OPSINTB.com - Pemkab Lombok Tengah (Loteng) memberikan klarifikasi atas beredarnya video di media sosial Facebook akun @Sam Sul Rizal yang menyebutkan adanya warga penyandang disabilitas yang belum tercover bantuan sosial (bansos).
Klarifikasi tersebut dilakukan setelah tim Dinas Sosial Loteng turun langsung melakukan kunjungan dan verifikasi. Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Loteng, H Masnun.
Berdasarkan hasil penelusuran, warga yang dimaksud dalam video tersebut adalah Muhammad Subqi (18), warga Dusun Kebun Beleq, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang.
‘’Muhammad Subqi merupakan penyandang disabilitas berat dengan kondisi lumpuh total,’’ tutur Masnun, Senin (12/1/2026).
Dijelaskannya, Subqi dilaporkan lahir dalam kondisi normal dan sempat mengenyam pendidikan hingga kelas II Madrasah Ibtidaiyah (MI). Namun, menjelang kenaikan kelas III, ia mengalami demam panas tinggi disertai perubahan kondisi fisik.
‘’Setelah mendapat penanganan medis di Praya, dokter mendiagnosis kondisi tersebut sebagai lumpuh layu,’’ jelas Masnun.
Hasil klarifikasi di lapangan, sambungnya, menunjukkan bahwa informasi yang menyebutkan keluarga Muhammad Subqi belum tercover bantuan sosial tidak sesuai dengan data.
‘’Mereka tercatat sebagai penerima aktif sejumlah program bantuan sosial, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS), Penerima Bantuan Iuran (PBI), serta BLTS Kesra,’’ imbuhnya.
Adapun bantuan sosial yang diterima pada periode terakhir meliputi PKH Tahap IV sebesar Rp1.425.000, BPNT Tahap III sebesar Rp600.000, dan BLTS Kesra sebesar Rp900.000.
‘’Dengan demikian, total bantuan sosial yang diterima keluarga tersebut mencapai Rp2.925.000,’’ ucap Masnun.
Meski demikian, hasil kunjungan juga mencatat adanya kebutuhan mendesak berupa kursi roda dan kasur lipat untuk menunjang perawatan dan aktivitas sehari-hari Muhammad Subqi. Pemerintah daerah melalui perangkat terkait akan menindaklanjuti kebutuhan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
‘’Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi di media sosial serta mengedepankan konfirmasi kepada instansi berwenang. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas,’’ pesan Masnun. (wan)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami