuk perbaikan rumah tersebut telah disampaikan oleh Wabup Loteng kepada pihaknya. ‘’Tapi karena kegiatan belum mulai berproses, makanya kami akan tetap kawal usulan Pak Wabup di Selebung ini,’’ seraya menambahkan akan memberikan informasi lanjutan terkait masalah ini. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama