Janda bawah umur diperkosa tujuh pemuda, mantan pacar jadi dalang - OPSINTB.com | News References -->

19/03/24

Janda bawah umur diperkosa tujuh pemuda, mantan pacar jadi dalang

Janda bawah umur diperkosa tujuh pemuda, mantan pacar jadi dalang

 
Janda bawah umur diperkosa tujuh pemuda, mantan pacar jadi dalang

OPSINTB.com - Kasus asusila terjadi kembali terjdai di wiayah hukum Lombok Timur. Nasip sial itu dialami oleh SA 14 (tahun) remaja yang berstatus janda asal Keruak, Lotim. Dirinya harus menerima kenyataan diperkosa oleh tujuh orang pemuda. Kasus ini terjadi di Kecamatan Sakra Timur.


Nasip SA itu diceritakan oleh ayahnya S (43) mengungkapkan, anaknya tersebut telah diperkosa oleh 7 orang pemuda di Kecamatan Sakra Timur. 


Kejadian itu, terang dia, bermula saat SA dibawa keluar oleh mantan pacarnya pukul 10 malam. Diduga pelaku membawa korban ke rumah temannya. 


"Diajak keluar pukul 10 malam dan pelaku membawanya ke rumah teman pelaku dan di sana sudah ada banyak pemuda," beber S kepada awak media, Selasa (19/03/2024).


S mengaku tak tahu jika SA keluar. Lantaran korban tinggal di rumah yang dibangunkan oleh ayahnya yang letaknya cukup jauh. 


Kasusu itu menurut S, diibaratkan seperti kisah Sambo. Yang direncanakan langsung oleh pelaku.


Setalah pelaku membawa korban, lanjutnya, korban diberikan minum keras. Dalam kondisi mabuk, sang mantan pacar meminta untuk melakukan hal yang tak terpuji tersebut. 


Atas ajakan pelaku, ucap S, korban menolak. sehingga pelaku memukul korban sampai membekas di muka.


"Hal yang tidak terpuji ini bukan diduga lagi tetapi sudah dikerjain dan ini baru sudah divisum," jelasnya.


S menerangkan, anaknya sudah sering disakiti oleh terduga pelaku. Tapi oleh korban dimaafkan dan damai.


"Tapi kalau kedua kali ini saya tidak memaafkannya harus di proses Polisi dan di proses hukum," tegasnya.


Dikatan S, terkait kejadian itu, kemarin kepala lingkungan dan RT-nya meminta untuk damai. namun ia menolak lantaran sudah tidak terima  anaknya sering di sakiti.


Menurutnya, korban tidak hanya dilecehkan namun juga ditabrak oleh pelaku, yang menyebabkan kakinya luka.


"Sudah cukup saya memaafkanya dan tidak mau damai saya begitu orang tua pelaku ini dia harus di proses, kita sudah siapkan pengacara," terangnya


Sementara itu, Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman, saat dikonfirmasi mengamini kasus tersebut. Pihaknya, kata dia, telah menerima laporan kasus pelecehan seksual tersebut yang kejadianya pada Senin (18/3/ 2024) kemarin.


Ia menjelaskan, korban memberi pengakuan telah mengalami kekerasan sexual. Berawal pada hari Minggu tanggal 17 Maret sekitar pukul 20.00 Wita, korban ditelpon oleh teman laki-lakinya yang bernama Iman untuk mengajak korban keluar berkumpul. 


Setelah itu, sekitar pukul 22.00 Wita Iman datang menjemput korban lalu mengajak korban ke rumah temannya yang berada di Montong Mas. 


Sesampai di rumah itu , korban diajak masuk dan dipaksa untuk ikut mengkonsumsi alkohol oleh temannya si Iman. 


"Setelah itu korban akhirnya ikut minum bersama Iman dan teman-temannya. Sekitar pukul 02.00 Wita korban dipaksa untuk berhubungan sexual dengan temannya Iman tetapi korban menolak untuk melakukan itu," terang Nikolas


Kemudian lajutnya, korban dijambak dan dibekap oleh Iman dan temannya sehingga korban tidak sadarkan diri. Sekitar Pukul 04.45 Wita korban baru sadarkan diri dalam keadaan tidak menggunakan pakain (telanjang bulat).


"Kemudian korban langsung menelpon orang tua korban untuk meminta tolong dan dijemput," tutupnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama