Kemah menulis Buya Ahmad Syafii Maarif bakal digelar di Sunrise Land Lombok - OPSINTB.com | News References -->

05/05/24

Kemah menulis Buya Ahmad Syafii Maarif bakal digelar di Sunrise Land Lombok

Kemah menulis Buya Ahmad Syafii Maarif bakal digelar di Sunrise Land Lombok

 
Kemah menulis Buya Ahmad Syafii Maarif bakal digelar di Sunrise Land Lombok

OPSINTB.com - Dalam rangka haul ke 3 Buya Ahmad Syafii Maarif, komunitas kelas reading Buya Syafii, bekerjasama dengan Sunrise Land Lombok bakal menggelar reading and writing camp pada, Senin (27/5/ 2024) mendatang.


Ketua panitia Reading and Writing Camp haul Buya Safi'i Ma'arif, Azmi, mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema Agama dan Estetika. Untuk itu, kata dia, panitia secara terbuka mengundang masyarakat peminat pemikiran keagamaan dan sastra mengikuti kegiatan tersebut. 


"Selama sehari penuh, peserta camp yang telah lolos seleksi akan memperoleh wawasan mendasar tentang berpikir terbuka, pengetahuan dasar menulis dan wawasan sastra yang akan diberikan oleh para ahlinya," ucap Azmi kepada ospsintb.com, Minggu (5/5/2024)


Selain itu, bebernya, pada puncak kegiatan akan digelar diskusi tentang agama dan estetika, secara terbuka untuk masyarakat luas.


Pilihan pada tema yang diusung dalam haul ke tiga tersebut bertujuan untuk menemukan kembali spirit estetika dalam khazanah Keislaman.


Estetika, terangnya, adalah pembicaraan besar yang terabaikan dalam kajian keislaman formal. Di lain sisi juga sesuatu yang hilang dalam tradisi agama samawi itu. 


"Hal ini bukan hanya perlu dibincang, tetapi perlu direbut kembali demi memperindah kehidupan peradaban," ucapnya


Ia memaparkan, kecenderungan lemahnya perhatian terhadap estetika ini, sepintas lalu dapat dibaca dari aspek-aspek lain.  Dalam tradisi Islam, imbuhnya, yang berlangsung sampai sekarang, seperti contoh dominannya etika dan sains dalam tradisi Islam modern. 


"Itulah yang membuat Islam cenderung tertinggal dalam hal capaian estetika,"jelasnya 


Beberapa referensi, kata azmi, telah mengungkapkan keadaaan itu membuat agama tidak lebih maju dari sekularisme.


Dia menjelaskan, komunitas kelas reading Buya Syafii adalah kelompok belajar kreatif yang tumbuh dan berkembang di Lotim.  Fokus pada diskusi pemikiran Keislaman dan Sastra. 


"Sejak berdiri pada 2022, komunitas ini telah ikut aktif mendorong tumbuhnya iklim diskusi pemikiran Islam dan sastra di pulau Lombok," tutup Azmi. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama