Air kemasan PT Energi Selaparang tak beroprasi, karayawan dirumahkan - OPSINTB.com | News References -->

10/11/23

Air kemasan PT Energi Selaparang tak beroprasi, karayawan dirumahkan

Air kemasan PT Energi Selaparang tak beroprasi, karayawan dirumahkan

 
Air minum asel


OPSINTB.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Energi Selaparan saat ini dalam kondisi keritis. Pasalnya salah satu unit usaha yang dikembangkan berupa air mineral kemasan sudah tak beroprasi lagi, dikarenakan mesin masih dalam keadaan rusak. 


Kabag Ekonomi PT Energi Selaparang, Lalu Mustiarep, mengamini hal tersebut. Kendati demikian dirinya tetap mengklaim hingga saat ini masih beroprasi. Diantaranya usaha yang pertama Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Air mineral kemasan. 


Namun demikian, akuinya, mesin pengolahan air mineral (Asel-red) tengah rusak dan sedang kondisi perbaikan. Di lain sisi, terangnya, biaya oprasional tidak sebanding hasil produksinya.


"Minimal dia menghasilkan air 20 ribu sehari sementara kita masih hanya sekitar 5 ribu Dus," beber Lalu Mustiarep, kepada opsintb, Jumat (10/11/2023) 


Kendati demikian usaha lain disebutnya masih berjalan seperti BBM untuk nelayan, meski masih ada pembenahan.


Dirinya mengkelaim SDM di PT Energi Selaparang masih baik, semisal seperti di BB, kendati kekurangan stok. Buntutnya tak semua nelayan bisa terlayani.


"Itu yang sedang kita upayakan, malah kita mau nambah lagi, SPBN di Labuhan Lombok karena di BBM ini jelas Harganya sekian dan keuntungan juga jelas sehingga kita tidak ada kerugian disitu, "Katanya


Dirinya kembali menyinggung prihal biaya operasional produksi air mineral disebut cukup tinggi. Danpaknya hasil laba dari BBM ikut tersedot untuk membiayai unit usaha tersebut. Lantaran itu pihaknya memutuskan untuk mengevaluasi usaha tersebut.


"Staf yang bekerja di bagian Produksi air mineralnya saat ini sedang di rumahkan dulu sampai kondisi di mesinnya sampai normal," terangnya


Mustiarep menyebutkan di tahun 2024 ini pihaknya akan mengupayakan untuk menormalkan kembali usaha dari PT. Energi Selaparang, karena ia melihat dari uasaha BBM masih normal.


Senada, Direktur PT. Energi Selaparang, Sukirman, mengakui jika salah satu unit usaha berupa produksi air Asel tidak beroprasi lagi. Disebabkan ada ganguann dari mesinnya.


"Alatnya rusak mesin harus di upgrade, juga biaya produksi Aselnya tidak ada, seperti pembelian Bahan Bakunya dan Biaya Izin SNI-nya sangat besar," terangnya


Di tahun 2023 ini, kata dia, anggaran usdah tak ada. Karyawan yang bekerja di kantor tersebut saat ini dirumahkan sekitar 20 oarang lantaran tidak bisa di gaji.


"Tapi kalau di Usaha BBM tetap sih dia, " Cetusnya


Dikatakanya di tahun 2024, wajib mesih produksi, namun saat ini mesin masih harus di upgride. Karena sudah lama tidak di perbarui sejak didatangkan.


"Mesin itu kecil, kemampuan produksinya hanya sedikit dan harus di upgrade," tutupnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama